
Setelah itu, kami pun menemui Ka Iris yang sedang mengatur para tentara untuk tetap mengamankan posisi pertahanan kita
“Ka Iris !”
“Emm ? Leo ! dan juga Ao, kau baik – baik saja ?”
“Tenang saja ka iris, aku baik – baik saja, selagi itu, sepertinya Leo memiliki sebuah ide untuk keluar dari permasalahan ini”
“kau memiliki ide Leo ?”
“…..kurasa, kita hanya membuang waktu untuk menghadapi tentara pure inferno bagian depan ini, Tidak di ragukan lagi kalau saat ini, yang di hadapi Genbu, Ka misa dan Byakko itu adalah pemimpin dari pasukan Pure inferno bernama Geil !”
“Kau mengetahui tentang dia Leo ?”
“Geil adalah prajurit yang sudah terlatih ! dia di nobatkan sebagai pasukan utama kemiliteran yang di tugaskan untuk pengamanan dokter savria”
Pantas saja, kurasa aku pernah mendengar nama itu, ternyata benar dia adalah Geil Grepton sang prajurit ternama itu
“di tambah lagi, sepertinya modifikasi tangan nya itu yang bisa mengendalikan tekanan udara juga sangat merepotkan !”
“Ahhh, Aku juga kaget dia bisa mementalkan ku sejauh itu ! dia sangat unggul di pertarungan jarak dekat !”
“Ya, Dikarenakan itu, lebih baik kita menyelinap masuk !”
“Menyelinap masuk ?”
“Kita berada di jembatan, ada sungai di bawah kita, aku sudah mengejek sungai ini dengan Pengelihatan ku, dan sungai itu aman, di tambah lagi, aliran nya akan bisa membawa kita menuju kota bagian dalam ! di situlah, lebih baik langsung menemui pemimpin mereka, yaitu Dokter Savria !”
Itu adalah ide yang bagus, jadi maksud leo lebih baik kita menyelinap dan langsung menyandra target tujuan kita, kurasa strategi itu boleh di coba
“Baiklah, apa strategi ini tidak masalah ka Iris ?”
“Tentu Ao, serahkan saja para Tertara pure inferno ini pada kami, kau bawalah 3 orang bersamamu Ao“
“aku ikut dengan mu Ao ! aku bisa menuntun jalan !”
“Baiklah Leo, lalu 2 orang lagi….kurasa aku butuh Noel dan juga Genbu !”
“Baiklah, akan ku siapkan orang – orang nya selagi itu kalian persiapkana pakaian menyelam kalian, dan bersiaplah di ujung sungai bawah jembatan ini !”
“baik ka Iris ! ayo leo !”
aku dan leo pun menyiapkan baju anti air dan segera menuju bawah jembatan ini, selagi menunggu ka iris memanggil genbu dan Noel, kami pun menyiapkan segalanya
“Kenapa kau bisa kepikiran cara ini Leo ?”
“Mereka terlihat terlalu fokus untuk petahanan depan mereka, terlihat kalau dokter Savria mengirim Prajurit terbaiknya langsung ke medan perang ! itu artinya, tidak ada penjagaan di dalam bukan ?”
“Pemikiran yang bagus Leo, kau memang hebat !”
Setelah kami siap, Noel dan Genbu pun datang ke bawah jembatan ini
“Ao !”
“kami sudah dengar semuanya dari ka iris !”
“Baiklah, kalau begitu kita langsung berangkat, Genbu ! Noel ! Leo !”
“Tentu !”
“Ok !”
“Siap !”
Neol pun langsung naik ke punggungku agar aku bisa membawanya berenang lebih cepat, dan kami pun langsung saja menyelam
BYURRRR !!
Dengan arahan Leo, kami pun melewati sungai ini dengan aman tanpa ketauan para tentara Pure inferno itu
“(Prajurit bernama Geil itu pasti menyadarinya karna aku hilang dari pertempuran, kalau begitu sebaiknya kita bergerak lebih cepat)”
Setelah beberapa saat, aku juga sedikit khawatir karna Geil mungkin saja menyadari Strategi kami, kami pun berhenti di pinggiran kota bagian lain
“Puahhh ! hebat sekali baju ini tidak basah Ao !”
“ini memang di rancang untuk menyelam, apa kau baik – baik saja Noel ?”
“Tentu !”
