
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, setelah sekitar 7 jam, kami pun berhasil sampai di Benteng dengan selamat tanpa melakukan istirahat di pertengahan jalan, dan aku merasa punggungku benar – benar pegal
“Ahh ! punggungku ! apa aku sudah setua ini ya ?!”
“itu karna kau mengendarai motor selama 7 jam Ao ! siapapun itu pasti akan merasakan pegal seperti itu”
Tiba – tiba ka Narmaira mendatangi kami yang masih berada di depan sector 1 ini
“Ao ! ka Alice !”
“ka Narmaira ! bagaimana dengan gadis yang dibawa Suzaku itu ?”
“Dia sudah dibawa ke rumah sakit, aku disuruh suzaku untuk memberitau ke kalian ! kalian segera saja ke rumah sakit ruang 207 sekarang, biar aku yang mengurus perlengkapan dan laporan kalian !”
“Baiklah !”
Aku dan ka Alice pun langsung menuju ke rumah sakit tepatnya ruangan 207 dimana gadis itu dirawat, saat kami sampai disana, sudah ada Tesa yang ada di depan ruangan itu
“Ahh, Ao ! kau kembali !”
“Tesa ! bagaimana keadaan gadis itu ?”
“Emm…Soal itu….lihat saja !”
Tesa pun membawa kami masuk dan sepertinya noel juga sudah ada di dalam ruangan ini, sepertinya dia bermaksud mau menyembuhkan gadis itu, namun yang tidak kusangka adalah, ternyata gadis itu sudah tersadar dan duduk sambil melihat ke luar jendela
“Ao ! Kau kembali !”
“Noel ! bagaimana keadaannya ?”
“Emm...dia selalu saja melihat ke luar jendela dan tidak bicara apapun setelah sadar !”
Ka Alice pun berjalan ke depan jendela dimana gadis itu memandang kesana
“Hey, kau baik – baik saja ? apa yang terjadi hingga kau ada disana ?”
“………………..”
Gadis itu sejenak memang melihat ke arah ka Alice, tapi entah kenapa tatapannya tetap kosong dan dia pun kembali melihat ke sisi jendela yang bisa dia lihat
“dia terus menerus seperti itu ka Alice, Noel sudah mencoba bicara padanya namun dia tetap melihat ke luar jendela !”
“Bagaimana dengan kondisinya ?”
“Noel bisa bilang saat ini kondisi dia baik – baik saja, mungkin dia hanya masih shok saja setelah bisa keluar dari tabung itu setelah sekian lama !”
“apa suzaku yang menjelaskan itu ?”
“Ya ! saat ini dia sedang berunding dengan tuan Putri !”
“hemm…kalau begitu tidak ada yang bisa kita lakukan dengan dia ! biarkan saja dulu saat ini !”
Ka Alice pun duduk di kursi ruangan ini dan sepertinya dia beristirahat sejenak karna cukup kelelahan setelah perjalanan panjang dengan motor bike
“Tesa, dimana Rin ?”
“dia mendapat tugas untuk mengawas para Pendatang savior baru, aku dan Noel juga mendapat tugas dari ka Iris untuk menjaga gadis ini !”
“begituya…Emm ?!”
Tiba – tiba aku kaget karna gadis itu melihat ke arahku tanpa ku sadari, dia tetap menatapku saja tanpa bicara apapun, aku pun mendekat ke arahnya
“ada apa ? apa ada yang mau kau sampaikan ?”
“……………….”
“apa saja ! kau bisa bicarakan pada kami disini ?”
“………………”
Tiba – tiba pintu ruangan ini terbuka dan ternyata yang datang adalah ka Iris
“ohhh…Ao, Alice ! kalian sudah sampai ya ?”
“Ya !”
“Ya !”
“Ka iris, selanjutnya bagaimana dengan gadis ini ?!”
“biarkan lah dia istirahat saja disini, aku serahkan padamu dan Noel untuk menjaganya ya tesa ! dan untuk Ao dan Alice, kalian istirahat saja selama 2 hari ini karna kalian sudah berkerja cukup keras !”
“ka Iris, ini !”
Ka Alice pun menyerahkan flash disk yang kurasa itu adalah data yang dia dapat dari labolatorium ROW
“ini data yang ku dapat di labolatorium ROW di Gedung kerja milik pak Charles !”
“labolatorium ROW ?”
“ya, itu labolatorium yang didalamnya ada gadis ini, dan ROW itu berartikan Requiem of World, aku telah menyelidiki beberapa kemugkinan yang terjadi di sana, dan yang kuketahui hanya tempat itu ternyata di jadikan sebagai perkumpulan oleh beberapa peneliti dokter ternama !”
“Hem….apa itu berarti, Gadis ini merupakan sesuatu penemuan yang penting ?”
“soal itu aku tidak tau, data yang disana tidak menyebutkan apa sebenarnya gadis ini ! tapi semua file yang ada disana sudah ku simpan di flash disk itu ! kurasa Tuan Putri pasti akan menemukan sesuatu !”
