Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S2) Side of World #3


__ADS_3

Aku pun memasuki hutan tanpa pikir panjang, kurasa aku akan baik – baik saja karna aku membawa peralatan tempurku disini


“(kemana dia ? apa aku kehilangannya ?)”


aku sempat kehilangan keberadaan orang itu, namun kurasa dia tidak mungkin jauh dari tempat saat aku melihatnya, dan lagi dia sedang di ikuti oleh Zoa, mungkin saja dia bersembunyi di sekitar sini


“Emm ?”


Saat aku lebih dalam ke hutan, ternyata aku menemukan seseorang yang sepertinya tergeletak begitu saja di hutan ini, aku pun langsung menghampirinya untuk mengeceknya !


“Hey ! Hey bangun !”


“……………….”


Gadis ini….apa yang dia lakukan di sini, sampai pingsan di sini dan tidak bangun – bangun juga saat aku berusaha membangunkannya


“Sepertinya dia pingsan, aku harus segera membawa !!!- CIH !”


“GRRRAAAA !!”


Seketika zoa langsung melompat ke arahku, dengan responku yang cukup cepat, aku menghindari serangan zoa itu, namun aku lupa membawa gadis yang pingsan itu bersamaku


“(Gawat ! aku langsung merespon menghindar ! dan tidak membawa gadis itu bersamaku !) Ehh ?”


Aku kaget karna mungkin gadis itu akan dalam bahaya, tapi sepertinya zoa ini tetap melihat ke arahku dan tidak ke arah gadis itu !


“Begituya, bagus lah kalau begitu !”


Aku menyalakan katana api ku, dan saat aku dapat penerangan dari katanaku, aku baru sadar zoa ini adalah zoa merah yang sempat kami bicarakan waktu itu


“(ZOA MERAH ?! ternaya benar zoa ini ada ya ?!)”


Zoa itu berlari ke arahku dengan sangat cepat, saat aku melompat ke depan dan menghembaskan tebasanku, tiba – tiba dia melompat ke belakang ku


“(Dia Gesit Sekali !)”


Serangan cakar pun langsung mengarah ke arahku, aku menggunakan katana ku untuk menahan serangannya


“Begituya ! tidak kusangka zoa merah ini cukup merepotkan !”


“GRRRAAA !!”


Aku kembali berulang kali melontarkan tebasanku, tapi entah kenapa Zoa merah ini tetap saja menghindar dan bahkan bisa melakukan serangan balik !


“(Zoa ini ! Kuat !)”


“Sudah cukup Aimon !”


“Huh ?!”


Tiba – tiba zoa merah itu berhenti melakukan serangannya, dan melompat mundur ke belakang gadis yang sempat pingsan itu


“Bagaimana Aimon ? sudah ku bilang dia kuat bukan ?”


“GRRRAAA !!”


“Kau ?”


Gadis itu ? apa dia mengendalikan Zoa merah itu ? itu berarti….


“apa ini jebakan yang kau siapkan ? sepertinya para Reaper semakin lihai saja ya ?”


“Heh….kau langsung tau kalau aku reaper ya ? dan, sepertinya rumor tentang mu yang kuat itu benar – benar terbukti ya”


“Rumor ?”


“kau bahkan sebanding dengan Aimon ku ! kurasa kau cukup hebat dalam bertarung”


“Aimon ? maksudmu Zoa merah itu !”


“Benar ! namanya Aimon ! dia ini hebat kan ?”


“GRAAA !”


Dia memeluk zoa itu tanpa ragu....aku yakin kalau para reaper memang bekerja sama dengan para zoa, namun aku tidak tau kalau ada reaper yang sedekat ini dengan zoa


“Siapa kau ? tidak diragukan lagi kalau kau reaper ! tapi dari sikapmu itu, sepertinya kau sedikit berbeda dengan reaper yang pernah ku temui”


“Ohh ! aku belum memperkenalkan diri ya ! Namaku Amera Harpha ! seperti yang kau lihat ! Aku memang Reaper !”


Dia menarik baju yang meutupi pinggul nya dan benar saja ada Mark Hope yang berpola terbalik, yang menandakan dia adalah reaper dengan Mark Destruction di pinggulnya itu


“Heh ! Itu pinggul yang bagus ya ?”


“Ma -Makasih atas pujiannya ! tidak disangka kau akan bilang begitu ! kau cukup liar rupanya !”


“Lalu ? untuk apa kau sampai menujukan mark mu dan bicara banyak dengan ku ?”


