Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
Demi God ?


__ADS_3

Saat kami sedang bertanya – Tanya apa yang terjadi kepada tentara keamanan, ka Alice, Rin, dan ka Iris datang dan mendatangi kami


“Ao ! apa yang terjadi ?”


“entahlah ! kata para tentara katanya ada seorang laki – laki yang mendatangi benteng ini sambil membawa mayat Monster zoa”


“apa yang dia pikirkan huh ! ayo kita hentikan dia di pintu depan !”


“Baik !”


Aku tidak mendapat pencerahan apapun dari Tendo agami, pasti ini bukan sesuatu yang berbahaya seperti kedatangan Tendo agami sebelumya. Kamipun berlari keluar Sector 1 dan benar saja pria itu sedang berjalan menuju kemari dengan membawa mayat zoa. Ka Iris pun langsung menghentikan orang itu


“Berhenti ! apa yang kau pikirkan membawa mayat zoa seperti itu di hadapan kami”


“..……….”


Dia tidak bicara apapun dan melempar mayat zoa itu ke sebelahnya, lalu mengambil sesuatu dari belakang kantungnya


“(Senjatakah ?!)”


“Apa kalian punya casan PSP ini !”


“……….....Eh ?”


Ka Iris yang bersiap mengeluarkan Revolvernya karna sepertinya pria itu ingin mengeluarkan senjata juga,Tapi ternyata yang dikeluarkan Pria itu adalah sebuah PSP (Play Station Portabel).


“……….PSP ?”


“yaaa….apa kalian punya casannya ! casanku rusak waktu para Monster ini menyerang rumah ku !”


“………….apa kita punya alat begituan”


Ka Krau langsung maju ke depan dan berdiri di Sebelah ka Iris


“kurasa aku mempunyainya di kamarku !”


“Benarkah ! kalau begitu cepat kita ke kamarmu sekarang !”


“TUNGGU ! sudah kubilang, kau tidak bisa masuk seenaknya saja ! beritau dulu tentang dirimu”


“……diriku……baiklah jika itu membuat ku bisa masuk ke benteng ini”


Dia kembali menyimpan PSP nya di kantung belakangnya dan memperkenalkan diri


“Namaku Suzaku ! aku setengah Dewa yang mendapat Berkah Cahaya Petir dari Tendo Agami !”


Setelah mendengar apa yang dia katakan, kali ini Ka Iris langung menodongkan Revolvernya ke arah Pria itu


“Jangan Bercanda dengan ku ! dan tadi kau bilang Tendo Agami ?! Apa kau adalah tangan kanannya dan datang kemari untuk membunuh orang – orang juga ?”


“Emm….memang sulit dikatakan kalau tidak ada bukti ! akan ku buktikan !”


“Ka IRIS !”


Tadinya aku takut Pria itu menjentikan jarinya seperti halnya yang dilakukan Tendo agami dan akan membunuh Ka Iris di depan mataku ini, makanya aku berlari ke depannya untuk melindunginya, tapi ternyata benar apa yang pria ini katakan tentang cahaya petir. Petir pun menyambar mayat zoa yang dia bawa itu dan mayat zoa itupun sekarang hangus terpanggang


“…………..”


“Lihatkan ! aku bisa memanggil petir dengan jentikan jari saja !”


Kami semua terkagetkan dengan apa yang kami lihat, jadi dia benar – benar seorang setengah dewa !?


“jadi kau benar – benar setengah dewa ya ?”


“YA ! sudah dibuktikan kan ? sekarang izinkan aku mengecas PSP ku dan main Monster Hunter lagi !”


“Monster hunter ? aku juga main itu dulu !”


Ka Krau langsung mendatangi kami berdua yang sedang bicara dan tidak takut sama sekali dengan apa yang terjadi tadi


“Ohh ! ternyata Ao juga pemain Monster Hunter ya ! kalau bergitu ayo kita bertiga main Bersama !”


“Yeah !! akhirnya aku bisa main Monster Hunter lagi !”


“(….apa ini akan baik – baik saja !?) bagaimana ini ka Iris ?”


“……Turuti saja kemauannya ! jika kita salah ambil keputusan, mungkin dia akan mengamuk dan membunuh kita semua dengan petirnya ! aku akan laporkan ini pada Pandora !”


“…..Baik”


Kami pun mengajak Pria bernama Suzaku itu ke kamar ka Krau dan kami pun bermain Monster Hunter bersama


“Yaa !! Hajar monster itu !”


“Ao ! Bantu aku kalahkan yang kecil – kecilnya !”


“o…Ok !”


