Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S3) Find That God #2


__ADS_3

Setelah berhasil mengalahkan Zombie regeneration, Akhirnya kami sampai di Altar pemanggil yang ada di belakang kota Nourgris ini, dan ini pertamakalinya aku berada di sini, Seperti apa kata Ryu, di altar ini memang memiliki aura yang berbeda, mungkin karna ini adalah altar yang mengbungkan manusia dengan Tendo Agami


“Karna sudah sore, ayo segera dirikan tenda dekat dengan Tower anti zoa yang sudah dibangun ! Ayo !”


Ryu pun menyuruh kami untuk mendirikan tenda untuk segera istirahat, karna ritual pemanggilan akan dilakukan jam 5 pagi besok. Kami harus ada di sekitar sini untuk menjaga Altar nya


“Ao !”


“Emm ? ada apa ka Narmaira ?”


“Ikut aku sebentar ! ini penting !”


“………………”


Karna dia bilang penting, kurasa aku akan ikut saja dengannya. dan ternyata, Yang dia kumpulkan di sini bukanlah aku saja, melainkan ada Suzaku, Ryu, dan juga Erick


“ada apa ka Narmaira ? sampai mengumpulkan kita semua begini ?”


“benar, dan lagi, kalau kau mau bicara ke semua laki – laki, kenapa kau tidak ajak ka Krau juga ?”


“Tenanglah Ao, Erick ! berbeda dengan kalian, ka krau itu sulit untuk diajak bicara karna dia orangnya cukup serius ! kali itu aku ada permintaan untuk kalian ber 4 ini !”


“baiklah, bicara saja cepat !”


“dengar ya, walaupun kalian tau besok adalah misi yang sangat penting, tapi aku tidak ingin melewatkan Event penting ku malam ini !”


“Even Penting ?”


“Pikirkanlah lagi Ao, malam ini ada 6 gadis yang akan ada di tendaku, karna itu aku ingin tidur bareng mereka semua dalam satu tenda dan melakukan obrolan gadis yang ku idamkan malam ini !”


Kau lupa memasukan dirimu ke kumpulan gadis – gadis itu ka Narmaira !


“awalnya, aku hanya membawa 2 tenda besar untuk kita semua, tapi tiba – tiba ka Alice membawa 1 tenda cadangan dan dia memutuskan untuk membagi kelompok wanita menjadi dua tenda !”


“……..Narmaira, apakah pentingnya membicarakan ini disaat seperti ini ?”


“Ayolah Ryu ! mungkin tidak ada kesempatan lain bisa setenda dengan 6 gadis sekaligus ! karna itu kau memita bantuan kalian !”


“yaya ! baiklah, tapi apa imbalan kita kalau kami membantu mu Narmaira ?”


“Emmm…..100 Petas ?”


“Bisa lebih malah sedikit tidak sih ?! Dan lagi…aku dan suzaku sebenarnya tidak membutuhkan uang, dan lagi juga ! sepertinya Ao memiliki banyak Petas, kurasa dia akan menolakmu juga !”


“Ehh ?! benarkah itu Ao ?"


ka narmaira mengeluarkan mata sedihnya, aku sebenarnya tidak keberatan sih karna mungkin dia mengidami hari – hari seperti ini dengan para gadis di tendanya, tapi…


“Emm..memang benar apa kata Ryu, sebenarnya keuanganku sudah cukup terkontrol, bagaimana dengan mu Erick ?”


“aku juga sudah punya cukup uang, dan lagi aku tidak mau bermasalah dengan para wanita dalam misi ini jika kita ketauan”


“…..Hem, Tengang saja Narmaira !”


“Emm ? suzaku ?”


“Tentu saja aku akan membantumu !”


Tumben sekali Suzaku mau membantu ka Narmaira


“benarkah Suzaku ?! kau memang demi god yang pengertian !”


“Tapi ada syaratnya !”


“Emm ? apa itu ?”


Suzaku pun membisikan sesuatu pada ka Narmaira, seperitnya suzaku juga sedikit malu – malu saat dia membisikan itu ke ka Narmaira


“……..(firasatku sedikit tidak enak disini)”


“bagaimana ? kau setujuh ?!”


“hanya Itu saja ?! tentu saja aku setujuh Suzaku ! dan lagi itu juga akan menguntungkan ku juga !”


“Sudahkan ?! sekarang ayo bubar saja ! kita belum mendirikan tenda sekarang !”


“Baik Ryu !”


Kami pun bubar dan kami lupa kalau kami kembali ke kelompok bersama – sama dan membuat yang lain sedikit curiga


“Kalian dari mana saja ber 5 ?! dan lagi, kenapa kau sendirian di kerumunan laki – laki Narmaira ?”


“Heh….ka Alice mau tau aja ? cemburu ya ?”


“Ce-CEMBURU APAAN ?!”


