
“Barusan…kau bilang..”
“Aku akan membunuhmu ! jadi bersiaplah !”
Dia…Sedang bercanda kan ?
“Bersiaplah !”
“Ehh ?!”
Dia pun langsung melaju ke arahku dengan sangat cepat dan menghembuskan katana miliknya, aku pun yang kaget dengan hal itu dan langsung berusaha menangkis serangannya, Namun…..
TRANGGG !!
“GEHHH !!”
Setelah kedua katana kita saling menghantam, aku terkejut kalau aku terpental cukup jauh ke belakang
“(D-DIA INI ! KEKUATANNYA BENAR – BENAR KUAT ! BAHKAN MUNGKIN SEKUAT GENBU !)”
“hoh, boleh juga ! tidak di sangka manusia sepertimu bisa menahan serangan ku !”
Jadi dia benar – benar ingin menyerang ku ya, kukira dia hanya salah paham saja dan mengganggap ku seorang Reaper ! tapi kalau kondisinya sudah seperti ini, aku harus bagaimana
“(dan lagi, punggungku sudah sedikit terluka ! dan entah kenapa Suzaku belum menyadari kondisi ku ini ! Tunggu, Jangan – jangan ?!)”
Aku pun memeriksa punggungku dan ternyata benar dengan apa yang ku khawatirkan ini
“Hehehe, serangan pertamaku sebelumnya bukanlah serangan main – main, aku tau kalau di punggung mu itu ada sesuatu energi yang cukup kuat, karna itu aku langsung saja menebasnya !”
Begituya, pantas saja Suzaku tidak datang – datang, ternyata dia sudah mengincar Bold Hold yang di tempelkan Suzaku di punggungku ini
“(tapi seharusnya Yuna dan Ka Narmaira ada di dekat sini ! kalau begitu..)”
“Hohh !! takan ku biarkan !”
“Cihh !”
saat aku mau mengambil Pistol Ku dari sakuku, dia sudah melaju sangat cepat ke arahku,
TRANGGGG !!
“GYAHHH !!”
Dia pun menghembuskan ku ke belakang lagi, dan aku pun terpental ke danau dangkal yang ada di belakang ku ini
“(Ughh ! Akan semakin gawat kalau aku hanya menepis serangannya saja ! tanganku semakin sakit, dan kataku pinjaman dari ka misa bisa saja rusak !)”
“Kemana kau melihat !”
Dia pun kembali menghembuskan serangan katan anya, aku pun mencoba menghindari semua serangan yang dia lontarkan
“Hoh !! boleh juga ! kau memiliki kelenturan yang cukup bagus !”
“(tapi ini buruk ! aku tidak bisa terus – terusan seperti ini !)”
“Coba hindari yang satu ini !”
“Cih !”
BLARRRRR !!!
Dia pun menghembuskan katana nya ke sungai ini, dan ledakan air yang cukup besar pun terjadi, namun aku pun berhasil menghindari serangannya dan melompat cukup jauh ke belakang, dan memiliki kesempatan untuk mengambil Pistol ku
“(bagus ! sekarang kesempatanku)”
DORRRR !!
Aku pun menembak ke atas untuk meminta bantuan, kuyakin Yuna dan ka Narmaira yang cukup dekat dari sini pasti mendengar tembakan ku ini
“Hoh, ku kira kau akan menembak ke arahku, tapi ternyata kau menembak untuk meminta bantuan ya ?!”
“aku sepenuhnya tau kalau aku tidak akan menang darimu, karna itu lebih baik melakukan hal yang akan menguntungkan bagiku !”
“Cih ! Itu kata – kata seorang pengecut ! jadi maksudmu kau akan lari dariku sampai teman – temanmu datang, begitu ?”
Aku pun kembali memasukan pistol ku ke saku ku dan mengajukkan katana ku ke arahnya
“Mana mungkin ! di saat aku menunggu mereka datang, akan ku ladeni kemauan mu ! Demi God Byakko !”
“(hem…bocah ini boleh juga !) itu lah yang ingin ku dengar ! kalau begitu, AYO !”
Kami pun sama – sama melaju ke arah medan pertempuran, tapi aku tidak mengubah cara ku menghadapinya, aku tetap menghindari semua serangannya dan menunggu celah masuk untuk menyerang
“Hehe ! Sampai kapan kau mau menghindar !?”
“(aku tau semakin lama dia akan terbiasa dengan ini ! tapi pasti akan ada celah )”
“HYAA !”
“(Sekarang !)”
TRANGGG !!
