Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S3) Demi God Byakko #2


__ADS_3

“………………………”


“Jadi ! bagaimana kau akan menjelaskannya Ao ?!”


Entah apa yang terjadi pagi ini, Entah kenapa aku duduk dengan sangat sopan di lantai ini dan menghadap Yuna yang sedang duduk di tempat tidurku dengan tatapan yang terkesan sangat marah !


“Jadi ?!”


“….Emmm, maaf ! ini salahku karna melupakan janjiku kemarin !”


“Aku menunggumu selama 4 jam loh ! Tapi kau tidak datang – datang juga ! padahal aku sudah mempersiapkan diri !”


“Mempersiapkan diri ?”


“Emm...l-lupakan itu ! pokoknya kau salah karna mengingkari janji mu kemarin Ao, sekarang ! hati ku ini sedang dalam keadaan yang tidak baik ! Kau harus lakukan sesuatu Ao !”


Aku harus apa kalau begini, aku juga tidak enak karna teman – teman kamarku melihat ku seperti ini, Benar juga ! mungkin mereka dapat memberikan saran


“Emmm…Tesa ! apa kau punya saran ?”


“Tidak ada ! Selesaikan lah masalah mu Sendiri Ao !”


Dia ko malah terlihat marah ?!


“K-kalau begitu Rin ! kau punya saran kan ?”


“Ao, kapan kita sarapannya ?!”


Sekarang bukan saatnya makan Rin !


“….N-Noel ?”


“Semangat Ao !”


Yang ku butuhkan Saran Noel ! SARAN !


“Jadi ! Ao ?!”


“(ini cukup buruk ! ditambah lagi aku dan noel harus segera mendatangi rapat untuk pencarian Demi god Byakko ! apa bisa aku minta maaf saja dan memintanya mengurus masalahnya ini besok saja ?!) a..Anu..Yuna, Sebenarnya aku dan noel harus mendatangi sebuah rapat penting hari ini ! maukah kita bahas masalah ini besok saja ?”


“APA ?! TENTU SAJA ITU TIDAK BIS-Emm ? rapat penting ?”


“Ya ! Aku, Noel dan para demi god mau membahas mengenai misi penting kami !”


“Emmm…Misi mengenai apa itu ?”


“kau tau kan kalau ka Paula menemukan Stone berkah ! yang itu artinya akan ada demi god baru yang sudah muncul ! karna itu kami mau meneliti lebih lanjut dimana Demi God Byakko itu berada !”


“………Hem”


Dia sepertinya memikirkan sesuatu, kuharap bukan hal yang merepotkan ! Tunggu, entah kenapa aku juga pernah memikirkan hal ini sebelumnya...


“Hoh ! Kalau begitu, Ao !”


“Emmm ?”


Setelah sedikit bicara pada Yuna, aku pun akhirnya diperbolehkan pergi ke pertemuan rapat pencarian misi Byakko ini, Tapi…


“……Ao ! Kau dan Noel Sudah datang terlambat ! dan lagi, kenapa kau ajak yuna juga kesini ?!”


“Ehehe, Tidak apa – apa kan Seiryu ! aku juga berperan dalam penemuan Stone itu loh !”


“Maaf Ryu, aku tidak dalam mencegah Yuna saat ini (karna itu perjanjian kita saat ini)”


“Yaa, Sudahlah ! sekarang ini kita akan membahas mengenai pencarian kita terhadap Demi god baru, yaitu Byakko !”


Ini dia, demi god terakhir ini ! dengan adanya keberadaan nya, kita pasti akan lebih tau cara untuk bisa keluar dari dunia ini !


“Seperti yang ku sebutkan sebelumnya, target kita adalah demi god Byakko ! Seorang perempuan yang ahli dalam beladiri pengguna pedang ! ditambah lagi dia juga memiliki berkah yang belum kita ketahui ! dikarnakan itu, dia pasti akan sangat hebat dan juga berperan banyak dalam medan pertarungan kita !”


“apa sudah dapat tanda – tanda keberadaannya ?”


