
Kami pun melanjutkan untuk segera ke sector 6, setelah aku berhasil menghentikan Todoroki, ku harap ini akan menjadi semakin mudah, tapi sepertinya ini tidak semudah yang ku bayangkan
“Ao !”
“Ao !”
“Hyaaaa !!!”
Tebasanku kini semakin banyak membunuh para Reaper ini, karna ini merupakan markas para Reaper, aku tidak bisa menghindari semua hal ini
“(Tidak ada waktu untuk memikirkan Belas kasih) Hyaa !”
SRATSSSS !!!
Terjadi pertumpahan darah di sini, dan aku pun juga melihat kalau Tesa berhasil membunuh seorang Reaper juga
“.…………..”
Aku pun berjalan mendekat ke arahnya
“Tesa…..”
“Tidak apa - apa Ao, aku baik - baik saja, kita harus melewati ini semua, jadi kau tidak perlu sungkan kalau aku melakukan hal di depan mu, kita harus lakukan ini untuk menuju akhir dunia ini !”
“.…….Hem…Kau benar !”
“.……………….”
Di samping itu sepertinya ka narmaira melihat ke arah tesa cukup lama
“ada apa ka narmaira ?”
“Hem…Tesa yang terlihat badas juga mantap rupanya…apa sehabis misi ini kau senggang tes-”
“Ayo tesa !”
“Ok Ao !”
“ Ahhhh ! Tunggu Aku !”
Kami pun melanjutkan perjalanan, tidak baik berlama - lama di sini, semua saat ini sedang perang di depan, lebih baik cepat segera memegang kendali markas ini
Setelah berjalan sedikit lebih masuk ke dalam, menuju Sector 6, kami pun di hadapkan dengan sebuah lorong panjang.
“(aku punya firasat aneh dengan lorong ini, tapi karna di depan sana adalah sector 6…)”
“Ao…kau merasakannya juga ?”
“.……Yaa, sepertinya ada yang tidak beres, Emm…Berhenti !”
Kami pun berhenti di cabang 3 lorong ini….tapi firasat apa ini…sepertinya aku merasakan akan ada bahaya
“ada apa Ao ? untuk ke sector 6 kita harus lurus kan ?”
“sebentar tesa, sepertinya Ao juga merasakan hal yang sama dengan ku, ada yang tidak beres di sini”
“.…….Hey……..apa kalian mendengar sesuatu ?”
“Ehh ?”
“Ehh ?”
Setelah suara itu terdengar sangat kecil, suara itu semakin mendekat dan semakin terdengar
“.…(ini..seperti suara gemerutu anjing…jangan- jangan !!)”
“A….Ao !”
Dari depan dan kanan lorong ini, muncul sesuatu yang telah membuat ku dan ka narmaira mengingat kembali masa kelam itu, Metal Zoa pun muncul dari ke dua sisi lorong ini
“GERRRR !”
“GRAUUUU !”
Mereka mengarah ke arah kami, sepertinya kita terkepung oleh 2 zoa ini !
“Ba-Bagaimana ini Ao ?!”
“haruskah kita mundur Ao ?!”
Sial, tidak mungkin kita melawan mereka di sini, mungkin saran dari ka misa untuk mudur adalah yang terbaik, tapi sector 6 ada di depan mata….Kalau begitu
“kalian berdua…setelah aba - aba dari ku, larilah mengikuti ku !”
“Ehh ?!”
“Hem, kau punya rencana ya Ao, Baiklah !”
Aku pun menarik katanaku, dan tentu saja….
“SEKARANG ! LARI !”
Kami pun berlari ke arah depan, para Zoa itu pun langsung menerjang ke arah kami, begitu juga dengan zoa yang ada di lorong depan kami
“MENUNDUK !”
Saat ka narmaira dan tesa menunduk, bersamaan dengan terjangan dari zoa di depan kami, aku pun menghembuskan katanaku dan menjadikannya tameng untuk melempar metal zoa ini ke belakang
“GRAAAA !!!”