“sudahlah, ayo dirikan tenda sekarang !”


Kami pun mengambil perlengkapan di mobil tank kami dan mendirikan tenda di dekat sini, lalu saat aku sedang mengambil pasokan di mobil tank bersama ka Alice dan ka Krau


“Ehh ?!”


“Emm…ada apa Alice ?”

__ADS_1


“tenda cadangan yang ku bawa untuk jaga – jaga hilang !”


“Hilang ? bagaimana bisa ?”


“Entahlah ! aku yakin aku menarunya disini, di tasku ini !”


“kau sedikit teledor Alice ! tidak disangka kau sekarang kurang teliti !”


“……aku tidak ingin dengar itu darimu Krau !”


Seperitnya rencana suzaku dan ka Narmaira berhasil, tapi sejak kapan Suzaku mengambil tenda milik ka Alice itu.


dan akhirnya, 2 Tenda pun telah didirikan, dan malam pun datang, kami pun sedang berada di depan api unggun dan menikmati makan malam kami


“Noel ! mau mencoba Brokoli ku ?”


“duh Tesa, kau tidak boleh pilih – pilih makanan loh, nanti kau tidak bisa tumbuh besar !”


“Ehhhh…..tapi ini brokoli….”


“Noel, kurasa kau tidak bisa bilang seperti itu pada tesa !”


“memangnya kenapa Rin ?”


“…….Tesa itu…Sudah sangat tubuh besar ke Depan !”


“Ehh ?!”


“TOLONG JANGAN BAHAS ITU RIN !”


Sepertinya jarang sekali sangat ramai disini, ini seperti pertama kalinya aku bertemu dengan anggota Savior yang menyelamatkan kami, keramaian ternyata membuat hati cukup tenang ya


“Ka Alice ! katanya kau membawa tenda cadangan ? kenapa sekranga Cuma 2 tenda yang berdiri ?!”


“Soal itu Yuna, sebenarnya aku memang membawanya, tapi tiba – tiba hilang di mobil tank kita”


“Ehhh ?! Pencuri kah ?! apa kita perlu menyelidiki hal itu ?”


Tiba – tiba ka narmaira dan suzaku langsung keringat dingin, seperitnya jika ka Alice tau kalau mereka berdua lah yang berulah, itu akan menjadi sangat gawat


“Yaa, kurasa tidak usah Yuna ! lagian kita masih memiliki 2 tenda disini”


“Ok Deh !”


“(Fyuhh)”


“(Fyuhh)”


“Baiklah ! untuk hari ini sekian dulu, besok kita akan bangun pagi sekali untuk mempersiapkan semuanya, jadi untuk genbu ! tolong jangan bangun kesiangan ya ?!”


“…..akan….ku usahakan….”


“kalau begitu sekian untuk malam ini, dan tidak usah khawatir untuk penjagaan malam kita, karna Suzaku sudah memasang Bold Hold nya di sekitar area ini !”


“Hehe ! Serahkan bagian keamanan padaku !”


“(dia semangat sekali !)”


“(Suzaku semangat sekali !)”


“(kenapa dia se-semangat itu ?)”


Setelah makan, kami pun masuk ke tenda lalu beristirahat, namun sepertinya malam ini aku tidak bisa tidur nyenyak, karna aku kepikiran dengan apa yang akan terjadi di hari esok


“……(ughh…ini mah bukan hanya tidak tidur nyenyak, tapi aku benar – benar tidak bisa tidur !)”


“Emm ? Ao ?”


“ahhh, maaf membangunkan mu ka Krau !”


“susah tidur ?!”


“begitulah, aku jadi kepikiran untuk hari esok !”


“Hem…mungkin angin malam akan membuatmu mengantuk, bagaimana kalau kau coba mencari angin di luar !”


“……kedengarannya itu boleh juga”


“kalau begitu, aku tidur lagi ya !”


“Ahh, Ok !”


Mungkin saran ka Krau benar, angin malam dan permandangan bulan mungkin akan menenangkan pikiranku. Aku putuskan untuk keluar tenda sejenak, namun saat aku membuka tendaku, ternyata ada ka Alice yang sepertinya juga sedang mencari angin dan melihat bulan


“Ao ?”


“ka Alice ? tidak bisa tidur juga ?”


“begitulah, Narmaira tadi bersemangat sekali, aku jadi tidak mengantuk !”


“(sebenarnya apa yang dia lakukan sampai membuat ka Alice tidak mengantuk !)”


Aku pun duduk di sebelahnya dan bersama – sama melihat bulan

__ADS_1


“Indah ya ! bulan yang sangat bulat dan terlihat sangat dekat ini !”


“benar, memang ini permandangan yang sangat bagus ! membuat pikiran menjadi tenang !”


“pikiran tenang ? apa kau kepikiran untuk Operasi besok Ao ?”


