
Sore ini, aku dipanggil oleh ka Pandora untuk mengadakan sedikit pertemuan, karna pada akhirnya kami pun akan menghadapi sesuatu yang kami takutkan. Yaitu hari dimana kedatangan Tendo Agami
“kau datang juga ya !”
“………besok ya?”
“iya….hari yang kita takuti akhirnya datang juga !”
“menurut mu, apa kita semua akan mati besok ?”
“Entahlah, namun jika Tendo Agami benar - benar bisa mengakhiri hidup kita tanpa menunjukan rupanya, lalu buat apa dia menunjukan dirinya ?”
“kau benar, dia pasti datang dengan tujuan tertentu ?”
Sepertinya jika Tendo Agami ingin datang ke dunia nya sendiri, pasti dia punya maksud tertentu.
“……..kau…..”
“emm ? ada apa ?”
“sepertinya kau sudah mulai akrab bicara padaku, sekarang kau memakai kata mu atau kau kepadaku, padahal biasanya kau selalu menggunakan namaku ?”
“benar juga ! itu mungkin karna aku sudah terbiasa berada di sisimu dan mengobrol seperti ini, apa itu mengganggu mu ?”
“………..emm….aku lebih suka dipanggil namaku”
Entah kenapa dia jadi malu – malu saat bicara seperti itu
“baiklah ka Pandora !”
“Iya ! iya ! itu lebih enak didengar !”
Entah kenapa dia jadi bersemangat saat aku menyebut namannya
“apa ka Pandora senang disebut namannya ?”
“…..Entahlah….”
Dia berjalan menuju jendela dan membuka jendela itu hingga angina sore pun menghembus rambutnya.
“nama ini, Terlalu berat untukku….”
“tapi itu hanya dalam mitologi yunani bukan ?”
“kau mengetahui nya ya Ao ?”
“ya, Pandora dalam mitologi Yunani merupakan perempuan pertama yang diciptakan dewa Hephaestus dan Athena atas perintah Zeus. ... Peran Pandora dalam mitologi Yunani dialah yang membuka kotak yang menyimpan semua keburukan manusia"
“benar ! dan atas itu, kisahnya disebut sebagai kisah kotak Pandora ! bagaimana menurutmu Ao ?”
“…….setelah melihat ka Pandora….kurasa aku sedikit mempercayainya…..”
“……..pada awalnya, sebelum dunia ini pun bangkit, dunia sebelumnya juga tidak bisa dibilang dunia yang damai, aku sebagai Putri kedua dari keluarga Aragora Glodia….melihat begitu banyak penderitaan dan juga sisi gelap para manusia”
“sisi gelap ?”
“emm…..Keserakahan….Kekuasaan….Ketidak Adilan…..itulah yang aku lihat sehari – hari. Aku benar – benar membuka sebuah kotak yang penuh dengan keburukan manusia !”
“…..begituya….makanya kau membuat Negara ini”
“kau benar ! di negara inilah orang – orang akan saling membantu dan saling bekerja sama ! walaupun aku memimpin Negara ini….aku tidak boleh jatuh dan masuk ke sisi gelap manusia. Aku harus kuat dan melindungi orang – orang ini”
Ternyata, dia lebih hebat dari kelihatannya, orang seperti dia yang membuka mata dan melihat harapan setiap orang benar – benar akan menjadi pemimpin yang baik
“karna itu ! walaupun hari esok akan menjadi akhir bagi kita ! aku akan tetap setia, dan melindungi orang – orang ku yang telah memilihku !”
“itu sungguh hebat ka Pandora ! kau sekarang menjadi gadis idaman ku !”
“I….Idaman ?”
“yaaa….tenang saja ! apapun jalan yang kau ambil, jika itu mengenai keluarga dan teman – teman kita….aku akan terus mengikutimu"
“…idaman…..idaman….”
“ka Pandora ?”
“ehhh ! Kali ini kuharap kau bercanda Ao !?”
“di bagian mana aku bercanda ?”
Sepertinya…besok akan terjadi sesuatu yang buruk, tapi aku harap ini tidak jadi hari terakhir kami tersenyum
Akupun kembali ke kamarku sambil membawa beberapa bubur instan dan juga buah
“aku pulang ! Rin, Bagaimana kondisi Noel ?”
“Ao ! selamat datang ! emmm…demamnya masih tinggi”
Jarang sekali Noel sakit demam seperti ini, ditambah lagi...besok adalah…..
“ma…maaf ya aku terkena demam dan merepotkan kalian”
“tidak apa – apa Noel ! semua orang pasti ada saatnya akan jatuh sakit”
“benar ! kau tidak usah memikirkannya dan biarkan saja Aku dan Rin merewatmu !”