“HYAAA !!!”
SRATSSS !
Metal Zoa ini berhasil sedikit melukai lenganku, tapi ini masih luka kecil
“CIHH !”
Aku pun berhasil melempar zoa ini ke belakang,
“Sekarang ! Lari !”
Selagi kami berlari, aku pun melemparkan botol bahan bakar ke lorong ini, dan menyalakan katana apiku dan menebasnya ke sisi lorong hingga membaut lorong ini terbakar, setelah melihat zoa itu sedikit panik, aku pun kembali menyusul tesa dan ka narmaira
“Ayo terus lari !”
“Membakar markas Musuh ! Rencana bagus Ao !”
“sebenarnya tidak begitu, tapi tidak ada pilihan lain, Zoa - zoa itu akan merepotkan, Ayo Teruskan !”
__ADS_1
Kami pun meneruskan perjalan, dan akhirnya sector 6 pun di depan mata
“Aku akan tahan metal zoa itu, kalian cepat non aktifkan pertahanan markas ini !”
“Oke ! ayo tesa !”
“Iya !”
Zoa - zoa itu pasti datang ! tapi aneh, ini kan sector 6 yang memegang kendali, kenapa tidak ada penjaganya di sini ?
“Emm ?!”
Dan benar saja, 2 metal zoa itu pun ada di depan mata ku, aku harus fokus pada pertarungan ini
“Ka Iris…Ka Misa…akan ku tunjukan hasil dari pembelajaran kalian ! KEMARILAH !!”
…..Di saat itu Tesa dan Narmaira…..
“Tesa, tolong tekan yang itu”
“Baik !”
Tesa dan Narmaira pun mencoba mematikan sistem dari markas ini
“ka Narmaira mengerti yang beginian ?”
“Sedikit ! tapi setidaknya ini memang butuh waktu !”
SRINGG ! DORR ! DORR !
“!!!”
“!!!”
Tesa dan Narmaira pun menyadari kalau di luar Ao sedang bertarung, tesa pun jadi gelisah
“Ao…Kita harus menolongnya !”
Saat tesa sudah ingin beranjak pergi, ka narmaira pun menghentikannya
“.…..untuk saat ini, lebih baik jangan mengganggu Ao !”
“TAPI ?!”
“Percayalah pada Ao Tesa ! dia telah mengalahkan Todoroki sendirian ! dia pasti bisa mengalahkan 2 metal zoa itu ! kita harus selesaikan misi ini secepatnya ! dan bantu Ao setelahnya !”
“.……Baiklah, Katakan apa yang harus ku lakukan ?!”
Tesa pun jadi serius ingin segera menyelesaikan ini, mereka masih mendengar bunyi geresak - gerusuk di luar sana, namun setelah sekitar 6 menit, suara itu pun menghilang
“(suaranya menghilang ?! apa Ao menang ?)”
“ka narmaira, suara di luar telah hilang ! apa itu berarti Ao berhasil mengalahkan para zoa itu ?!”
“Sudah ku bilang kan, Percayalah pada Ao !”
“Tapi kenapa Ao tidak masuk ke mari ?”
“.….seperitnya, walaupun ini hanya tebakanku, dia sepertinya mengiring zoa - zoa itu ke tempat lain, agar kita bisa menyelesaikan ini !”
“Ao…….”
[---------Sistem Down---------]
Markas ini pun mengalami pemadaman energi, tapi lampu darurat masih menyala
“Kita berhasil ka Narmaira !”
“Benar ! mau pelukan ?!”
“Emm...bagaimana kalau kita sekarang bantu ao saja ?!”
“Ahahah ! masih menolak ya ! tapi kurasa kau benar ! ayo bantu Ao !”
Lalu, saat tesa dan Narmaira membuka pintu ini dan melihat keluar, Tesa pun langsung tersenyum dengan apa yang dia lihat di depannya, tapi berbeda tidak dengan Narmaira yang kebingungan
“Ao !!”
