
Hari demi hari pun berlalu, ke adaan desa zenexter ini juga sudah mulai stabil, dan saat ini aku dan Leo sedang melakukan rutinitas pagi di atas rumah sakit ini
“296 !“
“296 !“
“297!”
“297!”
Melakukan push up dan berbagai olah raga lainya di atas sini memang menyejukkan, ditambah matahari pagi yang menghangatkan tubuh juga sangat bagus untuk Tubuh
“298 !”
“298 !”
“299 !”
“299 !”
“300 !”
“300 !”
Push up pagi kami pun akhirnya selesai
“Fyuhh ! ini lumayan juga ya Ao !”
“Ya, matahari paginya juga cukup bagus ! ini terasa sangat menyegarkan !”
“(menyegarkan ?) sekarang jam berapa ?”
“Masih jam 7.30 pagi, rapat dengan ka Pandora akan di mulai jam 8.30 pagi !”
“Itu artinya kita masih punya 1 jam, mau bicara sebentar !”
“Emm ?”
Kami pun sedikit mendekat ke pagar atap rumah sakit ini untuk membicarakan sesuatu
“Tidak disangka ya…Kau bisa bertahan sampai sejauh ini Ao !”
“Hey…ini berlaku untuk mu juga Leo !”
“Kau salah, aku ini sudah pernah mati sebelumnya, sekarang ini…Leo yang kau kenal ini adalah seorang Reaper !”
“…………..”
Sudah ku duga dia akan memikirkan hal ini, dengan dia yang menjadi Reaper, memang ada beberapa penduduk desa yang takut dengan nya. Itu pasti membuatnya tidak nyaman juga…Tapi..
“Kau tidak perlu memikirkan kau ini reaper atau bukan Leo !”
“Ao….”
“Saat ini, Kau berdiri di depan ku dan kau juga bertarung bersamaku ! tidak ada yang perlu di katan lagi bukan ?”
“…….Hemm…Kau tidak banyak berubah ya Ao !”
“Apa maksudmu ! kau menyimpulkan aku yang tidak berkembang ?”
“Yahaha, bukan itu maksudku ! kau masih saja memikirkan teman – teman mu !”
Kalau soal itu….
“kau ini bicara apa leo ! kita bisa sampai sejauh ini berkat teman – teman dan perjuangan kita bersama bukan ? ingatlah pengorbanan ka ted yang rela menolong kita !”
“Aku tau…aku juga tidak akan melupakan pengorbanan ka ted dan teman – teman yang sudah gugur ! Tapi Ao…”
Leo pun menatapku dengan tatapan yang sangat serius
“Kau harus tau kalau ada saat nya kau tidak perlu memikirkan teman – teman mu ! karna suatu saat…kau lah yang harus bertarung sendirian Ao !”
“…..Leo….”
Apa maksudnya ? kita semua yang masih selamat di desa zenexter ini, tentu harus berjuang bersama jika ingin mencapai tujuan kita bukan ? kenapa Leo bicara begini
“Tapi tenang saja Ao ! sampai waktu dimana kau harus melakukan itu ! aku akan membantu sebisaku ! karna kita ini teman bukan ?”
“Leo ! senang rasanya aku masih bisa berjuang bersama mu !”
“Tentu saja ! karna aku juga tidak mau kalah dengan mu Ao !”
Aku pun langsung melompat dan mencekik lehernya dengan lenganku
“Kau memang yang terbaik Leo !”
“T-tunggu ! kau mencekik leherku !”
Cekrek !
“Emm ?”
“Emm ?”
Tiba – tiba Rin sudah ada di dekat kami dan memegang Hp di tangannya
“Rin ?”
“kenapa kau memfoto kami ?”
“………………”
“(diam saja ?)”
“(diam saja ?)”
“Ayo kalian berdua, kita di panggil untuk mempersiapkan rapat Tuan Putri ! jadi jangan bermesraan di atas rumah sakit seperti ini ! Ayo ! ku tinggal loh !”
“T-Tunggu rin !”
“Kenapa kau memfoto kami tadi !”
Kami ber 3 pun menemui ka Pandora dan dia memang meminta kami untuk melakukan persiapan rapat yang akan di mulai pada jam 8 pagi.
“Ao !”
“Emm ? ada apa ka Pandora ?"
“serahkan saja dulu beres – beres nya pada yang lain ! kau ikut aku sebentar !”
“…..Baiklah !”
Kami pun berpindah ke ruangan lain untuk bicara
“Ada apa ? apa ini mengenai rapat hari ini ?”
