Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S2) A Gift From the Nightmare #4


__ADS_3

"du…Dua hari katamu ?!”


Aku meyakinkan sekali lagi dengan apa yang kudengar dari tesa tadi


“ya…menurut dokter waktu hidupnya tinggal 2 hari lagi, karna itu dokter membiarkan kami untuk membawanya dan mengabulkan apa yang dia inginkan ?”


“Kenapa bisa seperti itu ?! Noel ?! kau bilang padaku kalau dia baik – baik saja kan ?”


“emm…Noel sangat yakin dia tidak memiliki luka apapun, tapi sepertinya dia memilik luka di dalam tubuhnya !”


“Dalam tubuh nya ? Emmm ?”


Saat aku sedang bicara dengan noel dan tesa, aku tidak menyadari kalau gadis itu sedang berdiri di depan pintu kamar mandi dan menatap ke arah kami


“…...apa aku mengganggku kalian ?”


“Ohhh…Sheri ! sudah selesai mandinya ?!”


“…Terimakasih atas tempat mandinya Tesa, itu menyegarkan !”


“sama – sama, ayo Sheri ! duduk di sini !”


Dia pun berjalan mendekat ke meja makan dan duduk di kursi meja makan ini, kalau tidak salah tadi tesa bilang namanya sheri ya ? jadi dia bicara juga akhirnya !


“jadi….kurasa kalian tadi sedang membicarakan ku ?”


“…..apa….apa kau tau kondisimu sekarang ini ?”


“tentang aku yang tinggal 2 hari lagi ? tentu saja !”


Dia masih bersikap biasa saja padahal dia tau kalau hidupnya tidaklah panjang,aku pun meyakinkan dia kalau mungkin saja ada yang bisa kita lakukan


“begini...apa ada yang bisa kami lakukan untuk menyelamatkan mu ? aku yakin masih ada jalan lain dan kau pasti masih memiliki kesempatan !”


“………..”


Dia menatapku seperti saat di rumah sakit sebelumnya, tatapan yang cukup tajam namun tidak bicara apapun


“A..Ada apa ? kenapa kau kembali menatapku seperti itu ?”


“kalau di lihat – lihat saat pertama kali aku melihat mu juga, kurasa kau memang cukup tampan ya ?!”


“hem ! banyak yang bilang begitu !”


Saat aku sedikit pede mengenai itu, Rin dan Tesa memasang wajah jengkelnya yang memberikan ku sinyal kalau aku tidak bisa main – main sekarang ini


“ahh, maksudku…apa maksudmu berkata seperti itu ?”


“….entah kenapa…kurasa aku pernah se-sekali melihatmu…namun itu samar – samar !”


“Begitu ya, dan karna kau sekarang sudah mau bicara, bisakah kau ceritakan padaku kenapa kau ada di tabung itu ?”


“……i….itu…”


“Ao ! ini sudah malam, jadi biarkan dia istirahat dulu dan bicarakannya besok saja !”


“Ahh, kurasa kau ada benarnya Tesa, ngomong – ngomong dimana dia akan tidur ?”


“mengenai itu, kurasa aku akan berbagi kasur saja dengan dia ! tidak apa – apa kan Sheri ? kita tidur sekasur berdua ?!”


“kalau begitu, sekali lagi aku berterima kasih padamu tesa ! kau memang baik ya, aku akan lakukan yang terbaik malam ini !”


“JANGAN MALAH BERKATA SEPERTI ITU !”


Setelah makan malam, kami pun bersiap – siap tidur agar bisa mendiskusikan tentang Sheri besok, tesa pun meminjamkan piama tidurnya pada Sheri


“……Piama ini ?”


“ini piama yang sering aku gunakan waktu tidur, apa nyaman dipakai ?”


“...hemm…Oh…”


Sheri pun meraba – raba piama yang dia pakai dan menyadari kalau piamanya sedikit kebesaran padalah mereka berdua memilik badan yang hampir sama


“ini sedikit kebesaran, itu pasti karna kau memiliki dada yang besar ! kurasa malam ini aku memang harus melakukan yang terbaik !”


“SUDAH KUBILANG JANGAN MENGATAKAN SESUATU YANG SALAH PAHAM BUKAN ?!”


