
“Ahhh ! Lelah sekali lari pagi nya ! sudah ku duga situasinya akan memburuk kalau ketemu Tuan Putri, aku sampai lari 20 putaran loh Ao ! Syukurlah kita sudah di kamar !”
“Ya, setidak nya kau sudah berusaha Tesa ! dan jangan tiduran di lantai begitu ! nanti lantainya basah !”
“Iya ! iya ! Emmm ?! kemana Rin pergi ? ko tidak ada di kamar ?!”
“Noel juga tidak ada loh !”
“kalau Noel, pagi ini memang ada keperluan di rumah sakit, tapi kenapa mendadak rin juga hilang ?!”
“mungkin dia membantu Noel di rumah sakit, mungkin kita bisa kesana juga ?!”
“Kalau begitu, kurasa aku harus mandi sekarang !”
“Silakan saja, aku cukup mengelap badanku dengan handuk basah saja ! soalnya tadi pagi aku juga sudah mandi !”
“Hehehe, kalau begitu sayang sekali Ao…padahal kita bisa mandi bersama loh kalau kau mau ? (mungkin dia kucoba ku goda sedikit !)”
“……………………….”
“Emm ?”
“Ayo !”
“BERCANDA LOH ! AKU BERCANDA !”
“Hem…aku sudah tau itu, cepat lah mandi ! akan ku siapkan sarapan !”
“o..ok (kenapa aku jadi yang malu ya...)”
Salam, Namaku Teresa Harpard, aku adalah teman masa kecil Ao yang terlupakan, dengan berbagai macam alasan, dia kehilangan ingatan nya saat kecil dulu, namun aku tidak mempermasalahkan itu, karna saat ini, dia juga sudah ada di sisiku sampai sekarang ini
“Ahhh ! Dingin nya !”
Mandi di pagi hari memang sangat menyegar kan ! air yang cukup dingin ini membuat badanku kembali segar dan menenangkan isi kepalaku
“(kalau di pikir – pikir, itu artinya kita Cuma berdua di kamar ini ? apa..apa Ao ada kepikiran untuk mengintip ku ya ?)”
…………………………Eh !!!
“(Tu..Tunggu ! kenapa aku malah kepikiran kalau Ao akan mengintipku ! dia itu Ao loh, walau dia laki – laki, tapi dia teman masa kecilku ! Lupakanlah pikiran anehmu ini Teresa !)”
Selesai mandi, aku pun mamakai handuk dan menuju ruang ganti, dan saat aku ingin mengambil pakaianku, aku teringat kembali akan sesuatu
“(ta..tapi, walaupun kita teman masa kecil, dia sudah pernah me..me…Menciumku saat aku pingsan ! itu berarti sudah kelewatan untuk teman masa kecil bukan ?! memang iya waktu itu adalah keadan yang gawat ! tapi tetap saja itu….)”
Kepalaku yang tadinya sudah segar, kembali memanas karna berfikir yang aneh – aneh
“Sudahlah ! lagian Ao juga tidak akan kepikiran yang macam – macam !"
Dan saat aku sedang mengambil pakaianku…
BLAMMM !!!
Pintu ruang ganti ini pun Terbuka dengan kencang
“TESA ! INI GAWAT !”
“YANG GAWAT ADALAH AKU SAAT INI !”
“EHH ?! kau juga dalam bahaya ?”
“LU..LUPAKAN ! DAN CEPAT KAU KELUAR DULU AO !”
Setelah keadaan nya tenang dan aku sudah memakai pakaian ku, aku keluar dari kamar mandi
“A…Ada apa Ao ! sampai kau berani mengintipku tadi ?! (untung aku masih pake handuk tadi)”
“I..Ini ! Lihat !”
“Emmm ?”
Dia pun menunjukan padaku Hp miliknya dan ada pesan dari Erick yang bertuliskan “HELP !” di pesan itu
“Hah ?”
“kau sadar kan ?! Erick sedang dalam bahaya !”
“yaa..walaupun kau bilang bahaya, kurasa dia akan baik – baik saja, semua anggota Savior sedang dalam persiapan bukan ?”