Aku pun menangkis serangan atasnya ini, tapi aku tidak sepenuhnya mengeluarkan tenagaku, sehingga katana miliknya hanya membeset ke katanaku hingga terus membeset sampai ke bawah, ini pun kesempatanku untuk melakukan serangan balik
“(Ohh..)”
“HYAAA !!!”
Dia pun menyadari serangan ku dan melompat mundur, tapi setidaknya aku berhasil memojokkannya
“Boleh juga, teknik yang memanfaatkan serangan musuh untuk membuat celah ya ? siapa yang mengajarimu teknik seperti itu ?”
“Tentu saja guruku yang terhebat !”
“Heh…jadi gurumu keturunan aliran Mitsurugi ya ? itu teknik yang cukup hebat !”
Dia tau Aliran Mitsurugi ? Ya, tentu saja itu mungkin karna dia pengguna katana juga
“Kalau begitu…”
Dia pun tiba – tiba mengubah pose kuda – kuda nya, dan memegang katana nya dengan kedua tangan
“Eh ?”
“akan ku tunjukan juga teknik andalan dari keturunan aliran Ito Ryu ku ini ! Bersiaplah !”
“Ito Ryu.....”
Seperti apakah serangan yang akan dia berikan, dari cara dia melakukan kuda – kuda, dari cara dia memegang katana nya seperti itu…Tunggu, Serangannya pasti-
__ADS_1
SRATSSSS !!
“.…Ehh ?!”
Saat aku baru menyadarinya, dia begitu cepat sampai aku tidak melihat dia berpindah ke depanku dan berhasil menusukan katana nya ke bahu ku
“Aghhh !”
“Ini lah teknik tusukan terbaik Ito Ryu ! sebenarnya aku tadi mengincar jantungmu, tapi kau akan langsung mati jika aku melakukan itu !”
SRATSSS !
Dia pun menarik katana nya dan tentu saja darahpun bermuncratan dari bahu kananku ini
“U-Ughh !”
“bagaimana ?! itu teknik yang cukup bagus kan ? tapi sayang nya kau tidak akan sempat mengagumi teknik ku itu, karna kau akan mati disini !”
Dia pun mengangkat katana nya ke atas dan bersiap – siap menebas leherku
“Selamat tinggal manusia ! kuakui kau adalah lawan yang cukup menarik ! selamat tinggal !”
“(UGHH ! AKU TIDAK DAPAT MENGHINDARINYA !)”
BLARRRRRR !!
Sebuah petir pun menyambar ke arah byakko itu, dia pun melompat mundur dan berhasil menghindari serangan petir itu, dan jika ini serangan petir…itu berarti
“Ao, kau baik – baik saja ?!”
“S-Suzaku ?! Syukurlah kau datang di waktu yang tepat !”
“Ao !”
“Ao !”
“Ao !”
Yuna, Noel dan ka narmaira pun datang ke arahku juga
“Teman – teman !”
“Noel ! cepat sembuhkan Ao !”
“i-iya ! Ao, yang tenanglah ! Noel akan menyembuhkan mu !”
“Ahh, Terimakasih Noel !”
Suzaku pun berjalan ke depan Byakko dengan wajah yang cukup kesal
“Byakko ! apa – apaan ini ! kenapa kau menyerang manusia dan mencoba membunuhnya ?!”
“Hoh, Suzaku kah ! senang sekali bertemu denganmu ! tapi sayangnya itu bukan urusan mu ! aku memiliki kehendak sendiri untuk bertindak !”
“Jadi kau memutuskan untuk berada di Pihak Reaper ?!”
“Tidak juga, aku tidaklah berada di pihak mana – mana, karna aku membenci manusia dan juga para Reaper itu !”
“Lalu apa maumu ?!”
“Sudah ku bilang itu bukan urusan mu bukan ?!”
“…………………………”
“Begituya, kalau sudah begini, kurasa tidak ada cara lain selain membawa mu dengan sedikit kekerasan !”
“Hoh, Berani ya ?! tapi aku akui kau adalah demi god yang cukup kuat Suzaku, kau pewaris Berkah “Sihir” Tendo agami kan ?! ditambah lagi kau juga tidak sendirian, kuakui saat ini keadaanku tidak begitu menguntungkan !”
“jadi kau memutuskan untuk lari ?! kau pikir kau bisa lari dariku ?!”
“Heh…Bisa engga ya ? tapi, Tidak ada salahnya mencoba yang satu ini !”
Byakko pun menjulurkan tangan kirinya dan menunjukan kami pose tangan yang mau menjentikan jari, aku pun menyadari kalau itu terlihat tidak asing bagiku..
“(jentikan jari ?)”
