
Tanpa pikir panjang lagi, kami pun akhirnya masuk ke kapal yang sudah hampir hancur ini dangan sangat hati – hati, karna masih ada kemungkinan zoa dan zombie yang bersembunyi di kapal ini
“……………….”
Setelah berhasil berada di kapal, aku melihat ke sekeliling area kapal ini untuk melihat kondisi, dan seperti dugaan ku, di sini masih tenang namun aku tetap mendengar suara yang sangat kecil
“………..ka Eleina, Sepertinya memang masih ada sesuatu di kapal ini, walaupun pelan, aku masih mendengar suara bising di sekitar sini !”
“pendengaran mu bagus juga Ao, kalau begitu, pasti Leo, Roi, dan Vermote masih berada di dalam kapal ini !”
“itu artinya, mereka masih bisa menyerang kita disini, tetaplah waspada ! Ao, Eleina !”
“Ok !”
“Tentu !”
Kami pun memasuki lebih dalam kapal ini, karna kata ka Eleina ini kapal nelayan yang di buat untuk berpergian jauh, kapal ini memang memiliki ruang dalam dan juga tempat beristirahat
“…………….”
“ada apa Ao ?”
“Entah kenapa, aku punya firasat yang buruk dengan apa yang akan ada di depan sana…jika melihat semua yang terjadi, itu berarti…Leo..”
Ka Eleina pun langsung menepuk kepalaku dengan tangan kanannya
“Aku tau ini memang berat untuk dilihat dan di terima, tapi kita sebagai orang yang mengenal mereka harus bisa menghadapi semua yang terjadi ! itulah kenapa kita disebut sebagai orang yang bertanggung jawab pada apa yang sudah terjadi ini Ao!”
“…….kau benar ka Eleina, Baiklah !”
dengan nafas yang cukup dalam, kami pun memasuki ruangan yang dimana terdengar bunyi bising itu, dan begitu aku membuka pintunya
GRAAA !!
2 zombie dan 3 zoa pun ada di ruangan ini dan menyadari kedatangan kami
“Gehh, 5 musuh !”
“Ao, Eleina ! kalian urus musuh di sebelah kiri ! biar aku hadapi 2 zoa yang di kanan !”
“Baik !”
“Ok !”
Suzaku pun langsung melaju dengan petirnya ke arah 2 zoa yang ada di kanan, aku pun menarik katanaku dan melompat sambil menebas ke zombie yang ada di depanku ini.
“HYAAA !!”
Dengan sekali tebasan saja, aku pun memutuskan kepala zombie ini, tapi ini semua belum selesai begitu saja
GRAAA !!
Zoa itu pun menghembuskan tebasan cakar tajamnya, namun aku sudah ratusan kali melihat serangan ini, sehingga aku menghindari nya dengan mudah dengan melompat ke belakang
“Hemm..serangan yang sama berkali – kali tidak akan mengena-Ehh ?!”
Aku pun menyadari kalau tangan kananku terluka akibat tebasan serangan tadi
“(apa ?! aku terluka ?! dari mana ?! Huh ?!)”
Setelah aku menyadarinya, ternyata zoa ini memiliki sebuah tangan tersembunyi yang tumbuh di belakang sikut tangan kanannya.
“(begitu, ya ! Pantas saja aku tidak melihat serangan itu datang ! ternyata zoa ini berevolusi menjadi seperti itu !)”
“Ao ! akan ku bantu !”
Tembakan dari ka Eleina pun mendorong zoa itu hingga zoa itu terus – terusan bertahan dengan tangannya,
“Nice ! ka Eleina !”
Aku pun melompat ke belakang zoa itu dan tentu saja menebas bagian leher belakang nya hingga lehernya pun putus
“Baiklah ! mana 1 zombie nya lagi !?”
“tenang Ao, aku sudah menembaknya, semuanya sudah beres sekarang !”
“……………….”
Aku pun melihat ke arah suzaku dan sepertinya dia juga sudah beres dengan 2 zoa yang dia hadapi, tapi sepertinya dia melihat ke zoa yang gosong itu sedikit lama, aku pun menghampirinya karna sepertinya dia juga menyadari sesuatu
“apa kau juga menyadarinya, Suzaku ?”
“….Ya, zoa ini telah berevolusi, dia memiliki senjata tersembunyi di balik kedua tangannya, aku tadi sempat melihat zoa ini mengeluarkan tangan tersembunyi nya itu, namun pertirku sudah lebih dahulu menyambarnya !”
“apa ini berarti….”