“Baiklah, ayo lanjut !”
Kami pun mengikuti arahan Leo menuju dalam kota, dan melihat kalau di bagian jembatan, pertarungan sengit masih berlanjut antara si Geil itu dengan teman – teman ku
“(ka misa, ka Iris, Byakko….dan yang lainnya….Bertahanlah, kami akan segera menangkap dokter savria !)”
“Ao ! lewat sini !”
“Ok !”
Kami pun masuk ke sebuah gedung dan ternyata ini adalah gedung yang tersambung ke lorong bawah tanah
“Jadi persembunyian mereka ada di bawah tanah ini ya ?!”
“Sepertinya begitu, tapi ini lorong yang panjang sekali ! aku bisa melihat ada banyak sekali ruangan di sini !”
Untung saja Leo ada di sini, kita jadi tau arah yang kita tuju !
“Emm ? Stop !”
“Ada apa Leo ?”
Leo pun mendekat ke sebuah pintu dan sepertinya memeriksa pintu yang cukup besar ini
“Kita harus lewat sini, tapi ini terkunci !”
“Ahhh, Sudah ku duga !”
“Mau coba aku hancurkan ?”!
“jangan Genbu ! kalau itu dilakukan, bisa saja itu mengaktifkan sirine bahaya dan kita akan ketauan !”
“Jadi bagaimana leo ?”
“Harus ada yang mengaktifkan nya di ruang kendali, tapi juga harus ada yang menunggu di sini ! kita harus membagi menjadi 2 team, team yang menuju ruang kendali, dan team yang menunggu di sini dan membuka pintunya saat sistem di ruang kendali sudah berhasil di aktifkan !”
“Baiklah, kalau begitu Leo dan Genbu kalian ke ruang kendali ! aku dan Noel akan membuka nya dari sini !”
“baiklah !”
“Siap !”
“Kalian hati – hati ya !”
“ahh, Noel dan Ao juga tetaplah di sini ya !”
Leo dan Genbu pun menuju ruang kendali, aku dan Noel pun menjaga pintu ini untuk siap di buka
“Lebih baik kita sembunyi di sana Noel ! agar tidak ada yang melihat !”
“Baik !”
Kami pun menuju ujung sudut ruang ini untuk bersembunyi, selagi menunggu Kabar dari Leo
“………………….”
“………………….”
__ADS_1
Ada apa ini, aku seperti merasa aneh saat aku datang ke sini
“Ao…..”
“……..Ada apa Noel ?”
“Kau….merasakannya juga kan ?”
“…………..”
Yaa, ini aneh sekali, aku yakin pikiranku kosong dan fokus melihat sekitar untuk berjaga – jaga, tapi anehnya, tangan ku bergemetar karna alasan yang tidak jelas
“….Kau juga Noel ?”
“Yaa”
Aku pun melihat tangan Noel yang juga bergemetar, dan bahkan tubuh noel pun ikut merinding juga
“(apa yang terjadi ! kurasa aku pernah merasakan hal ini sebelumnya ! kalau tidak salah…itu) Emm ?”
“Ao ? ada ap---Waaa !!”
“Awas !”
DUARRRRR !!
Aku pun menarik Noel dari persembunyian kami dan tiba – tiba tempat kami bersembunyi tadi meledak
“Waaa !!”
“Kau baik – baik saja Noel ?”
“se-sepertinya begitu, apa jangan – jangan ?”
“Yaa, kita ketauan oleh satu orang !”
Saat aku melihat sekitar, tenyata kami beruntung hanya 1 orang yang menemukan kami, tapi….
“wah ! wah ! sepertinya benar apa kata Geil kalau ada penyusup ! Beruntungnya aku ini !”
Wanita yang memakai pakaian Tentara Pure inferno itu, sedang menempel di diding langit dan melihat ke arah kami
“jadi kau Prajurit Pure inferno juga ya ? hebat sekali bisa menempel di langit – langit seperti itu ?’
“Heh, itulah kehebatan kami para ke 3 Prajurit utama Dokter savria ! kami memiliki modifikasi terhadap kaki dan tangan kami !”
Begituya, pantas saja Geil yang itu juga memiliki tangan dan kaki buatana ! jadi mereka – mereka ini humanoid buatan dokter Savria !
“senangnya…Akhirnya aku mendapat hiburan juga !”