“..Ohh…hehehe”


Mereka seperitnya akur sekali, aku bahkan tidak bisa melihat wajah sedih sedikit pun di gadis itu, apa dia memang menyimpan nya ataukah dia tau kalau ini akan terjadi padanya ya ? sudahlah, besok kita juga akan membahasnya ! lebih baik tidur sekarang.


Ke esokan harinya, aku bangun sedikit kesiangan, yang harusnya aku selalu bangun jam 5 pagi, kini aku terbangun jam set 6 pagi dan tidak seperti biasa aku bangun dengan keadaan yang lemas dan masih mengantuk


“(emm…aku terlambat bangun 30 menit dari biasannya, apa sekarang aku sudah makin tua dan lemah ya…) Emm ?”


Aku menyadari kalau ada sesuaut di balik selimutku, saat aku membuka selimutnya, ternyata Sheri ada di dalam selimutku


“…….Ohhh….”


Aku kembali menutup selimutku dan tidur lagi karna masih sedikit mengantuk


“Ahhh, lebih baik tidur lagi, aku masih mendapat libur juga…dan juga ada seorang gadis di kasurku…..emm ?.....seorang gadis ?!”


Saat kesadaranku sudah hampir 100 persen, aku langsung panik dan kembali mengintip di balik selimutku dan benar saja ada seorang gadis di kasurku


“SEORANG GADIS ?!! ehh…maksudku, SHERI ?!!”


“Emmm ?”


Karna aku berteriak, sepertinya itu memangunkan Noel, Rin, dan Tesa


“Emm…pagi Ao ?!”

__ADS_1


“kenapa kau teriak – teriak sih ?”


“sudah pagi ya, Emm ? Ehh ?! dimana Sheri ?!”


“(apa aku akan mati)Emm…soal itu !”


Sheri pun bangun dan selimut yang menutupi nya pun terhembus sehingga dia terlihat


“Ahh…pagi semua !”


“SHERI !!?”


“SHERI !!?”


“SHERI !!? kenapa kau ada di kasur Ao ?”


“Ahh, Maaf tesa ! aku tadi malam kedingan dan ternyata, Ao lebih hangat dari yang kuduga !”


“AOOO !!?”


“AOOO !!?”


“AOOO !!?”


“…Emm…a…anu….boleh aku kabur sekarang ?!”


Setelah keributan terjadi di kamar ini, kami pun sudah mengajukan pembicaraan untuk membahas mengenai Sheri ini dengan ka Pandora, kami pun menghampirinya ke ruang kerjanya


“Ohh…kalian datang juga akhirnya ! Emm ? Ao…kenapa kau babak belur begitu ?”


“…..tolong jangan Tanya…”


Lupakan apa yang terjadi pagi ini…


“baiklah ! karna sudah berkumpul semua disini, sepertinya kita akan membicarakannya sekarang !”


Kami pun berpindah dan duduk di ruang tamu ka Padora, pak Sieg pembantu pribadi ka Pandora pun menyuguhkan teh untuk kami


“Silakan !”


“Terimakasih pak Sieg !”


“Jadi ! ayo kita mulai dengan penjelasan dari orang nya langsung, Sheri…maukah kau bercerita ?!”


“...….kau…”


“Emm ? Oh, kau baru pertama kali bertemu dengan ku ya ? perkenalkan, aku pendiri dan pemimpin Negara ini, Namaku Pandora ! salam kenal Sheri !”


“…kau…kalau di lihat – lihat sangat Cantik ya ?!”


“hem ! banyak yang bilang begitu !”


“TUNGGU KA PANDORA !”


“ada apa Ao ?”


“ka Pandora ! hati – hati, nanti ada tatapan aneh dari tesa dan ri- Emm ? kenapa kalian berdua tidak menatap ka Pandora dengan tatapan kalian ?”


“Tuan Putri kan memang Cantik !”


“tau nih Ao ! kau bicara apa sih ?”


“(jadi maksudmu aku tidak tampan ya !?)”


“Ehem….kalian ber 3, diamlah ! biarkan Sheri bicara kali ini ! jadi Sheri..bagaimana ? apa kau sudah mau bicara ?”


“………baiklah”


Sheri mengambil secangkir teh dan meminumnya, lalu menarunya kembali ke meja rugan tamu ini


“Namaku Sheri Roan, aku masih ingat dengan ingatan tentang keluargaku…keluarga kami yang hidupnya hampi tidak mencukupi, didatangi oleh sebuah agen perusahaan kedokteran yang katanya mau membeli ku dengan harga tinggi !”