“Begitu lah, sebenarnya dalam rapat kali ini…aku tidak ingin kau dan Leo terlibat dalam hal ini !”
“Memangnya kenapa ?”
“……..i..ini…situasinya semakin berat Ao…tapi apa kau benar – benar ingin melihatnya ?”
Ka Pandora sampai panik begitu, apa yang sebenarnya terjadi, tapi kau harus tau apa yang membuatnya sepanik ini
“Perlihatkan padaku !”
__ADS_1
Dengan sikap seperti orang yang tidak nyaman itu, ka Pandora pun mengeluarkan Tab nya dan menunjukan padaku foto seseorang yang ku kenal
“Ehh ?! I-Inikan !! Ka Ted ?! T-Tapi kenapa kau bisa dapat foto ka te-“
“Dia Reaper Ao !”
…………..Ehh ?
“R-Reaper ?”
“Ya, aku tidak ingin menunjukan nya padamu, tapi Tema mu ted ini…Sudah menjadi Reaper ! Bahkan…Dia Mendapat tingkat yang setara dengan Jendral Reaper !”
“M-Mustahil….Ka ted !”
Kenapa ini bisa terjadi, ka Ted menjadi reaper ?! bahkan dia mendapat gelar Jendral Reaper !! Kenapa ?! Ka Ted !!
“Aku memberitahu mu karna di rapat kali ini, dia akan terlibat dengan masalah kita ! selebihnya adalah keputusan mu sendiri Ao !”
“Hehh ?”
“Kau mau melawan nya atau tidak ?! jika kau ingin menghadapinya karna dia dulu temanmu maka hembuskan lah pedangmu padanya ! jika kau tidak bisa melawannya ! maka aku akan meminta demi god untuk membunuhnya !”
“I-ITU ! Soal itu !”
“Kami akan lakukan sesuatu !”
“Leo ?!”
Leo pun tiba – tiba muncul, sepertinya dia menguping pembicaraan kami
“.....Leo…….Kau yakin akan melakukan sesuatu ?”
“Tuan Putri Bisa mempercayakan nya pada kami ! karna ka ted adalah sosok yang kami banggakan ! biarkan lah aku dan Ao yang menyelesaikannya !”
Leo….
“Baiklah ! aku percayakan pada kalian, tapi untuk jaga – jaga, akan ada seseorang yang bersama kalian untuk memimpin !”
“Baik !”
“Baik !”
“Kalau begitu Ayo ! kita mulai rapatnya !”
Kami semua, anggota Savior, Tentara Negara, Para Demi god, berkumpul di ruangan yang cukup besar ini untuk mengadakan rapat, ini memang ruangan serba guna untuk semacam tempat berkumpul dalam sekala besar
“Baiklah ! terimakasih atas partisipasi kalian datang di rapat penting ini ! kalian adalah 119 orang yang ku banggakan !”
Ka Pandora pun memulai rapatnya, ternyata dengan berkumpulnya savior, Tentara Negata, dan Demi god…kami memiliki kekuatan tempur sebanyak 119 orang ya ? memang yang terbanyak itu adalah tentara Negara ! jumlah kami para savior mungkin hanyalah ¼ nya !
“seperti yang ku bicarakan sebelumnya ! rapat kali ini akan membahas mengenai Rumah kita ! Yaitu Negara Zenxter !”
“YEAHHH !!”
“INI LAH SAAT NYA !”
“RUMAH KITA !”
Benar, misi kali ini adalah merebut kembali tempat tinggal kita ! ini misi yang cukup besar ! kuharap semuanya berjalan dengan lancar !
“TOLONG TETAP TENANG ! saat ini aku akan menjelaskan diteil nya !”
Ka Pandora pun menarik nafas yang panjang…lalu membuang nya kembali
“Seperti yang kalian ketahui, saat ini Negara kita zenexter telah tumbang, setelah aku mengecek ke adaan di sana, sepertinya Negara ku itu memliki kerusakan di atas 75 % !”
Separah itu kah….
“Namun ada beberapa fasilitas yang masih berdiri di sana, contohnya Resistens Hope yang memiliki beberapa Rumah ! kita masih bisa menetap di sana ! Tapi ada sumber masalah dari semua itu !”
“Masalah kita yang pertama adalah, 4 king zoa ini masih ada di sana ! dengan keberadaan mereka pasti membuat kita kesulitan karna harus menghadapi 4 king zoa di saat yang bersamaan !”
Benar juga, itu mustahil, menghadapi 1 saja sudah sangat kewalahan !