Dari kata – kata nya tadi, itu berarti masih ada 1 lagi yang seperti mereka belum memuncul kan diri, dan dari sikapnya itu, sepertinya dia cukup hebat juga dalam bertarung !
“Namaku Arin ! Pasukan Pure inferno nomer 2 ! Matilah Kalian !”
“Noel ! jagalah jarak dan carilah Spot memanah mu !”
“Ba-baik !”
Dia pun melompat ke arahku aku pun mengeluarkan katana ku dan menepis nya
TRANGGG !!!
“Hoh, lumayan juga !”
“….(dia juga cukup kuat !)”
TRANG ! TRANG ! TRANG !
Berkali kali aku melontarkan serangan, dia selalu menepisnya dengan tangan modifikasinya itu
“(kalau begitu !)”
“Upss !!! Nyaris saja !”
“(cih ! dia menghindari tembakan ku !)”
“Sekarang giliran ku !”
TRANGG !!
“Emm ?! Celaka !”
“Heh !! MATIKAU !!”
DUARRRR !!
Dari serangan pukulanya, tiba – tiba mengeluarkan ledakan dan mementalkan ku ke tembok
“Ughhh !”
“hehe, sepertiya kau lumayan juga, tapi kami para 3 prajurit atas, memiliki kemampuan di tangan dan kaki kami, walaupun aku tidak sekuat Geil yang bisa menembak dan mengontrol urada di sekitarnya ! tapi tangan ku ini bisa mengeluarkan bom peledak !”
“Hem ! begituya, pantas saja kau sangat berani berhadapan dengan ku dengan jarak dekat ! ternyata kau lebih di untungkan !”
“Benar, karna itu, Emm ?!”
DUARRRR !!
Panah dari Noel pun berjasil mengenainya dan meledak, tapi sayangnya dia berhasil menahan nya dengan tangan kananya !
“Ahahah ! jangan remeh kan Aku ! aku tau ini adalah pertarungan 2 lawan 1 ! aku tidak mungkin tidak melihat sekitar bukan ?”
“………….”
Dia…..lebih tangguh dari yang ku duga…kalau begitu
“Noel....jangan habiskan panah mu sia – sia ! serahkan saja dia ini padaku !”
“Ehh ? maksudnya, Noel jangan membantu ?”
“tidak Noel, yang ku katakana adalah jangan sia – sia kan panah mu !”
“…….Emm, baik ! aku mengerti !”
“hoho…itu artinya kau mau melawan ku 1 lawan 1 !”
“…….Namamu Arin bukan ? Perkenalkan, Namaku Ao ! Seorang Savior yang akan mengalahkan mu !”
“Heh, boleh – boleh ! semangat yang bagus Ao ! kalau begitu, Arin sang peledak ini akan menghadapimu dengan Serius !”
Aku harus membuka jalan, dan siapapun yang menghalangi, akan ku hadapi dengan sekuat tenaga !
“Mulai !”
“Mulai !”
Kami pun sama – sama saling maju, dan tebasanku selalu di tepis oleh nya, tapi dia juga menjaga jarak dan tidak melakukan ledakan seperti tadi
“HYAAA !!”
TRANGG !! DUAARRR !!
Tebasan ku pun di tahan oleh ledakannya, sepertinya dia cukup hebat menggunakan tangannya itu
“Heh ! Boleh juga ! Majulah !”
Aku pun kembali maju dan menyalakan katana api ku, dia pun serentak mundur karna kaget karna api yang mendadak keluar dari katana ku
__ADS_1
“(bagus ! sekarang !)”
SRATSSS
Serangan ku pun meleset, namun membakar baju miliknya
“Cih !”
Dia pun kembali melompat dan menempel di langit – langit ruangan ini
“oii ! oii ! serangan mu tidak kena loh ! kau malah mau membakar baju ku ya ?”
“ada apa ? kau takut bertarung sambil telanjang ?”
“…….bahasa mu fulgar sekali ! siapa yang mengajari bicara semudah itu huh !?”
Dia lincah sekali, selincah ka misa, tapi
DOR ! DOR ! DRO !
“(cih ! dia kembali main pistolnya ! menyusahkan saja !)"
Dia datang !
TRANGGG !!!
“kena kau !”
DUARRR !!!
Dia pun berhasil memukul perutku dan meledakan di jarak sedekat itu, Tapi…
“Ehh ?”
