Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
Trouble Maker #1


__ADS_3

Sesudah kami berkumpul semua disini, sekarang kami menemui pak Marker yang mengurus keamanan dan mesin di Sector 4 ini.


“Pak Marker !”


“ohhh….Alice ! dan para team Vermelia Rose ! kami sudah menunggu kalian”


“Maaf kalau kami sedikit lama ! jadi ada masalah apa ?”


“sebelah sini !”


Pak Marker mengarahkan kami ke generator yang berada di ujung sector. Saat kami sampai disana generator yang memiliki pelindung satel besi itu memliki banyak sekali goresan benda tajam.


“yang ingin ku tunjukan ke kalian adalah ini ! kami baru mengetahuinya tadi pagi”


“apa kau tau sekitar jam berapa ?”


“kami mengecek generator saat jam 7 pagi ! saat diperiksa, pekerjaku sudah melaporkan hal seperti ini !”


“emmm…jadi kita tidak tau waktu yang tepatnya ya”


“….tebasan ini ! apa jangan – jangan Zoa ?”


“menurutku juga begitu Ao ! tapi masalahnya petugas disini mengeceknya setiap pagi ! dan menurut data yang sudah kita ketahui, Zoa tidak menyerang pada malam hari !”


“ itu benar ! apa berarti ada Type monster lain yang menyerang ?”


“…….apa ada keanehan lain disini ?”


“ada 2 pekerja kami yang hilang saat sedang bertugas, mereka bertugas menjaga pada malam hari ! tapi di pagi hari ini kami belum bertemu mereka”


“apa ! kenapa hal seperti itu tidak ada di laporan kalian ?!”


“a….aku takut terlalu banyak meminta ! dan merepotkan kalian !”


…..dia…sedikit aneh….


“baiklah ! tulis segera laporan penting itu dan laporkan ke ka Iris !”


“Ba…Baik !”


Pak marker pergi untuk menulis laporan tentang kehilangan ke 2 orang itu.


“lalu bagaimana selanjutnya ka Alice ?”


“emmm…."


“Eh !”


Tiba – tiba Rin berteriak seperti kekagetan setelah melihat ke arah hutan.


“ada apa Rin !”


“sepertinya….tadi aku melihat Zoa yang sedang mengintai kita !”


“Apa ! berapa yang kaulihat ?”


“Satu….Tapi…”


“tapi ?”


“kulitnya berbeda dengan Zoa yang biasa ! yang tadi warnanya merah !”


“Ka Alice !”


“…..Baiklah ! kita harus selidiki ! Siapkan senjata kalian dan kita akan ke hutan itu ! emm…dimana narmaira ?”


Saat ka Alice sedang memando kami, terlihat sepertinya ka narmaira sedang berada di depan generator.


“apa yang kau lakukan Narmaira ?”


“Sudah kuduga aku mencium sesuatu dari satel besi ini !”


“apa yang tercium disana ?“


“….darah….dan sesuatu bau yang ku tidak ketahui”


“para Zoa itu pasti kan Kotor ! tentu saja bau itu ada disana ! sudahlah kita akan berangkat ke hutan itu !”


“baik sayang !”


“seriuslah sedikit dong !”


Kami pun berangkat menuju hutan itu menggunakan Tank Mobil ini…hutan ini terbilang cukup dekat dengan markas kami. dan alasan lain kenapa hutan ini tidak ditebang karena ka Pandora sendiri yang memutuskannya agar tidak merusak ekosistem disini ! disini memang terdapat banyak Hutan dan Sungai.


“ka narmaira sangat menyukai Shotgun itu ya ?”

__ADS_1


Aku melihat ka narmaira yang sedang mengecek dan mengelap Main Weapon miliknya.


“begitulah ! ini adalah Shotgun yang direquest kan oleh ka Iris saat aku naik ke Tingkat 1! kata ka Iris, Shotgun ini akan sangat cocok untukmu !”


“kurasa juga begitu ! itu shotgun yang cantik”


“Benarkan ! Ini lah bukti cinta ka Iris yang diberikan Padaku !”


“kurasa itu salah !”


“Kita sampai !”


Kita turun di depan hutan ini dan bersiap – siap untuk menyelidiki hutan ini


“kali ini kita akan tetap bersama ! namun juga akan dibentuk kelompok darurat ! kalian bertiga Ao,Rin, dan Erick ! lalu aku akan mengawasi orang haus wanita ini”


“KEJAMNYA !”


Sepertinya kita berkelompok bertiga lagi.


“sepertinya kita bertiga lagi ya !”


“emm…sepertinya ini memang takdir”


“TAKDIR !?”


“ada apa Erick ? berteriak seperti itu ?”


“ti…tidak….maaf keceplosan”


“hah ?”


Sepertinya Erick sangat bersemangat, tapi…..apa ini….aku merasa sesuatu yang ganjal disini


“baiklah Ayo !”


Kami menyelusuri hutan ini dan sepertinya hutan ini sudah aman dari zombie.


“sepertinya tidak ada Zombie disini !”


“ini adalah khawasan hutan yang dekat dengan markas, tentu saja kami sudah menetralisir zombie disini ! namun untuk khasus Zoa mungkin lain lagi ceritannya !”


“benar ! mereka sedikit cerdas ! pasti bisa berbuat sesuatu !”


Kami sudah cukup jauh menyelidiki hutan ini, sampai kami menemukan aliran sungai di dalam hutan ini, kami pun memutuskan untuk istirahat sejenak.


“hutan ini memang besar, tapi sumber dayanya Cuma ada pohon dan air ini saja ! negara kita memiliki hutan sendiri yang dirawat dan dikembangbiak kan dengan baik”


“memang hebat pemimpin kita ini ! bahkan membangun Negara yang dekat sekali dengan beberapa sumber daya !”


