Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S2) Amera Harpha #6


__ADS_3

Lalu…hari dimana pertarungan kami pun datang


“290 ! 291 ! 292 !”


Seperti biasa, aku yang sedang menyiapkan diri melakukan push up di atap gedung resisten rest ini, namun kali ini aku tidak sendirian


“293 ! 294 ! 295 !”


“Ayo Ao ! kau pasti bisa !”


“Sedikit lagi Ao !”


“sebenarnya…untuk apa kita ngeliatin Ao ngelakuin ini Tesa ?”


“Sudahlah Rin ! sekali – kali tidak apa – apa kan !”


Teman – teman sekamar ku juga ikut menyemangatiku, tesa bilang dia ingin melihat aku yang latihan Push Up di atas atap ini


“296 ! 297 ! 298 ! 299 ! 300 !”


“OK ! STOP AO !”


Saat aku sudah sampai ke 300 Push Up ku, tesa pun menghentikan ku


“Ada apa tesa ?”


“Ini sudah cukup kan Ao ?! kau juga tidak boleh terlalu banyak membuang tenagamu ! karna ada pertarungan penting hari ini bukan ?”


“…..…begitu ya, Kurasa kau benar !”


Aku pun mendorong push up ku dengan cukup kuat dan kembali berdiri


“bagaimana Ao ?”


Aku merasakan kalau aku dalam kondisi baik dan sepertinya aku siap untuk hari ini


“……Hem….kurasa aku siap !”


"hehe, kalau begitu baguslah ! kami ber 3 pun juga siap membantumu !”


“Ayo kita selesaikan ini Ao ! Noel pasti akan membantumu !”


“yaa, kau juga telah membantuku tentang masalah Monho ! kali ini aku juga akan membantumu Ao !”


“Teman – Teman !”


Dan lagi, aku tidak perlu khawatir mengenai apapun yang terjadi nanti, sebab aku disini tidak bertarung sendirian !


“baiklah ! kalau begitu, Ayo berangkat !”


“YEAHH !!”


“YEAHH !!”


“YEAHH !!”


Kami pun memulai perkumpulan misi kali ini, pertemuan ini di mulai jam 6 pagi dan berkumpul di Sector 2 ! saat kami ber 4 sampai di sector 2 ini, sepertinya ka Iris, Erick, ka narmaira, dan Genbu sedang melakukan persiapan


“Teman – Teman ! maaf kami sedikit terlambat !”


“hey ! hey ! kalian ini ya ?! dari mana saja kalian sampai bisa terlambat ?”


“maaf ka Narmaira, tadi aku melakukan pemanasan dulu sebentar !”


“Hoh..begitu ya, karna itu kalian jadi sedikit terlambat ! tapi itu tidak baik Ao, apa lagi jadi terlambat seperti ini !”


”Maaf, aku tidak akan mengulanginnya lagi !”


“hemm…Bagus ! sebagai hukuman nya aku akan Ambil Rin dalam misi kali ini !”


“Silakan saja !”

__ADS_1


“KENAPA AKU YANG JADI KORBAN ?!”


Ka Iris dan genbu pun mendekat ke arah kami yang sedang bicara


“Kau sudah bulatkan tekat mu Ao ?”


“Sudah ka Iris ! aku siap dengan situasi apapun ! sepertinya kau juga bersemangat ya Genbu ?!”


“Hem…..aku….tidak ingin…kalah lagi…dari…..Zoa itu !”


“Begitu ya, kalau begitu ayo serahkan segala kekuatan kita !”


“Ya !”


“baiklah, sekarang saat nya kita berangkat ! apa ada kata – kata penyemangat, leader ?!”


Ka iris pun memberi penyambutan padaku, aku lupa kalau dalam misi ini aku yang diberikan hak untuk menjadi pemimpin mereka, padahal aku lebih berharap kalau ka iris lah yang memimpin


“Emm...mungkin aku tidak sebaik ka Iris dalam memimpin pasukan ! sebenarnya akan lebih baik kalau ka iris yang memimpin !”


“Jangan bicara seperti itu Ao, kau lah pemimpinya saat ini !”


“kalau begitu, ayo selesaikan misi ini dan kembali dengan selamat ! mari kita buat jalan untuk kita para umat manusia !”


“YOOOOO !!”


Kami pun melajukan mobil tank kami ke tempat tujuan kami sesuai yang ada di kertas yang diberikan Amera Harpha ini


“Lokasinya adalah Tebing Hebanera ! ini tebing yang hanya bisa dicapai dengan melewati hutan Safaria dulu, dengan jarak dan kecepatan kita sekarang, kurasa kita akan sampai sana dalam 7 jam !”


Lagi – lagi kita harus menghadapi reaper di tebing, ini kejadian yang sama saat melawan monho, apa memang tebing yang cukup terjal memang menjadikan mereka cukup kuat ?


“Lagi – lagi lokasinya berada di tebing ya ? tapi kita sudah menyusun strategi kemarin, kurasa kita akan baik – baik saja selama kita bersama”


“…………”


“Ada apa Rin ?”


“sebenarnya aku berfikir seperti itu juga, namun kuyakin ada hal lain dibalik dia memberikan kita lokasinya ini !”


“hal lain ?”


