Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(FS) The Other Side of Savria Angelo #2


__ADS_3

Saat berada di teleportasi milik Suzaku, pandangan kami akan sangat putih dan silau, karna itu biasanya aku menutup mataku saat teleportasi sedang berlangsung, dan ku yakin aku baru saja beberapa detik menutup mataku, tapi saat aku membuka mata kemudian, di depan mataku pun terlihat sebuah kota yang sudah hancur dan gedung - gedung yang hampir runtuh


“Kita sampai ! kota Sandberk !”


Ternyata benar kami sampai di kota ini hanya dengan beberapa detik saja, kemampuan teleportasi milik suzaku memang sangat hebat


“Baiklah, markas ku ada di ujung kota ini, tepatnya sedikit keluar dari kota ini !”


“apa kau membangun markas mu di bawah tanah lagi dokter savria ?”


“Begitulah, aku harus membuat markas yang tidak terlihat, karna itu sebisa mungkin aku membangunnya di bawah tanah atau di pulau tak berpenghuni ! namun pamanmu bilang kalau keperluan - keperluan khusus harus terjadi cukup cepat, karna itu kami juga membangun nya di bawah tanah perusahaan kami


“.………..Jadi benar ya, kau memang bekerja sama dengan pamanku pak charles ?”


“aku tidak bisa bilang tidak, tapi itu terjadi dulu sekali ! karna sekarang ini dia sudah tiada !”


Ternyata benar, pamanku memang sudah meninggal, itu artinya dia tidak selamat dengan kejadian yang menimpa dunia ini !


“Maukah kau ceritakan sedikit tentang pamanku Savria ?”


“Ahh, Itu bisa nanti ! kita tidak boleh terlalu lama di sini Ao, ayo cepat ke luar kota ini segera !”


“.……………Baiklah”


Tiba - tiba Suzaku pun menepuk pundak ku


“Tenang saja, dia tidak akan ke mana - mana, kau bisa lain kali menanyakan hal itu padanya !”


“kau benar suzaku, ayo fokus dengan misi kita dulu !”


Kami pun berjalan menuju luar kota, arahan dokter savria bilang kalau kita memang harus berjalan cukup jauh untuk sampai di ujung kota


“selain itu, aku tidak tau kalau kalian para demi god terlalu banyak memiliki aturan ya ! apa dewa kalian itu memliki sikap pelit atau semacamnya ?”


“savria ! aku memperingatkan mu untuk tidak macam - macam membicarakan tendo agami seperti itu ! kau boleh bicara semaumu pada kami para demi god, tapi kurasa kau harus jaga omongan mu terhadap tendo agami kalau kau masih sayang nyawamu !”


“yaa ! yaa ! aku tau. Tapi, kalau kau mengancam ku dengan kata - kata “kalau kau masih sayang nyawamu” kurasa itu tidak akan mempan padaku”


“Apa maksudmu ?!”


Tiba - tiba dokter savria pun berhenti mendadak


“aku ini….Sudah siap mati kapan saja ! tidak ada penyesalan lagi yang ku pegang saat ini ! aku tidak perlu melihat ke depan, karna aku sepantasnya menerima apa yang telah ku lakukan !”


“Savria…..”


“T-Tunggu dulu, makanya ku bilang apa maksudnya itu ?”


“.…………….Hehehe, Lupakan !”


“Eh ?”


“Eh ?”


“tugas kalian saat ini adalah membawaku ke markas ku ! ayo cepat ! nanti kelamaan dan aku sudah kangen dengan pandora nih ! cepat ! cepat !”


“sudah ku duga dia memang aneh ! ya kan Ao ?”


“.……………….”


Aku sedikit mengerti apa yang dokter savria bicarakan itu, Namun…apa arti dari “tidak perlu melihat ke depan” itu ? apa itu artinya dia…


Setelah berjalan sekitar 40 menit, kita pun berhenti sejenak untuk istirahat karna sepertinya Dokter savria sudah cukup kelelahan


“Fuahh ! segar ! terimakasih Airnya Ao !”


“apa kau yakin kau baik - baik saja savria ?”


“Tentu ! aku juga bawa obat ku, jadi tidak apa - apa !”


“begituya”


“Ngomong- ngomong Ao, kenapa kau memanggilku savria saja ?”


“Ehh ? bukanya namamu memang savria ?”


“benar sih, tapi kau memanggul pandora dengan sebutan kakak bukan ? begitu juga dengan iris, misa dan bahkan adikku Alice ! tapi kenapa kau malah memanggilku nama saja !”