“memang benar, tapi…”
Hp itu kembali bergetar dan ada pesan lagi dari Erick, aku pun merebut Hp nya itu dari tangannya, dan membacanya
“Pesan untuk Ao, Ao ! ini gawat ! tiba – tiba Rin datang ke kamarku dan memintaku untuk menemaninya berbelanja untuk persiapan Opersai Tendo Agami ! tolonglah bantu aku wahai sahabatku. Be..begitu isi pesanya ! Emm ? Ao ?”
Tiba – tiba Ao sudah ada di dapur dan kembali memotong – motong roti
“kau lapar Tesa ?!”
“DI CUEKIN KAH ?!”
“biarkan lah mereka berdua, itu kesempatan yang bagus untuk mereka saling dekat bukan ?”
Yaa..memang ini kesempatan bagus untuk Erick dengat denga Rin, tapi..karena Erick meminta bantuan dari Ao seperti ini, dan Rin yang datang sendirian bertemu dengan Erick, kurasa mereka berdua sama – sama masih memikirkan tentang kejadian Monho waktu itu
“Ao ! apa kau berfikir kalau Rin masih kepikiran dengan kejadian Monho waktu itu”
“………….yang Erick terluka sewaktu melindungi Rin ?”
“Iya !”
“mungkin kau benar, karan itu Rin mungkin saja mau minta maaf lagi tentang kejadian itu !”
“Kalau begitu pasti Erick juga kepikiran bukan ? lebih baik kita membantu mereka juga kan ?!”
“Hah….sebenarnya aku tidak mau ikut campur, tapi karna mereka juga temanku ! kurasa masalah mereka kali ini memang harus di bantu !”
“hehehe, Terimakasih Ao !”
“kalau begitu kau sarapan nih ! aku buatkan Sanwich untukmu ! akan ganti baju dulu !”
“Ok !”
Aku pun duduk di meja makan dan memakan sandwich yang Ao buatkan ini, tapi pandanganku tidak bisa mengelak ke arah lain, dan terus – terusan melihat ke arah Ao yang sedang ganti baju
“………(Emm….badanya dia lama – lama boleh juga ! sampai Sixpack kaya Gitu !)”
“….Emm ? ada apa tesa ? apa Sandwich nya terlalu pedas ?!”
“Tidak ! Tidak ! ini sudah sangat enak ! (makan Sandwich dan melihat Roti Sobek ! sepertinya aku akan kekenyangan !)”
Setelah kami sudah siap, kami pun mengikuti arahan dari pesan dari Erick, sepertinya mereka sedang ada di mall dan berada di toko baju langganan Rin
“mereka sedang ada Toko baju ! ayo kita kesana Ao !”
“toko baju ya ?! ngomong - ngomong apa kau juga sudah melakuan persiapan untuk Operasi yang 2 hari lagi akan dimulai ?”
“Ehhh ?! So..soal itu, belum !”
“apa sekalian saja ?!”
“te..Tenang saja ! besok aku akan minta temani Noel dan Rin untuk membantuku melakukan persiapan ! kali ini kita fokus saja membantu Erik ya ?!”
“….Emm…kurasa kau benar, kalau Noel dan Rin tidak bisa menemani mu, Bilang saja padaku ya !”
“Ehh ? maksudmu kau mau menemaniku ?”
“Tentu saja ! Ayo, nanti kita kehilangan mereka !”
“(Ao…...) Hehehe, Tunggu aku Ao !”
Kami pun menuju toko baju langganan Rin, dan kami berhasil menemukan mereka yang sepertinya sedang membeli sepasang sepatu
“Hem…itu mereka Tesa ! sepertinya mereka sedang membeli sepasang sepatu ! apa kita harus mengendap – endap lebih dekat lagi agar mendengar apa yang mereka bica-Emm ?! Tesa ?!”
“Ao ! lihat ini ! bajunya murah sekali ! dan yang ini ! Terlihat sangat bagus kan ?! dan yang ini ! Sangat menawan Bukan ?!”
Ao pun menarik ku keluar dari toko baju yang menarik perhatianku itu
“E..Ehemm...Terimakash Ao ! kau menyadariku, hampir saja aku mengeluarkan uang lagi !”
“….Tentu..(wanita memang mengerikan saat pergi ke mall !)”
“lalu…bagaimana mereka ?”
__ADS_1
“Emmm..sepertinya mereka sudah selesai belanja nya ! dan mereka sepertinya membicarakan sesautu !”
TRINGG !