“ada 2 kemungkinan yang aku dapat dari situasi ini, yang pertama, karna dia ahli dalam membuat perangkap dan tipuan, dia memancing kita untuk masuk ke daerah yang sudah dia pernah jelajahi dan membuat perangkap sebanyak mungkin !”


“begituya, karna dia sudah tau daerah itu, dia bebas membuat Trik nya itu dimana – mana !”


“Benar ! tapi, hal menguntungkan yang kita dapat adalah dia tidaklah lari dan kita dapat memojokkan nya, ini tidak seperti khasus kejar – kejaran dengan monho yang lari dari kita, kali ini Amera Harpha serius untuk menghadapi kita !”


“Hemm..lalu ? apa kemungkinan mu yang satu lagi ?”


“….....Mengenai itu….”


“Ao ! Kita terhalang !”


Ka Narmaira pun menghentikan laju mobil tank ini karna ada Zoa yang menghalangi jalan


“Kita masih jauh dari lokasi tebing ini, tapi sudah ada Zoa berdatangan !”


“(begituya, dia mengulur waktu juga ) tidak apa – apa ka Narmaira ! biar aku dan ka Iris yang membasmi mereka ! Ka iris ?!”


ka Iris pun memutar revolver miliknya dan mengisi amunisinya


“akan ku bantu tentunya !”


“Ao, akan ku bantu juga dengan Sniper ku dari atas mobil tank ini"


“Terimakasih Rin !”


Aku dan ka iris pun keluar mobil tank ini dan ka iris mulai menembaki zoa – zoa itu, begitu pula aku yang menarik katana ku dari sarungnya dan berlari ke kerumunan zoa – zoa itu dan menebas mereka satu per Satu


“HYAAA !!!”

__ADS_1


6 zoa ini bukan masalah, kuarasa ini hanya permulaan yang Amera Harpha siapkan untuk kami


“…………Emm....zoa – zoa ini !”


“Hebat Ao ! kau semakin pandai saja mengayunkan katamu itu !”


“Terimakasih atas Back up nya ka Iris ! tapi, apa ka iris menyadari sesuatu juga tadi ?!”


“yaa, aku juga menyadarinya, bahkan zoa yang satu ini tadi menghindari Tembakan Revolver ku ! yang artinya, walaupun ini hanya zoa biasa saja, tapi mereka semakin kuat dan lincah !”


“(para zoa ini semakin berkembang, yang artinya aku juga harus semakin kuat !)”


“Oiiii ! KA IRIS ! AO ! APA ZOA – ZOA NYA SUDAH BERES ?”


Rin pun berteriak ke kami untuk menanyakan keadaan


“SUDAH RIN ! KAMI SEGERA KESANA !“


“.........Ao”


“Emm ? ada apa ka iris ?”


“satu hal kemungkinan yang kau bicarakan tadi, pasti kau mau bilang kalau Amera Harpha itu memang ingin mengakhiri semua ini bukan ?”


sepertinya ka Iris menyadari nya juga


“……....memang hebat ka iris, bisa menyadari itu !”


“pada awalnya itu memang terdengar aneh, tidak ada Reaper yang pernah bicara mengenai lokasi mereka berada, kalau begitu, apa jangan - jangan... kau dan dia sudah merencanakan ini kejadian ini ?”


“…........apa, ka Iris mencurigai ku ?”


“………………”


“………………”


Suasana nya jadi tidak enak disini, tapi aku harus berharap kalau ka iris yakin padaku


“Hem…mana mungkin, aku ini bisa melihat tekad orang dari tatapan mereka, matamu itu sudah menunjukanku tekad yang bagus !”


“Ehh ?! benarkah ?! apa itu berarti mataku ini terlihat bagus ?”


Ka iris pun mendekat dan menepuk pundaku dan sedikit mendekatkan wajahnya ke telinga ku


“Sebenarnya aku tidak mau bilang ini…Tapi, Ao…Matamu itu, sepertinya telah melihat sesuatu yang sangat mengerikan dibandingkat dengan apa yang pernah aku lihat !”


“Ehh ?!”


“apa…...kau pernah mengalami kejadian yang sangat menakutkan untuk mu ?”


“………soal itu...….Entah lah….”


“kalau begitu kau cobalah ingat – ingat lagi, ku yakin pasti ada yang terjadi dengan dirimu itu Ao !”


“AOOOO !! KA IRISSSS !”


“KAMI DATANG ! Ayo, mereka sudah menunggu kita !”


“i…iya !”


Bahkan ka Iris pun melihat hal mengerikan itu di mata ku ini, Tapi, kenapa aku tidak dapat mengingat apa hal mengerikan itu….


“(Cih, Apa yang kupikirkan ! saat ini lebih baik hadapi yang di depan dulu, masih ada waktu untuk mencari tau apa yang terjadi padaku selama ini !)”


Kami pun melanjutkan perjalanan kami hingga saat ini tujuan kita sudah ada di depan mata, kami pun sejenak berhenti untuk melakukan persiapan


“markas musuh sudah tinggal selangkah lagi ! segera siapkan perlengkapan kita dan tetaplah waspada dengan sekitar ! Apa Semua Siap ?!”


“SEMUA SIAP !”


“(Baiklah ! mari kita akhiri semua ini ! Amera Harpha !)”

__ADS_1


to be continue....


__ADS_2