“sekali – kali, sepertinya aku harus memakai berkah ku ini dalam kondisi seperti ini, mari kita lihat !”
“(apa jangan – jangan ! berkahnya itu sama seperti milik tendo agami ?!)”
TRICKK !
Dia pun menjentikan jarinya, dan…..aku tidak tau apa yang terjadi, begitu ku sadari dan membuka mataku, aku ternyata terbaring di atas rerumputan ini
“Ehh ?”
Aku pun menyadari ini dan mencoba bangun, dan sepertinya teman – teman ku termasuk Suzaku juga mengalami hal yang sama
“A-Apa yang terjadi Suzaku ?!”
“…..Entahlah, aku juga tidak tau, saat dia menjentikan jarinya, tiba – tiba aku sudah terbaring di sini !”
Itu terjadi sangat cepat, dan saat ku sadari kami terbaring disini, kami tidaklah tidur maupun pingsan, karna ke adaan sekitar masih sama seperti sebelumnya.
“Duh – duh ! kepalaku ko pusing !”
“Kepala Noel juga !”
“Apa yang terjadi sebenarnya, kenapa aku tiduran disini !”
Sepertinya teman – teman juga kebingungan dengan apa yang terjadi, Dan lagi…
“Ughhh !”
“Ao ! benar juga, Ao masih terlukan, Suzaku ! kurasa kita harus mundur dulu saat ini !”
“Yaa, kalau begitu Noel, bawalah Ao kembali ke tenda dan obati luka dia ! Yuna dan Narmaira juga kembali lah ke tenda !”
“ok, tapi bagaimana dengan mu Suzaku ?!”
“aku akan mencarinya, dia pasti masih belum jauh dari sini ! kurasa aku akan mencoba sekali lagi untuk bicara baik – baik dengannya !”
“Baiklah !”
Suzaku pun pergi untuk mecari dimana Byakko pergi, sedangkan kami kembali ke tenda karna kondisiku cukup buruk disini !
Malam hari pun datang, bahu ku sudah cukup membaik walaupun masih terasa sangat nyeri ! sudah ku duga serangan dari demi god akan membuat luka yang fatal juga ! tapi setidaknya pertolongan Noel sangat berguna disini
“Bagaimana kondisimu Ao ?!”
“Ini sudah cukup membaik, walaupun masih terasa sedikit nyeri, tapi setidaknya aku sudah bisa bergerak !”
__ADS_1
Suzaku pun akhirnya kembali ke tenda setelah cukup lama mencari keberadaan Byakko
“Suzaku !”
“Ao ! bagaimana kondisimu ?”
“Sudah baikan, jadi ? bagaimana tentang byakko nya ?!”
“Sayangnya aku tidak menemukan nya, tapi aku yakin dia masih ada di sekitar Hutan ini, karna aku masih bisa merasakan hawa keberadaan nya di hutan ini !”
“jadi…apa kita akan mencarinya lagi besok ?!”
“Emm…Soal itu…”
“AKU MENENTANGNYA !”
“Yuna ?”
“Lihatlah kondisi Ao sekarang Suzaku !? apa kau pikir dia masih bisa di ajak bicara setelah melukai Ao seperti ini ?! yang ada kita akan tambah bahaya jika berurusan dengannya !”
Aku tau maksud yuna, ada kemungkinan kalau mereka bisa saja terluka seperti ku, dan yang lebih parahnya lagi mereka bisa saja dibunuh oleh byakko…tapi
“Emm...Tenanglah yuna, aku juga memikirkan soal itu, aku tau kondisi Ao yang cukup parah. Dan Byakko yang sulit utuk di ajak bicara !”
“Kalau begitu kau sudah mengerti bukan ?! tidak ada gunanya lagi kita mencarinya !”
“Tapi yuna ! kalau kau menyerah seperti itu, kau sepertinya harus lihat ke arah Ao sekali lagi !”
“Ehh ?! memangnya kenapa dengan A..Ao ?!”
Aku tidak cukup tenang disini ! kesimpulan yang yuna katakan memang benar ! tapi akan ada konsekuensi yang terjadi jika kita tidak bisa membuat Byakko menjadi sekutu kita !
“Cihh !”
“Ao ?”
“kau tau bukan yuna ! kalau Ao satu – satunya yang memiliki keinginan kuat untuk segera mencari jalan keluar dari dunia ini, dan jika kau bilang mau hiraukan Byakko, itu artinya kita tidak akan mendapat kan Stone berkah miliknya, dan itu membuat kesimpulan kalau harapan kita untuk mengumpulkan 5 Stone berkah dan 5 Stone Tendo Agami kan gagal !”
“T-Tapi !”
