Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S3) Demi God Byakko #7


__ADS_3

Pagi hari pun datang, aku terbangun di dalam tenda bersama teman – teman ku yang masih tertidur….karna belakangan ini aku bisa merasakan sekitarku ketika aku tidak sadarkan diri, sepertinya Noel dan Yuna tidur cukup malam kemarin, mereka terlalu menghawatirkanku, aku tidak boleh sampai gagal hari ini


“lebih baik persiapkan semuanya dulu ! aku harus bicara dengan Suzaku !”


Aku pun keluar tenda dan melihat sekitar sini, sepertinya Suzaku juga tidak ada disini, apa dia sedang patroli keliling hutan ini


“Hemm...”


Rasanya luka di bahuku ini sudah membaik, namun aku masih bisa merasakan sedikit nyeri nya, rasa nyeri ini biasanya disebabkan karna daging yang tersayat benda tajam, pasti akan menimbulkan nyeri dalam waktu yang cukup lama


“…………….”


Untuk memeriksa luka nya, aku pun membuka bajuku dan benar saja bekas lukanya sudah mulai tertutup, entah ini dari berkah milik Noel, ataukah tubuhku yang aneh ini melakukan ini semua


“(sepertinya, aku harus segera mencari tau tentang tubuh ini, tapi saat ini tidak ada kabar sedikitpun tentang Dokter Savria, kurasa saat ini fokus saja menghadapi Byakko) Emm ?”


Saat aku sedang mengecek keadaan tubuhku, Ka Narmaira dan Yuna pun keluar dari tenda


“Ahh, Ao ?! kau mau mandi ?!”


“(wahh !! Ao sedang buka baju !!)”


“Pagi ka Narmaira, Yuna, aku sedang mengecek kondisi badanku, ternyata lukanya sudah cukup membaik !”


“apa kau yakin kau tidak mau istirahat dulu saja ? luka mu kan cukup parah Ao !”


“Aku berterimakasih atas rasa khawatirmu ka Narmaira, tapi aku sudah baik – baik saja, ini semua berkat berkah dari noel !”


“Ya, kalau kau bilang begitu maka aku tidak akan membantah lagi !”


“Terimakasih ka Narmaira, dan…Yuna ? kenapa kau menatap ku begitu tajam ?!”


Yuna pun menyadarinya kalau dia terlalu menatapku dan tiba – tiba berpaling ke arah lain


“Hem, Pagi – pagi gini tolong jangan pamer badan begitu Ao, kau membuatku merasa aneh saja !”


“Sudah ku bilang aku sedang mengecek kondisi tubuh ku kan !”


“Hohh…tapi benar juga apa kata Yuna, Badanmu semakin berotot saja Ao ! apa kau mau membuat otot – otot mu ini membesar lagi ?”


“(Otot…..)”


“Entahlah, saat aku latihan dengan giat, Entah kenapa tiba – tiba otot – otot ini bermunculan ! Emm ?”


Aku kembali melihat yuna yang tatapan nya semakin tajam ke arahku


“Emm..Yuna, apa kau sebegitu nya penasaran dengan badan ku ?!”


“Ehh ?! A-Apa yang kau maksudkan Ao, aku tidak mengerti !”


“kalau kau memang penasaran seperti itu, kau bisa saja menyentuhnya ko !”


“Ehh ?!”


“Emm ? ada apa ?”


“…………..B-Boleh nih ?”


“Silakan saja, itu tidak merugikan ku ko !”


Dia pertamanya sedikit kebingungan dengan tindakan nya, tapi perlahan dia berjalan mendekat ke arahku, Yaa…Kalau hanya di pegang saja dan itu menghilangan rasa penasaran nya, kurasa itu tidak merugikan ku


“K-kalau begitu, kupegang ya !”


“Silakan saja (apa badanku Se-begitu menakutkan untukmu Yuna ?!)”


Setelah tangan nya yang ragu – ragu mendekat ke badanku, pada akhirna dia pun menyentuh nya


“Ahh ! ini keras sekali Ao ! apa otot memang seperti ini ?”


“memang nya kau tidak pernah memegang otot kakak mu sendiri ?!”


“…….itu Menjijik !”


“Ehh ?!”


Setelah itu, Suzaku tiba – tiba muncul dari sebelah kami, sepertinya dia memang pergi menggunakan Berkahnya berpindah tempat nya


“Suzaku !!”


“aku kembali, Ao ! bagaimana keadaan mu ?!”


“sudah sangat membaik dan aku bisa kembali bertarung ! lagian kau dari mana saja Suzaku ?”


“sepertinya akan baik kalau aku menyampaikan ini pada Team Seiryu, karna itu mereka saat ini sedang menuju ke hutan ini, katanya dalam 8 jam mereka akan sampai !”


