
Tidak salah lagi ! Aku sering melihat bentuk dan sinar dari stone yang di pegang oleh ka Paula itu, Pasti stone itu adalah Stone berkah yang dimiliki para demi god !
“K-Ka Paula ! dimana kau mendapatkan Stone itu ?!”
“Ehh ?! a-aku menemukannya tergeletak begitu saja di samping tanaman, ada apa Ao ? kau tau sesuatu tentang batu ini ?!”
“Boleh ku lihat ?!”
“i-ini !”
Emmm….tidak ada stone yang bersinar seperti ini selain stone berkah, tapi Stone ini tidak begitu besar seperti Stone milik Noel ! jika dilihat dari potongan stone ini, kurasa ini pecahan setengahnya dari Stone berkah, yang artinya Stone berkah ini memiliki 2 potongan seperti khasus Stone Milik Suzaku
“Apa ka Paula melihat lagi sesuatu yang seperti ini di hutan ?!”
“Entahlah, aku hanya kebetulan melihatnya saja dan mengambilnya !”
“(itu berarti ! ada kemungkinana Demi god atau pecahan yang satunya lagi ada di hutan ini ! Aku harus memeriksanya) kalau begitu, aku akan masuk ke hutan ini dan memeriksa nya, dan untuk ka Paula, tolong bawalah Stone ini dan beritau kejadian ini pada ka Pandora !”
“b-baik !”
“dan Yuna, berjagalah disini !“
“Ehh ?! Sendirian ? kurasa itu akan gawat Ao kalau aku berjaga sendirian !”
Benar juga, pada awalnya misi kita adalah menjaga gerbang ini, kalau aku meninggalkan yuna sendiri disini akan gawat kalau gerbang ini diserang
“Benar juga, seandai nya ada seorang savior yang kebetulan mampir ke sini, itu pasti akan sangat membant-“
“Yahoo ! Yuna ! Ao ! aku datang melihat keadaan nih !”
“……………Ahh”
“……………Ahh”
Sebuah kebetulan yang sangat menguntungkan, tidak disangka ka Narmaira datang ke gerbang ini !
“Ka narmaira ?!”
“bagaimana ke adaan disini ?! apa semua berjalan baik ? tadi aku lihat ka Paula lari – lari ke dalam desa !”
“Kebetulan sekali ka Narmaira ada di sini !”
“Emm ? memangnya ada apa Ao ?”
Aku pun menjelaskan semua yang terjadi di sini kepada ka Narmaira, kedatangan nya memang benar – benar membantu
“Begituya ! jadi Stone yang dibawa ka Paula itu ada kemungkinana adalah stone berkah ?”
“Benar, karna itu aku mau masuk ke hutan ini dan memeriksa nya lagi, siapa tau ada petunjuk dari demi god atau semacamnya, karna itu ka Narmaira, bisakah kau berjaga disini bersama Yuna ?!”
“Tentu saja aku Mau ! hehe..mohon bantuannya ya yuna !”
”Hah..baiklah ! Ao, kau juga hati – hati ya !“
“Ok ! aku pergi dulu !”
Aku pun memasuki hutan ini, aku mendengar dari tentara desa kalau hutan ini lumayan besar ! kalau begitu, hutan ini pasti digunakan oleh demi god itu untuk bersembunyi atau semacamnya !
“(tapi…aku tidak menemukan tanda – tanda keberadaan demi god ! malahan…)”
“GRAHH !!”
Disini malah cuma ada beberapa zoa dan Zombie saja ! sepertinya ini juga harus dibereskan !
SRETTSSS ! DORRR ! SRETTSSS ! DORRR !
Beberapa zoa dan zombie pun berhasil aku habisi, tapi kalau begini terus – terusan, amunisi ku bisa habis dan katana pemberian ka Misa ini bisa menjadi tumpul
“Hemm..(aku sudah cukup banyak menebas daging ! katana ku semakin tumpul ! kurasa aku harus kembali !)”
Dan lagi, aku tidak menemukan tanda – tanda adanya keberadaan demi god ! kurasa lebih baik aku kembali saja !
“Ohhh, Ao !”
“bagaimana ? kau dapat petunjuk ?!”
“Tidak ada, aku malah hanya bertemu beberapa zoa dan Zombie saja ! sampai – sampai katanku semakin tumpul !”
“Hoh…benar juga !”
Aku melihat ke belakang mereka kalau pintu gerbang besi dari bendungan air ini sedang di pasang !
“Emm ? pintunya sudah mau dipasang ya ?”
“Iya, ayo kita kesana Ao !”
Kami pun menghampiri ka Eleina dan 3 laki – laki yang sedang memasang pintu baja ini
“Ka Eleina !”