“Sejauh ini belum Suzaku, tapi ada tempat yang menurutku menjadi titik poin dimana dia berada, dimana tempat – tempat itu adalah tempat yang sudah ku beri tanda di peta ini”


Hemm…ada sekitar 9 tempat disini, ditambah lagi tempat – tempat ini kebanyakan adalah hutan dan juga pegunungan, Kalau tidak salah Genbu pernah bilang kalau Byakko juga menyukai Pegunungan sepertinya, mencari di daerah pegunungan pasti akan cukup sulit kecuali kejadiannya seperti kejadian Genbu yang mendatangi kami begitu saja !


“ada 9 tempat disini, apa kau sudah menentukan rute pencariannya Ryu ?”


“Tentu saja, kita akan mulai dari yang dekat dulu, Hutan di sebelah markas kita ini, lalu yang satunya lagi hutan Tegria yang berjarak 7 jam dari sini ! dan yang terakhir, pegunungan Yamir yang jaraknya cukup jauh, yaitu 14 jam !”


“14 jam kah ! itu artinya di titik ini, akan sangat efisien kalau ktia menggunakan berkah milik Suzaku bukan ?”


“Benar, tapi kabar buruknya ! kalau kita memanfaatkan berkah teleportasi milik suzaku itu, yang bisa pergi ke tempat itu hanyalah dua orang saja ! karna jika ternyata Byakko ada disana ! suzaku harus membawanya bersamannya bukan ?”


Ya, kemungkinaan itu memang ada, karna suzaku hanya bisa membawa 2 orang bersamanya, itu artinya hanya suzaku dan 1 orang saja yang bisa ke tempat itu !


“kalau begitu, kita mulai saja pencariannya ! untuk tempat yang paling jauh ini, aku serahkan pada Suzaku dan juga Genbu ! karna genbu sudah terbiasa di pegunungan, ini pasti mudah baginya !”


“Ok !”


“tidak…masalah !”


“Lalu, untuk hutan disebelah desa ini, yang bertugas adalah…Emm…Ao dan Noel !”


“Baik !”


“Ok !”


“Anu !”


Tiba – tiba Yuna mengangkat tanganya saat Ryu sedang menjelaskan semua ini !


“ada apa Yuna ?”

__ADS_1


“bukan nya untuk tempat yang di sebelah desa ini, akan bagus kalau menyerahkan nya pada ku dan juga Ao ?!”


“kenapa kau bisa bilang begitu, dan lagi, Sejak kapan kau ikut serta dalam pencarian ini ?!”


“ada alasan di balik itu Seiryu, karna aku dan Ao kemain sudah sedikit meneliti hutan di sebelah desa ini, karna itu aku dan Ao pasti akan mudah memahami seluk beluk hutan itu !”


“Hemm..Yuna ada benarnya juga, kalau begitu Ao dan Yuna akan menangani hutan sebelah ! sedangkan aku dan Noel akan pergi ke Hutan Tegria !”


“Yess !”


“(jadi ini rencananya ya ?!)”


“anu !”


“ada pertanyaan Noel ?”


“apa tidak apa – apa kalau Noel sama Seiryu pergi berdua saja ?! walaupun jaraknya hanya 7 jam ! tapi itu memakan waktu yang cukup lama bukan ? ditambah lagi di antara kita tidak ada yang bisa mengendarai kendaraan !”


“Ahh, Benar juga ! aku lupa kalau kita harus ke Hutan Tegria dengan kendaraan ! kalau begitu aku akan ajak 1 orang lagi yang bisa mengendarai kendaraan !”


“Benar kan ?! Senandainya saja ada seorang savior yang kebetulan mampir ke sini, itu pasti akan sangat membantu !“


Emm ? Entah kenapa yang noel katakan tadi aku juga pernah bicara seperti itu juga, kalau tidak salah tiba – tiba ka narma-


“Yo ! Apa kalian membutuhkan bantuan ?!”


“Ka Narmaira ?!”


Sudah ku duga….


“Kebetulah sekali Narmaira, kau bisa mengendarai kendaraan kan ?! ikut lah dengan ku dan juga Noel untuk pergi ke hutan Tegria ! kau juga sudah dipartisipasikan dalam Misi pencarian Demi God Byakko ini”


“Hehehe, Dengan Senang hati !”


