
“Aku siap ! ka misa ! Byakko !”
“Hoho ! Baiklah !”
“Perlihatkan kami kemajuan mu ! Ao !”
TRANGG !! TRANGG !! TRANGG !!
Pagi ini, aku meminta pelatihan langsung dengan bertarung 1 lawan 2 dengan ka misa dan Byakko, ini memang latihan yang sangat berat karna aku tau menghadapi salah satu di antara mereka saja sudah sangat kesusahan, mereka sangat cepat dan aku harus fokus dengan ke dua musuh secara langsung
“Nice Ao !”
“jangan berpaling dari musuh mu !”
“Baik !”
Tebasa demi tebasan pun aku tepis dan hindari, namun berulang kali aku mendapat pukulan dari ka misa dan byakko di titik lengah ku, memang aku bilang ke mereka untuk bertarung tanpa pandang rasa, tapi kurasa memang ini merepotkan.
“hah…ha…hah…”
“mau istirahat dulu Ao ?”
“kau tidak perlu memaksakan diri, memang menghadapi ku dan misa secara bersamaan pasti sulit bukan ? istirahat saja dul-”
“Tidak ! aku sudah bilang bukan ! ini adalah pertarungan tanpa pandang rasa ! karna itu, tolong jangan lembek padaku ! ka misa ! Byakko !”
“Hehehe, Baiklah !”
“kalau begitu, bersiaplah Ao !”
“BAIK !”
Lalu, setelah sekitar 20 menit, aku pun kehabisan tenaga dan tubuhku terasa lumayan sakit akibat pukulan - pukulan dari mereka, terutama pukulan Byakko yang cukup berasa.
“Hah…hah….hah….m-maaf, aku sudah di batasku !”
“tidak papa, kau bisa menghadapi kami berdua selama 20 menit itu sudah luar biasa !”
“Baiklah, ayo istirahat dulu !”
Kami pun ke tempat ka Iris yang menyaksikan kami latihan tadi, ka Iris juga sepertinya ingin melihat sampai mana kemajuan ku.
“Ini Ao ! handuk mu dan minum ini juga !”
“Terimakasih ka Iris ! *glek* *glekk* Ahhh ! ini segar sekali !”
“Pasti berat bagimu ya, latihan melawan 2 monster sekaligus !”
“Oii !”
“Oii !”
“tidak apa - apa ka Iris, ini akan menjadi pengalaman latihan yang bagus, walaupun aku tidak bisa sedikitpun melukai mereka berdua !”
“Aku senang kau mau latihan dan meningkatkan Postur katana mu, tapi jangan lupa latihan menembak mu ya Ao !”
“Tentu ! Lalu, apa sudah ada kabar dari ka Pandora dengan misi besok ?”
“Sepertinya dia sedang membahasnya dengan demi god yang lain ! kau tau sesuatu Byakko ?”
“Ohhh, benar juga, kalau tidak salah Genbu dan seiryu berperan banyak dalam persiapan penyerangan besok, dan kurasa Suzaku juga sudah kelelahan karna dia di minta teleportasi beberapa kali kemarin”
“.……yang lain terlihat kerepotan, apa kau tidak mau ikut membantu mereka Byakko ?”
“Kalau itu sih !”
“Waaa !”
Byakko pun menarik ku dan merangkul kepalaku dengan lengannya
“yang harus ku lakukan adalah mempersipkan murid ku ini sematang - matangnya !”
“I-iya, terimakasih Byakko ! anu…itu mu menyentuh ku !”
“Heh ?!”
“begitu ya. Lalu, bagaimana dengan keputusan mu sendiri misa ?”
“.……………”
Ka misa adalah satu - satunya yang di minta untuk menghadapi Rion, karna dia memiliki kemampuan katana yang sebanding dengannya, dan kita juga tidak bisa menyerahkan demi god untuk menghadapi Rion, karna Rion memiliki kemampuan “Seal” yang bisa menyegel kemampuan demi god.
“Tentu saja, aku akan menghadapinya !”
“Hoh, di permintaan yang tertulis kau akan di minta untuk membawa dua orang, yang satunya sudah pasti Genbu karna dia satu - satu nya demi god yang tidak berpengaruh dengan “Seal” milik Rion, Jadi satu lagi kau akan bawa siapa ?”
“soal itu aku masih memikirkannya, bagaimana dengan mu Iris ?”