8 jam ya, karna ini masih pagi, kurasa mereka akan sampai antara siang menjelang sore hari


“itu waktu yang cukup panjang, apa yang kita harus lakukan sambil menunggu mereka ?”


“Ayo kita makan dan bicarakan ini terlebih dahulu, aku akan bangunkan Noel dan kalian tolong siapkan sarapan kita !”


“Baik !”

__ADS_1


Sesuai apa perintah Suzaku, kami pun memepersiapkan sarapan dan kemudia membahas apa yang harus kami lakukan saat ini, karna itulah kami berkumpul di depan tenda ini


“Seperti yang kalian lihat, Byakko itu memang tidak mudah untuk ditakluk kan, pikiran dia terlalu liar dan sulit untuk diajak bicara, karna itu sepertinya kita harus memikirkan cara lain untuk membuat dia mau bergabung dengan pihak kita ! apa ada yang punya Saran ?!”


“Suzaku !”


“Silakan Yuna !”


“apa tidak ada cara lain mengumpulkan Stone berkah selain dari Byakko ? dilihat dari kejadian dia menyerang Ao, kurasa tidak ada alasan lain selain menganggap dia sebagai musuh kita !”


“aku mengerti apa yang kau pikrikan Yuna, tapi Byakko adalah Demi God terakhir yang diciptakan Tendo Agami, kalau dia tidak mau bekerja sama dengan kita walaupun kita memiliki Stone miliknya, tidak ada gunanya karna Stone itu tidak akan bekerja saat melakukan pemanggilan !”


“hah…tidak bisa ya, kurasa itu berarti kita memang harus melakukan sesautu terhadapnya !”


“Benar, ada saran lain sebelum saranku yang dijadikan tujuan utama kita ?”


“Noel ada sedikit saran !”


“Silakan Noel !”


“bagaimaan kalau kita menjanjikan dia untuk bisa hidup enak di desa Zenexter ?!”


“Hidup enak ? seperti apa itu ?”


“Emm..seperti, hidup di kelilingi gadis – gadis, dan harta yang berlipah, dan makanan yang sangat banyak dan juga lezat ?!”


“………………….”


“………………….”


“………………….”


“A-Ada apa ? apa itu tidak bisa ya ?!”


“ketauhi lah dewiku, kalau yang kau sebutkan tadi itu, rakyat Zenexter sendiri juga membutuhkanya saat ini ! dan lagi...Byakko itu wanita yang normal dan tidak seperti Narmaira !”


“Benar Noel, Aku ini sudah cukup senang di kelilingi para wanita saja, aku tidak peduli dengan harta atau semacamnya !”


“(jangan malah meluruskan Tujuan Utamamu ka Narmaira !)”


“B-Begitu ya”


Sepertinya aku juga tidak bisa memikirkan apapun disini, yang menjadi poin utamaku adalah membawa Byakko bersama kita walaupun harus menggunakan kekerasan sekalipun


“Apa menurutmu jalan kekerasan akan bekerja untuk nya Suzaku ?!”


“Pada dasarnya dia memang sulit dimengerti, sama seperti berkah nya yang sulit di mengerti juga ! kurasa jalan kekerasan malah membuat dia semakin bersemangat untuk membunuh kita !”


“Entahlah yuna, tapi kurasa itu semacam pacuan seperti Berkah milik Seiryu yang bisa menghentikan waktu !”


“jadi maksudmu berkahnya itu memacu dengan waktu juga ?”


“ada kemungkinan seperti itu, kalau tidak, mana bisa dia membuat kita terbaring seperti itu dalam hitungan detik bukan ?”


Ya…itu memang mungkin saja, kalau dia memang bisa bermain – main dengan waktu seperti berkah milik Ryu, maka satu – satunya yang bisa menghadapinya adalah Ryu itu sendiri !


“kalau begitu, sepertinya kita tidak memiliki pilihan selain menunggu Ryu dan teman – teman, tapi bagaimana kalau Byakko sudah kabur dari hutan ini ?”


“Tenangalah Ao, aku sudah menempelkan Bold Hold ku di semua jalan keluar dari hutan ini, dan saat ini tidak ada tanda – tanda dia keluar dari hutan ini !”


“Tunggu sebentar !”


“ada apa Yuna ?”


“kalau benar kata Suzaku dia tidak keluar dari hutan ini, kalau begitu bisa saja dia sekarang ini menyera-“


“HUH ?!”


“HUH ?!”


“HUH ?!”


Saat yuna bicara seperti itu, mataku terfokus kan dengan kemunculan Byakko yang ingin menebas Yuna dari belakang, Gawat ! jarakku cukup jauh dari yuna ! aku tidak sampai menariknya !


“YUNA AWASS !”


“Ehh ?!”


SRATSSSS !!


Ka Narmaira pun langsung saja mendorong yuna hingga tebasan dari Byakko itu malah melukai kaki kanan ka Narmaira


“CIHH !”


“KA NARMAIRA !”


