Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S3) Demi God Byakko #End


__ADS_3

Saat ini, apa yang ada di depan ku mungkin adalah hal mengerikan yang harus ku hadapi, tidak habis pikir aku harus menghadapinya lagi, ditambah lagi aku harus menghadapinya 1 lawan 1


“…………………..”


“Apa kau sudah siap Ao ?! ayo tunjuk kan lah padaku teknik yang lebih mengagumkan !”


Dia terlihat biasa – biasa saja, memang beginilah sifat alami dari Byakko, tapi saat ini aku harus memikirkan sesuatu agar aku bisa menang melawannya


“(ingatlah pelajaran yang diberikan ka Misa dan ka Iris, Serangan pertama adalah penentu kemenangan !)”


Aku pun melangkah maju ke arahnya dan mengayunkan katana ku, dengan cepat dia pun menepis seranganku


“hoh, serangan yang penuh semangat !”


“(sudah ku duga !)”


Kami pun saling melontarkan tebasan kami, kami menepis, menghindari, dan menyerang dengan niat membunuh kami


TRANGGG !!


“Ughhh !”


“Heh, sampai kapan kau mau menahan serangan ku Ao !”


TRANGGG !!


Sudah ku duga dia memang terlalu kuat untukku, tanganku semakin sakit dan mulai lecet ! untung saja katana ini cukup kuat untuk menahan serangan nya


“ada yang ingin ku tanyakan dengan mu Byakko !”


“Emm….apa itu ?”


“Kenapa kau melakukan ini semua ?! apa manusia melakukan sesuatu hal buruk terhadap mu ?!”


“…............”


Dia diam saja ? pasti ada sesuatu yang terjadi sehingga dia membenci manusia


“aku belum bisa menjawab pertanyaan mu itu ! jika kau memang mau jawabannya, yang kau harus lakukan adalah menang menawanku !”


“…………………”


Kalau begitu, memang tidak ada pilihan lain selain melawan nya dengan semua yang ku bisa


“Tunjukan padaku yang kau bisa ! Ao !”


“Sesuai Permintaanmu ! Byakko !”


Kami pun melompat dan mengayunkan katana kami satu sama lain ! serangan ini adalah penentu semuanya !


“CUKUP !”


“Ehh ?”


Tiba – tiba Byakko menghentikan tebasan nya setelah suara seseorang tadi terdengar, dia pun langsung melompat mundur dan menjauh dariku


“Kenapa ?! aku sedang asik – asik nya disini !”


“BYAKKO ! KEMBALILAH ! AKU MEMBUTUHKAN MU !”


“Hemm….Baiklah !”


Ini…ini bukan suara tendo agami, suara yang cukup keras ini seperti suara laki – laki !


“Kita akan tunda duel kita dulu Ao ! ayo lanjutkan lagi saat pertemuan kita selanjutnya !”


“T-Tunggu ! Byakko !”


Dia pun melakukan hal yang sama dengan jentikan jarinya itu, hanya dalam beberapa skala detik saja aku pun menyadari kalau aku sudah terbaring, sepertinya teman – teman ku yang berada cukup jauh dariku juga ikut terbaring


“…..…..dia Pergi ?”


“Ao !”


“Suzaku ?!”


“Aku akan berusaha mengejarnya, kau jaga yang lain dan tunggulah disini !”


“........Baiklah”


Suzaku pun pergi mengejar Byakko, aku pun mengumpulkan semua teman – temanku dan berencana merapihkan tenda kami yang berantakan ini

__ADS_1


“bagaimana kondisimu ka Narmaira ?!”


“Ehehe, tenang lah Ao, ini hanya luka kecil saja ! dengan pertolongan Noel pasti ini akan cepat sembuh !”


“Benar, tenanglah Ao, Noel akan menyembuhkan ka Narmaira !”


“Aku mengandalkan mu Noel !”


Aku pun membantu Yuna beres – beres disini, ke adaan di tenda kami memang cukup berantakan


“Syukurlah ke adaan nya jadi seperti ini ya ?”


“…..apa maksudmu Yuna ?”


“kau tau kan tadi itu adalah keberuntungan mu ! kau tidak mungkin menang melawan nya, karna itu kau beruntung tadi dia dipanggil oleh seseorang dan pertarungan mu dengannya di batalkan !”


“tapi kau dengar bukan, pertarungan itu tertunda, bukan di batalkan ! karna itu aku harus mempersiapkan semuanya dan siap untuk menghadapinya lagi !”