“yaa, sebenarnya aku datang kesini cuma ingin melihat sekuat apa dirimu, tidak ada alasan aku ingin membunuhmu sekarang ini !”

__ADS_1


“Kau pikir kau bisa lari begitu saja dariku ?”


“GRAAAA !!”


“(cih ! Zoa ini menggangguku !)”


“yaa, pasti ada kesempatan lain kita akan bertemu lagi Ao ! dan sampai saat itu….tataplah Hidup ya !”


“Tunggu !”


“GRAAA !”


Jika tidak ada zoa ini yang menghalangi, aku bisa saja mengejarnya…tapi entah kenapa zoa ini cukup tangguh !


“SIALAN !”


Zoa itu melompat kebelakang saat aku berusaha menebasnya, dan zoa itupun juga kabur dengan sangat cepat !


“(apa ku kejar ? Tidak, saat ini aku harus kembali ke markas dan melaporkan kejadian ini !)”


Aku pun kembali ke tenda, dan membicarakan semuanya yang terjadi, kami pun memutuskan untu kembali ke benteng setelah perbaikan tower ini selesai.


Saat kembali ke benteng, aku menjelaskan semuanya ke ka Pandora yang sepertinya sudah sembuh dari demam nya


“begituya ! dia bahkan mengakui dirinya reaper juga ?”


“yaa ! dan buruknya dia bisa mengendalikan zoa merah juga !”


“Seperitnya kita kedatangan musuh yang cukup rumit rupanya !”


“dan…sepertinya kau juga sudah sembuh demam mu ya ?”


“Demam ? apa maksudmu ?”


“Ehh ? bukanya kemarin ka Pandora sedang dem-!!”


Tiba – tiba pelayan pribadi Pandora pak Sieg menghentamkan tanganya di pundak ku dan membisikan sesuatu


“(Tuan putri tidak memiliki ingatan sedikitpun saat dia sedang demam !)”


“(Be…Begituya !)”


“Jadi ?”


“Ahhh ! mungkin aku Cuma ngelantur saja !”


Seteprti yang telah di bicarakan, kami pun berada di sector 2 untuk menyambut mereka, Noel dan Tesa pun juga ikut bersama kami juga


“Pasti berat ya tesa, mendapat ocehan- ocehan dari tuan putri !”


“Begitulah Rin ! itu bahkan lebih melelahkan dari menguliti daging **** yang masih segar !”


“kau pernah menguliti **** ?”


“lalu ? bukanya ka misa pergi bersama Suzaku ? kenapa kita harus menyambutnya di Sector ini ?”


“benar, noel juga penasaran tentang itu Ao !”


“katanya Suzaku sudah cukup kelelahan sehingga dia tidak bisa menggunakan berkah teleport nya, karna itu mereka sedang berjalan ke sini !”


“berjalan ?’


“Oiii !!”


Tiba – tiba dari kejauhan ka misa sedang berlari ke arah kami dengan menggendong Suzaku seperti tuan putri (bukanya itu kebalik ?)


“hah…hah…Aku kembali !”


“KA MISA ! kau berlari sampai sini ?”


“hah…yaa…hah….itu cukup melelahkan tapi bagus untuk latihan ! Suzaku, cupat turun !”


“……..Boleh kah 1 putaran lagi ?”


“Tidak !”


“Aduh !”


Ka misa menjatuhkan Suzaku yang sepertinya keasikan digendong seperi itu


“Yaa…aku tidak tau kalau di gendong seperti itu cukup mengasikan !”


“kau ini demi god suzaku ! kenapa kau malah suka digendong ?”


“Yaa, aku tidak menduganya juga ! selagi itu Genbu, bagaimana kabarmu selama aku pergi ?”


“…Emm….baik – baik…..saja !”


“apa kau sudah bisa merapalkan Stone mu ?”

__ADS_1


“Emm….belum…Tapi….Aku….Terus mencoba !”


“ka Misa ! Laporannya ?”


“ohh ! benar juga ! ini Alice, sampaikan pada Pandora dan Iris juga ya !”


“Baik ! kurasa ka misa dan Suzaku sudah cukup kerepotan, bagaimana kalau langsung istirahat saja ?”


“ide bagus ! aku sudah cukup lelah juga ! sekali lagi terimakasih ya Suzaku ! kau banyak membantu !”


“Ahhh ! bukan masalah !”


“aku mau ke pemandian air padas ! ada kah dari kalian yang mau menggosok punggungku ?!”