“Ya, semakin lama dan semakin jauh waktunya, Zoa akan semakin berkembang ! dan itu termasuk hal yang buruk !”
“…………..”
__ADS_1
Kurasa dia benar, pada dasarnya keberadaan zoa memang semakin merepotkan, ditambah lagi dengan metal zoa yang dimiliki hana, ini akan menjadi semakin sulit
“Ao !”
“Emmm ?!”
Tiba – tiba ka Eleina pun menutup lukaku dengan kain yang sudah di siram obat – obatan
“kau terluka ! setidaknya pegang kain ini dan biarkan lukanya sembuh ! atau luka akibat zoa itu akan memburuk !”
“Ahhh, Terimakasih ka Eleina ! ini sangat memban-“
BRUAKKK !
“!!!”
“!!!”
“!!!”
Kami pun terkagetkan dengan suara tubrukan yang tidak begitu besar namun dekat dengan kami, beberapa saat setelah kami sedikit bengong, kami menyadari suara benturan itu berasal dari sebuah lemari besi di sudut ruangan ini…dan begitu kami mendekat…aku pun menyadari sesuatu !
“(Ughh ! i- inikan ?!)”
“ada apa ? apa zombie ?”
“sepertinya begitu, dan ini pasti…”
Ini adalah kejadian sama seperti waktu pertama kali kami bertahan hidup di mall Teriyama ! dimana kejadian ini adalah hal yang dilakukan ka ted waktu lalu untuk mengurung diri agar tidak menjadi zombie yang menyakiti orang lain…dan tentu saja…saat kejadian itu…Leo juga tau trik mengurung diri ini
“….Leo…”
BRUAK ! BRUAK ! BRUAK !
Tidak salah lagi, yang di dalam sini adalah Leo, pasti dia melakukan hal yang sama dengan yang ka ted lakukan karna dia juga melihat kejadian itu. Dengan mengurung diri di loker dan menguncinya agar tidak keluar dan menyakiti orang lain
“Benarkah dia Leo temanmu itu Ao ?”
“……Ya, kurasa begitu !”
“Memang tidak salah lagi, dia adalah Leo ! karna dua zombie yang di tebas Ao adalah Roi, dan satu zombie lagi yang ku tembak kepalanya adalah Vermote ! karna itu, pasti yang di dalam sana adalah Leo !”
Apa yang harus ku lakukan, apa aku akan membiarkan nya saja seperti ini…ataukah Aku….
“…Ugh….Ughh….”
“SIAL !”
Aku pun membanting katanaku, dan aku tidak tau apa yang harus ku lakukan sampai ka Eleina menyentuh pundak ku
“Ao…kau harus tentukan apa yang harus kau putuskan, ini demi Leo dan juga semuanya !”
“Aku tau ! Aku tau itu ! Tapi !”
Apa memang harus seperti ini….apa yang harus ku lakukan…..
“……….Huh ?!”
“ada apa Suzaku ? kenapa kau juga ikut – ikutan tegang seperti Ao ?”
“……ini….perasaan ini….”
Aku pun tiba – tiba merasakannya juga, tiba – tiba badanku merinding dan aku tau benar apa yang akan terjadi dengan perasaan ini…yaitu…saat aku merasakan Tendo Agami muncul di hadapanku
“sepertinya…ada hal yang cukup menarik disini !”
“HUH ?!”
“HUH ?!”
“HUH ?!”
Aku pun benar – benar mengenal suara ini, Ini benar – benar suara tendo agami, aku pun langsung berbalik dan menatap ke arah lorong yang gelap itu karna dari situlah suara itu terdengar. Dan tentu saja, Tendo Agami benar – benar muncul dari lorong gelap itu
“Te-Tendo Agami ?!”
“Mustahil !”
“……………”
Suzaku pun tanpa kata sedikitpun langsung tunduk di hadapannya, ternyata benar apa yang dikatakan oleh Ryu, kalau pada dasarnya para Demi god memang tidak bisa menghadapi sumber yang telah memberikan mereka berkah
“tidak di sangka kita akan bertemu disini ya, Ao Stevel !”
“Tendo Agami ! apa yang kau lakukan disini ! sudah begitu lama setelah kau tidak muncul kembali di dunia ini !”
“begitu lah, beberapa waktu lagi persiapan Planet`s memory akan segera selesai, dan aku mendapatkan sedikit perintah darinya !”
Perintah ? apa yang dia maksudkan ?
__ADS_1
Dia pun perlahan berjalan mendekat ke kami, kami ber 3 pun bersiap dengan apa yang akan terjadi, tapi ternyata dia hanya melewati kami dan berjalan mendekat ke arah loker tempat Leo terkurung
“Apa yang mau kau lakukan pada Leo ?!”