“karna itu aku akan membuat 4 kelompok yang akan dinamakan sebagai kelompok “Slayer”. Tugas dari kelompok ini adalah memancing para king Zoa agar tidak berada di tempat yang sama, sehingga king zoa bisa di kalahkan satu per satu di tempat yang berbeda”
Itu memang ide yang bagus, memancing king zoa nya ke tempat lain dan menghabisinya di tempat yang berbeda
“Untuk ketua team nya sudah ku putuskan ! yang pertama : Suzaku ! kau akan memimpin untuk mengalahkan 1 king zoa ! rekan – rekan mu akan ku beritau setelah rapat ini !”
“…Baiklah !”
“Yang ke dua adalah : Genbu ! kau sangat di butuhkan dalam pertarungan ini, tapi karna kau tidak baik dalam mengambil keputusan, aku akan berikan kau pemandu untuk memimpin kelompok !”
“Emm…siap !”
Hoh…kukira genbu akan tersinggung dengan itu, tapi sepertinya dia semangat sekali !
“Yang ke tiga adalah : Byakko ! kau bertanggung jawab dengan 1 king zoa juga, aku tau kau lebih suka bertarung sendiri ! tapi kau tetap akan bertarung bersama kelompok mu !”
“baiklah – baiklah ! sekali – kali kurasa tidak apa – apa bertarung berkelompok !”
“dan yang terakhir ! untuk kelompok ke 4 : Iris ! kau bertanggung jawab dengan 1 king zoa juga !”
“Baik !”
T-tunggu ! bagaimana dengan Seiryu ?! bukanya dia malah demi god yang terkuat ?!
“ada pertanyaan ?”
Aku pun langsung mengangkat tangan ku
“Ao !”
“Bagaimana dengan Seiryu ?!”
“Ahh, sudah ku duga kau akan menanyakan itu, tapi seiryu juga punya tugasnya sendiri !”
Layar yang ada di belakang ka Pandora pun sekarang menunjukan foto 2 orang dengan data – data nya juga
“!!!”
….ka ted….
“Seperti yang ku bicarakan, bukan hanya zoa dan zombie saja yang menjadi masalah kita, tapi Reaper juga ikut serta dalam daftar kita, ditambah lagi…2 Reaper yang ada di hadapan kalian ini lah yang menjadi masalah nya !”
Data – data tentang ka Ted…semuanya masih kosong terkecuali namanya dan gelar dia di reaper…tapi, kalau ka Pandora menyimpul kan ka ted sebagai jendral reaper ! itu artinya dia sama kuatnya seperti monho atau Rion
“untuk data tentang High Reaper bernama Hana ini kalian bisa lihat sendiri ! tapi untuk jendral Reaper bernama ted ini ! kita tidak memiliki datanya sama sekali !”
Kami…harus menghadapi 2 reaper ini…ditambah ini adalah ka ted..teman – teman juga kaget melihat nya
“A..Ao !”
Tesa pun menggenggam tanganku dengan tangannya yang gemetaran itu, aku pun memeluknya untuk menenangkannya
“Tidak apa – apa tesa ! tenang lah !”
“i..itu ka ted….Ao ! itu ka ted…”
“……..aku tau ! setelah rapat mari kita bicarakan !”
Ka Pandora pun membicarakan semua strategi nya, dan memutuskan kalau Misi ini akan dilaksanakan dalam 2 hari lagi ! semuanya diminta untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, tidak ada yang boleh ke luar Zenexter juga tanpa perintah dari Pandora…kurasa ka Pandora juga tau kalau ini misi yang beresiko, dan memiliki banyak peluang kehilangan beberapa orang di sini.
Setelah rapat selesai, aku pun kembali ke tenda ku bersama dengan teman – teman, rika dan Karin pun kami panggil untuk ikut membicarakan hal ini, dan mereka berdua pun juga kaget mendengarnya
__ADS_1
“M-mustahil…ka ted..”
“ka ted menjadi reaper ?”
“Yaa, dia di bahas di rapat kali ini ! karna kalian berdua juga tau ka ted, aku pun memanggil kalian !”
“……..ka ted….”
“ A-apa, apa ada kemungkinan dia reaper yang baik seperti Leo ?”
“….Soal itu….kami belum tau !”