“aku ada di team penyegrapan markas mereka, yang artinya aku akan menghadapi hana dan Todoroki”
Hasil perundingan dan strategi sudah di bagikan semalam, aku dan team ku mendapat tugas bersama ka iris, Seiryu, dan Suzaku untuk menghadapi Hana dan Todoroki. Kalau begitu kurasa yang cocok di team ka misa adalah ka Alice atau rin yang bisa menyerang jarak jauh, atau mungkin-
“Aku ! aku saja Misa !”
“Byakko ?! kau yakin ? kau tau kan kalau Rion bisa menyegel kekuatan berkah mu ?”
“kau harusnya menjadari nya misa, aku jarang sekali menggunakan kekuatan berkah ku bukan ?”
“Ahh, benar juga sih, kau lebih sering menggunakan katana kutukan mu itu ya ?”
“Ya benar ! dan lagi…sepertinya katana ku sudah haus sekali dengan darah milik Rion ! aku jadi tidak sabar !”
“(tolong janga tersenyum sambil menyebutkan kata - kata tadi Byakko…)”
“(tolong janga tersenyum sambil menyebutkan kata - kata tadi Byakko…)”
“(tolong janga tersenyum sambil menyebutkan kata - kata tadi Byakko…) B-begituya, baiklah, kalau kau memang mau menghadapi Rion, kau akan ku masukan di team ku Byakko !”
“Yeahh ! ayo kita hajar Rion yang dulu mempermainkan kita ! ini adalah balas dendam kita berdua !”
Kuyakin mereka akan menjadi team yang kuat, 2 demi god dan juga ka misa, pasti mereka bisa mengalahkan Rion !
“dan juga, Ao…kau di panggil Pandora di kantornya !”
“apa ada masalah ?”
“dia tidak memberi tahu ku, jadi temui saja dia !”
“Baiklah !”
Karna sepertinya aku dipanggil, aku pun menuju kantornya ka pandora, dan saat di depan kantornya, aku pun melihat kalau Suzaku juga berdiri di depan pintu kantor nya
__ADS_1
“Suzaku ?”
“ahh, Ao, kau di panggil Pandora juga ?”
“begitulah, ku dengar kau sibuk dengan persiapan misi besok ya ?”
“Begitulah, Seiryu banyak sekali memintaku untuk ke berbagai tempat, memang benar kali ini aku sudah bisa melakukan teleportasi lebih dari 2 kali, tapi tetap saja ada batasannya !”
“Kau semakin berkembang juga ya Suzaku !”
“Hem, aku tidak mau kalah dari mu Ao ! karna ada yang harus ku lindungi juga !”
“(pasti dia membicarakan Noel ya) kalau begitu pasti ada hal penting yang ka pandora mau bicarakan, ayo temui dia !”
“ya !”
Kami pun membuka pintunya dan…..
“.……………Hem ?”
“.……………Hem ?”
“.…………………..ohh”
Kami pun kaget dengan apa yang ada di depan kami, karna ka pandora sedang mencoba pakaian maid yang biasa di gunakan para maid di zenxter
“..Ya…I-ini…anu…”
“Maaf mengganggu !”
Tiba - tiba Suzaku pun langsung menutup pintunya
“kenapa malah di tutup pintunya suzaku ?”
“yaa, dia pasti malu di lihat begitu kan ? dan kurasa kita mengganggu privasinya !”
“(Yaa..kurasa juga begitu sih )”
BRAKKK !!
“KALIAN INI YA ! MASUK SINI !”
Ka pandora pun menarik kami masuk dan mengunci pintunya
“begini pandora, apa ini waktu yang tepat untuk bicara dan pakaian mu juga pilihan yang tepat ?”
“A-aku tidak punya pilihan lagi ! bajuku yang biasa ku pakai sedang di cuci dan entah kenapa kata Sieg dia tidak ada baju yang lain !”
“Yaa, tidak apa - apa ko, kau memang masih kalah dari noel sih, tapi itu juga imut saat kau mekainy-”
BRUAKKK !!
Lalu, setelah munculnya benjolan di kepala Suzaku, ka pandora pun kembali duduk di kursi kantornya dan mendiskusikan sesuatu
“begini, permintaan ku ke kalian berdua adalah aku ingin kalian mengantar Savria ke markas cabang milik nya !”
“Markas cabang ?”
