Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
Your Feelings


__ADS_3

"Ao kau siap ?”


“Ok, Ayo berangkat !”


Setelah kami selesai dengan misi kami kemarin, seperti biasa kami diberikan waktu 2 hari untuk beristirahat, di pagi ini, kami ber 3 sudah berjalan menuju rumah sakit tempat ka Iris dirawat.


“kau bawa apa itu tesa ?”


“ohh, ini ? ini baju ganti untuk Noel, dia kan semalam menginap di rumah sakit untuk menyembuhkan luka ka iris !”


“benar juga ! kurasa dia pasti juga sudah berjuang keras !”


“……aku masih tidak percaya ka Iris bisa kehilangan tangan kirinya”


“…….musuh kita semakin kuat Rin…..dan kita harus juga cepat menjadi kuat !”


“kau benar !”


Kamipun sampai di rumah sakit tempat ka iris menginap, saat kami masuk ke ruangan ka Iris, ternyata bukan hanya ada Noel saja, ada ka narmaira dan yuna di sana


“ohhh…kalian datang !”


“Ka Narmaira ! Yuna ! kalian juga datang ya ?”


“kau sedikit terlambat Ao ! tadi ada ka Pandora juga datang kemari !”


“benarkah ?”


“yaa….tapi dia kembali lagi ke ruangannya karna ada keperluan…..dan jangan berisik ya ?”


“jangan berisik ?”


Saat kami berjalan ke tempat tidur ka iris, ternyata noel sedang ketiduran di samping kasur ka Iris


“Shiiiii ! kalian jangan berisik ya !”


“Noel sepertinya cukup kelelahan ya ?”


“sepertinya begitu ! dia cukup memaksakan diri !”


“bagaimana kondisimu ka Iris ?”


“Sudah lebih baik ! berkat Noel yang terus – terusan menyembuhkanku !”


“Syukurlah kalau begitu !”


Sepertinya dia tidak terlalu mempermasalahkan kondisinya saat ini, mungkin karna ka Iris tau bahwa di sekitarnya banyak orang yang peduli terhadapnya


“lalu selanjutnya ka iris akan bagaimana ? apa ka Iris tetap akan menjadi Savior ?”


“Rin ! aku ini adalah ketua kalian ! tentu saja aku tetap akan menjadi Savior. Tenang saja, Pandora sedang merancang Tangan palsu yang akan jadi besok”


“tangan palsu ya ! kurasa itu lebih baik !”


“ngomong – ngomong ! apa kelompok lain belum kembali ke Benteng ?”


“Pandora tadi bilang padaku, mereka sudah dalam perjalanan pulang ! dan kurasa dia sedang mendiskusikannya dengan Suzaku ! coba kau kesana Ao !”


“Apa tidak apa – apa kalau aku kesana ?"


“Kurasa kau mungkin akan membantu mereka !”


“Begituya ! kalau begitu aku akan ke sana dulu ! gantikan aku menjaga ka Iris ya Rin ! Tesa !”


“Tenang saja !”


“kami akan tetap disini sampai kau kembali Ao !”


“Baiklah !”


Aku pun berjalan ke Ruangan ka Pandora, kata ka Iris, sepertinya dia sedang mendiskusikan sesuatu dengan Suzaku, mungkin mereka sedang membahas batu Hope milik Suzaku


“Permisi !”


“emmm…..Ao ya ! masuk saja !”


Saat aku masuk ke ruangannya, ternyata mereka sedang sangat konsen dan muka mereka menandakan seperti orang yang sedang berfikir keras


“ada apa ? apa terjadi sesuatu ?!”


“……begitulah ! kelompok Misa telah selesai mendapatkan Batu hope milik suzaku, dan dia sedang di perjalanan pulang. Namun ada kendala di team Krau dan Alice !”


“apa yang terjadi dengan mereka ?!”


