
Semuanya pun berjalan cukup lancar, Kami semua berhasil kembali dan bahkan membawa Dokter Savria ke Zenexter, Namun, Di sisi lain, sesaat aku sampai di zenexter, ada kabar dari ka Pandora kalau beberapa kejadian buruk pun terjadi, dari Hana yang berhasil melarikan diri, Dan juga…Tesa yang sekarang ini terkapar tidak sadarkan diri di tempat tidur rumah sakit ini di karenakan dia sehabis melakukan operasi
“.…………………”
“Tesa…..”
Menurut laporan, operasinya adalah penjahitan di bahu kanan nya, dikarnakan dia tertusuk pisau yang itu lumayan dalam. Setelah di selidiki, menurut saksi dari tentara yang menemukan tesa, dia bilang kalau dia menemukan tesa terkapar di depan sel tahanan hana dan juga 2 tentara zenexter yang menjadi korban juga, ini memang kabar buruk karna 2 tentara itu tidak terselamatkan, tapi aku juga bersyukur aku tidak kehilangan mu tesa
“(apa yang melakukan hal ini Hana ?! jika iya aku tidak akan pernah memaafkannya !)”
Tiba - tiba pintu ruangan tesa ini terbuka, dan ternyata yang datang adalah Rin dan Noel
“Rin, Noel”
“Sudah saatnya gantian berjaga Ao, kau menjaga tesa terus dari kemarin”
“benar, sekarang saat nya giliran noel dan rin yang berjaga !”
“.….Tidak apa - apa, aku cuma ingin ada di sisinya saja !”
“Tidak ! Tidak ! Tidak ! kau juga harus instirahat ! kau janji bukan kalau kita akan bergiliran berjaga ! kau belum istirahat dari kemarin Ao !”
“Noel mengerti kau cemas Ao, tapi kau juga harus jaga kondisimu ! serahkan saja tesa pada kami berdua !”
“.……Hem, Baiklah, Tolong jaga dia ya !”
“Tentu saja !”
“aku sudah siapkan makanan di tenda, di makan ya !”
“Ahh, Terimakasih ya Noel, Rin juga !”
Aku pun meninggalkan rumah sakit dan melihat kembali kamar tesa, sepertinya kali ini aku tidak menjaganya dengan baik, sampai dia mengalami hal seperti itu
“.……………”
Aku pun berjalan kembali ke tenda ku, dan melihat kalau Noel memasakkan nasi kare yang dia letakan di atas meja, aku pun langsung menarik kursi dan menyantap nya selagi masih hangat
“.…….Hangat”
Makanan ini, memang sangat hangat dan enak, Tapi….ada yang tidak biasa terjadi di sini….ini terasa…cukup hampa
“.…..Terimakasih atas makanannya Noel !”
Aku pun membawa piring kosong nya ke tempat pencucian, lalu duduk di tempat tidurku
“(kejadian ini, Tidak salah lagi kalau ada yang membantu Hana melarikan diri, dengan 2 penjaga dan kebetulah Tesa juga di sana saat sedang membawakan makanan untuk Hana, sepertinya hana dan seseorang memanfaatkan kejadian itu untuk melarikan diri)”
Tapi yang menjadi petanyaan nya, Siapa orang yang membantu Hana melarikan diri ?! apakah Rion ? aku tidak melihat nya sejauh ini.
“.………..”
Asumsi ku tidak sepastinya benar, tapi kalau di lihat dari luka dan senjatanya adalah pisau juga
“.……..pasti ini ulah Todoroki !”
Namun todoroki ada di saat kejadian aku membawa dokter savria ! kalau begitu….
“Ugaghhhhh !! ini membuatku bingung saja !”
Srettttt
Tiba - tiba kain pintu tenda ku terbuka, dan yang datang ternyata Genbu
“yoo, Ao”
“Genbu !”
“.…Mau jalan - jalan sebentar ?”
“.……….”
aku pun keluar tenda bersama genbu, dan berjalan ke tempat sebuah pohon yang dulunya aku bersama genbu bersama - sama santai di sini ! tapi harusnya pohon ini sudah hancur karna penyerangan waktu itu
“Bukanya pohon ini harusnya sudah tumbang ?!”
