
“Baiklah ! itu saja semua yang ku sampaikan, sekarang kalian boleh bubar ! dan ingat, kalau kalian tidak boleh mengambil misi apapun dulu dan bersiap untuk Operasi Tendo Agami ini !”
“Baik !”
Kami pun semua bubar dan berkeluaran dari ruang ka Pandora ini, namun saat aku sedang ber pas – pasan dengan Suzaku yang berada di depan pintu keluar, tiba – tiba ka Pandora memanggil kami berdua
“Ahh ! tunggu sebentar Ao ! Suzaku juga !”
“Emm ?”
“Ada apa ka Pandora ?”
Dia pun sedikit mendekatkan wajahnya ke wajah kami dan bicara berbisik – bisik
“begini, bisakah kalian sedikit menghibur Ryu, sepertinya bukan hanya Misa saja yang tertekan, tapi kurasa terjadi sesautu dengan Ryu bukan ? kau pasti tau itu juga Suzaku”
“……begitulah, kurasa dia memang sedikit ketakutan dengan Misa sekarang”
“bagaimana dengan mu sendiri Suzaku ?”
“aku sih sudah terbiasa dengan itu karan aku pernah melihat Blood Rush misa sekali, dan dalam beberapa waktu saja aku sudah membiasakan diri dengan nya ! tapi kurasa ini sedikit berdampak lain terhadap Ryu !”
“kurasa kau benar !”
Ya…aku bisa sedikit mengerti apa yang Ryu rasakan saat ini
“Karna itu kan ! kalian berdua harusnya hibur dia ! serahkan saja masalah Misa pada ku dan Iris, sebagai temanya, kalian harusnya melakukan itu bukan ?”
“Baiklah ! tentu saja !”
“Ya, lagian dia juga Demi God yang sebenarnya aku kagumi, sebagai sesama demi god juga kita harusnya akur bukan ?!”
“Syukurlah kalau kalian cepat mengerti ! kalau begitu tolong hibur dia ya !”
“Ok !”
“tak masalah !”
Setelah sedikit membahasnya dengan Suzaku, kami sudah memutuskan apa yang akan kami lakukan dan kami pun pergi ke kamarnya, dan saat dia membuka pintu kamarnya ini...
“Ao ? Suzaku juga ?”
“Yoo, Ryu !”
“Ryu ! bagaimana kalau kita Mabar bareng ?! aku bawa 3 PSP saat ini ! apa kau sedang senggang ?”
“……………Boleh saja, ayo masuk !”
Kami pun masuk ke ruanganya dan aku menyadari kalau ada kulkas yang mencolok di ruangan ini
“Emm ?! ini kulkas yang cukup besar ! apa saja isinya ?”
dan ternyata kukira dia akan menyimpan makanan ataupun minuman kaleng di kulkas ini, namun ternyata isinya penuh dengan botol susu
“………….”
“Kau mau susu juga Ao ?”
“*menutup kulkas* Tidak usah Ryu ! kau saja yang habiskan !”
“Heyyy ! Ayo main !”
Kami pun bermain PSP bersama, dan game yang dimainkan tentu saja Moster Hunter yang suzaku sangat sukai, tapi kali ini poin utamanya adalah membuat kondisi Ryu membaik, aku harus fokus dengan tujuan itu
“….Anu…..Ryu…tentang masalah ka mis-”
“Ahhh ! Ao, jangan serang monsternya saat aku sedang melakukan Combo ku ! kau menggangun ku saja !”
“……..(ingatlah tujuan kita Suzaku !)”
“Ada apa Ao ?”
“be..begini Ryu, apa kau baik – baik saja setelah misi mu di kota Nourgris itu ? pasti cukup berat ya menerima misi yang panjang seperti itu ?”
“………Emm….begitulah…”
Sepertinya ini tidak berjalan dengan baik, kurasa aku harus memikirkan pembahasan yang lain agar dia melupakan kejadian dia yang mungkin melihat sesuatu yang mengerikan itu
“..A..Anu…Ryu…kalau mau, aku bisa mel-!”