“baiklah, akan ku sampaikan…dan, kenapa sekaran gadis itu menatap Ao terus ?!”
“Ehh ? Benarkah ?!"
Ka Alice dan ka Iris pun kebingungan kenapa gadis ini selalu saja menatap ke arahku, aku jadi merasa tidak nyaman karna tidak tau apa yang aku lakukan dalam situasi ini
“apa kau mengenal gadis ini Ao ?”
__ADS_1
“…..aku tidak yakin ka iris, tapi…sepertinya ada yang ganjal dengan gadis ini !”
“..…ya sudahlah ! kalian berdua istirahat lah saja, terlebih lagi kau Alice ! kurasa kau harus cepat – cepat mandi !”
“EHH ?!”
ka Iris pun meninggalkan ruangan sedangkan ka Alice sedang sibuk mengendus - endus tubuhnya, beberapa saat setelah ka Iris keluar ruangan, ka Narmaira pun datang
“Maaf aku terlambat ! apa aku ketinggalan sesuatu ?! Emm ?!”
Ka Narmaira pun langsung menatap ka Alice yang sedang mengendus – endus tubuhnya, dan mengeluarkan mata berbahaya nya
“ka Alice…apa perlu bantuan ?!”
“hey Narmaira ! apa aku bau ?!”
Ka narmaira pun mengendus – endus ke arah ka Alice untuk mengeceknya
“Ya ! Ya ! kau bau sekali ! bagaimana kalau kau mandi saja dan kubantu untuk menggosok punggung mu ?!”
“Eghh…mungkin ini karna aku keguyur air dari tabung gadis itu, Tunggu ! tapi Ao saja tidak kebauan dengan itu kan ?!”
Ka alice melihat ke arahku dan sepertinya dia sudah menyadarinya
“……ya….Emm….Soal itu…..aku masih bisa menahan nya !”
“AKU MANDI SEKARANG !”
“hehehe, Aku bantu ya !”
Ka alice dan ka narmaira pun keluar ruangan ini untuk membereskan masalahnya
“kau juga Ao ! kurasa kau kembali saja ke kamar dan istirahat saja !”
“Kurasa itu ide bagus Tesa, kalau begitu aku serahkan dia pada kalian ya Tesa, Noel juga !”
“Tentu !”
“Tidak masalah !”
Aku pun kembali ke kamarku dan memutuskan untuk istirahat, aku menaru barang – barang dan perlengkapanku di lemariku
“(sepertinya tadi aku sempat pegal – pegal, namun pegal – pegal ku sudah hampir membaik…apa tadi karna aku bersama noel ya ? tapi, tidak ada salahnya istirahat beberapa saat ! kurasa itu yang kubutuhkan sekarang !)
Aku pun berbaring di tempat tidurku dan berusaha memejamkan mata untuk istirahat
“(siapa sebenarnya gadis itu…dan lagi, kenapa aku merinding melihat tempat tabung gadis itu berada, namun tidak merinding saat aku bertatapan dengan gadis itu ?)”
Jika pada dasarnya tubuhku merespon saat aku melihat tabung yang ada di ruang ROW itu, walau pun aku tidak bisa mengingatnya, tapi sepertinya terjadi hal buruk dengan ku di tempat itu sampai – sampai tubuhku mengingat hal itu
“Hah…Sudahlah…Lebih baik tidur saja !”
Aku pun tertidur pulas dan sepertinya aku benar – benar lelah dengan semua ini
“Ao…Ao !”
Aku pun terbangun dan ternyata tesa lah yang membangunkanku
“Ahh, Tesa ! ternyata kau ya l....”
“maaf aku membangunkanmu ! tapi makan malam sudah siap ! Noel dan Rin juga sebentar lagi juga sudah mau pulang !”
“jam brapa sekarang ?”
“jam 8 malam !”
“(kurasa aku ingat kalau aku tidur tadi jam 11 siang, padalah aku tidur 9 jam, tapi entah kenapa terasa singat sekali)....kalau begitu aku mau mandi dulu ya !”
“Ok ! akan ku siapkan makanan nya dimeja !”
Aku pun berjalan masuk ke kamar mandi,dan melepas baju dan celanaku, lalu memakai sehelai handuk dan bersiap masuk shower untuk mandi, namun saat aku membuka pintu shower nya, aku terdiam sejenak karna ada gadis yang harus nya terbaring di rumah sakit itu di dalam kamar mandiku…dan dia sedang berdiri saja dan tidak melakukan apapun
“...…..….Ehh ?”
“……….....…Emm....”
Tiba – tiba Tesa menghampiriku dengan sangat tergesah – gesah
“TUNGGU AO ! AKU LUPA KALU ADA GADIS ITU DI TOIL- Ehh ?! kau belum mandi juga ?”
“………....Bagaimana…....”