“.……a-apa itu masalah ?”


“tidak, tapi aku mau tau alasan mu ?”


“.…………..”


Ini memang terdengar aneh, aku juga tidak tau kenapa kau spontan seperti ini


“entah kenapa, tapi rasanya aku lebih biasa memanggil mu dengan namamu saja ! tapi aku juga kurang yakin”


“.………(apa itu berarti dia bisa mengingat kembali hal itu ? apa itu mungkin ?) begituya, yasudah kalau kau merasa itu nyaman bagimu !”


“Hey Savria !”


“Ahh, kau tidak perlu ikut - ikutan cemburu suzaku !”


“Aku tidak cemburu ! sudahlah, cepat kau sembunyi saja !”


“Sembunyi ? sembunyi dari ap- Ohh ?!”


Aku pun juga menyadarinya, beberapa zombi pun keluar dari dalam gedung, ada juga beberapa zoa yang menatap kami dari kejauhan


“Bagaimana Suzaku ?”


“jumlahnya tidak terlalu banyak, kau siap Ao ?!”


“Tentu !”


Aku pun mengeluarkan katanaku, dan kami berdua pun menghabisi semua zombi dan zoa yang mau menyerang kami, ini mudah karna jumlah mereka yang tidak terlalu banyak, ditambah lagi ada suzaku juga di sisi ku


Lalu, setelah 10 menit kemudian, semua nya pun telah terbantai habis


“Fyuhh, sepertinya sudah semuanya suzaku !”


“hebat Ao, tidak di sangka kau semakin sadis saja !”


“apa itu pujian ?”


“tapi ada kemungkinan akan ada lagi yang menyerang kita, kurasa lebih baik kita secepatnya ke tempat tujuan !”


“kau benar ! ayo !”


Kami pun melanjutkan tujuan kami ke markas milik dokter savria, karna kami ingin menghemat waktu, aku pun menggendong dokter savria agar perjalan kami lebih cepat


“Iyahaha ! senangnya bisa di gendong begini ! tapi aku lebih senang kalau di gendongnya seperti tuan putri !”


“jangan banyak minta Savria ! lalu apa benar arahnya ke sini ?”


“benar- benar ! sekitar 20 menit lagi mungkin kita sampai !”


“Ao, kalau kau sudah merasa lelah menggendongnya, tolong jangan gantian padaku dan tetaplah bertahan !”


“Lebih baik kau tidak usah bilang suzaku !”


Lalu, setelah 20 menit kami keluar dari kota sandberk, kami pun berhenti di sebuah pohon yang cukup besar


“Pohon ?”


“benar, di bawah pohon besar ini ada markas ku, tapi sepertinya pintu masuk nya telah terkubur karna ini sudah cukup lama ! apa kalian bisa lakukan sesuatu ?”


“.…..Minggir !”


Suzaku pun mengeluarkan petirnya dan menghantam tanah, tiba - tiba terlihatlah pintu masuk di depan kami


“benar - benar di bawah tanah rupanya !”


“Atas nama savira Angelo ! izinkan aku masuk !”


“[----Akses diterima----]”


Pintu pun terbuka dan tidak di sangka ada pintu otomatis seperti ini di saat dia bilang telah meninggalkan markas ini cukup lama


“tidak di sangka masih ada pintu dengan sistem seperti ini !”

__ADS_1


“Aku harus tetap mengamankan pintu masuk nya, sebisa mungkin aku ingin tidak ada yang bisa masuk ke sini selain diriku ! Ayo masuk !”


Kami pun akhirnya masuk ke dalam, dan sepertinya bagian dalamnya memang tidak terawat


“ini tidak terawat ! ternyata benar markas mu ini sudah lama di tinggali ya ?!”


“Yup ! ini adalah markas saat aku dan paman mu masih bekerja sama !”


“Paman ku ?!”


“Yaa, tapi karna beliau sudah mati, kami pun melanjutkan ke fasilitas yang lebih dekat dan melanjutkan penelitian kami”


“.…..Sebenarnya, apa yang kau lakukan di balik semua ini, Savria Angelo ?”


Suzaku pun spontan menanyakan hal itu pada dokter savria, karna sepertinya kami sudah sejauh ini, kurasa memang saatnya dia memberitahukan kami apa yang dia lakukan sejauh ini


“.…Maaf, aku tidak bisa memberitahukan hal itu. Tapi, akan ada saatnya nanti di antara kalian harus mengetahui nya, dan orang itu hanyalah Ao dan Noel saja ! jadi maaf suzaku, kau mungkin tidak akan mengetahui semua ini !”


