
----Saat itu, Tempat di mana sebuah ruangan yang bisa di bilang sebagai Valhala----
“Tendo Agami ! Maaf atas keterlambatan ku !”
“Ohh…Kau akhirnya sampai juga di altar pemanggilan ya ! Selamat Datang Rion !”
“Terimakasih dewan ku ! lalu, apa sekarang aku sudah terpilih menjadi penjaga dunia yang akan kau buat ini ?”
“Hemm….Entahlah, aku tidak merasa ada kerahuan di hatimu, kau juga merupakan Reaper yang terkuat saat ini, bahkan kau melebihi Todoroki yang merupakan Reaper yang mendapat tetesan darah dariku !”
“apa….apa ada yang membuat mu ragu akan keputusan mu itu Tendo Agami ! kalau ada biarkan aku mengetahuinya !”
“Rion…aku tau kau sangat mengabdi padaku, kau sangat patuh, kuat, dan kau juga adalah sosok yang memiliki peran penting di dunia ku ini, hatimu sangatlah murni akan tujuanmu !”
“Lalu apa yang kau ragukan wahai dewa ku Tendo Agami ?”
“.….Seseorang….berada di kepalamu bukan ?”
“!!!!”
“wanita….cukup kuat…ahh aku tau dia, dia adalah satu - satu nya wanita yang berani menebas ku saat pertama kali aku datang ke dunia ku sendiri”
“.……Misa….”
“benar….kau memang tidak memikirkan nya saat ini, aku tau kau sangat waspada pada pikiranmu saat berhadapan dengan ku, aku juga memutusakan kalau itu adalah tindakan yang cukup hebat ! tapi…."
“...*Glekk*….”
“hemm….benar juga, kurasa ini waktu yang tepat itu hal itu ! kau paham yang ku maksudkan bukan….Rion ?”
“.………..Tentu saja…..”
Rion pun membuka matanya yang sedang berdiri di tengah altar pemanggilan
“Tendo Agami…saat ini ! Aku akan memenuhi tugasku yang belum ku selesaikan !”
Rion pun menarik nafas yang dalam, dan kemudian berbalik badan.
“Jadi kalian benar - benar datang rupanya !”
Dan di hadapannya, tentu saja berdiri Byakko, Genbu dan tentu saja misa yang saat ini mereka bertiga sedang melakukan gaya menyilangkan tangan secara bersamaan.
“Yoo….Rion ! lama tidak berjumpa !”
----saat itu di markas para reaper tempat di dekat altar pemanggilan---
“SERANG !!!!”
Tim Leo dan tim Geil pun menyerbu markas Reaper yang cukup besar ini
“ini markas yang cukup besar ! pasti memakan waktu yang lama ini menghabisi semua ini !”
“Leo ! apa kau melihat ada High Reaper atau semacamnya di sini ?”
“.……..belum kelihatan”
“aneh, harusnya ada high reaper yang menjaga tempat ini tapi saat ini belum muncul juga !”
“perasaan ku tidak enak di sini, bisa jadi high reaper itu membantu Rion dan menyulitkan Misa dan yang lainya ?”
“Jadi….apa menurutmu kita berdua harus ke sana ?”
“.…………”
“.…………”
Mereka berdua pun bertatapan satu sama lain dan...
“Ya..Biarkan saja lah ! (mereka ber 3 itu kan monster tak terkalahkan juga)”
“Ya..Biarkan saja lah ! (mereka ber 3 itu kan monster tak terkalahkan juga) tapi, lebih baik kita selesaikan ini secepatnya dan segera bantu mereka bukan ?”
“Hem, kau benar Leo ! ayo selesaikan ini secepatnya !”
__ADS_1
---Kembali ke tempat Altar Pemanggilan---
“.……………..”
“.…………….”
“.…………….”
“.…………….”
Tempat yang cukup luas, tebing yang ada di belakang altar pemanggilan ini, dan juga pohon - pohon yang terhembus angin, tempat yang sangat bagus untuk melakukan pertarungan yang akan mengakhiri semua hal buruk ini
“heh…ku akui kau memilih tempat yang cukup bagus untuk pertarungan kita Rion !”
“Kau lah yang dengan sendirinya datang ke sini Misa ! dan lagi…kurasa ini memang takdir yang harus ku selesaikan !”
“begituya, kau sebenarnya datang ke sini karna tendo agami ya ?”
“.…..Tendo Agami akan segera memilihku, namun dia menemukan satu kelemahanku, yaitu kau misa ?”
“Aku ?”
“Benar….kau sendiri tau bukan, apa maksudnya itu ? wahai satu - satu nya manusia yang mewarisi darah Blood Rush dari clan Mitsurugi ?”