“sayangnya ! mereka sepertinya melaporkan kalau mereka tidak mungkin bisa mengambil Batu Hope milik Suzaku !”


“Kenapa tidak ?”


“…….Lihat Foto ini !”


Ka Pandora menunjukan sebuah foto dan aku terkejut di foto itu terdapat Zoa yang sangat besar bahkan melebihi besar Mother Zoa !


“a….Apa itu !”


“alice sedang mengawasi Monster itu ! dan aku menyuruhnya kembali saja karna mungkin mereka akan dalam bahaya ! dan kesimpulan ku dan Suzaku adalah…Monster ini adalah King Zoa !”


“Ki…King !”


Benar juga, ukuran yang segitu dan sepertinya Monster itu juga memakai armor yang cukup keras !


“sepertinya kita mendapat musuh baru disini ! tapi jika membahas Monster ini, maka ini bisa jadi Monster yang terkuat selama dunia ini dimulai"


“King zoa kah ! tapi kita ada Suzaku bukan ?! kurasa akan mudah melawannya !”


“Ao….tadinya aku ingin bilang begitu sih ! tapi kurasa petirku akan sulit menembus badannya yang besar itu ! dan lagi dia juga memakai armor, ini akan benar – benar menyulitkan !”


“berapa jarak dari benteng ini ke lokasi ka Krau dan ka Alice !”


“sekitar setengahnya dari jarak kota Oboro ! membutuhkan waktu sekitar 20 jam untuk sampai disana ! dan kelompok Krau sudah pulang dari tadi malam ! mereka akan sampai disini mungkin besok !”


“be…begituya !”


PIPPPPPP ! tiba – tiba alarem di Hp milik ka Pandora berbunyi !


“Ohh…Misa sudah sampai di gerbang ! ayo kita lihat kondisi dia !”


“Ok”


“Ya”


Kami bertiga pun menjemput ka misa yang ada di Sector 1


“Ka Misa !”


“ohh…Pandora ! Ao ! Suzaku ! kalian menjemputku ya ?!”


“bagaimana kondisimu ?”


“baik – baik saja ! Suzaku ! inikan yang kau minta ?!”


Ka Misa menyerahkan pecahan batu hope milik suzaku dan sepertinya ini memang batu hope yang benar


“Hem…ini memang batu hope ku ! terimakasih Misa !”


“sama – sama ! kita juga membutuhkan itu untuk mengetahui tentang dunia ini ! jadi jangan di pikirkan”


“i..iya..( ternyata Misa baik juga ya….walaupun seram seperti ka Iris)”


“terlebih lagi Misa ! ada yang harus kau ketahui !”


“emm…apa itu ?”


Kami ber 4 pun kembali ke rumah sakit tempat ka Iris dirawat dan ka Misa benar – benar histeris melihat kondisi ka Iris dan langsung memeluknya


“IRIS ! APA YANG TERJADI DENGAN MU IRIS !! KENAPA KAU SEPERTI INI !”


“Mi..Misa ! aku tidak bisa bernafas !”


“APA YANG TERJADI PADAMU !”


“…Tentang itu….”


Ka Pandora pun langsung menjelaskan kesimpulan yang terjadi di kejadian ini


“sepertinya musuh kita para reaper sudah semakin pintar ! mereka menggunakan senjata bius yang berisi Bakteri Hervana !”


“begituya ! apa kau terkena serangan bisu mereka Iris ?!”


“begitulah !”


“MEREKA TIDAK AKAN KU MAAFKAN !”


“Tenangkan dirimu Misa ! karna itu…sepetinya kalian semua para savior butuh perlengkapan khusus ! aku sedang merancang baju tempur kalian yang akan jadi dalam 3 hari. Di 3 hari ini kalian bisa istirahat namun jangan lupa juga kita menemukan sesuatu yang berbahaya juga”


“apa itu ka Pandora ?!”

__ADS_1


“kita kedatangan Monster baru ! King Zoa ! ini fotonya !”