“heheh…kalian memang yang terbaik, tapi ini baru pertama kalinya aku sakit setelah keluar dari rumah sakit”
Ehh ? benar juga, Noel bilang selama ini dia selalu tinggal di rumah sakit, sampai dia melakukan operasi hingga akhirnya dia sembuh seperti ini…apa operasi itu memang benar – benar membuatnya pulih seutuhnya ya ?
“sudah lah ! kau tidur saja ! tidak usah banyak bicara dulu”
“i..iya…”
“aku akan siapkan bubur ! ngomong – ngomong dimana Tesa ?”
“mungkin sebentar lagi datang dengan penuh keringat !”
Tiba – tiba ada yang mendobrak pintu dengan kencang dan tesa muncul dengan penuh keringat.
“AKU PULANG ! APA NOEL BAIK – BAIK SAJA ?”
“kan ?”
“(kau panjang umur sekali Tesa !”)
Kami pun memakan bubur yang kubuat bersama – sama, setelah makan, Noel pun tertidur lelap, sepertinya obatnya bekerja dengan baik
“sebenarnya aku mau ambil cuti besok untuk merawat Noel ! Cuma aku mendapat pengumuman bahwa besok para pekerja akan diliburkan, apa yang terjadi ya ?”
“entahlah ! beberapa kelompok Savior juga diliburkan besok ! tapi para Tentara Negara tidak ! apa jangan – jangan besok akan terjadi sesuatu ya”
Sepertinya ka Pandora sudah mengambil langkah awal…kita lebih baik fokus dan tenang untuk menghadapi yang satu ini
“beberapa ? apa kau dan Ao tidak diliburkan ?”
“begitulah ! kami malah dapat tugas seperti tentara Negara, yaitu mengawasi benteng ini”
Sepertinya aku harus menjelaskan sedikit tanpa membawa nama Tendo Agami, emm…bagaimana menjelaskannya ya
“emm….teman – teman…dengarkan aku !”
“ada apa Ao ?”
“besok…sesuatu yang buruk akan datang ! aku tidak tau apa yang akan terjadi dengan kita disini, tapi aku ingin kalian lebih hati – hati !”
“sesuatu yang buruk ?”
__ADS_1
“yaa..karna itu aku ingin kau selalu berada di sisi ku Rin ! dan jangan pergi ke mana – mana besok !”
“Ehh ?! ahhh…..ba..baiklah kalau kau bilang begitu”
“dan Tesa ! tolong jaga Noel dan jangan keluar dari ruangan ini kecuali ada perintah untuk keluar !”
“baiklah ! tapi Ao, sebenarnya apa yang kita hadapi ?”
“……Entahlah…….tapi……mungkin ini sesuatu bencana, yang seburuk hari akhir kita”
“ehh ?”
“……emm?”
Entah apa yang terjadi besok ! aku akan tetap melindungi keluarga ku ini ! walaupun itu harus mengorbankan diriku sendiri !
Ke esokan harinya, di pagi harinya kami sudah berpatroli keliling benteng ini, bahkan aku melihat ka Pandora dengan peralatan tempurnya juga berpatroli keliling benteng
“ka Pandora !”
“ohhh…Ao…dan, kalau tidak salah Rin ya ?”
“selamat pagi Tuan putri !”
“panggil ka Pandora saja ! yang lain juga memanggilku begitu”
“bahkan ka Pandora ikutan berpatroli ya ?”
“tentu saja Ao ! aku bukanlah tuan putri yang hanya berlindung di garis belakang ! sudah ya, aku mau berpatroli kesana dulu ! kalian jaga sector 1 ini ya”
“Baik !”
“Baik !”
Dia meninggalkan kami dan pergi ke sector 2, aku sempat melihatnya dia memakai perlengkapan tempurnya dan aku melihat senjatanya yang terdapat di kedua sisi pahanya, kalau tidak salah itu Desert Eagle ! dia memakai keduanya langsung ? sepertinya memang ka Pandora sekuat ka Iris
“Ao !”
“ohhh ! Teman - teman !”
Teman - teman anggota Vermelia Rose menghampiri kami, sepertinya mereka juga mendapat tugas berpatroli
“Ka Narmaira ! senang melihatmu sudah kembali semangat !”
“Tentu saja ! aku tidak bisa terus – terusan murung dan sedih ! aku harus tetap mengangkat tangan ini demi Diane !”
“Syukurlah kalau begitu !”
“lalu, kau pindah ke ruang siapa ?”