“.……….(Ehh ?!)”
“Emm ? Ah, Kalian berhasil rupanya !”
Tesa pun kembali memeluk Ao dengan cepatnya
“kau baik-baik saja Ao ! Syukurlah !”
“hey hey ! kita udah bahas ini tesa, sudah ku bilang aku tidak akan mati semudah itu !”
“Kau baik - baik saja !? Apa ada yang luka ?!”
“aku memang sedikit luka tapi ini tidak masalah, Emm ? Ka Narmaira ?”
Narmaira masih melihat kondisi di sekitar sini, menapa Ao dan sekitarnya….
“.………….(dia…)”
“Ada apa ka narmaira ? kenapa menatap Ao begitu ?”
“(….Ao belakangan ini jadi semakin aneh, aku tidak tau dia bisa sehebat ini…aku memang tidak ragu kalau dia memang benar - benar Ao dan bukan Todoroki, Tapi….) Ao,kau berhasil menghadapi 2 metal zoa sekaligus ?”
“Ahh, soal itu”
Ao pun berbalik dan menunjukan kalau ada mayat metal zoa yang mati di belakangnya, Armor dari zoa itu pun terkelupas dan zoa itu mati dengan satu tusukkan fatal
“sebenarnya aku berhasil membunuh 1, tapi yang satunya lagi lari saat aku berhasil membunuh yang satu ini !”
“Heh…Hebat !”
“(dia tidak terlihat berbohong…jadi…memang benar dia sudah menjadi sehebat ini..)”
TRITTTT !
Tiba - tiba ada panggilan masuk dari alat penghubung Ao
“Di sini Ao !”
“(Ao ! kami berhasil menahan Hana ! datanglah ke sector 4 sekarang !)”
“Hebat Seiryu ! kalau begitu kami akan segera kesana !”
__ADS_1
“(Cepatlah !)”
Ao pun mematikan sambungannya
“Sepertinya Seiryu dan teman - teman sudah berhasil menahan Hana ! sekarang mereka ada di sector 4”
“Baiklah, ayo kita susul mereka Ao, Ka Narmaira !”
“Ok”
“Hem ! baiklah !”
Mereka ber tiga pun menuju sector 4 tempat di mana Seiryu dan teman - teman lain sudah berhasil menahan Hana, setelah memutar sedikit di beberapa lorong, kini tim Ao pun berhasil sampai di sector 4 dan bertemu Seiryu yang sedang menahan Hana
“Seiryu !”
“Ao ! Sepertinya Kalian semua berhasil rupanya !”
“begitulah, kau juga sepertinya berhasil tanpa kendala rupanya ?”
Di hadapan mereka, terlihat Hana yang sepertinya sudah tidak bisa melawan lagi karna seluruh badanya sudah di ikat
“Hem ! kalian mungkin berhasil menangkap ku ! tapi aku yakin Todoroki akan datang ke sini dan membunuh kalian semu-”
“Todoroki tidak akan datang menyelamatkan mu ! karna aku sudah berhasil mengalahkannya !”
“huh ? Ahahah ! kau mengalahkan Todoroki ?! itu tidak mungkin ! todoroki itu tidak terkalahkan dan bukan tandingan mu Ao”
“.……Oya ? kalau begitu kenapa kau tidak teriak minta tolong saja pada nya ?”
“.……(apa benar todoroki…) Oiii ! Todoroki ! Cepat Ke Sini Dan Bunuh Semua Orang - Orang Ini !”
Ke keheningan pun terjadi…bahkan tidak ada suara lagi selain gema dari suara Hana yang memanggil Todoroki
“Oiii ! Todoroki !”
“Sekarang kau puas ?! beberapa kali pun kau memanggil dia, dia tidak akan datang !"