“hoh…jadi ini temanmu yang bernama leo itu ya ?! sungguh laki – laki yang cukup hebat ! tidak mau menyakiti orang lain dan memutuskan untuk mengurung diri selamanya ! hehehe, dia benar – benar akan menjadi bahan yang cukup menarik !”
Aku pun kembali mengambil katanaku dan tanpa pikir panjang mengarahkannya pada Tendo agami !
“Ao ?!”
“hentikan Ao ! kau tidak mungkin menang melawan Tendo Agami !”
“………..”
Tanganku sedikit bergetar, memang benar apa yang dikatakan Suzaku, tapi tubuhku bergerak sendiri setelah mendengar apa yang Tendo agami itu bicarakan
“Sekali lagi aku akan bertanya ! apa yang mau kau lakukan pada Leo ?”
“…………Hemm, kau terlalu emosional padahal belum aku katakan apa tujuanku ke mari ini !”
“Kalau begitu ! cepat katakan !”
“…………………”
Tendo agami itu sedikit diam sejenak, namun tiba – tiba dia pun kembali berjalan ke arahku namun dengan menunjukan senyuman yang cukup mengerikan
“bersenang hatilah, Ao stevel, karna aku akan memberikan penawaran yang cukup menarik padamu !”
“Penawaran ?”
“Benar ! ini memang bukan kehendakku, tapi Planet`s memory sendiri yang membutuhkan kejadian ini ! jadi kuharap kau mau mendengarkanku dan jawablah dengan jawaban yang baik !”
“…………….”
Aku harus tenang, karna dia tau apa yang ku pikirkan, memikirkah hal yang rumit dan panjang akan sama saja, jadi akan ku dengarkan dulu apa yang dia mau
“Apa penawaran mu itu ?”
“hemm…itu baru akan baik, baiklah ! berbahagialah karna temanmu Leo itu akan ku hidupkan kembali !”
“……………..”
Hidupkan….kembali….
“Ada apa ? kau terlihat tidak sedang dengan itu ?”
“ini bukan pertama kali nya aku dengar kau bisa menghidupkan lagi orang yang telah mati ! semua terjadi bukan hanya pada kejadian ini saja ! orang – orang yang telah mati telah pun memiliki jalan setelah ke matian !”
“apa yang mau kau bicarakan sebenarnya ?”
Apu pun menarik nafas panjang, dan menghadapnya dengan tatapan tajam ku
“…….kau, kau mau menghidupkan Leo kembali dan menjadikannya sebagai Reaper bukan ?!”
Tendo Agami itu pun langsung tersenyum
“ahahaha ! syukurlah kau cepat mengerti Ao ! Benar ! itulah keputusan yang akan kau harus pilih ! jadi, pikirkanlah baik – baik, Ao Stevel ! kau ingin dia menjadi zombie saja dan akan melubangi kepalnya hingga dia mati. Atau kau melihatnya dia hidup, Namun sebagai seorang Reaper !”
“………………..”
……………………Sial….....
“akan ku beri waktu 1 hari untuk kau pikirkan, datanglah kembali ke sini besok di waktu yang sama ! di saat itu, Kau harus segera memberiku jawaban…Ao Stevel ! bay bay !”
Tendo agami pun berubah menjadi jentikan air dan tubuhnya pun menghilang.
“………….”
“Ao….”
“Tidak ku sangka Tendo agami akan datang seperti ini, di tambah lagi, kau diberikan hal yang cukup sulit Ao !”
“………………..Aku tau…”
Aku pun menatap tempat Leo yang terkunci dan Leo masih menggedor – gedor loker itu seperti meminta pertolongan ku untuk membebaskannya…namun aku tidak tau, pertolongan yang dimaksud adalah untuk membebaskannya, ataukan untuk membiarkannya hidup sekali lagi !
“……(Ughhh !!! SIALANNNNN !)”
Tanganku mengepal dengan sangat keras, se keras – kerasnya hingg mengeluarkan darah !
“……………Ao”
“…….Pokoknya, yang terpenting Tendo agami memberikanmu waktu untuk memikirkannya Ao, sekaran lebih baik kita kembali dan pikirkan lah matang – matang apa yang menjadi ke putusan mu Ao !”
“..………..hem…baiklah !”
Tunggu lah Leo, aku pasti akan memutuskan jalan yang terbaik untukmu, jadi kumohon tunggu lah sampai hari esok itu tiba…..Teman sekaligus Rival ku !
to be continue....
__ADS_1