“Ya, dia bilang ada sebuah alat yang dia simpan di sana dan itu sangat di butuhkan, namun karna itu daerah yang banyak zombie dan Zoa dan juga jaraknya cukup jauh, aku ingin kalian saja yang pergi menemaninya !”
“aku sih tidak masalah membantunya, tapi apa dia bilang benda apa yang dia cari ?”
“hem, misi yang belum pasti lagi rupanya ! kau sudah tau berapa banyak yang ku kerahkan untuk misi kali ini ?”
“tolong mengertilah suzaku, kau sangat di butuhkan saat ini, aku tau kau bekerja keras untuk ini tapi kami memang membutuhkan kemampuan teleportasi mu !”
“.……..Yaa Baiklah, akan ku anggap ini sebagai kesuksesan misi besok !”
“Terimakasih atas pengertian mu, Ao juga akan membantu bukan ?”
“Ahh, Tidak masalah, Tapi izinkan aku di sini untuk beberapa saat lagi !”
“Ehh ? kenapa ?”
“hoh, kau juga memiliki pemikiran yang sama dengan ku ya Ao ?”
“kau juga rupanya Suzaku !”
“Ehh ?! ada apa ?! apa yang kalian pikirkan ?!”
“Melihat ka Pandora yang berpakaian imut seperti ini !”
“Melihat Kau yang berpakaian imut seperti ini !”
“KELUAR CEPAT !”
Kami pun menerima misi yang diberikan ka pandora ini. Lalu, Setelah melakukan persiapan, kami pun segera menuju ruangan dokter savria
“menurutmu apa alat yang di bicarakan dokter savria itu ?”
“Entahlah, tapi karna dia bilang itu alat penting, pasti ada kaitanya dengan penyerangan besok ! Ohh, benar juga, kita ada di satu team yang sama ya Ao, dan kau bilang kau lebih memilih melawan Todoroki bukan ?!”
“Yaa, dia lawan yang merepotkan dan sangat kuat, dia bahkan melukai Tesa dan teman - teman ku ! aku…tidak bisa memaafkannya !”
“.…….begituya, baguslah kalau kau punya pemikiran seperti itu !”
Kami pun sampai di depan kamar dokter savria dan Shizuka pun sedang berdiri di depan pintu kamar ini
“Emm ? Shizuka ?"
“Aku sudah mendengar semuannya dari atasan ku, katanya kalian akan bersama - sama pergi bersama atasan ku !”
“begitulah, maaf ya kami tidak bisa mengajakmu juga, karna teleportasi milik Suzaku hanya bisa membawa 2 orang”
“tidak masalah, asalkan kalian benar - benar menjaga dokter savria, itu sudah cukup bagiku !”
“ngomong - ngomong dimana Geil ?”
“dia sedang mengurus hal lain bersama sersan Alice, katanya ada beberapa kendala di pos penjaga arah sector 2 !”
“(ahh, kurasa aku dengar kalau Rin juga di tugaskan di sana, kurasa kalau ada ka alice dan Rin bahkan geil juga, kurasa semuanya akan baik - baik saja !) Lalu, apa Dokter savria sedang bersiap - siap ?”
“Yaa, dan aku di suruh berjaga di depan sini…...Emm, S-suzaku ?”
“Eh ?”
Aku pun baru menyadarinya, Suzaku menatap Shizuka cukup lama, ada apa ini ?
“K-kenapa anda menatap saya seperti itu suzaku ?”
“.….Kau, Asisten pribadi dokter savria bukan ? dan lagi kau pasukan Pure inferno juga ! kau pasti kuat bukan ?”
__ADS_1
“B-begitulah, tapi aku jarang sekali bertarung !”
“Kalau begitu tunjukan kekuatan mu padaku sekarang ! karna kau asisten pribadinya, pasti kau punya kekuatan melebih Geil juga bukan ?”
“EEhhh ?!”
Aku pun langsung saja menepuk pundak suzaku,
“Suzaku, sudahlah, aku saja kalah dari nya !”
“EHH ?! KAU KALAH DARINYA AO !? m-maaf karna aku sepertinya memaksa mu, nona Shizuka !”
“(Nona ?)”
“(Nona ?)”
Lalu, pintu kamar dokter savria pun terbuka, dan sepertinya dokter savria sudah siap untuk berpergian, karan dia memakai pakaian yang sama dengan para Prajurit Pure inferno.