“……Hem, Begitu ya, Yasudah lah kalau begitu !”


“Emm ? Yuna ?”


Dia pun kembali ke tempat Noel dan ka Narmaira dan meninggalkan ku disini sendirian


“(sepertinya suasana hati nya kembali memburuk, memang wanita itu sulit untuk di mengerti !)”


Setelah beberapa saat, Suzaku pun kembali dengan hasil yang sama dengan sebelumnya, karna dia menggelengkan kepalanya saat sampai di tenda kami


“Jadi ?! bagaimana ini ? kita gagal membawa Byakko untuk bergabung dengan kita ! dan hal buruknya malah dia adalah musuh kita sekarang !”


“Yuna benar ! apa kita harus kembali saja ke Zenexter dan menyusun strategi kita selanjutnya ?!”


“Hah…kurasa kalian benar ! setelah Team Seiryu sampai disini ! kita harus diskusikan ini padanya dan kembali ke Zenexter !”


“Baik !”


Kami pun menunggu kedatangan Seiryu, Genbu, dan Ka Misa untuk datang ke sini, katanya mereka akan sampai sore ini, kalau begitu pasti sebentar lagi mereka akan sampai ke sini


“Tapi, aku tidak sangka Byakko yang seperti itu memiliki sebuah pimpinan !”


“Pimpinan ?”


“kau tidak dengar tadi Noel ?! dia di panggil oleh seseorang yang misterius tadi, dari suaranya sih kurasa pimpinan nya itu laki – laki !”


“aku juga sempat kaget kalau Byakko mematuhi suruhan itu, Sebagai Demi God yang cukup kuat dan sikap nya yang seperti itu, seharusnya dia tidak bertindak oleh suruhan orang lain !”


“Apa setiap Demi God memang seperti itu ?”


“Tidak semua, kami memang memiliki pemikiran yang sama, tapi cara kami menghadapinya yang berbeda ! karna itu sebenarnya demi god tidak suka disuruh – suruh !”


“(jadi selama ini kau menahan diri ya Suzaku ?!) Emm ? tapi bukan nya Genbu malah senang kalau mendapat kan tugas yang disuruh oleh pandora ?!”


“Makanya ku bilang kami ini memiliki cara menghadapi yang berbeda ! kuyakin Genbu tidak senang dengah hal itu, tapi dia pasti juga memiliki ketertarikan dengan hal lain ?”


“Contohnya ?”


“saat menjalan kan misi, dia sadar kalau saat itu dia tidaklah sendirian, dia memiliki seseorang bersamanya, karna itu dia sudah tidak mempedulikan lagi asalkan dia menghadapi hal itu bersama dengan seseorang yang mengerti tentang dirinya!”


“Hemm…Kau benar ! Demi god pun juga memiliki pemikiran nya sendiri !”


“Kita ini pada dasarnya manusia, kuyakin Byakko juga memiliki alasan kenapa dia melakukan ini semua, karna itu aku harus melakukan sesuatu terhadapinya !”


Setelah beberapa saat, Team Ryu pun akhirnya datang besama dengan 2 orang yang kami tidak kenal di belakang mereka, ka Misa pun lansung berlari dengan sangat kecang dan memeluku


“Ao ! Senang sekali melihat mu lagi Muritku !”


“Ka Misa ! syukulah kalian akhirnya datang juga !”


“Jadi, kudengar Byakko ada di sini ! bisakah kalian sekarang menjelaskannya pada kami Ao ?!”


“Soal itu….”


Aku pun menjelaskan semua yang terjadi disini, dari byakko yang menyerang kami, dan suara seseorang yang memanggil Byakko untuk kembali


“Begitulah ke adaan nya sekarang ! sampai saat ini kami kehilangan keberadaan Byakko setelah pertarugan ku dengannya !”


“hem, tidak ku sangka Byakko bertindak sejauh itu, ini menjadi sedikit rumit sekarang !”


“aku tau itu Ryu, kita tidak mungkin menjadikan dia sebagai musuh kita, karna kita memang membutuhkan Berkah miliknya dan juga Stone miliknya juga !”


“Heh ! berikutnya aku lah yang akan menghadapinya ! bisa – bisa nya dia melukai muritku dan malah pamer – pamer kekuatanya !”

__ADS_1


“tapi ka misa, dia itu sangat kuat loh, aku yakin kalau ka misa memiliki kemungkinan untuk menang ! tapi dia memiliki kekuatan sekuat Genbu juga !”