“.…..Cih, yasudahlah ! ayo cepat selesaikan ini !”


Karna suzaku cukup emosi, dia pun mendahului kami berdua dan berjalan masuk sendiri lebih dalam


“Savria, apa itu benar ?”


“Emm ? bagian yang mana ?”


“aku dan noel, yang boleh mengetahuinya ?”


“Begitulah, karna memang hanya kau dan noel yang bisa ! begitu juga dengan diriku ini !”


Aku pun berhenti sejenak karna semuanya jadi jelas sekarang


“Jadi, ternyata semua itu benar ya ?”


“Hoh…kau sudah sedikit tau tentang hal ini rupanya ?!”


“Memang belum semua, tapi…karna tadi kau bilang begitu. Jadi kesimpulan ku benar kalau Noel dan aku sendiri pun adalah bahan percobaan mu !”


“.…..Yup, sudah terlambat sekali kau menyadari nya Ao !”


“Apa sebenarnya tujuan mu ?! kenapa kau melakukan ini padaku dan bahkan mengubah Noel menjadi seperti itu ?”


“.……………..”


“JAWAB SAVRIA !”


Semuanya harus di benarkan di sini ! semua tentang ku dan noel, atau bahkan dunia ini ! semua itu pasti dia mengetahuinya !


“Kembali ke awal lagi !”


“Huh ?!”


“aku sudah bilang padamu, akan ada saatnya aku akan memberitahukan nya pada kalian berdua ! sekarang ini aku ingin kau fokus dengan tujuan ku Ao ! demi kelancaran semuanya !”


“.….Janji ?! kau akan bicarakan semuanya ?”


“Tentu saja ! aku tidak pernah melanggar janji ku ini !”


“.…..Baiklah, ayo segera akhiri ini dan segera cari apa yang kau butuhkan !”


“Hemm, kau type yang tidak sabaran ya, aku suka itu !”


Kami pun mengelilingi markasnya ini, tapi setelah aku melihat kiri kanan, aku lebih menyimpulkan tempat ini sebagai labolatorium dari pada markas rahasia


“sebenarnya apa yang kita cari di sini ?”


“Perlengkapan ku, dan juga aku butuh Cairan Moxagen juga !”


“Moxagen ? apa itu ?”


“Ahh, itu loh, kau ingatkan Ao, saat kau dan noel pertama kali menemukanku, kau melihat ku telanjang di dalam tabung bukan ?”


“.………………”


“Ao…kau melihat nya telanjang ?”


“D-Diam Suzaku !”


“di dalam tabung itu ada semacam Cairan yang membasahi seluruh tubuhku bukan ? cairan itulah yang sudah dicampur dengan moxagen agar tubuhku tetap dalam kondisi stabil !”


“AHHH !! DIAMLAH SEBENTAR SUZAKU ! DAN JUGA, bisakah kau menggantinya dengan kata - kata air saja dan jangan bilang cairan !”


“hehe, itu mengganggu mu ya ! yaa baiklah, pokonya aku butuh air campuran moxagen agar aku tetap bisa hidup !”


Aku mengetahui itu sedikit, ini terjadi juga dengan kejadian sebelumnya, bahwa manusia tabung tidak bisa di keluarkan begitu saja karan mereka memiliki tubuh yang berbeda, jadi Moxagen itu kah yang mereka butuhkan ? karna itu dokter savria juga bisa keluar dari tabung dalam waktu yang lama


“begitu ya, jadi ini kebutuhan pribadi mu ya ? agar kau tetap bisa hidup !”


“.…..Begitulah…Tapi, kurasa kau juga membutuhkanya untuk hal lain !”


“Hal lain ?”


“Ohh, kita sampai !”


Kami pun berhenti di sebuah ruangan yang tertutup, tapi pintu di depan kami ini sepertinya sangatlah berbeda, karna memiliki semacam layar dan juga keamanan yang tinggi


“Atas nama Savira angelo ! aktifkan pembuatan Moxagen !”


“[-----pembuatan Moxagen di aktifkan ! butuh waktu 3 jam sampai proses selesai-----]”


“3 JAM ?!”


“3 JAM ?!”


“sabarlah kalian berdua, ini adalah hal penting bagiku, bersabarlah dan tunggu saja ! ahh, Suzaku, sebenarnya aku ingin kau mencari barang - barang yang ada di daftar ini ! apa kau bisa ?”