“Sebenarnya aku senang sekali kalau aku sekamar dengan mu Rin ! Ao, Apa kau mau tukar tempat dengan ku ?”
“HAH ! tidak Boleh ! Ao itu Pemimpin kamar kita !”
Rin menarik lengan bajuku kencang sekali…awas nanti itu robek Rin…
“iyahahaha, kurasa itu memang tidak mungkin, lagian jika aku pindah dengan Ao, nanti Ao akan sekamar dengan ka Alice”
“jadi ka Narmaira pindah ke kamar ka Alice ya ? pasti berat ya ka Alice ?”
“ya begitulah Ao…. suasana kamar jadi berisik, dan teman sekamarku juga jadi sedikit waspada ! yaaa….beginilah, mengajak musuh besar wanita memanglah sulit !”
“JAHAT BANGET KA ALICE !”
“ahahahahh”
Kuharap senyuman mereka tidak lah hilang di hari ini…
“sudah cukup bicaranya ! ayo bagi team dan berpencar sesuai perintah Pandora !”
“Baik !”
“Wahhh !! tak kusangka disini pemandangannya indah dan anginnya sejuk !!”
“ka Narmaira ! jangan berdiri di ujung sana ! nanti kau jatuh !”
“Rin juga ayo kesini ! pemandangannya Bagus loh !”
“ehhh ? benarkah !?”
Sepertinya belum ada tanda – tanda dia datang. apa ini memang bukan informasi yang benar, dan hanya kebohongan yang dibuat dokter jun saja...
“sebenarnya ! apa yang terjadi di sini ya Ao, apa akan ada segerombolan Monster yang menyerang benteng ?”
“……sepertinya begitu…tetap lah siaga Erick !”
“emmm ? hey...didepan sana bukanya itu mendung ?”
“ehh ?”
Benar saja, dari luar benteng arah sector 1 ini, awannya mendung dan sepertinya disana turun hujan..
“kau benar ! disana sepertinya hujan….Tunggu ! bukanya sepertinya hujan itu mendekat ?”
“benar juga ! awan dan hujannya sepertinya bergerak ke sini !”
TRENGGG TRENGGG TRENGGG
Bunyi alarm dikeluarkan oleh pihak tentara, sepertinya terjadi sesuatu
“A…Apa yang terjadi !”
“entahlah !”
Ka Pandora tiba – tiba muncul dari bawah tebing ini, yang biasanya harus naik lift untuk sampai ke atas sini, sepertinya dia menggunakan tali darurat turun yang terpasang di tembok ini untuk turun secara cepat, namun dia malah gunakan untuk naik secara cepat.
“Ada Apa !?"
“Ka Pandora !? bagaimana kau naik secepat itu !? ohhh...”
Aku melihat dia memegang Grappling gun ditangannya, apa dia naik menggunakan itu…hebat sekali…
“Lapor Tuan Putri ! kami melihat ada seorang wanita yang berjalan kemari di tengah – tengah hujan itu !”
Seorang tentara melaporkan ke pada Ka Pandora…tunggu…seorang wanita ?
“APA ! BERIKAN AKU TEROPONGNYA !”
Aku pun penasaran dan meminjam juga teropong ke tentara lain
“Apa kau punya teropong lain ?”
“iya ! ini !”
Aku memakai teropong itu dan melihat ke arah hujan itu…dan benar saja seorang gadis yang basah itu berjalan mendekat ke benteng….yang anehnya adalah hujan itu juga terus mengikuti wanita itu
“HAH !! JADI DIA BENAR – BENAR DATANG !”
“apa yang harus kita lakukan ka Pandora ?“
“CIH !! CEPAT 10 TENTARA IKUT AKU KE DEPAN SECTOR 1”
“BAIK !”
Ka Pandora melempar teropong itu dan meloncat terjun dari tebing tembok setinggi 35 meter ini !
“Ka Pandora !”
__ADS_1
Dia lalu menembakan Grappling gun nya ke tembok dan turun dengan cepat
“Hebat ! jadi itu cara dia naik tadi !”
“ayo susul ka Pandora !”
“OK !”
Kami turun menggunakan lift dan menuju gerbang sector 1, saat kami ingin menyusul ka Pandora yang berada di luar gerbang, para Tentara menghadang kami
“Tunggu ! kalian tidak boleh keluar ! ini perintah Tuan Putri !”
“Apa ! Kenapa ?”
“maaf ! tapi Tuan putri yang bilang sendiri ! jika ada yang ingin keluar benteng kami harus menembak kaki mereka !”
“ka Pandora……”
Ka Pandora yang diluar benteng dengan 10 tentara sepertinya mau menghadapi Tendo Agami…..Ka Pandora…berhati – hatilah….