“AHH !! AO !! Sudah ku bilang jangan keluar dulu sebelum aku menyerang monster nya !!!”
“(DEMI GOD YANG SATU INI YA !!! *urat kepala pun muncul*)”
Haruskah ku tendang keluar demi god yang satu ini !
“……….ya, aku mengerti yang mau kau tanyakan Ao, dan pasti…ini karna Pandora meminta kalian untuk menghibur ku bukan ?”
“....ahhh, ketahuan ya ?”
“tenanglah, aku Cuma kaget saja dengan apa yang terjadi kemarin…dalam beberapa waktu saja pasti aku akan kembali normal”
“Mungkin kau bisa ceritakan ke kami apa yang terjadi disana, agar rasa takut mu tidak kau alami sendirian, dan kau bisa sedikit tenang”
“Ao, Bukanya itu malah akan membuatnya mengingat kembali kejadiannya ?”
“……....Diamlah sebentar Suzaku !”
Memang benar sih apa yang suzaku bilang…..
“Ya…aku saat itu hanya kaget saja, waktu itu adalah hari terakhir kami dan tower anti zoanya tinggal sedikit lagi terselesaikan, namun di hari itu, pasukan zoa dan reaper malah datang secara bergelombolan dan kami sedikit kewalahan melawan mereka ! lalu, saat sekitar 20 menit kami melawan mereka, aku menyadari kalau Misa sudah tidak ada di sekitar kami, aku pun memutuskan untuk mencarinya. Namun..begitu ku temukan dia, dia sedang berdiri di atas sungai darah, tempat dimana zoa dan reaper – reaper itu mati dengan mengenaskan !”
“…………….”
“lalu, saat misa menyadari aku yang di belakangnya itu, dia dengan cepatnya melompat kearahku dan mengayunkan katana nya yang penuh darah itu padaku”
__ADS_1
Celaka…bahkan Ryu juga menjadi korban sasaran ka Misa, tapi bukannya….
“……ta..tapi,bukanya kau akan baik – baik saja dengan berkah mu itu ? yang menghentikan waktu saat kau dalam bahaya dalam radius beberapa meter bukan ?”
“……....soal itu..”
Dia pun membuka sedikit bajunya dan menunjukan ku kalau di bahu kanan nya ada goresan luka yang tidak terlalu besar !
“Ehh ? lu..luka itu ?!”
“Ya ! dia berhasil sedikit menebasku, bahkan dia melebihi batasan waktu Stop ku dengan kecepatan dan tatapan matanya yang merah itu !”
a…apa ka misa benar – benar bisa secepat itu ?
“Kurasa itu tidak mungkin !”
“Suzaku ?!”
“kau tidak mungkin terluka oleh musuhmu dengan berkah yang kau miliki seiryu ! aku yakin sekali kalau itulah fungsi dari Time Stop milik mu itu !”
“lalu kenapa dia bisa terluka ?”
“….Mungkin….itu karna….”
“ya, aku juga mengetahunya itu ko Suzaku !”
“a..Apa ?! Apa itu ?!”
“karna…aku menganggap misa adalah teman ku ! dan bukan sebagai ancaman !”
“Ehh ?! I..itu…itu mustahil bukan ? karna waktu pertama kali bertemu saja, aku juga menembakmu !”
“itu karena kita baru ketemu beberapa hari saja, tapi setelah sekian lama aku disini ! aku menemukan kelemahan ku ini sendiri ! yang berarti, satu – satu nya yang bisa membunuhku disini, adalah kalian – kalian ini !”
a…apa – apa ini ! bukan nya yang dia bicarakan itu malah bilang kalau yang menjadi ancaman adalah teman – teman mu sendiri bukan ?
“Mu…mustahil….”
“Emm ?! Ahahah, kau tidak perlu khawatir Ao !”