“Hah ? kenapa aku yang harus cari ?”


“Kalau kau yang cari akan lebih cepat bukan ? ini daftarnya !”


“.…..Bisa saja sih, tapi apa kau memang membutuhkan barang - barang in-!!”


Sepertinya, tadi aku lihat kalau Suzaku sempat kaget saat melihat kertas yang dia pegang itu


“.………kau yakin ini yang kau perlukan ?”


“Yup ! kau bisa bantu aku carikan bukan ?”


“.…….Baiklah, kalian berdua tunggu di sini saja ! aku akan cari barang - barang ini sekaligus melihat keadaan sekitar markas ini !”


“Baiklah !”


“hati - hati ya ! dan tolong ya Suzaku !”


Suzaku pun pergi mencari apa yang ada di daftar yang dia pegang tadi, tapi kami sekarang harus menunggu 3 jam lagi, apa yang harus ku lakukan dengan waktu yang cukup lama ini !


“baiklah, karna kita harus menunggu di sini ! bagaimana kalau sedikit istirahat Ao ?”


“Kurasa kau benar, Ayo duduk di sana saja sambil menunggu Moxagen nya jadi !”


Kami pun ke ujung ruangan ini dan duduk sambil istirahat, Dokter savria pun mengeluarkan botol minumnya dan menuangkan teh yang dia bawa itu


“Ini Ao !”


“Jadi…kau tau kalau kita akan menunggu saat pengambilan Moxagen ini ya ?”


“begitulah, selagi itu kau juga ada yang mau di bicarakan bukan ? karna itu lah ini waktunya !”


Memang ada beberapa pertanyaan ataupun banyak sekali pertanyaan yang ingin aku tanyakan ke padanya, tapi…apapun itu yang menyangkut tendo agami, dia pasti akan bilang kalau dia tidak bisa menjelaskannya pada sembarangan orang


“Dokter savria, Begini…”


“Emm ?”


“saat pertama kali kita bertemu, kau menangis saat kau sedang memeluk ku dan juga Noel bukan ? apa yang sebenarnya waktu itu kau pikirkan ?”


“Emmm…gimana ya, saat melihat kalian bersama muncul di hadapanku, aku cuma merasa kalau apa yang harus ku lakukan sudah hampir terselesaikan !”


“yang harus kau lakukan ?”


“Benar, mungkin kau berfikir kalau banyak yang tidak bisa aku bicarakan padamu Ao, tapi mengertilah, ini memang benar - benar harus ku pegang hingga saat nya tiba !”

__ADS_1


Dia pernah bilang, hanya aku dan Noel saja yang akan dia beritahukan mengenai hal itu, aku tau kalau aku tidak ragu berada di hadapnya, namun…apa kau harus mempercayai nya sampai sejauh ini ?


“.…….kalau begitu, sesuai janjiku juga, aku akan menunggu !”


“Hem, kau ternyata penyabar ya Ao !”


“Kau yang bilang akan menjelaskannya kalau sudah saat nya bukan ? jangan kabur dari janji mu itu ya !”


“Ahahah ! iya - iya ! Aku tau !”


Setidaknya, saat ini aku hanya tau kalau aku tidak boleh meragukannya, sama seperti saat aku percaya pada Ka Pandora dan juga para teman - teman ku


“Tapi…aku akan berikan mu satu hal mengenai semua ini Ao ”


“Satu hal ?”


Dia pun berdiri dan berjalan menuju tempat tidur perawatan, dan duduk disana sambil melihat ke arahku


“Aku ini…semua yang ku lakukan ini adalah untuk umat manusia ! apa kalau aku bilang seperti itu, kau akan percaya padaku….Ao Stevel ?”


“.……….sudah ku bilang bukan ? kalau kau percaya pada kami, aku pun akan mencoba mempercayai mu juga !”


“Kyaaa ! kata - kata yang menusuk lagi ! aku semakin suka kalau kau bilang seperti itu !”


Krk…


“(Emm ?)”


“Selain itu, kasur ini cukup empuk loh Ao, bagaimana kalau kita co..ba ?”


“Pstt…Diam !”


“Wahh ! aku cuma bercanda ko, tidak usah serius begitu A-Mpff”


“Psttt ! coba diam dulu !”


Selagi tangan ku menutup mulut dokter savria, sepertinya tadi aku mendengar suara dari lorong yang dituju suzaku


Krk…


“Dokter savria, kau dengar itu ?”