“aku tidak menyangkal soal itu ! dia memang membangun Negara yang cukup ideal ! ada laut dan hutan juga ! tapi…ada hal menakjubkan lain dari tuan Putri Pandora !”


“apa itu ?”


“emmm….entahlah ! yang sering bicara dengan tuan putri hanyalah ka Iris saja ! aku bahkan jarang sekali bicara dengannya”


“tapi ka Alice kan berada di tingkat 6 sekarang !”


“walau pun begitu semua komando kita dapat dari Ka Iris ! kami belum mengetahui banyak hal tentang Tuan Putri ! dan lagi Ao ?!”


“iya ?”


“mungkin sudah saat nya kita hentikan mereka !”


“maaf…aku juga ingin bilang begitu”


Kami berdua menghentikan ka Narmaira yang memeluk rin hingga rin hampir kehabisan nafas.


“kau harusnya lakukan sesuatu Erick, jangan Cuma melihat mereka saja”


“maaf.…keasikan !”


“hah !”


GYAAAAA !!!


Tiba – tiba kami mendengar teriakan yang tidak jauh dari sini.


“Ka Alice !”


“Segera kesana !”


Kami berlari menuju sumber suara, Sesampai di sumber suara berasal ada seseorang yang diserang oleh 2 Zoa, kita pun cepat menolongnya karena orang itu masih hidup


“Rin !”

__ADS_1


Rin mengeluarkan kedua pistol berlaser nya dan menembak ke dua Zoa itu sekaligus agar zoa itu berhenti menyerang orang itu


“Semuanya ! Tembak !”


Kami menembaki ke 2 zoa itu sampai mati. Dan sepertinya orang itu hanya terluka di kakinya


“kau tidak apa – apa ?”


“te…terimakasih ! tapi kalian harus menolong temanku juga !”


“tenanglah ! kami akan lakukan itu ! kalian semua awasi sekitar sini, aku akan merawat dia dulu !”


“baik !”


Sepertinya ka Alice juga memiliki gelar perawat ! benar juga, seseorang yang sudah diatas atau setara tingkat 5 dalam 1 gelar. Bisa mendaftar ke pekerjaan lainnya ya ! berarti ka alice memiliki 2 Gelar sekarang.


“kenapa kau bisa sampai sini ?”


“akan ku jelaskan setelah kalian menyelamatkan temanku ! dia ada di kandang Zoa sekarang !”


“bagaimana ini ka Alice ! apa kita akan menyerang kadang mereka !?”


“emmm….apa ammo kalian semua masih banyak?”


Kami memeriksa persediaan kami dan kami semua mengangguk.


“baiklah ! kau tunjukan jalannya ! Erick beri dia tanganmu agar dia bisa jalan !”


“baik !”


Kami berjalan menuju ke kandang Zoa sesuai dengan arahan orang ini. Sepertinya dia dekat dengan temannya sampai memikirkan nya sejauh itu.


“kenapa kau sangat memikirkan temanmu melebihi dirimu sendiri ? pasti dia bukan temanmu melainkan pacarmu ya ?”


“hebat sekali ka Alice bisa tau,maaf….dia memang pacarku dan aku tidak bisa meninggalkannya begitu saja. Saat kami berhasil kabur dari mereka ! Zoa merah itu membawa pergi pacarku”


“jadi memang benar – benar ada zoa merah ya !”


“i..iya ! sepertinya dia pimpinan para Zoa – Zoa ini !”


Jika dia bisa menculik perempuan itu ! berarti dia memiliki akal dan kecerdasan melebihi zoa biasa, aku tidak boleh lengah disituasi ini.


“baiklah ! kita tidak boleh lengah !”


“Maaf Ao !”


“ehh !”


Ka narmaira menabrak punggung ku dengan punggungnya sehingga membuat ku jatuh ke depan, saat kami sedang melayang jatuh, Ada zoa yang melompat dari belakang ke arah ka narmaira dan selagi melayang di udara, ka narmaira menembak zoa itu dengan shotgunnya sampai kepala zoa itu hancur.


“aduhhh”


“heh !”


“kalian berdua tidak apa – apa ?”


“KA NARMAIRA ! ITU BAHAYA !”


“ahahah, maaf aku juga kaget zoa itu melompat seperti itu”


Lalu kami dikepung oleh beberapa zoa yang sepertinya ini menandakan bahwa kita semakin dekat dengan sarangnya


“sepertinya kita semakin dekat ! Habisi mereka !”


“BAIK !”


Kami membunuh zoa – zoa ini hingga tidak tersisa dan benar saja, markas mereka sudah ada di depan mata kita. Yaitu sebuah Goa yang lumayan besar


“ini markas mereka ?”


“i…iya….awalnya aku dan pacarku Lidya berlari dari sini ! namun…entah kenapa zoa merah itu tidak membunuh kami dan menghentikan zoa – zoa lain yang ingin membunuh kami”


“sepertinya ini semakin rumit ! persiapkan senjata kalian ! kita akan masuk ke sini !”


“emmm…kalian bisa gunakan ini !”


Pria itu memberikan kami 1 botol Tetoxin…ini ada di buku savior yang aku baca ! ramuan ini mengeluarkan bau yang membuat zoa – zoa itu menjadi tidak nyaman


“sebenarnya aku juga membawanya, Rin ! kau saja yang pegang !”


“baik !”


“gunakanlah ketika kita dalam bahaya ! baiklah, Ayo masuk !”


Kami memasuki Goa ini dan semoga saja wanita yang diculik itu masih bisa kami selamatkan.

__ADS_1


to be continued........


__ADS_2