Tiba – tiba Hp Ao kembali berbunyi dan ada pesan lagi dari Erick !
“Pesan untuk Ao, ini gawat Ao ! dia memintaku untuk melakukan sesuatu ! sepertinya dia ingin pergi ke suatu tempat lagi ! apa yang harus ku lakukan ?!”
Wahhh…Ternyata Erick orangnya merepotkan juga ya !
“bagaimana Ao ? kau punya saran ?”
“Hemm…bagaimana kalau berlatih dan berkeringat bersama ?!”
“……….Ditolak ! di saat – saat seperti ini kan harusnya pergi berdua ke bioskop kan ?! hehehe, itu saja Ahh !”
Aku pun mengetik pesan ke Erick kalau aku akan membantunya dan memberikannya beberapa saran untuk nya ! dan seperti nya Erick membaca pesanku dan mereka berdua kembali bicara
“Apa kau yakin Rin akan suka kalau ke bioskop ?”
“Tenanglah ! gitu – gitu rin juga melihat banyak film ! dia sering membicarakan itu dengan ku ! Ohhh, Lihat !”
Mereka pun kembali berjalan dan sepertinya mereka menuju lantai atas, tempat bioskop berada
“Sudah ku bilang kan mereka akan kesana ! ayo ikuti mereka !"
“..Hahh….baiklah !”
Kami pun mengendap – endap mengikuti mereka, sepertinya mereka sedang membeli sebuah tiket….baiklah Erick, film apa yang akan kau tonton bersama dengan Rin itu !
“Emm ?”
Sepertinya mereka sudah menentukan film dan masuk ke teaternya, film yang mereka pilih….
“E…Eh ?! Last Claudia ?!”
“kau tau film itu Tesa ?”
“ku..kurasa begitu ! ini memang film yang bagus, tapi di bagian akhir filmnya….”
“kalau begitu mau nonton juga ?!”
“Ja..JANGAN ! APA LAGI NONTON NYA BARENG KAMU !”
“Ehh ? kenapa ?!”
“KU BILANG JANGAN ! kita nonton yang lain saja, dan sesuaikan waktu filmnya dengan film last Claudia ini !”
Kalau aku nonton film macam ini bersama Ao, aku tidak tau apa yang akan terjadi di dalam sana nanti
“baiklah, lalu kau mau nonton yang mana ?”
“Emmm…Ahh, ini saja ! Fortun Love ! bagaimana ?!”
“……..Percintaan ya ?”
“IYA !”
“………aku pulang Saja !”
“AHH ! TUNGGU AO ! AYOLAH ! TONTON INI YA ?! SUDAH LAMA AKU INGIN NONTON YANG INI !”
Walaupun sepertinya dia tidak tertarik, kurasa aku memang ingin nonton ini dengan Ao !
“Ya ?! Ayolah Ao ?!”
“…….hah, baiklah ! aku beli tiketnya nih"
“Hehehe ! kau baik sekali Ao !”
Bukan hanya itu, kalau aku tunjukan Ao cerita cinta seperti ini, mungkin dia akan lebih peka terhadap perasaan nya dan percintaan nya ! ini pasti berhasil !
“Ini tiketnya !”
“hehehe, Ayo masuk !”
Kami pun masuk dan sepertinya ini cukup ramai ! hehe..aku tau kalau ini memang film yang bagus untuk sepasang kekasih
“(hehehe..kekasih yaa !) Emm ?”
“Emm ?”
“A...AO ?! TESA ?!”
“Yoo ! AO ! TESA ! kalian tertarik dengan film ini juga ya ?!”
“………………….”
“…………………”
Kami berdua pun dengan kompaknya menunduk ke arah mereka berdua
“MAAFKAN KAMI MENGGANGGU WAKTU KALIAN BERDUA !”
“MAAFKAN KAMI MENGGANGGU WAKTU KALIAN BERDUA !”
“KALIAN SALAH PAHAM ! INI KARNA NARMAIRA MENGAJAK KU NONTON FILM INI SAJA ! TIDAK ADA MAKSUD LAIN !”
“Ohh..begituya !”
“kurasa ka narmaira memang seperti itu !”
“syukurlah kalian berdua cepat mengerti !”
Kurasa ka Alice memang terkadang terkena ajakan ka Narmaira..