“Mfppmppp”


“Ahh, Maaf !”


“Puahh ! memangnya kau mendengar apa ? kurasa aku tidak mendengar suara apa - ap-”


KRKKK….


“!!!”


“!!!”


Ternyata benar, suaranya berasal dari lorong tempat suzaku pergi tadi


“.…..Suzaku ? Kau kah itu ?"


………………………………………………………………………………


“Tidak ada respon, Dokter savria tunggu di sini saja ! ini, pakai pistol ku kalau ada apa - apa !”


“O-ok !”


“Aku akan periksa ke sana, jika terjadi sesuatu teriak saja, aku pasti akan langsung ke sini !”


“Baiklah !”


Suara tadi…apa itu Suzaku ?


To be continue…..


---EXTRA-----


Siang hari di negara zenexter, pasukan tentara zenexter dan pure inverno telah selesai latihan gabungan


“Baiklah, cukup latihanya ! sekarang kalian boleh istirahat !”


“Baik !”


Seluruh pasukan tentara Zenexter dan Pure inverno pun bubar


“Kerja bagus Iris ! kau memang komandan yang mengagumkan, pantas saja dokter savria juga menghormatimu !”


“Kau juga cukup bagus Geil ! apa biasanya kau memimpin mereka seperti tadi itu ?”


“Yaa, karna tujuan kami adalah untuk membuat dokter savria tetap aman, mereka pun harus bisa bertarung sampai mati untuk tuan mereka !”


“begituya, semoga saja aku punya prajurit seperti itu !”


“Hem, apa yang kau bicarakan, kau punya satu bukan ! si K#%!@!% itu !”


“kata - kata mu nusuk juga ya ! tapi kurasa memang benar dari semua pasukan ku, Ao lah yang paling berprestasi !”


“Hem, paling dia juga melihat hal mengerikan itu juga bukan ?”


“Hoh…kau sama juga ya ?”


“Tentu saja ! memang banyak tentara ku yang telah gugur, tapi mereka tetaplah teman ku juga ! Mereka semua ! tidak akan ku biarkan mati sia - sia !”


“Aku tau - aku tau ! Hemm, bukanya itu si yang namanya susah itu ?”


“Shizuka ! tolonglah ingat namanya Iris !”


“Geil ! ka Iris !”


Shizuka pun menghampiri Ka Iris dan Geil


“Shizuka ? ada apa ?”


“aku di suruh membantu kalian di sini, Tapi….kurasa semuanya telah beres ya ?”


“Hem, tentara ku memang melakukan pelatihan yang terbaik ! benar kan Iris ?”


“Y-ya, kurasa begitu (setidaknya ini membuat dia cukup senang)”


“sayang sekali, kalau begitu apa yang harus ku lakukan ya !”


“lagian kenapa kau ada disini ? seharusnya kan kau tetap di sisi dokter savria !”


“ahh, kau belom tau ya ? dokter savria menuju markas lain untuk mengambil beberapa keperluan !”


“APA ?! KENAPA AKU TIDAK DI AJAK ?! DAN LAGI PULA KENAPA KAU MALAHAN TIDAK DI AJAK JUGA ?”


“tenanglah Geil, mungkin doktrer savria mau jalan - jalan ke markasnya, kalau dia mau ke markasnya dengan jarak se-jauh itu, pasti dia mengajak suzaku bukan, Shikuhaza ?”


“Emmm, Namanku shizuka ! tapi ya, memang dokter mengajak suzaku untuk ke sana !”


“Begituya…”


“Kan, kau tidak perlu khawatir geil, aku malah khawatir terhadap suzaku nya ! pasti dia di permainkan di sana oleh nya !”


“Dokter savria tidak mempermainkan Orang lain ! tapi…ya memang terkadang dia sering menggoda tentara lain dan sedikit kelewatan sih !”


“benar kan ! asalkan bukan sama Ao, dia pasti akan baik - baik saja !”


“Benar ! lagian jika si K@%!#!% itu bersama dokter savria, aku pasti akan sangat cemas !”


“Kan ! Ahahaha !”


“Ahahah !”


“Emm…..Sebenarya…Ao juga ikut bersama mereka”


“.………….”


“………….."


“Ahh, aku akan bantu beres - beres saja ya ? lagian aku juga sedang tidak ada kerja-”


“AO !!!”

__ADS_1


“DOKTER SAVRIAAA !!!”


“Ahh, Tunggu Geil ! ka Iris !”


__ADS_2