“……begitulah, memikirkan hal itu membuatku sedikit gugup !”


“Yaa..tidak masalah kalau kau kepikiran seperti itu, karna memang yang akan kau hadapi akan sangat berat !”


Mungkin tidak apa – apa kalau aku sedikit bicarakan ini dengan ka alice ! mungkin dia akan memberikan saran yang bagus


“ka Alice !”


“Emm ?”


“kalau ka Alice diberikan kesempatan untuk bicara dengan Tendo agami, apa yang akan ka Alice tanyakan ?”


“hem…benar juga ! sebenarnya akan ada banyak pertanyaan, seperti “siapa kau ini ?” atau ”apa yang mau kau perbuat terhadap dunia ini ?” atau mungkin ”apakah ada jalan keluar dari dunia yang seperti ini ?” begitu banyak pertanyaan. Tapi, yang paling ingin ku tanyakan adalah….”


“Adalah ?”


“…….apakah, Alasan kau membuat dunia seperi ini, Karna manusia telah melakukan sesuatu hal yang sangat buruk terhadap dunia mu ini ! itulah yang ingin aku tau”


“…….begituya”


Sepertinya, ka Alice mengira bahwa semua ini adalah ulah dari kakaknya sendiri yaitu dokter Savria, karna sepertinya ka Alice dan juga ka Pandora benar – benar ingin dokter Savria segera ditemukan


“Yaa, mungkin memang banyak hal yang masih misterius di dunia ini ! tapi ka Alice tidak perlu khawatir ! karna besok jawaban itu mungkin akan terjawab !”


“Hem…mungkin kau benar ! aku percayakan semuanya padamu, Ao ! karna itu kau juga harus siap untuk Operasi besok !”


“kau benar ! kurasa aku sudah baikan sekarang ! ini berkat bicara dengan mu ka Alice ! terimakasih !”


“..Hem…senang bisa membantu !”


“kalau begitu, aku akan kembali ke tendaku !”


“Tu-Tunggu Ao !”


“Emm ? ada apa ?”


“karna aku sudah membantumu, maukah kau mengabulkan satu permintaan ku ?”


“Tentu, apa itu ?”


“..U….U-Usap kepalaku !”


“Ehh ?! apa itu Boleh ? ka Alice kan Seniorku !”


“k-kakaku biasa melakukan itu sewaktu aku kecil, aku hanya kebetulah ingin mengenang itu saja !”


“……..……..”


Begituya, selama ini dia adalah Senior ku yang ku kagumi juga, tapi aku melupakan sesuatu kalau dia juga memiliki seorang kakak, dan dia juga ingin dimanjakan oleh kakak nya itu


“ahh ! tapi kurasa itu memang melakukan ! kau tidak usah mendengar apa yang ku katakan tadi A-!!”


Saat dia belum memanggil namaku, aku sudah terlebih dahulu memegang kepalanya dan mengusap – usap kepalanya dengan lembut


“……mungkin ini tidak akan senyaman saat kakak mu yang melakukannya ! karna tanganku yang kasar ini !”


“…Hem…ini sudah lebih dari cukup !”


Kesediha….kesepian…Ekspresi ka Alice yang terlihat saat ini, kurharap aku bisa melakukan sesatu terhadapnya, dan juga melakukan sesautu untuk dunia ini juga !


Lalu…Pagi hari pun datang dan matahari pun sudah ingin bangkit dari tidurnya ! tapi kami semua sekarang sudah siap di Altar Pemanggil ini dan bersiap melakukan Ritualnya


“Kau siap Ao ?!”


“Sangat Siap !”


Suzaku, Ryu, dan Genbu (yang masih sedikit mengantuk) mengitariku untuk melakukan pembukaan gerbang


“begituya, kalau begitu semoga berhasil Ao !”


“..kau…Pasti....Bisa Ao !”


“jangan mengewakan ku ya Ao ! bawalah harapan untuk kami semua !”


“Ryu….Genbu…. Suzaku….Mohon bantuannya ya !”


Teman – teman ku sedang melihatku, mereka juga mengangguk dan juga tersenyum, itu artinya mereka mengharapkanku pada Operasi kali ini, aku pasti bisa ! Ayolah Ao Stevel ! tunjukanlah pada mereka kalau tendo Agami tidak akan membuatmu ketakutan


“Baiklah ! Rapalkan berkah kalian ! Suzaku ! Genbu !”


“Baik !”


“Baik !”


Mereka bertiga pun merapalkan berkah mereka, aku pun menutup mataku dan mereasakan kalau jiwaku terbang ke suatu tempat yang jauh…tinggi ke langit menuju luar dunia ini…dan begitu aku merasakan kalau aku tidak terbang lagi…aku pun membuka mataku…dan sampai lah aku di dunia putih ku ini...


to be continue......

__ADS_1


__ADS_2