“Ahh, aku yang menghidupkan nya kembali, dengan berkah ku yang semakin berkembang, aku dapat menciptakan kesuburan tanah dan mempercepat pertumbuhannya”
“Hebat sekali genbu ! kau semakin kuat saja !”
“.……….Begini Ao, ini soal tesa !”
“.…….Kau mencemaskannya bukan ?”
“ya, padahal aku yakin kalau zenexter adalah negara yang aman untuk nya, tapi dia malah terluka seperti itu !”
“aku tau, dan dari luka nya itu, tidak lain itu pasti dari Todoroki !”
“kau yakin ?! tapi bukanya Todoroki muncul di saat kita menangkap dokter savria !”
“Kita sepastinya belum tau mengenai kemampuanya, dan lagi karna yang di bebaskan adalah Hana, Pasti ini karna Rion yang menyuruhnya bukan ?”
“Kurasa kau benar juga ! mereka juga sepertinya sudah ahli karna bisa tidak terekam CCTV dan juga berkah milik Suzaku !”
“dari awal, Todoroki memang dengan mudahnya menyelinap masuk ke zenexter ini, di karnakan itu ka Pandora sengaja membuat suzaku dan Seiryu tetap menetap di zenexter untuk melindungi para penduduk !”
“mereka - mereka itu memang tidak bisa di remehkan !”
“.………….”
Itu benar, mereka semakin kuat dan berkembang, aku juga harus semakin bisa menjadi kuat
“Genbu ! ayo latih tanding !”
“Ehh ?”
“aku harus menjadi lebih kuat lagi ! kalau tidak pasti aku tidak bisa apa - apa saat melawan Todoroki atau bahkan Rion !”
“.……Hem”
Genbu pun berdiri, tapi dia malah menepuk pundakku
“Tenang lah Ao, kau tidak perlu terlalu memikirkan itu, sekarang ini yang harus kau lakukan adalah istirahat, dan jagalah Tesa”
“Tapi…”
“dan lagi, aku sudah melihatmu berkembang sejauh ini, kau itu…sudah sangat kuat Ao !”
“.……….Genbu”
Apa iya ? apa dengan ini akan cukup ?
“Emm ?”
__ADS_1
“ada apa ?”
“Bukanya itu Alice ?”
“Ehh ?”
Kami pun melihat kalau ka alice sedang berjalan cukup cepat dan sepertinya auranya sedikit waspada, ada apa ya ?
“bukanya dia terlihat gelisah ?”
“kau benar Ao, ayo ikuti dia !”
Kami pun mengikuti nya dari belakang, dan ternyata, dia menuju kamar pribadi milik Dokter savria yang sudah di siapkan, kamar ini pun juga di jaga oleh 3 tentara zenexter juga
“Sersan Alice ! apa ada yang bisa saya bantu ?!”
“.…….biar aku yang gantian berjaga tempat ini sekarang, kalian ber 3 gantikan lah aku untuk berjaga di sector 3 !”
“Ehh ? tapi kami di perintahkan tuan putri pandora untuk selalu berjaga di sini !”
“Yang penting ada yang menjaganya kan ? apa kalian ber 3 meragukan kemampuan ku ?”
“T-Tentu tidak ! kalau begitu akan kami laksanakan !”
3 tentara zenexter itu pun meninggalkan kamar dokter savria itu, dan terlihat kalau ka alice sepertinya gelisah saat mau mengetuk pintu kamarnya itu
“(Hem, Jadi begitu ya )”
“Kau mau membantunya Ao ? tapi kurasa kita akan sedikit ikut campur bukan ?”
“ka alice itu selalu butuh dorongan ! tidak masalah kan ?”
“Ahahah, Kau benar !”
Kami berdua pun menghampirinya
“Ka Alice !”
“EHHH ?! A-Ao dan genbu rupanya a-ada apa ?”
“apa yang ka alice lakukan di sini ?”
“Emm ? T-Tentu saja Menjaga tempat ini !”
“.………Hoh”
“.………Hoh”
“ADA APA SEBENARNYA ! TATAPAN KALIAN BERDUA ITU !”
“ya, maaf…tapi kalau ka Alice mau masuk ke sana kurasa itu tidak apa - apa !”
“Ehh ?! S-Siapa yang bilang mau masuk huh ?”