“Hemm…sayang sekali !”
SRATSSS !!
“Aghhh !”
Aku pun menebas tangan kirinya, dan kini tangan kiri nya putus
“Sial ! kau ! bagaimana kau bisa menahan ledakan sedekat itu ?!”
“sayangnya, ledakan mu itu teredam oleh baju tempur yang ku gunakan ini !”
“baju tempur katamu ?!”
“Baju ini di sisain untuk menyelam dalam air, alasan kenapa baju ini tidak basah bukan karna baju ini menolak air ! tapi karna airnya di serap oleh baju ini di simpan untuk di jadikan pertahanan ! ini lah baju tempur yang di rancang Ka Pandora untuk terus bertahan hidup !”
“Cihh…Kurang ajar !”
Walaupun aku bilang begitu, tapi sebenarnya aku menahan ledakan itu, memang baju ini terbuat dari aliran air di dalam nya, tapi itu hanya meredakan damage yang sedikit, sisanya aku harus yang menahan sendiri !
“Menyerahlah, aku sudah menghancurkan satu tangan mu ! serangan ku berikutnya mungkin akan berakhir di leher mu !”
“Hem ! kami prajurit pure inferno bertarung sampai mati untuk dokter savria ! hal sekecil ini tidak akan membuat ku mundu-“
JLEBB
“Ehhh ?!”
BRUSHHHH !!!!
Panah dari noel pun berhasil mengenai target, tapi sepertinya ledakan nya lain dan ini hanya keluar asap saja
“Noel ?”
“itu adalah panah bom tidur ! kalau kau menghirup asap dari ledakan kecil panah itu, kau akan pingsan selama 2 jam !”
“……….kenapa kau menggnti panah mu ? bukan yang meledak yang kau pakai sebelumnya ?”
“……..sebenarnya, Noel kenal orang ini !”
“Ehh ? kau kenal dia ?”
Tiba – tiba pintu di depan kami pun terbuka, dan aku pun mendapat panggilan dari leo
“Leo ?!”
“(Ao ! kami sudah bukakan pintunya ! tapi aku dan Genbu sedang di kejar beberapa prajurit ! kami akan menyusulmu sebisa mungkin !)”
“baiklah Leo !”
Aku pun mematikan telfonya
“Leo bilang dia sedikit dapat masalah ! tapi kita harus melanjutkan ini karna Leo dan Genbu sudah membantu kita membukakan pintu ini !”
“Noel siap ! mari kita temui Dokter savria !”
“Kau benar, Ayo !”
Pintu ini, ada kemungkinan dokter savria ada di depan sana ! kami pasti akan segera menemukan mu !
to be Continue….
-----Extra----
“…………………”
“hey pandora ! Sepertinya mereka kesusahan bukan ? aku harus nya membantu mereka bukan ?!”
“bersabarlah Suzaku ! kau harusnya percaya pada Genbu dan juga Byakko ! dia juga tangguh dan kau harusnya tau itu bukan ?”
“Memang sih, tapi aku tidak tahan kalau hanya melihat dari sini !”
“Suzaku !”
“S-Seiryu ?”
“Tenanglah, Pasti Ao sedang melakukan sesuatu bukan ?”
“…..Memang sih, dia sedang menyusup bersama dengan genbu, leo dan Noel !”
“kalau begitu percayalah pada mereka, kita memiliki tugas kita di sini masing – masing !”
“…….Emm…Baiklah….”
“(memang benar sepertinya prajurit bernama geil ini menghambat gerak gerik pasukan ku ! semoga saja Ao cepat mendapat targer kita !) tenang saja Suzaku, jika Ao sedang dalam masalah, kau akan ku suruh membantu nya !”
“Baiklah ! Ao juga bersama dewi ku ! tentu aku akan membantu nya !”
“(tapi apa ini…aku merasa ada yang tidak beres ! harusnya semuanya berjalan lancar karna kami memiliki pasukan cadangan di sini ! Lalu perasaan apa ini….)”
BRUAKKK
!
“P-Permisi ! tuan putri !”
“ada apa ?! apa yang terjadi ?!”
“TAHANA KITA !! BERHASIL MELARIKAN DIRI !!”
“Ehh ?! maksudmu hana ?! Cihh ! Seiryu ! Suzaku ! cepat periksa !”
“Baik !”
__ADS_1
“Baik !”