Aku kaget karna dia akhir nya bicara, dan juga kenapa dia ada disini !
“sudah lah ! aku akan membantumu ! dan Ao ! cepat pakai bajumu dan tunggu saja di meja makan Sana !”
“….o…Ok !”
Aku pun kembali memakai bajuku dan duduk manis di meja makan ini, sambil menunggu penjelasan yang akan disampaikan tesa
“(dia masih pake baju ! aku kurang beruntung !)”
“…..…Aku tau apa yang kau pikirkan Ao !”
“Ohh, Tesa, Bagaimana dengan gadis itu ?! dan kenapa juga dia ada disini ?”
Tesa pun berjalan ke meja makan sambil berbicara mengenainya
“Dia tiba – tiba bilang mau menemui mu, karna akhirnya dia mau bicara dan ingin bertemu dengan mu, aku pun membawanya ke sini !”
“hoh, lalu kenapa dia ada di Toilet ?”
“dia bilang dia mau mandi ! tapi yang mengejutkan dia ternyata tidak tau caranya mandi dan aku harus mengajarinya tadi !”
__ADS_1
“……………..”
Tiba – tiba pintu kamar kami terbuka dan sepertinya Noel dan Rin telah pulang
“Aku pulang !”
“Noel Kembali !”
“selamat datang Rin ! Noel !”
“makanan sudah siap nih ! Tesa yang menyiapkannya ! ayo kita makan !”
“Ughh….Aku mau mandi dulu saja…Noel, tidak apa – apa kan kalau aku mandi duluan ?”
“Ahh, Silakan saja Rin, Noel bisa nanti ko !”
“Ohh...kalau mau mandi sekarang, disana masih ada ora-Emff !”
Aku pun langsung menutup mulut tesa secepatnya
“Ahh, kalau begitu kau mandi saja dulu Rin, kami akan menunggumu !”
“………..Ok !”
Rin pun masuk ke kamar mandi, dan aku melepas tanganku dari mulut tesa
“Ao ! di kamar mandi kan ada…”
“hehe, mari kita lihat ekspresinya Rin !”
“Ao !”
Noel pun duduk bersama kami di meja makan ini, dan merasa penasaran dengan apa yang kita bahas
“apa maksud Tesa….di toilet itu sedang ada gadis itu ?”
“begitulah noel, kurasa Ao mau merencanakan sesuatu !”
Kami ber 3 pun melihat ke arah kamar mandi dan menunggu ekspresi apa yang akan di keluarkan oleh Rin, setelah diam sejenak, aku tadi mendengar suara seseorang membuka pintu shower, kuyakin sekarang dia sudah melihat gadis itu
“…………..hening sekali ya ?”
Yang ku ekspetasikan adalah, rin berteriak karna ada seseorang di kamar mandinya, tapi ini terlalu hening
“….Apa mereka malah mandi bersama ?"
“Itu tidak mungkin tesa ! Rin kan bukan ka Narmaira !”
“Apa mereka sedang mengobrol ?”
“ahh, kalau itu mungkin saja Noel, pasti Rin kebingungan dan bicara padannya !”
Tiba – tiba pintu kamar mandi terbuka dan Rin keluar dari kamar mandi itu
“……….Ao……”
“Ehh, iya ?”
“Kalau simpananmu sedang datang, Tolong jangan saat ada kita dong !”
“AKU TIDAK PUNYA SIMPANAN !”
Tesa pun menjelaskan ke rin dengan apa yang terjadi saat ini
“Begituya…jadi dia gadis yang sedang dibicarakan itu, kukira Ao sedang membawa simpanannya kemari !”
“kenapa kau menyimpulkan seperti itu, dan juga…kenapa dia sudah boleh keluar dari rumah sakit tesa ?! apa dokter mengizinkannya ?”
“aku kurang yakin, tapi...parameter kesehatannya menenjukan kalau dia baik – baik saja, dan lagi…dokter menyuruh ku untuk sebisa mungkin mengabulkan keinginannya ?”
“Ehh ? kenapa begitu ?”
“So…soal itu…..”
Tesa dan noel mendadak mengeluarkan wajah kebingungan dan saling menatap, sepertinya ada sesuatu yang mereka sembunyikan
“Ada apa ? apa itu begitu rahasia sampai tidak bisa diberitahukan pada ku dan rin ?”
“bu..Bukan begitu ! hanya saja…..”
Tesa melihat ke arah noel lagi
“Tidak apa – apa tesa, kurasa Ao dan Rin juga berhak mengetahuinnya !”
“Tapi noel !”
“kalau itu berat untuk memberitaukan kami berdua, maka tidak usah kau paksakan tesa !”
“Emm.....baiklah….akan ku bicarakan”
Tesapun menarik nafas dan menaru tangan nya yang mengepal di dadanya
“ga..gadis itu, Hidupnya tinggal 2 hari lagi !”
“……………”
“……………”
“……………”
Ehh ?
to be continue......
__ADS_1