Kami pun melompat ke belakang dan menjaga jarak dari byakko


“BYAKKO !”


“wah - wah ! Suzaku, jangan marah seperti itu dong, kalian tidak datang menyerangku, karna itulah aku saja yang melakukan serangan dadakan bukan ?!”


Dia ini ! muncul dari mana ! harusnya suzaku sadar kalau dia datang ke arah kami, karna Suzaku memasang Bold Hold di sekitar tenda ini

__ADS_1


“BYAKKO ! KALI INI AKU YANG AKAN MENGHADAPI MU !”


“Hoh…kau banyak bicara lagi Suzaku ! ingatlah yang bisa melawanku cuma Seiryu saja, tentu saja seranganmu pasti tidak akan ada yang ken-Ehh ?!”


TRANGGGG !!


“Ao !”


Tebasanku pun di tepis oleh katana miliknya, tapi Byakko yang kaget dengan serangan ku itu terpental ke belakang cukup jauh


“Cih…(Bocah ini ya) Berani sekali kau memotong pembicaraan ku bocah ! padalah kemarin kau sudah ku buat sekarat !”


“kau bisa saja ku maafkan kalau kau menyakitiku, tapi ! kau malah ingin membunuh Yuna dan menyakiti ka Narmaira ! di saat itulah aku yang akan menjadi lawan mu Byakko !”


“…..Hemm”


Dia pun tiba – tiba menancapkan katana nya ke tanah, dan mengikat rambut nya yang panjang itu dengan gaya ponytail


“aku suka semangat mu yang satu itu bocah ! kalau boleh tau siapa namamu ?”


“AO !”


“Begitu ya, Kalau begitu Ao ! aku akan buat penawaran yang bagus untuk mu !”


“Penawaran ?”


“saat ini, sebenarnya aku mau membantai kalian dengan menggunakan berkahku saja, itu cukup mudah, tinggal membuat kalian tidak berdaya dengan berkahku, dan membunuh kalian satu per satu !”


Jadi benar dia bisa melakukan sesuatu seperti hal nya Ryu yang bisa menghentikan waktu ?! kurasa hal itu akan cukup gawat


“Tapi, aku akan memberikan mu penawaran lain !”


“……..penawaran Apa itu ?”


“kau bisa hadapi aku satu lawan satu, dengan syarat, aku tidak akan menggunakan berkah ku !”


“………………………”


“dengan begitu, ada kemungkinan kau menang bukan ? ditambah lagi kau bisa menyelamatkan nyawa teman – teman mu juga !”


Tapi, dalam pernyataan yang seperti ini, pasti ada yang dia inginkan !


“apa perjanjian yang kau syaratkan ?”


“Kalau kau menang dariku, aku akan ikut kalian ke Zenexter, dan berjanji untuk berhenti membunuh manusia !”


“……dan kalau aku kalah ?”


Dia pun tiba – tiba tersenyum


“kau harus bergabung dengan kami dan menjadi seperti ku, membunuh manusia dan juga para Reaper !”


“..........(sudah ku duga !)”


Jad ini yang dia rencanakan !


“Ao ! jangan mau dengan tawaran nya ! itu terlalu mengerikan !”


“Benar Ao, lebih baik kita hajar saja dia bersama – sama ! kita juga memiliki Suzaku disini ! kita pasti bisa menang ! iya kan Suzaku ?”


“……………..”


“Suzaku ?”


“mengertilah, Yuna, Narmaira, walaupun kita memang bisa melawan nya bersama, ada kemungkinan kita semua akan mati disini, dan saat ini ! Ao sedang memikirkan keputusan terbaiknya ! jadi saat ini aku serakan semua nya dengan keputusan yang Ao pilih”


“Ao….”


Dalam situasi seperti ini, tawaran dari musuh pasti akan menguntungakan dia sendiri, tapi..karna itu tawaran yang cukup bagus juga bagiku ! apa aku turuti saja apa yang dia mau


“………..Ughh”


Tiba – tiba Noel pun menggenggam tangan ku


“Ehh ?! Noel ?!”


“keputusan mu akan membuatmu tertuju pada tujuan mu, karna itu Noel akan setujuh dengan apa keputusan mu Ao !”


“….Noel”


Tapi, kalau aku menghadapinya sendirian, ada kemungkinan aku akan kalah, tapi kalau kami menghadapinya bersama, dia akan menggunakan berkahnya dan ada kemungkinan teman – teman ku akan terbunuh…kalau begitu !


“Baiklah !”


“Emm ?”


“aku setujuh dengan persyaratanmu Byakko ! mari kita akhiri ini dengan satu lawan satu !”


“hehehe ! Aku menuggu kau bilang seperti itu, Ao !”


Semuanya pasti akan baik – baik saja, aku yakin ini adalah jalan yang terbaik saat ini !


to be continue......

__ADS_1


__ADS_2