“HAI ! HAI ! Biarkan aku menggosok punggungmu ka Misa !”


“Ohhh ! Terimakasih Narmaira ! kalau begitu Ayo !”


“hehehe ! Dengan senang hati !”


Ka misa dan ka Narmaira pun pergi ke pemandian air panas bersama, kalau itu ka Misa kuyakin dia akan baik – baik saja (dari serangan ka Narmaira), lalu ka Alice juga ikut pergi untuk melaporkan ini ke ka Pandora dan Iris !


“Sebenarnya apa yang ka misa minta padamu Suzaku ?”


“kalau kalian penasaran, datang saja ke ruangan Pandora, aku yakin mereka sedang membahasnya disana. Kalau aku Pass…aku harus cepat ke kamarku dan segera bermain PSP ku kembali…sampai jumpa ya !”


“Ahhh !”


Sepertinya suzaku juga sedikit kelelahan, karna kami tidak tau apa yang harus dilakukan, tidak ada salahnya pergi ke ruangan ka Pandora untuk ikut membahasnya


“Emm ? Kalian kah ?! kurasa kalian juga penasaran dengan apa yang dilakukan Misa ya ?”


“begitulah, sebenarnya apa yang dilakukan ka misa sampai sejauh itu !”


“………Misa….sedang berusaha mencari tau keberadaan Tendo Agami !”


“APA ?!”


Mencari tau keberadaan Tendo Agami ? itu sangat berbahaya ! memang sudah sangat lama sekali kami para “Pendengar” tidak mendengar apa – apa dari tendo agami, tapi mencari tau keberadaanya itu…apa bisa dilakukan ?


“Maksudnya ?”


“kau tau bukan, keberadaan Tendo Agami sempat hilang semenjak dia datang ke benteng ini, dan lagi…kita para pendengar sudah lama tidak mendengar apa – apa dari dia bukan ? karna itu, Misa dan Suzaku berencana untuk mencaritau keberadaan Tendo Agami !”


“Lalu hasilnya ?”


“Emmm…..Mereka tidak menemukan apa – apa, namun !”


“namun ?”


“Saat mereka sedang berusaha mengejar beberapa reaper yang sedang berkelompok, ada satu reaper yang berhasil tertangkap dan mau sedikit bicara, dan misa menemukan Foto ini di reaper itu !”


“Foto ?”


Ka Pandora pun menunjukan foto itu padanya, saat aku melihatnya…sepertinya aku mengingat orang yang ada di foto itu


“itu kan ?”


“MO…MONHO !”


Rin langsung bereaksi saat melihat foto itu, dan yang mengejutkan…ternyata orang itu masih hidup di luar benteng setelah kalah bertarung dengan Rin


“Benar ! setelah di keluarkan dari benteng ini, ternyata monho bisa bertahan hidup, dan yang buruk nya lagi, dia bergabung dengan para reaper dan mendapat julukan Letnan Monho !”


“Letnan ? maksunya dia meminpin para reaper itu ?”


“bisa dibilang begitu ! dan ada kabar kalau dia berada di hutan yang sama saat kalian bertemu dengan Genbu !”


“Ja…janga – jangan !”


“yaa, orang yang mengawasi kalian saat kalian semua ada di hutan itu, adalah Monho !”


Ternyata itu dia, dia yang mengawasi kami semua, dan lagi, dia mendapat julukan letnan yang berartikan dia cukup kuat dan pasti sulit untuk diatasi


“Monho awalnya adalalah manusia seperti kita, aku pun memiliki usul untuk menggunakan Dvine Akses ku, tapi saat menyadari dia bergabung dengan para Reaper, Dvine Aksesku kini tidak bisa melacaknya !”


“jadi apa rencana mu ka Pandora !?”


“Hemm….”


Kita kedatangan beberapa bencana saat ini, dan karna kita memiliki sesuatu yang harus dilindungi disini…itu berarti


“Monho ! juga gadis yang misterius bernama Amera Harpha ini ! kita kedatangan tamu – tamu yang cukup merepotkan…bisa saja mereka akan mengancam dan membahayakan para penduduk negara tercintaku ini, Vermelia Rose ! Persiapkan diri kalian ! begitu aku mendapat informasi mengenai keberadaan kedua orang ini ! kalian harus siap menghadapinya !”


“BAIK !”


Dengan demikian, pengaturan Strategi dan persiapan pun dilakukan untuk menghadapi bancana yang mungkin harus kami hadapi !


to be continue.....

__ADS_1


__ADS_2