“.………Hoh”
“.………Hoh”
“MAKANYA ! APA - APAAN SIH TATAPAN KALIAN ITU ?!”
Yaa, aku tau kalau dia mengalami kendala, tapi kurasa ka alice juga butuh di temani
“mau masuk bersama ?”
“Ehh ?”
“Ehh ? Genbu juga ?”
“Yaa, karna itu ayo masuk saja sama - sama !”
“.…………..”
“(masih ragu ya ?)”
“(masih ragu ya ?)”
“B-Baiklah, k-kurasa kita bisa masuk bersama !”
Ka Alice pun mengetuk pintunya, Ruang Pribadi ini adalah salah satu ke unggulan untuk menetap tamu penting yang ingin menetap di zenexter, karna itu ruangan ini juga cukup di bangun ulang untuk kepentingan pengevakuasian penduduk, tapi malah dokter savria itu yang menetap ingin kamar pribadi ini ! (sudah ku duga dokter itu cukup serakah)
TOK TOK
“K-KAKAK ?! I-Ini aku Alice !”
Ka alice pun terlihat sedikit malu - malu, tapi setelah itu pintu pun terbuka dan ternyata yang membukakan pintu adalah Shizuka
“Ohh, kalian rupanya ? ada apa ? aku memang mendengar ada keributan kecil di depan, jadi tenyata kalian ya ?”
“Shizuka ? di mana kakak ku ?”
“ada di dalam sedang dalam tahap Reblesing ?”
“Reblesing ?”
“.……akau ku jelaskan di dalam, silakan masuk !”
Kami pun masuk ke dalam ruangan ini, dan didalam, kami melihat dokter savria yang terbaring dengan kabel dan selang yang menempel di tubuhnya
“T-TUNGGU ?! APA YANG TERJADI PADA KAKAK ?”
“Tenang lah Alice, Dokter savria cuma sedang melakukan tahap Reblesing, karna selama ini dokter savria tidak pernah keluar dari Tabung Reprex ! karna itu dokter savria sedang membiasakan diri dengan alam luar”
“...Begituya, aku dengar memang kakak memiliki tubuh yang lemah !”
Ternyata dia selemah itu, dan lagi, kalau selama ini dia berada di tabung itu sekitar 1 tahun lebih, sudah sepastinya tubuhnya akan sangat lemah
“Heyy…dimana temanmu yang bernama Geil ?”
“Ahh, kalau ka Geil sedang mengurus sisa pasukan Pure inverno, karna sekarang ini sedang berlangsung rapat penyatuan antar tentara !”
“kalau begitu lebih baik aku ke sana, aku pergi duluan ya, Ao, Alice !”
“Baik”
“Terimakasih ya Genbu !”
“Yaa !”
Genbu pun meninggalkan kami, di karna kan dia memang ada keperluan dengan Geil
“Lalu, kapan kakak ku akan sadar ?”
“Setidaknya 2 hari, mungkin beliau sudah sadarkan diri dan terbiasa dengan dunia luar !”
__ADS_1
“Begituya”
“kalau begitu, Ao, Alice, Lewat sini !”
Shizuka pun membawa kami ke ruang tamu, dan menyuguhkan kami teh
“Pasti banyak yang ingin kalian tanyakan dengan dokte savria bukan ? tapi aku menyarankan untuk menahan nya dulu sampai dokter siap. Selagi itu aku akan menjawab apa yang bisa aku jawab di sini”
“baiklah, pertama - tama, aku ingin tau apa maksud kakak melakukan semua ini ?”
“apa maksud mu ?”
“Kejadian ini ! bukanya ini ulah kakak ku ?”
“bukanya kalian tau kalau dunia ini di mulai akibat dewa bernama tendo agami ?”
“Kalau itu kami tau, yang menjadi pertanyaan kami adalah, kami menyimpulkan kalau kakak ku melakukan sesuatu hingga memancing terjadinya kejadian ini ?!”
“Emm ? Kenapa ?”
“kenapa kau malah nanya balik !”
“Apa kau tidak tau sesuatu tentang itu Shizuka ?”
“kami para tentara pure Inferno sudah sepantasnya patuh akan apapun perintah dokter savria. tapi, waktu itu, Geil pernah bertanya apa yang akan terjadi pada pasukan ini atau bahkan dunia ini ! namun jawaban dokter Savria saat itu “Kalian tidak perlu tau, cukup jalankan saja dan ini demi umat manusia” Begitu katanya !”