“jadi kau pikir aku juga akan kalah kalau melawan genbu ?! baiklah Genbu ! Ayo hadapi aku satu lawan satu !”


“…..Emm....Aku…Tidak mau…”


Tapi, itu bukan ide yang buruk juga, kalau ka misa yang menghadapi Byakko, itu pasti akan menjadi pertarungan yang sangat hebat !


“dan…bukan nya ini saatnya kalian memperkenalkan kami 2 orang yang kalian bawa itu ?!”


“Ahh, benar juga, kalian kemarilah !”


Ka Misa pun memanggil ke 2 orang itu dan mereka berjalan dengan malu – malu ke depan ka Misa !


“aku bertemu dengan mereka saat kami melewati sebuah desa, ternyata mereka selama ini berhasil bertahan hidup dengan berpindah – pindah tempat ! hey ! ayo perkenalkan diri kalian !”


Mereka pun di dorang ke depan oleh ka Misa dan mereka memasang wajah yang malu – malu


“Emm, a-aku Rei ! dan ini istriku Hana !”


“N-Namaku Hana ! salam kenal !”


Ehh ? Istri ? tapi mereka masih muda sekali, bahkan mereka mungkin seumuran dengan ku


“Wah ! Wah ! ternyata pasangan muda ya ?! aku kaget sekali !”


“KA MISA KAN SUDAH MENGETAHUINYA TADI !”


“KA MISA KAN SUDAH MENGETAHUINYA TADI !”


“ahahah, maaf – maaf ! jarang sekali ada pasangan muda seperti kalian, tapi karna kalian sudah bertahan sampai sejauh ini, pasti kalian berdua adalah pasangan yang tangguh !”


“Ya, bisa di bilang seperti itu, aku memang bisa menembak, tapi istriku ini jago dalam menggunakan pisau dan beberapa senjata tajam lain nya !”


“Heh ?! benarkan ?! padahal dia terlihat malu – malu, apa kau seorang petarung Hana ?”


“Emm..mungkin bukan petarung hebat seperti ka misa, tapi aku akui aku memang cukup handal dalam menggunakan senjata, karna aku dulu ikut pelatihan pertahanan diri !”


Emm ?


“pelatihan pertahanan diri ya ?! itu cukup bagus !”


“Sudahlah Misa, saat ini kita kembali saja ke desa zenexter, dan membahas semuanya mengenai Byakko disana !”


“iya iya, baiklah Ryu, Ao ! kau bawa mobil tank ku ya, dan mobil tank yang satu lagi Narmaira yang bawa !”


“baik !”


“Ok !”


Sepertinya memang sudah saat nya kami kembali, walaupun kami gagal membawa Byakko bersama kami, setidaknya kami mendapat 2 orang Survived yang bisa kami bawa !


Setelah perjalanan yang cukup panjang kami, akhirnya kami pun sampai di desa Zenexter ini !


“ini dia desa zenexter kami, ini memang tidak terlalu besar dan mewah ! tapi kalian ber 2 sekarang akan tinggal di sini, Rei, Hana !”


“Wahh !”


“apa yang kau bicarakan ka Misa ! ini bagus sekali ! aku suka desa ini !”


Sepertinya Rei dan Hana juga menyukainya, kurasa mereka akan senang karna mendapat rumah baru dan bisa membangun keluarga mereka


“kalau begitu, karna kita sudah berkerja cukup keras ! kurasa kita harus istirahat untuk sehari ini saja ! dan kembali menyusun startegi kita esoknya !”


“Baik !”


Kurasa ide Seiryu ada benar juga, kita juga butuh waktu istirahat, dengan begitu aku akan siap untuk pertarungan berikutnya !


“Kalau begitu Noel, Ayo kita kembali ke tenda kit-?! Emm ? Noel ?! dimana ka-?!”


SRATSSSSS !!!


“Ehh ?!”


Mataku tidak berhenti terkejut dengan apa yang ku lihat, Hana tiba – tiba membengkam Noel dan dia menebas leher Rei di depan kami hingga leher Rei mengeluarkan banyak darah dengan pisau nya itu !


“AGHHH, H-HANA ?!”


“kalian para manusia kurang waspada di dunia yang seperti ini ! sekarang saat nya kalian harus menghadapi kematian kalian !”


A-apa yang terjadi di sini benarnya ! semua ini terjadi begitu saja tanpa ku sadari !

__ADS_1


to be continue....


__ADS_2