“Tidak apa – apa Yuna !”
“Ao….”
“aku baik – baik saja ! dan lagi, kita membutuhkan kekuatan Byakko juga untuk menghadapi dunia ini, karna itu kita harus membuat dia menjadi sekutu kita”
“…........Emm...b-baiklah”
Wajah yuna yang cukup cemas pun membuatku tidak enak juga untuk bicara seperti ini, aku tau dia menghawatirkan kita semua, tapi itu tidak menjadi sebuah alasan untuk menghiraukan Byakko yang sudah ada di depan mata kita
“Tenang saja Yuna, saat ini akan ku pikirkan apa tindakan kita selanjutnya ! untuk malam ini, aku yang akan berjaga disini ! Ao dan Noel akan tidur di tenda bersama - sama , agar pemulihan Ao semakin membaik ! Yuna dan narmaira kalian tidur di depan perapian ini ! tidak apa – apa kan ?”
“Baik !”
“Tidak masalah !”
“maaf ya ka Narmaira, Yuna ! kalian malah harus tidur di luar sedangkan aku ada di dalam tenda !”
“Tidak apa – apa Ao ! orang sakit tetap diamlah di tenda !”
“kami juga tidur di luar agar bisa siap saat Suzaku membutuhkan kami ! jadi kau dan Noel istirahat saja di tenda !”
“Baiklah ! terimakasih ya !”
“Ayo Ao ! kita masuk ke tenda !”
Aku dan Noel pun masuk ke dalam tenda, noel pun menyuruh ku membuka baju ku agar perban yang membalut bahu ku bisa diganti dengan yang baru
“ini luka yang cukup dalam ! apa masih terasa sakit Ao ?”
“i-iya ! masih sedikit nyeri ! sudah ku duga pasti akan begini, serangan Demi god memang tidak dapat di remehkan !”
“Apa dia sekuat itu ? kau kesulitan menghadapinya ?!”
“sepertinya begitu, mungkin aku bisa mengambil kesimpulan kalau dia itu adalah pergabungan dari ka Misa dan juga Genbu ! di tambah lagi kita belum tau pasti Berkah yang dia miliki !”
“………Dia lawan yang cukup tanggu ya ! apa kau memang mau menghadapi nya lagi ?”
“..…kalau itu !”
Tiba – tiba yuna pun masuk ke dalam tenda dengan wajah yang masih cemas
“Ao….”
“Yuna ? ada apa ? mukamu masih sama seperti tadi, sudahlah jangan secemas itu yuna !”
“Tapi kau tau bukan, yang kau lawan itu bukanlah Reaper, Zombie, maupun Zoa ! tapi sosok yang manakutkan seperti menghadapi Tendo Agami !”
Ya…dia ada benarnya juga, selama ini kami memang tidak pernah menghadapi Demi god sekalipun ! kejadiannya memang selalu saja mereka – mereka ini yang memutuskan ada di pihak kami !
“Ya, kau memang benar ! tapi…aku sudah memegang janji untuk membuat Byakko berada di pihak kita bukan ? dan memberikan jawaban yang terbaik pada seseorang yang memegang janji ini !”
“......Ao(kau malah memikirkan itu saat ini…tentang janji kita !)”
“aku pasti akan menepati janji ini ! karna itu, biarkan lah aku mencoba nya sekali lagi untuk mencarinya !”
“…..............”
Yuna pun sepertinya memikirkan sesuatu, tapi wajah nya masih menunjukan wajah yang khawatir !
“B-Baiklah ! aku percaya padamu ! tapi tolong berjanjilah untuk tidak mati Ao !”
“tenanglah Yuna ! Ao sudah sering memegang janji itu dan tetap kembali ke pada kami ! karna itu Noel sangat yakin kalau Ao tidak akan mati semudah itu !”
“Benar ! kita sudah sampai sejauh ini ! tentu saja kita tidak akan mundur bukan ?”
“B-Baiklah ! sebagai gantinya ! aku juga mau tidur di dalam tenda juga !”
“Ehh ?! jadi sempit dong ! tapi ya sudah lah !”
Tiba – tiba ka narmaira pun juga masuk ke dalam tenda
“AKU JUGA MAU TIDUR DI DALAM TENDA !”
“kalau ka narmaira tidak boleh….”
“kalau ka narmaira tidak boleh….”
“kalau ka narmaira tidak boleh….”
“Ehhhhhhh ?!”
__ADS_1
Setidaknya, di pertarungan ku berikutnya aku tidak akan menghadapinya sendirian, kali ini pasti kami kan membuatmu berada di pihak kami ! Byakko !
to be continue......