Demi….Umat manusia...
“Apa ada yang lain ?”
“Emm….aku hanya tau beberapa hal pribadi dokter savria saja *snif*, soalnya sejauh beliau di dalam tabung, dia kebanyakan tertidur untuk menjaga tenaga dan energi nya !”
“Begituya….kurasa memang lebih baik mendengar dari kakak saja !”
“Begitulah *snif* *snif* lebih baik, *snif* *snif* kalian tunggu saja sampai dokter savria sadar !”
“Emm ?”
Aku pun melihat kalau Shizuka mulai mengendus - endus dan sedikit mendekat ke arah ka Alice
“S-Shizuka ? A-ada apa ?”
“Kau ! kau Ternyata Memang Benar adiknya dokter savria !”
“T-tentu saja !”
“baunya ! Baunya membuatku tidak tahan !”
“T-Tunggu ! Shizuka ! STOP ! jangan mengendus - enduk di dekat ku ! hentikan ! Ao, Tolong dong !”
“.…..*sruppppp* Ahhh ! teh ini enak sekali Shizuka !”
“JANGAN MALAH MINUM DENGAN SANTAI !”
Setelah kejadian itu, kami pun tidak ada pilihan lain selain menunggu sadarnya dokter savria, ka alice pun memutuskan untuk tetap di kamar ini dan menemani kakak nya, aku pun keluar kama ini dan juga kepikiran dengan tesa
“.….Tesa, mungkin memang lebih baik ada di sampingnya saja !”
“Ao !!!”
Tiba - tiba Leo pun datang menghampiriku
“Leo ?!”
“Ternyata kau ada di sini rupanya !”
“Ada apa ?”
“akan ada rapat yang membahas tentang kejadian yang menimpa tesa dan 2 tentara zenexter ! kau juga harus ikut !”
“Ahh, TENTU !”
Tunggu lah tesa, aku pasti akan segera kembali
To be continue…
-----Extra-----
“.……………”
“Eheheheh”
“Sudah ku bilang berkali - kali Shizuka, berhentilah dekat dengan ku, apa aku memang se-bau seperti kakak ku ?”
“Ya ! Ya ! aku memang sedikit ragu awalnya, tapi bau mu mengingatkan ku dengan saat aku petamakali bertemu dokter savria”
“Begituya, kalian para tentara pure Inferno sudah terbentuk sebelum dunia ini tejadi juga”
“begitulah….dulu dokter savria juga sering mengobrol dengan ku dan juga Arin, dia juga sempat membicarakan tentang mu Alice, dan aku yakin kalau Dokter savria sangat menyayangimu”
“.……Begituya, selama ini aku ragu akan hal itu, sekarang ini pun aku juga masih ragu, karna itu, aku ingin dengar langsung dari kakak ku sendiri saat dia sadar nanti !”
“Hehehe, aku yakin dia akan bilang padamu sampai kau bosan !”
“iya - iya dan jangan dekat - dekat !”
“Oww, maaf !”
“dan lagi, sikapmu biasa saja padahal kau kehilangan kawanan mu yang bernama Arin bukan ?”
“kami memang di perbolehkan mengeluarkan emosi sedih, marah, dan juga dendam saat kami kehilangan kawanan kami, namun itu tidak boleh di tahan terlalu lama, karna kami tau kalau semuanya berjuang atas perintah dokter savria yang sangat kami hormati !”
“Begituya, itu pun juga merubah sikap mu ya ?"
“pada awalnya sih aku memang selalu di sisi dokter savria, karna aku asisten pribadinya !”
“.……………..”
“di tambah lagi, dulu terkadang dokter savria memperlakukan ku dangan sangat lembut apa lagi saat aku ulang tahun ! Ahhh ! dokter savria memang yang terbaik !”
“.…….…….…..”
“kau pasti bangga punya kakak yang mengagumkan kan Alice ?”
“.…......t-tidak juga !”
“Emm ? ada apa ?”
“.………………”
“Apa…kau marah ? tunggu, jangan bilang kalau kau cemburu ?”
“S-Siapa bilang ! hem !!”
__ADS_1
“(Wahh ! Malu - malu kucing ya !! Imutnya !)”