Kejadian leo juga suatu keajaiban, walaupun aku juga berharap kalau ka ted bisa menjadi reaper seperti kejadian Leo, namun kemungkinan itu sangat kecil atau mungkin mustahil
“Ka Pandora meminta ku dan leo untuk menghadapinya, aku tau ini berat untuk kami ! Tapi…aku sudah bicarakan ini dengan leo…karna dia adalah teman kita semua ! biarkanlah kami yang menghadapinya !”
“Aku juga ikut !”
“Tesa ! ”
“Aku ! ingin melihat ka ted lagi ! walau sebagai reaper sekalipun ! aku juga ingin bertanggung jawab sebagai teman nya ! karna ka ted juga orang yang berjasa di hidupku !”
“….Baiklah ! aku tau itu !”
“Jadi kita bertiga ya !”
“Ayo hadapi ka ted bersama Ao, Leo !”
Mereka berdua ini ya, tapi..aku juga memiliki hal yang sama !
“Baiklah ! ayo sama - sama hadapi ka Ted ! Leo ! Tesa !”
“Tentu !”
“Siap !”
Sepertinya ini akan berhasil, walau pun aku tidak tau seperti apa nanti jadinya, tapi tunggulah kami..Ka ted !
“Ao”
“Emm ? ada apa Karin ?”
“kau bilang ka ted menjadi reaper bukan ? apa tingkatnya ?”
“……Jendral Reaper ! dia berada di tingkat itu !”
“apa kalian yakin menghadapi jendral reaper dengan hanya kalian ber 3 saja ?”
“Emm..benar juga, kurasa aku ingat ka Pandora bilang kalau dia akan memanggil seseorang untuk menjadi leader kita ! pasti itu demi god bukan ?”
“Tunggu Ao, bukanya di rapat tadi semua demi god mendapat bagiannya ?”
“aku tau itu ted, sebenarnya awalnya aku kira Seiryu yang akan membantu kita ! tapi dia mendapat bagian untuk menghadapi Reaper Hana !”
“aku juga berpikir demikian !”
“jadi…siapa yang akan membantu kita ?”
“Hemmm ! soal itu tidak usah di pikirkan !”
“Ehh ?!”
“Ehh ?!”
“Ehh ?!”
Tiba – tiba, masuklah seseorang ke tenda kami ini, dan kurasa jarang sekali melihatnya ada di tenda seperti ini
“Ka Pandora ?!”
“Tuan putri ?!”
“kalian masih saja membahas tenang ted itu ya, lebih baik kalian melakukan persiapan dulu atau semacam nya !”
“i-iya…sebenarnya kami mau melakukannya setelah pembicaraan kami ! tapi yang terpenting, kenapa ka Pandora datang ke sini ?! bagaimana dengan persiapan lainnya ?”
“tenanglah Ao, aku datang ke sini juga karna ingin membicarakan persiapan itu !”
“P-persiapan, jadi maksud mu..”
Ka Pandora pun menatap kami dengan tatapan yang sangat fokus itu
“Ayo....Kita hadapi…Teman mu ted itu !”
To be continue……...
-----Extra-----
“Emm ?”
“Ehhhh ?!”
“Alice ?”
“K-Ka Misa ! kenapa ada di tempat seperti ini ?!”
“Yaa, aku mau memesan beberapa baju untuk pertempuran 2 hari lagi ! karna itu sehabis rapat aku langsung ke Toko baju Laira ini !”
“B-Begitu ya ! ternyata kita sepemikiran ya…”
“Hemm…Jadi…”
“Eeh ?!”
“Hem ! hem ! hem ! kenapa kau menyembunyikan pakaian dalam yang “Nakal” itu di belakangmu !”
“H-heh…b-bicara apa ka misa ini !”
“……….Oiii ! Laira !”
“Emm ? Iya ?! Ahhh, ka Misa ! apa ada pakaian yang kau mau pesan ?”
“Laira…kenapa ada beberapa pakaian dalam yang “Nakal” ini di sini ! dan lagi alice mengambilnya”
“K-ka misa ! sudah ku bilang aku Cuma tiba – tiba melihat ini dan- !”
“Ahh, itu Cuma Hobi ku !”
“Ehh ?”
“Ehh ?”
“kau tau bukan aku ini suka sekali menjahit, tapi biasanya pesanan di sini hanyalah membuat beberapa pakaian yang tidak imut ! karna itu sesekali aku buat sesuatu yang terkesan nya unik bukan ?”
“……….”
“….……”
“tapi itu hanya hobi ku saja ko, tidak untuk di pesan atau bahkan di paka-“
“Aku akan ambil 1”
“Aku akan ambil 1”
“Ehhh ? B-baiklah...”
__ADS_1