“Ehh ?”
“aku tidak separah yang kau bayangkan ko, aku juga tau kalau Misa memiliki Blood Rush nya itu, jadi kau tidak perlu khawatirkan ! itu juga salahku karna mendekat ke dia saat Blood Rush nya aktif ! jadi kau tidak perlu khawatir ! karna kau tau kalau Misa tidak akan melakukan itu padaku kan ?”
………………………………
“be..begituya, Baguslah kalau begitu !”
Tok ! Tok !
tiba – tiba terdengar bunyi ketukan di pintu kamar Ryu ini, dan saat ryu membuka pintunya, ternyata yang datang adalah ka Misa !
“..E…Eh ?!”
“...a...anu…Ryu, aku mau bicara padamu !”
Ryu pun mempersilakan ka misa masuk ke kamarnya dan Ryu menutup kamarnya dan menguncinya. Tapi yang jadi masalah adalah apa yang akan terjadi disini sekarang ini
“…………...…”
“………...……”
"(a..Ao ! gimana ini ?)"
"(kita lihat saja dulu kondisinya disini Suzaku ! dan cepat matikan PSP mu itu !)"
Mereka saling menatap, namun belum bicara sama sakali, Gawat ! apa kau harus melakukan sesuatu disini
“..A…Anu…Ryu…begini…so-soal kejadian waktu itu…”
“……...Apa kau sudah mendingan misa ?”
“….Eh ?!”
“sepertinya kau sudah membaik ya ? tenyata memang pemandian air panas pasti sangat membantu ya ?”
Ka misa pun langsung menundukan badanya ke arah Ryu
“R..RYU ! Ma..MAAFKAN AKU ! aku telah melukaimu, aku tidak sadar kalau Blood Rush ku aktif dan malah melukaimu ! aku benar – benar minta maaf !”
“…………………..”
Sekaran ini, tergantung suasana hati Ryu saja, apakah ini semua akan bisa terselesaikan atau tidak
“…...Misa !”
“….i..iya ?”
Saat ka misa melihat ke arahnya, Seiryu pun menepuk pundak Misa dan sepertinya wajahnya sudah kembali tenang
“Tenang saja ! itu juga salahku karna mendekat ke arahmu, terlebih lagi, Syukurlah kau juga baik – baik saja ! maaf juga ya karna aku harus membius mu waktu itu !”
“Ummm..Ummmmu ! HUWAAAA !!! RYUUUUUU !!! KAU TERNYATA MEMANG BOCAH YANG BAIK YA ! HUWAAA !!”
“Sudahlah – sudahlah Misa !”
Ka misa pun menangis dan memeluk Ryu dengan sangat erat, dan aku sangat yakin kalau mereka sudah baik – baik saja, Syukurlah semuanya menjadi normal kembali
“Sebagai perminta maafan ku, Akan ku traktir kau segalon Susu ! bagaimana ?!”
“Wah ! itu boleh !”
“Jika itu masih kurang ! aku juga akan memberikan susu ku Padamu !”
“Wah ! itu boleh sekali !”
__ADS_1
“Tunggu Ka misa !”
“itu sudah berlebihan ka Misa !”
Ya…setidaknya aku tau kalau ini sudah beres ! kurasa ka Pandora memberikan kita waktu 3 hari ini, agar kita benar – benar siap dalam Operasi Tendo Agami nanti ! Aku juga, Harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin.
Ke esokan harinya pun, aku bangun pagi dan bersiap – siap untuk lari pagi bersama dengan Tesa
“kau siap Tesa ?!”
“Tentu !”
“hey ! lihat tesa ! dia saja semangat untuk lari pagi ! bagaimana dengan kalian Rin ?! Noel ?!”
“….A…Aku pass hari ini saja ! besok pasti aku ikut !”