“Tapi tumben sekali Tesa, tidak biasanya kau dan Ao jalan berdua seperti ini. apa mungkin kalian sedang kencan ?”
“(ke..kencan ?! itu..) So..Soal itu…Aku…dan Ao….”
“Tidak, kami sedang berusaha untuk memantau te-!!”
“WAAA ! JANGAN DIBICARAKAN DONG AO !”
“Emmm ?”
Hampir saja Ao ke bab-blasan
“yaa, aku tau kalau kalian sedang ada kegiatan, tapi ini sedang ada di tempat umum, jadi jaga sikap kalian ya Tesa ! Ao juga !”
“Baik..”
“Baik..”
“kalau begitu cepat kalian ke tempat duduk kalian, film nya sudah mau mulai !”
“Ahh, baiklah ! kalau begitu Ayo Tesa !”
“Ok ! Ahh, Ka Alice..kuharap kau hati – hati ya !”
“B..Brisik kau Tesa ! Cepat sana !”
Kami pun meninggalkan mereka dan segera ke tempat duduk kami
“Tidak disangka ka Alice mau di ajak ke tempat seperti ini oleh ka Narmaira ya ?!”
“Yaa, ka Alice pada dasarnya memang suka film percintaan juga ! tentu saja ka Alice mau !”
“Kau tau kesukaan ka Alice juga ya Ao, apa kau dekat dengan nya ?!”
“Begitulah, kita kan memang sering bertemu saat misi ataupun latihan !”
Benar…aku tidak bisa mencegah itu, Ao memang memiliki banyak teman perempuan, kurasa aku harus berusaha lebih untuk ini
“Ahh ! film nya sudah mulai ! kuharap kau tidak bosan dengan ini Ao !”
“Tenang saja, Aku akan berusaha untuk menikmati nya !”
…….15 menit kemudian…….
“Zzzzzzzzz ! Zzzzzzz ! Zzzzzzz !”
“………………….”
DIA TERTIDUR PADAHAL BARU 15 MENIT FILM NYA BERJALAN !
__ADS_1
“Hah….(sudah ku duga Ao tidak suka yang beginian, aku salah memilih film yang-!!)”
Saat aku sudah sedikit pasrah dengan ini, tangan Ao yang sedang tertidur berada melewati batas tempat duduk dan berada dekat dengan pahaku
“………….Ao ?”
“Zzzzzzzzzzz”
“…………..Emm…”
Selagi dia ter-tidur, dengan keberanian ku pun, aku menggenggam tangan nya dan berdoa agar dia tidak bangun
“(jangan bangun tolong ! jangan bangun tolong ! jangan bangun tolong !)”
"zzzzzzzzzzzzzz”
“….Hem….Ehehe !”
Ya..kurasa ini tidak buruk juga, tanganya yang hangat dan suasana seperi ini, benar – benar membuatku sangat nyaman
Setelah film nya selesai pun, kami keluar teater dan wajah Ao pun tentu sangat lesu
“….hah…tidak disangak aku ketiduran, sampai mana aku ketiduran ?”
“15 menit setelah film dimulai !”
“Berikutnya akan ku coba 20 menit !”
“Hehehe, cobalah kalau bisa !”
“dan entah kenapa, tangan kiri ku ini ko sedikit keram ya ?!”
“E..Entah lah, mungkin kau menindih tangan mu sendiri saat tidur !”
Ka Alice dan ka Narmaira pun keluar dari teater dan berpas- pasan dengan kami
“Filmnya bagus juga ya ka Alice !?“
“Benar ! rekomendasi mu ternyata boleh juga Narmaira ! Hoh, Ao dan tesa !”
“ka Alice, ka Narmira ! filmnya bagus ya ? aku sampai terharu !”
“Benar ! selagi kalian juga disini, bagaimana kalau kita minum teh dulu ! kalian sedang senggang kan ?”
“…….....Ahhh ?!”
“…….....Ahhh ?!”
Kami pun berlari ke luar bioskop dan ingat kalau kami sedang membatu Erick saat ini
“kau melihat mereka ?!”
“tidak ! bagaimana dengan mu Ao ?!”
“tidak juga ! Emm ?”
“kalau begitu, kurasa sebaiknya aku mengirim pesan ke Eri-EMM !!”