“(ka Narmaira senggang sekali ya ?!)”


Ya, setidaknya team kita bertambah orang, dengan begini pasti pencarian Byakko akan lebih mudah


“kalau begitu lakukan persiapan selama 20 menit, lalu kembali berkumpul di Aula desa ini !”


“Baik !”


Kami pun mempersiapkan kebutuha kami di Tenda Amunisi ! pak Apolo pun membantu kami dalam persiapan amunisi karna sekarang ini persediaan Amunisi terbatas !


“Ka Narmaira ?!”


“Emm ? ada apa Ao ?”


“kenapa kau menguping pembicaran kami tadi ?”


“Ahahah, ketauan ya ? tapi kebetulan saja aku merasa terpanggil saat aku mendengar kalau kalian membutuhkan bantuan saja !”


“Kemarin ka Narmaira juga membantu ku dan Yuna ! apa belakangan ini ka Narmaira memang sedikit senggang ?!”


“…………Soal itu….”


“Emm ? ada apa Yun-Aduh ! Duh !”


Yuna pun menarik kupingku dan memdekatkan wajahnya dan membisikan sesuatu


“(kau ini ya ! tentu saja karna dia itu kesepian !)”


“(Ehhh ? kesepian ?)”


“(ka Narmaira itu….hampir seluruh teman sekamarnya terkecuali ka Alice menjadi Koran dari penyerangan zenexter !)”


“(E-Ehh ?!)”


“(kudengar 2 temanya termasuk kucing yang Suzaku pelihara juga menjadi korban ! karna itu dia selalu saja murung dan berjalan – jalan di sekitar desa sambil melamun !)”


“(…….ka narmaria)”


Aku sampai tidak tau, kalau ternyata ka Narmaira juga mengalami semua hal ini ! kehilangan 2 teman sekamarnya pasti begitu membenani dia saat ini ! ditabah lagi dia kehilangan kucingnya juga…


“Ka Narmaira !”


“Emm ? ada apa Ao ?”


“….Tidak apa – apa !”


“Ehh ?”


“kami masih disini ! dan berjuang bersamamu ka Narmaira ! karna itu, saat ini kau tidaklah sendirian ! kau bisa datang pada kami setiap saat !”


“Itu benar ka Narmaira, jadi berhentilah menyembunyikan wajah sedih mu itu !”


“….Ao…Yuna….”


Ka Narmaira pun meneteskan air matanya, tapi wajahnya tidak terlalu sedih dan dia berusahan untuk masih menjadi orang yang cukup tegar ! menahan apapun yang menyakitkan baginya dan tetap lah tersenyum !


“Ehehe..Terimakasih ya !”


“Hemm..”


“Tak masalah !”


“kalau begitu, Ayo ! kita berangkat !”


Kami pun kembali berkumpul di aula desa untuk segara menuju tempat tujuan kita masing – masing !


“kalau begitu ! kita akan pergi ke tempat tujuan kita masing – masing, Emm ? ada apa Narmaira ? kenapa matamu merah begitu ?!”


“Hehehe, jangan khawatir Ryu, hanya kelilipan debu saja ko !”

__ADS_1


“Hemm...kalau begitu ! semoga kalian beruntung menemukan Byakko nya, dan kembalilah dengan selamat !”


“Baik !”


Suzaku dan Genbu pun langsung melakukan teleportasi ke tujuan mereka. Seiryu, Noel, dan Ka narmaira pun juga berangkat menggunakan Mobil tank dan pergi ke tujuan mereka !


“Baiklah, aku kita juga segera menuju hutannya Yuna !”


“Ayo !”


Kami pun berjalan menuju hutan yang ada di sebrang pintu air kemarin, kami pun memutuskan untuk menemui ka Eleina dulu karna kami melewati pelabuhan


“ka Eleina !”


“Emm ? hoh, Ao dan Yuna ?! ada apa ? kurasa aku tidak mengajukan permintaan apapun !”