Saat semuanya melihat foto king Zoa itu. Mereka semua sepertinya sedikit merinding dan mengambil kesimpulan “apakah yang seperti itu bisa dilawan ?” dalam kepala mereka


“kita juga kehilangan sedikit kekuatan tempur kita karna Iris terluka parah ! karna itu kalian semua juga harus cepat berkembang ! kalian – kalian inilah harapan semua orang di Benteng ini !”


Benar juga ! walaupun kami baru saja melewati bahaya, Bahaya yang lain pun berdatangan, seperti apa yang dikatakan ka Pandora ! kita memang harus benar – benar menjadi kuat saat ini


“sekarang kalian boleh bubar ! untuk hari ini kalian semua tidak boleh ada yang berlatih ! istirahatkan lah tubuh kalian !”


“Baik !”


Kamipun kembali ke kamar kami dan aku menggendong noel ke kasurnya karna dia masih saja tertidur


“sepertinya dia lelah sekali !”


“benar !”


“tapi dia belum makan apapun ! apa sebaiknya kita bangunkan saja ?”


“noel sudah bangun kok !”


“Waa !”


“Waa !”


“Waa !”


“ahahah, kenapa kalian kaget seperti itu !”


“Noel ini ! kalau sudah bangun bilang dong dari tadi !”


“hehehe...noel hanya merasa nyaman digendong Ao tadi !”


“baiklah ! karna kita semua sudah bangun ! ayo kita makan bersama !”


“setujuh !”


“setujuh !”


“Boleh juga !”


Kami pun makan bersama lagi di meja makan kami, saat kami makan tiba – tiba Hp milik ku berbunyi dan ternyata telfon dari Erick


“Erick !”


“(Ao ! maaf aku tidak bisa datang ke tempat ka Iris tadi ! aku ada kerja sampingan !”


“Hey ! kita baru saja selesai mengambil misi ! kau sudah ambil pekerjaan lagi ! istirahatkan lah badanmu Erick !”


“(tenanglah Ao ! aku Cuma bekerja ringan saja di pemandian Air panas ini !)”


“pemandian Air panas ?”


“(yaa..mereka kurang orang yang berjaga ! makanya aku ambil saja pekerjaan ini )”


“begitya ! kalau begitu jangan paksakan dirimu ! dan tenang saja, Ka Iris juga sudah membaik !”


“(Syukurlah kalau begitu ! kalau begitu terimakasih ya !)”


“Yaa”


Tidak disangka dia malah bekerja sampingan di situasi seperti ini…apa dia memang membutuhkan uang ?


“maaf tadi Erick menelfonku ! ayo kembali makan !”


“……….”


“……….”


“……….”


“emm....ada apa ? Tunggu ! jangan bilang !”


“Ayo kita ke Pemandian Air panas !”


“Ayo kita ke Pemandian Air panas !”


“Pemandian Air Panas ! Terbaik !”


“(sudah ku duga akan seperti ini…dan Rin kau kurang kompak !)”


Setelah aku mendiskusikan ke mereka namun gagal, kami pun memutuskan untuk pergi ke pemandian Air panas ! kenapa harus ke tempat seperti ini padahal di kamar mandi kita juga bisa berendam air panas….


“Permisi !”


“wahh…jadi benar kau bekerja paruh waktu di sini Erick !”


“yaa…manajer disini cukup membantuku beberapa waktu lalu, makanya saat mereka sedang kurang orang akupun membantuk mereka !”


“…..kau pekerja keras ya Erick !”


“be…begitulah Rin ! aku cukup suka bekerja disini ! ( apa tadi itu pujian ?)”


Tiba – tiba seseorang datang ke arah kami !


“Erick ! bagaiman dengan Pipa – pipan nya ?!”


“ohhh….Pak Barton ! semua pipanya baik – baik saja ! teman – teman ! ini pak Barton ! dia pemilik pemandian air panas ini !”