Walaupun aku bukan gamer, tapi aku pernah memainkan game ini dulu, jadi aku tau sedikit tentang game ini. yang aku sedikit khawatirkan adalah keputusan ka Iris, Ka Pandora, dan Ka Misa yang sedang mengawasi kami di ruangan ini dan sepertinya mereka sedang mengambil kesimpulan


“jika kalian ber 3 hanya mengawasi kami yang bermain disini, kenapa tidak main bareng kita saja disini”


Suzaku yang mengetahui mereka sepertinya mengawasi dirinya, malah mengajak mereka untuk bergabung, ka Pandora pun mendekati kami untuk bicara pada Suzaku


“namamu Suzaku bukan ? maukah kau menceritakan pada kami siapa dirimu. Sehingga kami bisa menyimpulkan apakah kau lawan atau kawan”


“………”


Ka Pandora sedikit serius disini dan tidak membelit – belit kata – katanya, sepertinya dia mengambil langkah berani untuk terus terang agar mengetahui tentang Suzaku ini


“yaa…baiklah ! sepertinya memang aku harus memperkenalkan diri !”


Sepertinya ini berjalan lancar, dan entah kenapa sikap Suzaku itu seperti nya santai sekali..tapi melihat suzaku yang bersikap seperti itu, sepertinya dia tidak berbahaya


“aku menyadari sesuatu setelah aku bangkit kembali dari kematian ! aku mengingat aku ini telah mati saat aku masih menjadi manusia”


“manusia ?”


“benar ! nama ku yang sebenarnya adalah Ras Houlser, aku adalah seorang penyendiri yang hanya bermain game saja di rumah ku, saat gempa itu terjadi, aku yang berhasil selamat dengan bersembunyi di bawah kasurku, menyadari bahwa dunia telah berubah, tapi aku yang penyendiri dan seorang yang penakut ini tidak bisa apa – apa selain mengurung di rumah ku sendirian”


“dimana ke dua orang tuamu ?”


“aku tinggal sendirian, mereka ada di wilayah lain…bisa aku lanjutkan ceritaku ini !?”


“ehh…yaa…silakan”


“aku berhasil bertahan hidup selama 3 hari tanpa adanya saluran Tv, Internet, dan ponsel ku yang Rusak, dan pula pasokan makananku yang mulai menipis. Lalu….di hari ke 4 nya…rumahku diserang oleh segerombolah Monster yang kalian sebut Zoa itu”


“begituya….itu terjadi karan kau menetap dan bertahan di tempat yang sama selama 3 hari, tentu saja para Zoa akan menyerang mu !”


“benar ! aku yang mati tertusuk kuku tajam mereka dan mereka meninggalkan ku begitu saja mati di kamarku”


“bukanya zoa itu memakan daging manusia ? kenapa mereka tidak memakanmu ?”

__ADS_1


“…...….”


“Ao ! kenapa kau bicara yang menyeramkan begitu ! sudah mengerikan dia mati dengan dibunuh zoa kan !”


“ehh ! benar juga ! maafkan Aku !”


“…….lalu tanpa kusadari aku yang mati ini Hidup kembali 1 hari yang lalu…aku menyadari aku hidup kembali dengan tubuh yang sama namun aku memilki kekuatan seperti ini. aku pun membalas kan dendamku dan membunuh zoa yang membunuhku….dan aku pun datang kemari untuk berkumpul dengan kalian para manusia !”


“….jadi intinya kau…”


“benar ! apapun yang terjadi padaku, walaupun aku menjadi setengah dewa sekalipun….aku awalnya tetap manusia dan ingin membalas apa yang para zoa itu lakukan padaku ! karna itu aku berada di pihak kalian !”


“…..begituya….sepertinya tidak ada keraguan di matamu juga !”


“…emm….mataku ?”


Sepertinya semuanya berjalan lancar terkendali, Jika ka Pandora bicara seperti itu…maka aku pun akan percaya kalau suzaku ini ada di pihak kami. dan ada yang membuatku sedikit penasaran dengan dirinya


“emm…Suzaku ?”


“ya ?”


Aku menbuka baju belakangku dan memperlihatkan tanda Pendengar padanya


“apa kau bisa melihat mark ini ?”


“Tentu ! aku juga punya yang seperti itu !”


“Benarkah ?!”


Dia membalikan badanya dan mengangkat bajunya, dan benar saja ada mark Pendengar di tubuhnya


“benar ! kau memiliki mark Pendengar juga”


“mark Pendengar ?”


“yaa…kami menyebutnya seperti itu !”


“begituya….sebenarnya ini adalah mark dari Tendo Agami yang berartikan “Hope” atau bisa dibilang Harapan !”