“Tidak, kami memang hanya mampir saja, kami mendapat misi untuk meneliti hutan kemarin itu !”


“Ahh, Hutan dimana ka Paula menemukan Stone ya ? kurasa hutan di sebelah desa kita ini memang sedikit misterius ! tapi kalian hati – hati ya, banyak Zoa dan Zombie disana ! dan kalian hanya berdua saja !”


“itu tidak masalah Ka Eleina ! Ao ini kuat loh ! tidak seperti tampangnya yang polos !”


“aku sudah sering disebut seperti itu...”


“Ahahah ! Begituya, kalau kau memang sekuat yang dibicarakan, aku ada sedikit permintaan disini !”


“Emm ? apa itu ?”


Ka Eleina pun mengambil sebuah Pintu Baja yang sama seperti pintu kemarin untuk menutup Bendungan air ini


“kau membuat pintu lagi ?”


“buat jaga – jaga saja, tapi kami sedikit mengurangi beberapa bahan – bahan pembuatannya, jadi aku tidak yakin kalau ini kuat seperti pintu baja sebelum nya !”


“Lalu…apa permintaan mu ?”


“Ao, karna Yuna bilang kau kuat, Cobalah untuk mengetes daya tahan Pintu ini !”


Mengetes daya tahan pintu ?


“menetes nya ?! apa memang itu diperlukan ? menurutku ini terlihat sudah sangat kuat ko !”


“Sudahlah – Sudahlah ! coba gunakan saja kekuatanmu atau kemampuan pedangmu untuk mencoba ketahanan pintu ini !”


“Emmm…”


Ya, walaupun ini pintu cadangan, tapi ini terlihat cukup kuat, tentu saja untuk menghancurkan yang seperti ini butuh setidaknya Roket anti-tank atau bom bukan ? tapi tidak ada salahnya mencoba


“Baiklah !”


Aku pun menarik katana ku keluar dan memasang kuda – kuda ku untuk menebasnya


“(hoh, postur berpedang yang bagus juga !)”


“semangat Ao ! kau pasti bisa !”


“Kurasa ini mustahil merusak pintu baja menggunakan semacam pedang ! tapi akan ku coba !”


Baiklah….


“HYAAA !!!”


TRINGGGG !!!


Saat aku menebas pintu ini dengan sekuat tenaga, katanaku pun terlepas dari genggamanku dan tepental ke belakang


“Aghhh ! Cihh….SIALAN !!”


BRUAKKKK !!


Entah kenapa tiba – tiba aku emosi dan malah memukul pintu ini menggunakan tangan kosong


“(Emmm ?!)”


“AO ! TAHAN ! TAHAN ! JANGAN EMOSI SEPERTI ITU ! ITU HANYA SEBUAH PINTU !”


“…..Ohh, Ahaha, maaf – maaf ! sudah ku duga ini memang pintu baja yang kuat ya ! aku sampai sedikit kesal jadinya !”


“Kau ini ya, bagaimana kau bisa memukul pintu baja dengan tangan kosong begitu ! apa tangan mu baik – baik saja ?!”


“tenang saja, ini tidak apa – apa ko Yuna !”


“Syukulah, aku ambilkan katamu ya ?!”


“Ahh, Terimakash Yuna. Dan ka Eleina, sudah ku duga ini memang pintu yang sangat kuat ya ?”


“……………….”


“Emm ? ada apa ka Eleina ?”


“……b-bukan apa – apa !”


Yuna pun berlari kembali ke arahku dengan membawa katana nya !


“Ao ! Ini katana mu !”


“Ahh, Terimakasih Yuna ! kalau begitu ka Eleina, kami permisi dulu untuk melanjutkan misi kami !”


“kapan – kapan aku dan Ao akan mampir lagi ya ?!”


“Ehh ?! ahh, iya ! sampai ketemu lagi ya !”


Kami pun melanjutkan tujan kami ke hutan yang ada di sebrang pintu air ini

__ADS_1


“…….(tadi itu, Saat Ao memukul pintu ini…Huh ?! sudah kuduga ! Pintu ini….Retak ?! Ao….Kau)”


to be continue......


__ADS_2