“Wohh ! kau membawa teman – teman mu ya Erick ! bagus – bagus ! kau membuat pemandian air panasku jadi ramai ! Kerja Bagus !”


“Terimakasih pak Barton !”


“selagi teman – teman mu datang disini ! kenapa kau tidak nikmati juga pemandian air panasnya !”


“ehh ?! boleh kah ?!”


“tenang saja ! tapi setelah itu kembali lah bekerja !”


“baik ! Terimakasih pak Barton !”


Pak Barton itu meninggalkan kami dan sepertinya pak Barton adalah orang baik


“pak Barton itu baik sekali ya ! sampai menyuruhmu menemani kami !”


“begitulah Beliau ! dia juga yang meminjamkan ku cukup uang saat aku kesusahan !”


“baiklah ! kau juga ikutlah dengan kami Erick !”


“boleh saja !”


Erick pun melayani kami dan kami melakukan pembayaran di kasir ini


“baiklah ! silakan masuk ! laki – laki sebelah sini dan perempuan di sebelah sana !”


“hemm…jadi ini bukan pemandian campuran ya !”


“HAH !”


“HAH !”


“HAH !”


“hemm ?”


Lagi – lagi rin mengatakan sesuatu yang di luar dugaan


“ada apa ? kenapa kalian kaget begitu ?!”


“me...memang ada pemandian campuran disini ! tapi bukanya itu terlalu berlebihan !”


“Itu benar Rin ! mana mungkin kita semua berendam di tempat yang sama !”


“lalu apa gunanya kita bersama - saman kemari ?!”


“yaa…itu……anu…”


“Noel kira, kita akan bersama – sama juga berendam nya !”


“(Jangan ikut – ikutan juga Noel)”


“(Jangan ikut – ikutan juga Noel )”


Setelah sedikit berdebat, akhirnya aku dan Erick masuk ke pemandian laki – laki dan berendam melemaskan badan


“ternyata….Pemandian air panas lumayan juga !”


“benarkan ! ini memang bagus untuk melemaskan badan !”


“yaaa…..”


“……....….”


“dan kenapa disini cukup sepi ya…padahal tempat ini bagus !”

__ADS_1


“Ao…mumpung hanya kita berdua disini…..”


“(perasaan ku tidak enak )”


“ayo kita sedikit bicara soal gadis – gadis !”


“nama lengkap Rin Ergrey, umur 16 tahun, golongan darah 0, tanggal ulang tahun 19 maret, hobinya Menembak Sniper !”


“A...AKU TAU ITU SEMUA (golongan darahnya O ?)”


“lalu apa lagi yang mau kau bahas !”


“hem…menurutmu ! siapa yang memiliki dada terbesar ?!”


“(tolong jangan kau bahas itu dengan wajah yang serius !)”


“jadi….apa jawabanmu Teman ku ?”


“apa itu harus dijawab ?”


“Ayolah ! kita jarang sekali mengobrol kan ! sekali – kali kita obroli pembicaraan antar laki – laki !”


Aku sebenarnya kurang tertarik, tapi mau bagaimana lagi karna memang kami jarang mengobrol bersama


“emm…kurasa…bukanya punya ka narmaira cukup besar ?”


“yaa ! yaa ! aku juga berfikir begitu ! tapi tetap saja yang terbaik adalah Rin !”


“(syukurlah dia kembali membahas Rin)”


“emm…kalau tidak salah bukanya sekarang tanggal 17 maret ?”


“yaa…kenapa memang ?......Oh !”


“2 hari lagi ulang tahun Rin ya ?! ayo kita rayakan Ao !”


“emm...kurasa kita bisa merayakan nya kecil – kecilan di kamar kami”


“Ok ! aku akan membantu mu merias kamarnya !”


“kau semangat sekali ya !”


“ngomong – ngomong ! apa yang dibicarakan gadis – gadis ya ?”


“entahlah !”