“(Mustahil !! jadi dia benar - benar kalah ?! Dia kalah oleh manusia ini ?!) K-Kau…Cara licik apa yang kau gunakan untuk membunuh Todoroki huh ?!”
“Aku bahkan belum yakin dia sudah mati atau belum, tapi setidaknya dia tidak akan bergerak sampai Penyerangan ini selesai !”
Ao pun berjalan mendekat ke Seiryu
“Seiryu…di mana Suzaku ?”
“Sedang bersama yang lain untuk memasang bom penghancur markas ini.…tapi, apa itu benar kau berhasil mengalahkan Todoroki ?!”
“Entahlah, aku juga kurang yakin, tapi aku sudah melakukan semampuku !”
“Begituya….”
Narmaira pun mendekat juga ke arah Ao dan Seiryu
“Jadi….apa yang kita lakukan pada nya sekarang ?! apa langsung di bunuh saja ?”
“Jangan Narmaria, sekarang kita lebih baik bawa saja dia ke tempat yang lebih aman, penghancuran markas ini pasti tinggal sebentar lagi !”
“Baiklah”
Ka Narmaira pun langsung mengangkat Hana dan membopongnya di pundaknya
“K-Kalian ! Walaupun kalian membunuh ku dan Todoroki ! tapi tuan Rion pasti akan membunuh kalian semua ! dia itu tidak terkalahkan dan pastinya akan menjadi pemimpin dunia ini !”
“Ayo jalan narmaira !”
“Baik !”
Sambil jalan, kami semua pun menghiraukan apa yang di katakan Hana, dan tetap melangkah menuju tempat perkumpulan
“KALIAN ! DENGARKAN AKU YAA ! SAAT INI TUAN RION SEDANG ADA DI ALTAR PEMANGGILAN ! DAN DIA SEBENTAR LAGI AKAN TERPILIH OLEH TENDO AGAMI MENJADI DEMI GOD ! DI SAAT ITULAH KALIAN SEMUA PASTI AKAN DI BUNUH OLEHNYA !”
“.……………”
“.…………..”
"............."
“OIII ! JAWAB AKU !”
“......Hana ”
“(Ohh, Akhirnya) HEH ?! KAU DENGAR AKU KAN AO ! KALIAN SEMUA AKAN MATI DI TANGAN TUAN RION !”
Kami pun serentak berhenti…dan membuat hana kebingungan
“(Ehh…Mereka berhenti ?)”
“Dengar hana…aku akan bicarakan ini satu kali saja dan tidak akan mengulangnya lagi”
“HUH ?!”
“.….Alasan kami mengabaikan kata-katamu…Karena…”
Ao pun menatap Hana dan Hana kaget karena Ao memunculkan wajah yang tenang sekali
“Karna Kami percaya pada Teman kami yang akan menghentikan Rion mu itu ! kalau Ka Misa…Byakko…dan Genbu pun pasti tidak akan kalah dari Rion mu itu !”
“(d-dia…bagaimana bisa seyakin itu) I..itu tidak benar, Rion ku pun pasti akan-”
DUAKK !
Ka Narmaira pun memukul leher hana dan hana pun pingsan
“Lebih baik biarkan cewe berisik ini diam ! kupingku sudah gatal mendengarnya !”
“.………..”
Tesa pun mendekat ke arah Ao dan menggenggam tangan Ao
“...Ka misa…dan yang lainya pasti akan berhasil kan Ao ?”
“Percayalah pada mereka Tesa…ka misa pasti akan menang melawan Rion !”
“Yaa...aku juga yakin akan hal itu !”
di titik dimana semuanya sudah sangat jelas, di mana Ao dan kawan - kawan nya telah berhasil menaklukkan Hana dan Todoroki di markas para Reaper ini, namun semua itu masih merupakan awal dari segalanya…dimana pertarungan berikutnya juga merupakan penentu dari Akhir dunia nightmare ini, Pertempuran antar darah dan harapan pun tidak bisa dihindari….
To be Continue….
__ADS_1