“Yoo ! Ao, Yuna, Narmaira ! terimakasih ya karna kalian sudah mengamankan daerah sini, akhirnya pintu gerbangnya telah selesai !"
__ADS_1
Yaa…aku bisa melihat betapa tebalnya pintu besi itu, kurasa itu pasti bisa melindungi dari serangan zoa maupun zombie biasa. Setelah beberapa menit kemudian, Pintu ini pun telah terpasang dengan cukup kokoh
“Selesai ! dengan ini bendungan air juga akan terlindungi, dan kami para nelayan bisa membangun kapal dengan tenang !”
“ngomong – ngomong berapa lama sampai kapal besar nya jadi ?”
“sekitar 7 bulan ! kalau kita memiliki banyak tenaga lagi pasti akan lebih cepat ! tapi, kami kehilangan banyak orang dalam insiden Negara zenexter waktu ini”
………….dan salah satu korbanya….adalah Leo !
“tapi kita tidak bisa menyerah begitu saja bukan ?! selama masih ada yang hidup disini ! itu akan membawa harapan untuk yang lainnya !”
“Hem...kau benar ka Eleina !”
Semuanya pasti bisa kembali seperti semula, kami akan memulai lagi semuanya di desa ini !
Setelah kami menyelesaikan misi kami ! aku dan Yuna pun kembali ke tempat ka Iris, ka narmaira tidak ikut bersama kami karna dia memang mendapat tugas ber patroli keliling desa !
“Terimakasih atas kerja bagus kalian, Ao ! Yuna ! dengan ini para nelayan pasti bisa membangun pelabuhan dengan tenang !”
“tidak salah ka Iris !”
“ini pekerjaan mudah !”
“kalau begitu ! Ao, kau dipanggil ka Pandora dan segeralah ke ruanganya !”
“Baik !”
“Boleh aku ikut juga ka Iris ?!”
“maaf Yuna, yang dipanggil hanya Ao saja ! kau sudah bisa istirahat dan kembali ke tenda mu saja !”
“………Hem…baiklah !”
Sepertinya itu membuat yuna sedikit bersedih, tapi ini adalah perintah dari ka Pandora ! aku tidak bisa sepenuhnya bilang dan mengubah ketentuan itu
Kami pun keluar ruangan ka Iris dan Yuna masih saja lemas seperti itu
“..k-kalau begitu, aku kembali ke tenda ku dulu ya Ao !”
“A-Ahh, Ok !”
Dia pun berjalan kembali ke tendanya dengan sangat lesu, aku merasa tidak enak dengan ini…aku harus melakukan sesuatu !
“Yuna !”
“Emm ? ada apa Ao?”
“ku inginkan ?”
“ya, mungkin semacam hadiah dariku karna kau membatuku ! tapi…kurasa aku juga tidak bisa memberikanmu hal bagus karna kita sudah tidak memiliki uang disini !”
“…………………”
Dia sepertinya memikirkan sesuatu, kuharap bukan hal yang merepotkan
“kalau begitu…datanglah ke tenda pengawas nomer 12 nanti setelah kau selesaikan urusanmu dengan ka Pandora ! aku akan ada disana !”
“……Baiklah"
“Ehehe...Ok ! ku tunggu ya Ao !”
Setidaknya di pergi dengan sedikit senyuman, dengan begitu aku bisa fokus dulu dengan masalah stone berkah itu !
“Ok, sekarang menemui ka Pandora ! pasti dia sudah memikirkan sesuatu terhadap Stone itu !”
Aku pun menuju ruang ka Pandora, saat aku masuk, disini sudah ada para demi god dan juga Noel
“Noel ?”
“ahhh, Ao ! Noel dipanggil kesini oleh ka Pandora ! apa Ao juga dipanggil ka Pandora ?”
“begitulah, kerena ka paula tadi menemukan sesuatu yang mengejutkan !”
“mengejutkan ?!”
Ka Pandora pun langsung menunjukan Stone berwarna violet itu pada kami semua, para demi god sedikit terkejud melihat stone itu
“Sepertinya…tidak salah lagi, yang ditemukan Paula ini adalah Pecahan dari stone berkah !”
“Bisa aku lihat itu Pandora ?!”
“Silakan !”
Ryu pun langsung memeriksa stone itu karna dialah yang memasang wajah paling penasaran
“………………”
“bagaimana ? Ryu ?”
“Ya, tidak salah lagi ! ini memang pecahan Stone berkah, tapi ini memang setengah dari full stone, itu artinya ada pecahan 1 lagi yang sama besar ny di suatu tempat !”
__ADS_1
“Ini seperti kejadian Stone milik Suzaku yang terpecah belah kan ?”