“Noel meresa masih sedikit mengantuk ! jadi untuk hari ini kalian berdua saja ya”
“Emmm…Aku tau kalau noel mungkin masih mengantuk karna kemarin dia membantu di rumah sakit sampai malam ! tapi Rin ! kau kan...”
“Zzzzzzzzzzzzz”
“………………(*urat di kepalaku pun muncul kembali*)”
“Su..sudahlah Ao ! hari ini kita berdua saja ! Ayo !”
“…Emm..Baiklah !”
“Hati – hati ya !”
Kami pun melakukan lari pagi bersama, menurut apa yang diaktakan ka Pandora, kami memang tidak boleh menerima misi savior dulu dan harus beristirahat, tapi kursa aku tidak boleh membiarkan tubuhku bersantai selama tinggal 2 hari lagi
“hah...ha…hah...hahhh”
“Tesa ! ayo semangat ! tinggal 7 putaran lagi !”
“i…itu masih….BANYAK…..mustahil….Istirahat !”
Dia pun langsung berbaring di rumput lapangan pelatihan ini
“Ayolah, kita hanya baru lari 5 putaran !”
“…A…Ao ?!”
“Emm ? ada apa ?”
“Rumput ini nyaman juga ! ayo berbaring disini !”
“Oiii !!!”
Tapi mungkin dia benar, kurasa tidak apa – apa istirahat sebentar disini, aku pun duduk di sebelah tesa dan melihat kalau matahari akan segera terbit
“……tinggal beberapa hari lagi ya….”
“Emm ?”
“….tinggal beberapa hari lagi, kita sudah berada di dunia ini selama 1 tahun Ao ?”
“Tepatnya…12 hari lagi, hari dimana Dunia mimpi buruk ini dimulai, yaitu Tanggal 27 july 2027 !”
“Heh…kau mengingatnya ya ?”
“mana mungkin aku melupakan nya ! itulah waktu dimana semua di dunia ini berubah 100 derajat ! dimana adanya rasa ketakutan dan kesedihan pun muncul !”
“kau benar ! kita telah kehilangan banyak teman – teman kita….Sahabat….maupun keluarga….hilang menjadi satu di dunia ini !”
Keluarga ya ? bahkan aku yang tidak mengingat keluarga ku sendiri ini merasa kan hal yang seperti itu, apa benar...semua ini memang terjadi dan aku tidak bisa bangun dari mimpi buruk ini
“Tapi !”
Tesa pun melompat dan berdiri kembali dengan penuh semangat
“kita sudah sampai sejauh ini ! dan selalu saja mendapat jalan menuju apa yang kita cari ! jadi menurutmu ini tidak terlalu buruk bukan Ao ?”
“….Kau mungkin benar ! selama kita bersama, mungin kita memang benar – benar akan menemukan jalan keluar dari dunia ini !”
“Ehehe, kau benar !”
“Emmm ?! Ao ?! Tesa ?!”
Tiba – tiba, tak disangka kami bertemu ka Pandora yang sepertinya mau lari pagi juga
“Ka Pandora ?!”
“Ahhh ! Tuan putri mau lari pagi juga ya ?!”
“Ya begitulah ! belakangan ini aku tidak lari pagi dan badanku juga sedikit kaku ! kalian juga sepemikiran dengan ku ya ?! Kerja bagus, Ao ! Tesa !”
“Tentu !”
“…A…Ahhh(aku sih karena di ajak Ao saja !)”
“baiklah ! ayo kita lari 50 Putaran hari ini ! tunjukanlah semangat kalian berdua !”
“Baik !”
“A..Anu…Bolehkan aku pulang saja ? badanku mendadak tidak enak karna aku sedikit lap-”
“LARI LAH ! TESA !”
“LARI LAH ! TESA !”
“Ba..Baik !”
Ya…Itu benar, Kita hanya bisa berlari ! Mencari jalan yang membawa kita menuju akhir mimpi buruk ini ! karan harapan pasti akan selalu ada untuk kami !
__ADS_1
to be continue......