“pasti mereka ber 5 cukup ramai disana ?”


“ehh ? ber 5 ?"


Saat itu di tempat para gadis, mereka sedang mengobroli sesuatu dan sepertinya hal yang mengejutkan terjadi


“jadi…..kenapa kau ada di sini ka Narmaira ! dan juga kau Yuna !”


“Rin ! kau pergi ke pemandian air panas tanpa mengajakku ! aku turut sedih tau !”


“aku sedikit menghindari pertemuan kita yang telanjang seperti ini ! kalau kau mendekat ke arahku akan ku lubangi kepalamu !”


“Ahahah Rin ! ayo lah jangan malu – malu !”


“Waa ! kau ! di bagian mana kau pegang !”


“kau tumbuh dengan cepat ya Rin ! di bagian itu pula !”


“Hentikan membicarakan itu !”


Seperti biasa Rin dan Ka Narmaira selalu saja berselisih


“a…aku Cuma di undang ka Narmaira saja ya ! dan kurasa pemandian air panas juga tidak lah buruk !”


“tenanglah yuna ! lebih ramai lebih asik kan ?!”


“benar ! Noel juga senang kalian berdua datang !”


“hehehe, baguslah !”


“hoyy….ayo saling menggosok punggung !”


“ahhh ! noel ikut ka Narmaira !”


“aku nanti saja !”


“aku juga !”


Rin, Noel dan ka Narmaira pergi untuk menggosok punggung bersama


“……….”


“……….”


Tesa dan Yuna pun berduaan saja dan sepertinya kejadian seperti ini pernah terjadi


“emmm….”


“emmm….”


“duluan saja !”


“tidak ! silakan kau duluan Yuna !”


“emm..ba…bagaimana keadaan Ao akhir – akhir ini ?”


“......(sudah kuduga….Yuna…) Ao baik – baik saja, dia tetap menjadi Ao yang biasannya !”


“dia itu cukup memaksa diri bukan ?! pasti dia cukup membuat kalian khawatir kan ?”


“emm…Yuna, ada yang ingin ku tanyakan !”


“apa itu ?”


Tesa mengepal tangannya dan sepertinya dia sedikit malu bicara seperti ini


“a…apa kau menyukai Ao ?”


“……Eh ?”


“…….Emm ?”


Mereka diam selama beberapa detik…..


“ke…ketahuan ya ?”


“jadi benar ya ?”


“be..begitulah ! dia cukup banyak menyelamatkan ku dan lagi…wajahnya saat sedang serius menghadapi lawannya benar – benar keren !”


“………yuna”


“tapi ! kau juga memiliki hal yang sama juga kan tesa ?”


“Ehh ! Aku ?! aku tidak-”


Tiba – tiba Yuna langsung saja menepak bahu tesa


“Tesa ! aku….tidak akan mau kalah !”


“….Yuna….”


“Ahhh ! aku sudah cukup segar ! Ka Narmaira ! aku juga mau digosok punggungya !”


“Ohhh…kemari saja ! Tesa pun ayo kesini !”


“i..iya (jadi ternyata benar apa yang selama ini ku pikirkan…bagaimana aku harus melawan perasaan ini)”


Setelah selesai dari pemandian, kami pun kembali ke kamar kami


“Ahhh ! itu pemandian yang cukup enak ! benarkan Rin ?!”


“kalau ka narmaira tidak ada mungkin aku lebih bisa bersantai !”


Sepertinya kau kurang menikmatinya ya Rin


“a…Ao !”


“emm…..ada apa tesa ?”


“a…anu….itu….anu…”


“emmm ?”


“ti…tidak jadi ! selamat malam !”


“ehh ?! ahhh…Selamat malam !”


Ada apa dengan tesa, sikapnya sedikit aneh ! lebih baik tidur saja karna besok aku harus meminta ka Misa untuk kembali melatihku

__ADS_1


to be continue......


__ADS_2