“Benar Ao, kalau begitu…ini sudah cukup membuktikan kalau demi god baru telah lahir di dunia ini !”
“Dan dia adalah….”
“Demi God…Byakko !”
Demi god Byakko ! akhirnya demi god terakhir ini pun muncul, di situasi kami yang seperti ini, pasti demi god ini akan sangat membantu !
“apa kita tau informasi mengenai nya Ryu ?”
“Hemm..kurasa sejauh ini yang bisa ku simpulkan adalah dia itu wanita ! dan pasti dia memiliki pedang yang dia selalu bawa !”
“Pedang ?”
“Ya, aku mengetahui sedikit sejarah nya, kalau Byakko adalah ahli pedang yang dijuluki sebagai “Blade Dancer” ! kemampuan menggunakan pedangnya mungkin sehebat Misa !”
Seorang demi god yang ahli pedang ? apa hal seperti itu memang ada ?
“lalu ? apa keahlian pedangnya itu adalah berkahnya ?”
“kurasa bukan ! itu hanya keahliannya saja ! mengenai berkahnya belum ku ketahui !”
“aku….sedikit…tau…tentangnya...”
“kau tau sesuatu genbu ?”
“Ya..dia sepertiku…suka sekali…dengan hutan dan…pegunungan yang dingin…”
“Begituya, itu memang bisa dijadikan sebagai petunjuk ! jadi, apa keputusan mu Pandora ?”
Ka Pandora pun berpikir cukup keras, pasti dia kepikiran juga mengenai keadaan Desa ini, ditambah lagi, dengan petunjuk dari stone ini, pekerjaan kami bertambah lagi dengan harus mencari demi god ini
“Hemm...keadaan desa saat ini belum sepernuhnya sempurna ! warga ku yang hanya tinggal 672 orang ini harus terus ku lindungi ! tapi, menyepelekan tugas untuk mencari demi god juga tidak bisa di biarkan begitu saja ! karna itu, untuk masalah demi god ini ! akan ku serahkan pada kalian para demi god ! sebagai pemimpin pasukan nya, yaitu kau Ryu !”
“Hem..Baiklah !”
“tidak banyak anggota Savior yang bisa membantu mu ! jadi kuharap kau hanya membawa bantuan anggota savior yang sedang senggang saja ! Ao, kau juga ku biarkan membantu para demi god ini mencari keberadaan Byakko ! Noel juga ya !”
“Baik !”
“Di laksanakan !”
“kalau begitu kalian boleh bubar ! semoga kalian berhasil menemukan demi god itu ya ! aku berharap pada kalian !”
“Baik !”
Kami pun melakukan pembubaran disini dan keluar dari tempat kerja ka Pandora bersama – sama
“untuk misinya, aku akan menyusun nya hari ini, besok kita akan melakukan pertemuan misi pencarian Byakko ini ! untuk hari ini kalian boleh bebas dulu ! dan Ao, persiapkan bahan - bahan yang ku butuhkan di note ini ! besok kau bawa ya !”
“Baiklah Ryu !”
Para demi god pun bubar dan kembali ke kamar mereka masing – masing
“Ohh...Ao ! kalau begitu Noel juga akan kembali ke tenda perawatan dulu ya”
“Noel…kau baik – baik saja ?”
“Ehh ? apa maksudmu Ao ?”
“kau terlihat sedikit kelelahan, apa kau yakin kau tidak memaksakan diri ?”
“Ehehe..terimakasih karna sudah menghawatirkan Noel Ao ! tapi Noel merasa kalau Noel baik – baik saja ! jadi tidak usah cemas seperti itu !”
“…kalau begitu baiklah, tapi aku juga tidak bisa menghilangkan kecemasan ku ini ! setidaknya berjanjilan untuk tidak memaksakan dirimu Noel !”
“ok – ok ! Noel janji deh !”
“Bagus !”
“lalu…Ao mau kemana setelah ini ?”
“Aku ? kurasa aku mau kembali ke tenda saja dan mempersiapkan kebutuhan si note ini…Emm ?!”
Tunggu, kurasa aku melupakan sesuatu ? tapi apa ya ?
“ada apa Ao ?”
“sepertinya…aku melupakan sesuatu ?”
“kalau kau lupa, berarti itu tidak terlalu penting bukan ?”
“…..kurasa kau ada benarnya noel, kalau begitu aku akan kembali ke tenda, dan mempersiapkan semua ini !”
“Ok !”
Aku pun kembali ke tendaku dan melakukan persiapan untuk pertemuan misi pencarian demi god Byakko besok ! kuharap kami berhasil menemukan nya !
to be continue.....
__ADS_1