“……kau tau banyak ya ?”


“begitulah ! aku sidikit mengetahui tangan Tendo Agami sebenarnya ! karna dia yang memberikanku Berkah cahaya Petir ini ! kau juga memilkinya ya emm…Pandota !”


”PANDORA ! yaa…..di Negara ini tadinya ada 3 orang Pendengar, tapi karna ditambah denganmu akan jadi 4 orang !”


“begituya….”


“lalu kau tadi bilang Hope kan ? apa kau bisa menjelaskannya pada kami ?”


“sebenarnya aku bisa saja menjelaskannya ! tapi sepertinya aku tidak bisa menjelaskannya disini…karna….”


Ohh..benar juga, disini ada teman – temanku yang bukan Pendengar, makanya dia tidak bisa menjelaskannya


“tenang saja ! kami akan menunggu diluar ! Krau, Misa, ayo kita tunggu diluar”


“Iris ! Bisakah kalian panggilkan Tesa juga ?!”


“ohhh ! dan aku minta kalian ajak juga makhluk misterius itu ?”


“makhluk misterius ? kau baru datang kesini ! dan lagi kami tidak memiliki makhluk misterius apapun ?”


“ada bukan ?….seorang manusia yang bukan lagi manusia…..”


“………”


“baiklah…Panggilkan Noel juga !”


“Ok !”


Ka iris memanggil Tesa dan Noel ke ruangan kami berkumpul.


“Permisi !”


“Masuk saja Tesa ! Noel !”


Merekapun masuk ke ruang ini dan saat aku melihat tampang Suzaku yang sedang melihat ke arah Noel. Aku jadi sedikit Khawatir


“ada apa memanggil kami berdua ?”


“Tesa ! Noel ! orang ini bernama Suzaku dan dia setengah Dewa sekaligus dia juga seorang Pendengar seperti kita !”


“Ehhh ! DEWA ?! PENDENGAR ?! DIA ?!”


“Emm ?”


Suzaku itu langsung saja berjalan ke arah Noel dan bediri di depan nya


“a….Ada apa ?”


“……Malaikat ku !”


“Ehh ?”


Suzaku it membungkuk di depan Noel dan sepertinya dia menghormati Noel


“terimakasih telah menghidupkanku kembali ke dunia ini ! Anda dan laki – laki bernama Ao di sana adalah seorang yang sangat berjasa di hidupku ini !"


“ehhh ? Noel tidak melakukan apapun !”


“aku juga ! kenapa kau menganggap kami berjasa di hidup mu ?!”


“tengan saja ! akan ku jelaskan semuanya !”


“jelaskannya jangan disini ! ayo pindah tempat ke Ruangan ku !"


Kami pun pindah ke ruang kerja ka Pandora yang kedap suara dan duduk sambil membicarakan apa yang Suzaku tau tentang dunia ini


“aku akan mulai dari Mark yang kita miliki, Mark ini terbagi menjadi 2, yaitu Mark Hope dan Mark Destruction, yang kita miliki adalah Hope yang artinya kita bisa mendengar apa yang tendo agami Perintahkan untuk harapan pada dunia ini, sedangkan yang mark nya memiliki pola terbalik adalah mark Destruction yang artinya mereka yang terpilih bisa mendengar apa yang Tendo Agami Perintahkan untuk kehancuran Pada Dunia ini”


“maksudmu seperti mark yang di cermin ini bukan ?”


“Cermin ?”


Ka Pandora memberikan cermin yang kami dapat dari penyusup waktu itu dan menunjukannya pada Suzaku !


“kami menemukan cermin ini dari orang – orang yang kau sebut sebagai mark Destruction !”


“benar ! ini memang mark mereka !”


“apa kau tau apa kegunaan itu ?”


“…….apa noel bisa melihat mark ini ?”

__ADS_1


“i…iya, Tapi noel tidak memiliki mark manapun”


“emm…coba kau panggil Iris kemari !”


“Iris !”


Ka iris masuk ke ruangan dengan sangat cepat


“kau memanggil ku ?”


“Pandora ! Coba tunjukan Mark mu pada Iris ?”


“ehhh ? kenapa aku ? dan lagian Iris tidak bisa melihatnya !”


“Lakukan saja, kau ingin mengetahuinya kan ?”


“emm, Baiklah……bagaimana Iris ? kau melihat mark nya ?”


“Tidak ! tapi itu pinggul yang sexy !”


“SERIUSLAH SEDIKIT IRIS !”


Suzaku itu berdiri dan mendekat ke arah Pandora, dan menodongkan Cermin itu di depan mark milik Pendora !