“Rion......jadi kau”
Rion pun menarik pedangnya yang besar dari punggungnya
“sudah ku duga, pikiranku ini masih terganggu oleh mu, Misa Mitsurugi ! karna itu aku akan mengakhiri semua itu sekarang juga ! DENGAN MEMBUNUHMU !”
“.…….begituya….sayang sekali !”
Misa dan byakko pun menarik katana nya secara bersamaan
“Sayang sekali Rion, ini akan menjadi pertarungan yang tidak adil !”
“Hehe ! sayangnya misa meminta bantuan kami Rion ! jadi jangan sakit hati ya ! demi God Byakko ini akan Menemanimu juga !”
“atas nama Demi God Genbu yang telah berdiri atas kehendak Tendo Agami ini, juga akan siap menghukum mu !”
Misa pun langsung melaju ke arah rion dan menghempaskan tebasan nya, namun….
“Bailor !”
“Ehh ?”
DUAKKK !!
Tiba - tiba misa pun menabrak sesuatu dan kembali terhempas kebelakang
“A..apa ?!”
“HEHE ! KENA KAU !”
BLARRRRR
Tiba - tiba terjadi retakan tanah di tempat misa terbaring, tapi Genbu pun dengan cepat menyelamatkan misa
“Genbu ?!”
“Kau tidak apa - apa misa ?”
“Yaa..Tapi itu ?”
Saat Genbu dan misa sudah kembali ke posisi semula, mereka pun melihat seseorang berbadan besar tiba - tiba muncul
“Ahh ! sayang sekali serangan ku gagal tuan Rion ! padahal sedikit lagi aku berhasil mengenai nya !”
“Seperti biasa kau memalukan, Bailor !”
Sepertinya Rion pun juga tidak datang dengan tangan kosong
“Siapa kau !? Reaper kah ?”
__ADS_1
“Hehehe ! Salam, 2 demi god dan juga satu manusia mainan Tuan Rion ! izinkan aku memperkenalkan diri ! aku…Bailor ! High Reaper yang bekerja sama dengan Tuan Rion saat ini !”
“High Reaper !?”
“dia…apa dia barusan memanggilku mainan Rion huh ?!”
“T-Tenanglah Misa !”
“Iyahaha ! tidak ku sangka Tuan Rion punya gadis - gadis yang cantik - cantik di sini ! aku pasti akan terhibur malam ini ! terutama kau demi god Genbu !!!”
“.………….aku ?!”
“Kau sudah menjadi incaran ku sejak lama ! kecantikan mu ! tubuh yang kekar dan mempesona itu ! itu terlihat sangat lezatt ! aku ! AKU INGIN KAU GENBU !!!”
“.…………..Hem”
Genbu pun sedikit berjalan maju dan sedikit menjauh dari Misa dan Byakko, lalu dia pun tersenyum di depan Reaper itu
“Begituya ! kalau kau memang sangat menginginkan ku maka tidak ada pilihan lain !”
“HEHH ?! SERIUSAN ?”!
“Yaa ! tidak perlu menunggu saat malam, kita akan lakukan sekarang juga !”
“BENARKAHHHHH ?!”
“.…….Byakko….Misa !”
“Eh ?!”
“Eh ?!”
Sambil tetap menatap musuhnya, misa dan byakko pun melihat ke arah Genbu yang sepertinya mengepalkan tangannya sangat kuat
“aku serahkan Rion pada kalian berdua…tenang saja…aku akan kembali membantu kalian setelah memberantas si-Mesum ini !”
“...Hem, baiklah genbu !”
“jangan sampai kalah ya Genbu ?!”
“Tenang saja….ini…tidak akan lama !”
Tiba - tiba genbu pun menghilang dan ada retakan di tanah tempat genbu berdiri, dan kemudian..
BRUAKKKKKK !!
Genbu pun seketika berhasil memukul Reaper Bailor itu, namun dia berhasil menahan serangan Genbu walaupun dia terpental kebelakang
“.……..(Cepat sekali ! dan pukulannya bukan main !) Gehh ?!”
“Ada apa ?!”
“Huh ?!”
“Bukanya, kau ingin bermain dengan ku, Reaper mesum ?”
“HEHEHE ! Ternyata kau serius ya ! GYAHAHA ! aku jadi tidak sabar ingin memilikimu GENBU !”
“aku semakin geli mendengarnya ! HYAA !”
Genbu pun menyeruduk Bailor itu dan mereka berdua pun jatuh dari tebing altar pemanggilan ini, dan menyisakan mereka ber 3 saja
“Satu penghalang sudah di bereskan, Tinggal kalian berdua ! Misa ! Byakko !”
“heh ! pada akhirnya memang kita yang harus menghadapinya ya !”
“Byakko !?”
“Emm ?”
“.…Kau siap ?!”
“.…….tentu saja, aku ada bersama mu misa !”
__ADS_1
“Baiklah ! MULAI !”
to be continue.....