Saat aku sedang ingin membuka Hp ku, tiba – tiba Ao menyekap mulutku dan kami bersembunyi di belakang tembok, di saat itu, sepertinya Erick dan Rin sedang lewat di belakang kami
“(Ahh, itu mereka !)”
“kau tidak apa – apa Tesa ? maaf aku tiba – tiba menyekapmu !”
“……..Ao….”
“Emm ? ada apa ?”
“Tangan mu wangi banget ! kau pake apa sih !?”
“Entah itu kapan, tapi kurasa aku pernah mendengar kau bicara seperti ini !”
Kami pun mengikuti mereka dan ternyata mereka menuju restoran yang sewaktu itu kami juga berkumpul untuk makan disini, kami pun memilih tempat yang tidak terlalu jauh dari mereka sehingga kami bisa mendengarkan percakapan mereka
“(Disini Ao !)”
“(apa disini tidak akan ketahuan ?)”
“(tenang saja, yang penting kita bisa mendengarkan apa yang mereka bicarakan !)”
Kami pun mencoba mendengarkan apa yang mereka bicarakan, seperitnya mereka sedang bicara serius sekali !
“Rin….Dengar..”
“iya ?”
“..So…Soal itu….itu…sebarnya karna Aku…..Su…Su..”
“Su ?”
Wahhh ! apa ini, Erick mau menembaknya sekarang ! pasti kau berhasil Erick ! apa lagi suasananya lagi sebagus kayak gini ! Jangan mengecewakan ku loh, Erick !”
“Su….Su-Dah bertekad bersama bukan ?”
SANGAT MENGECEWAKAN !
Ya, setidak nya ini sedikit berlebihan, kurasa aku tidak boleh terlalu ikut campur masalah mereka
“….Hemm…”
“Emm ? ada apa Ao ?”
“Tidak ada”
“Begituya, tapi sayang sekali ya, padalah ku kira Erick akan menembaknya !”
“memang benar, Tapi menurutku itu tidaklah terlalu buruk !”
“Ehh ? maksudmu ?”
“dia mengetahui apa yang menjadi alasan Rin sampai bisa sejauh ini, Erick pun tau dengan sikap Rin yang seperti itu, jika dia mengungkapkan perasaanya, itu akan mempengaruhi Rin dan dia akan menjadi orang yang berbeda, Kurasa…waktu – waktu seperti ini tetap akan bagus, asalkan Erick menerimanya dan tetap berjuang bersama dengan orang yang dia ingin lindungi itu”
“….jadi…maksudnya…..”
“dia melindungi orang yang dia cintai, itu sudah cukup bukan ?”
Melindung….orang yang dia cintai….
“....Emm...Apa…..”
“Emm ?”
“apa…kau juga bisa sekuat ini, karna kau melindungi ku juga Ao ?”
“………………..”
Sebearnya malu bertanya seperti ini, tapi aku ingin mendengar apa yang akan dia jaw-!!
“Tentu Saja !”
“(Emmm !!!)”
“karna selama ini, aku berjuang untuk mu dan juga teman – teman kita ! itu lah yang menjadikan ku kuat sampai sekarang !”
Ao……berjuang untuk ku selama ini…
“Emm ? ada apa tesa ? kenapa wajahmu jadi mereka begitu ?”
“…..Emm….Heheheh, Menurutmu ?!”
“kau memang sulit ditebak ya, Tapi, aku tidak benci itu !”
Tidak ku sangka Ao memikirkan ku melebihi apa yang kupikir kan, Sudah kuduga Ao memang orang nya seperi itu, dia masih menjadi Ao yang sama persis saat pertama kali kita bertemu !
“Ohh, sepertinya Rin meninggalkan Erick, kenapa mereka tidak bersama - sama pulang nya ?!”
“bagaimana kalau kita samperin Erick nya Ao ?!”
“kau mau menghiburnya ya ?”
“ayo kita berikan dia kejutan ! karna suasana hatiku juga sedang sangat baik !”
“Apa terjadi sesuatu ?”
“hehehe….menurutmu !”
__ADS_1
Ya, walaupun dunia ini benar – benar keji dan aku sangat membencinya ! kurasa aku akan baik – baik saja jika bersama Ao, kau ini memang…laki – laki yang sulit dimengerti, begitu juga dengan diriku ini !
to be continue.........