“Iris ! coba kau lihat yang ada di cermin ini !”


“emmm….Ohh ! kenapa di cermin nya ada Tanda seperti itu ! sedangkan di Kulitmu Tidak ?!”


“Begituya….”


“yaa…para Destruction memiliki kelainan yaitu tidak bisa melihat mark kita ! makanya mereka membutuhkan alat ini untuk memeriksa mark kita !”


“Baiklah Iris ! terimakasih ! kau bisa keluar lari !”


“Baiklah !”


Sekarang semuanya sudah jelas ! para penyusup itu pasti mengincar kami para Pendengar yang memiliki Mark Hope


“lalu ! apa hubungan mu dengan Noel dan Ao !?”


“kalian memiliki semacam petunjuk yaitu Batu Piece of Hope bukan ?”


“Piece ? ohhh ! maksudmu batu ini ?! Noel juga punya kan ?”


“iya ! batu ini ya ?”


Ka Pandora dan Noel menunjukan batu yang mereka miliki ! yang punya ka Pandora berwarna Putih dan punya Noel berwarna hijau


“benar ! batu – batu itu adalah Piece of Hope yang kalian butuhkan untuk mengetahui batu – batu milik Piece Of Destruction yang tersembunyi di dunia ini, dengan menghancurkan batu Destruction ! kalian akan semakin dekat dengan harapan dunia ini. dan begitu juga aku hidup kembali karna kalian berhasil menghancurkan 1 Piece of Destruction”


“begitu ya ! sekarang semuanya sedikit berhubungan !”


Akhirnya kami mendapat sebuah kesimpulan yang cukup matang, dengan adanya informasi ini, kami semakin mengetahui tentang Dunia ini !


“namun….sayangnya yang Putih ini bukan punya ku !”


“punya mu ?”


“benar ! dari mana kalian mendapat Batu hijau ini dan siapa penunjuknya !”


“Emm…itu….Noel sendiri yang mendapatkannya, dan juga Noel lah yang menunjukan Arah nya !”


“……Sudah kuduga ada sesuatu yang aneh di Noel ini….”


“……..”


Noel sedikit murung setelah mendengar itu. Sepertinya dia jadi terpikirkan lagi dengan perbedaan yang dia takuti


“emm….suzaku”


“ya ?”


“a…apa kau tidak takut menjadi dirimu yang sekarang ?”


“Takut ?”


“benar ! apa kau tidak takut menyakiti yang lain…atau kau berubah menjadi tak terkendali dan menyerang orang yang berharga di hidupmu”


“…….Tidak !”


“ehh ?”


Suzaku itu menepakkan tangannya di kepala Noel


“apapun yang terjadi pada kita ! mau kita menjadi dewa atau pun Monster sekalipun…selama kita sadar dan memiliki hati untuk melindungi sesuatu yang berharga bagi kita ! aku tidak akan pernah sekalipun takut !”


“….Suzaku !”


“kau juga harus mulai berfikir seperti itu Noel ! jangan takut dengan dirimu tapi gunakan lah kekuatan mu untuk melindungi orang lain !”


“emm…baiklah !”


“tidak apa – apa noel ! kami ada di sisimu juga !”


“benar ! kau tidak usah menghawatirkan hal kecil itu !”


“Ao….Tesa….hehehe !”


“baiklah ! karna aku juga sudah cukup lelah, kita istirahat saja sejenak ! dan ada yang ingin ku bicarakan berdua dengan Pandora !”


“emmm ?”


“baiklah ! ayo kita keluar dan buat makan siang !”


“Boleh juga !”


“Ayo !”


Kami bertiga pun keluar dari ruangan ini dan meninggalkan Ka Pandora dan Suzaku untuk bicara berdua


“apa yang kau mau bicarakan berdua ?”


“…..Kau ! apa yang kau lakukan padanya ?! sampai di tubuhnya itu ada Noble Promise seperti itu ?!“


“aku juga mengetahuinya baru – baru ini.…dia mewarisi berkah dari Norn sang dewi pemenang Takdir !”


“itu lebih mengerikan dari diriku ini ! manusia yang memiliki kekuatan Norn itu benar – benar di luar kepala !”


“apa kau mengetahui sesuatu ?”


“entahlah….tapi….Gadis itu….mungkin dialah kunci dari mulainya dunia yang busuk ini”


“……….aku juga berfikir seperti itu ! tapi masih banyak yang harus kita ketahui ! makannya itu kami butuh waktu !”

__ADS_1


“…..Kurasa Begitu…..”


to be continue........


__ADS_2