“D-Dokter savria ?! B-Baju anda ?”
“Emm ? Ahh, aku memakainya karna aku juga akan terjun ke medan perang ! bagaimana Shizuka, cocok tidak ?”
“C-COCOK SEKALI ! ANDA TERLIHAT GAGAH ! BERANI ! DAN SANGAT MENAWAN !”
“(pujian yang berlebihan !)”
“(pujian yang berlebihan !)”
“kalian sudah dengar dari pandora bukan ? Ao, Suzaku, mohon bantuannya ya ! mungkin ini sedikit mendadak tapi sepertinya aku membutuhkan alat itu !”
“kalau boleh kami tau, alat apa yang kau bicarakan itu ?”
“Kau akan tau saat kita sampai di sana ! jadi ayo kita berangkat !”
“....….Baiklah”
Sepertinya aku merasa suzaku masih sedikit meragukan Dokter savria, tapi….aku yakin yang akan dokter savria lakukan ini, memiliki suatu tujuan
“Shizuka, kau akan menjadi penanggung jawab pasukan pure inferno sementara ! bantulah Geil selagi aku pergi !”
“Baik, Dokter Savria juga hati - hati di jalan ! aku mempercayakan atasanku pada kalian, Ao, Suzaku !”
“jangan khawatir ! kami pasti kembali dengan selamat !”
“Baiklah, ayo berangkat !”
“Ini tujuan kita yang sepertinya kau pernah ke sini bukan Suzaku ?”
Dokter savria pun mengeluarkan peta dengan gambar di sana
“.….hoh, ya aku tau ini, ini di daerah sandberk ! ini sangat jauh ! tapi ini bukan tujuan utama kita bukan ?”
“Yaa, karna aku yakin kau tidak pernah ke markas ku yang satu ini suzaku, jadi kita akan jalan dari lokasi di peta itu dulu !”
“Baiklah, apa persiapan kalian sudah siap ?”
Aku pun melihat kembali perbekalanku, sepertinya semuanya sudah siap, katana dan killer 7 ku pun dalam kondisi baik
“Baiklah, kalian berdua pegang tangan ku !”
Suzaku pun malakukan teleportasi, dan tujuan kami pun adalah kota Sandberk !
To be continue……
----Extra----
“.…………………Hem”
Cekrek !
“.………Anu…Narmaira ?”
“Yaa ka Pandora, ada apa ?”
Cekrek !
“kenapa kau ke mari ? dan lagi, apa aku tadi menyuruh mu masuk ke ruangan ku ?”
“Tidak, tapi aku dengar kabar kalau ka pandora saat ini sedang memakai pakaian Maid, dan aku pun langsung saja kemari untuk melihat dan menjadikan hal ini sebagai kenang - kenangan ku !”
Cekrek ! Cekrek !
“.………Emm, jika kau memang se-senggang ini, kenapa kau tidak bantu team Alice saja ?”
“team ka Alice sudah berangkat duluan bersama dengan kelompok Geil ! ka Pandora ! berhenti bergerak !”
Cekrek ! Cekrek !
“b-bagaimana dengan team Iri-”
“ka Iris sedang rapat bersama ka misa, Byakko, dan juga Genbu ! ka pandora ! Peace !”
Cekre ! Cekrek !
“.….CUKUP !!!”
“Ehh ? (a-apa dia marah ?)”
“sepertinya, kau benar - benar senggang rupanya ! kalau begitu !”
“Ehhh ?”
Sementara itu, Sieg yang sedang membawakan minuman menuju kantor ka pandora
“Maaf tuan putri, tadi aku lupa menaru gelasnya, ini teh hangat dan roti untuk sarap-”
Cekrek ! Cekre ! Cekrek !
“BAGUS KA PANDORA ! LEBIH MANIS LAGI ! COBA GAYA YANG LAIN !”
“BEGINI ?!”
“HOHO ! BAGUS ! SEKARANG COBA GAYA KUCING DAN BILANG “NYAA !” SAAT SEDANG BERPOSE !”
“B-BEGINI ?! N-NYAA !!”
“WOHOOO !! BAGUS SEKALI ! KA PANDORA SUPER IMUT !”
“.…………………..(sepertinya aku cuma mengganggu mereka)”
Dan akhirnya, Sieg pun kembali menutup pintu dan segera pergi menjauh dan berantusias untuk tidak mengganggu hal itu !
__ADS_1