Hujan itu sudah semakin dekat, dengan muncul nya seorang gadis yang dihujani rintik an air hujan, Melangkah semakin dekat menuju ka Pandora
“kalian ! bersiaplah…..jangan menembaknya sebelum aku memberikan perintah”
“Baik !”
Hujan itu kini menghujani kami…dan gadis itu sudah ada di depan mata ka Pandora
“………….”
“apa tujuan mu datang kesini ?”
“sebelum itu…bisakah kau kabulkan permintaan ku ?”
“…..apa itu ?”
Gadis itu menjulurkan tangannya seperti orang yang ingin meminta sesuatu
“……….. apa kau punya payung ?"
“…….ehhh ?”
“aku disini kehujanan tau ! makanya apa kau punya payung ?”
“……..ambil payung untuknya !”
“baik !”
Seorang tentara mengambilkan payung untuknya dan memberikan payung itu pada Wanita itu
“si…silakan”
“wahh….terimakasih !”
Gadis itu membuka payungnya dan dia tidak kehujanan lagi… namun dengan senyumannya itu dan sikapnya itu…apa dia memang benar – benar tendo agami ?
“emmm….tapi payung ini kurang bagus ! akan ku ubah sedikit !”
Saat gadis itu menjentikkan jarinya, payungnya tiba - tiba berubah bentuk, dan warna payung Itu yang tadinya hitam, kini berubah menjadi pink
“hah !”
“Apa itu !”
“Sihir ?”
Para tentara yang terkaget dengan apa yang tadi mereka lihat, kini menodongkan senjatanya
“……….apa ! kau benar – benar seorang dewa ?”
“…..hehe…..hehehhe….kalau aku dewa kalian, apa yang akan kalian lakukan ?"
“(Jadi….dia kah Tendo Agami ! dia benar – benar menunjukan rupa nya)"
“itu benar !"
“(di….diaa ! dia dapat membaca pikiranku !?)"
“aku lah dewa yang memegang kehendak dunia ini ! aku Tendo agami sang dewa air dan kehidupan !”
“apa….apa yang mau dewa lalukan disini ?”
“umm…entahlah ! mungkin aku hanya akan menyapa saja, para pelayan ku ini !”
“YANG BENAR SAJA !”
“Hey ! Tenanglah !”
Salah satu tentara mengancam Tendo agami itu dan menodongkan senjatanya
“emm...apa mau mu manusia ?“
“Dewa katamu !? yang benar saja ! pada dasarnya dunia ini sudah benar – benar Busuk dan ditambah lagi kenapa aku harus mendengar Gadis pesulap yang mengaku – ngaku dirinya Dewa Huh !”
“Ku bilang tenanglah ! dan tetap dalam formasimu !”
“1…kau menghina dunia ku….2…kau menghina diriku…..DASAR MANUSIA TIDAK BERGUNA !"
“ehh ? A….AGHHH….UGHHH !!!!!”
Saat Tendo Agami itu menjentikkan jarinya ke arah tentara itu, tentara itu langsung tewas dengan mengeluarkan darah dari mulut dan sela – sela matanya
“TEMBAK GADIS ITU !”
“TUNGGU !”
DORRR DORRR DORRR DORR DORRR
Tembakan langsung dihempaskan ke 9 tentara itu, mereka tidak mendengarkan perintah ka Pandora dan langsung bertubi – tubi menembaki Tendo Agami.
“ehhh ?”
“APA YANG KALIAN LAKUKAN ! AKU TIDAK MENYURUH KALIAN MENEMBAKNYA !”
“Mu….Mustahil !”
“ehh ?”
Saat ka Pandora membalik badan ! semua peluru yang ditembakan ke arah Tendo Agami dihentikan oleh air hujan..
“dasar manusia yang tidak tau sopan santun…..Matilah ! ”
dia membalik pelurunya dengan air hujan dan peluru itu melesat cepat ke arah para tentara dan menewaskan mereka semua
“aa…Ahhh……K….kau”
“….apa kau mau mati juga ? kalau tidak, temani aku masuk menemui para pelayanku…”
“eghh…….(sepertinya aku tidak ada pilihan, tidak ada waktu juga berfikir karna dia bisa membaca pikiranku)...si…Silakan”
“emmm…pemikiran yang bagus ! kau belum mau mati ya !? kalau begitu ayo masuk menemui para pelayan ku"
“Ugh….Baik !”
Ka Pandora dan Tendo Agami mulai melangkah masuk ke benteng ini...sepertinya….sesuatu yang buruk akan benar – benar terjadi
to be continue......
__ADS_1