“Me..membeli ?”


“Ya, dengan keadaan keuangan kami yang sudah hampi habis, dan tawaran uang yang tinggi, orang tuaku pun menyetujuinya dan menjual ku !”


Tidak disangka orang tuanya rela menjual anaknya sendiri demi keuangan mereka


“Setelah itu aku dibawa ke ruang operasi dan dipaksa untuk meminum obat – obatan yang tidak aku ketahui, saat aku ingin menolaknya, dia bilang kalau tubuh ku ini sudah milik perusahaan kedokteran itu dan kalau aku menolaknya, mereka akan melakukan cara apapun agar aku meminumya !”


“apa perusahaan yang kau maksud adalah perusahaan kedokteran milik Savria Angelo ?”


“…Emm…mungkin saja…setelah tuan putri bilang seperti itu, memang kalau tidak salah aku mendengar nama itu !”


Jadi dalangnya tetaplah si Angelo itu itu ya, kurasa aku semakin kesal saja dengan sosok nya itu !


“setelah aku meminum obat itu terus menerus selama hampir 5 bulan, di hari itu aku menyadari kalau tubuhku semakin sulit untuk digerakan, dan pada akhirnya…saat aku pingsan entah berapa itu…begitu aku terbangun, aku sudah ada di tabung besar di bawah tanah dan bukan di rumah sakit lagi, aku melihat di sekitar ku kalau ada beberapa ilmuan dan dokter ternama yang wajahnya ku kenali ! dan setelah beberapa hari ku sadari di dalam tabung itu, aku mengetahui fakta bahwa mereka melakukan penggeladahan dan pemasukan mesin bernama “Atormex” ke dalam tubuhku !”


“Atormex ?”


Saat aku kebingungan apa itu atormex dan menanyakan nya ke dia, ka Pandora pun bertingkah seolah dia mengetaui nya


“……mesin itu....”


“apa kau tau sesuatu ka Pandora ?”


“Atormex adalah mesin pembentuk sel yang akan menggerakan tubuh targetnya ! mungkin kami akan menyebut manusia yang mendapat mesin itu sebagai HumanNoid !”


“Tunggu, kau tadi bilang “kami” itu ?”


“yaa, aku juga di ikut sertakan dalam pembuatan Atormex itu…tapi aku tidak tau apa yang mereka akan lakukan terhadap benda itu karna pada dasarnya itu adalah mesin yang tujuan utamannya adalah untuk manusia yang membutuhkan keperluan khusus atau Disabilitas ! Pamanmu Charles juga ada di situ juga”


Memang ka Pandora pernah bilang kalau dia terlibat dalam urusan Savria Angelo, jadi ini ya yang dia maksudkan, terlebih lagi...pamanku pak Charles juga terlibat dengan Savria, ini jadi saling berkaitan

__ADS_1


“lalu ? apa yang terjadi padamu selanjutnya Sheri ?”


“aku tidak tau, aku selalu saja di dalam tabung itu ! tapi yang ku lihat dari sikap para ilmuan itu yang panik dan Stres, sepertinya mereka menganggap ku produk gagal dan mendiamkan ku sampai kejadian gempa yang dahsyat itu !”


Itu artinya, dia sudah ada di tabung itu sekitar 1 tahunan, dia masih bertahan dengan apa yang terjadi ya..tunggu, jika dia bisa beratahan di tabung itu, kenapa dia malah diputuskan kalau dia akan mati dalam 2 hari lagi ?


“Lalu ! kenapa kedokteran kita menyimpulakan kalau waktu dia tinggal 2 hari lagi ka Pandora ?”


“….mengenai itu…”


“Tidak apa – apa tuan putri ! aku saja yang memberi tau Ao. Kejadian Ini terjadi karna waktu itu kalian mengeluarkan ku dengan paksa dari tabung itu, tanpa memperhatikan adanya membran yang menendap di mesin Atormex dalam tubuh ku ini, sehingga mesin di tubuhku ini mengalami ke cacatan saat tidak lagi menelan Air Atormex yang ada di dalam tabung itu !”


“…….Eh ?!”


Ja..jadi maksudnya, semua ini karna salah kami mengambil tindakan waktu itu ?


“..........…”


“Emm…Tuan putri ! bolehkah aku minta sesuatu !l?”


“…..silakan saja, aku sebisa mungkin akan mengabulkannya karna ini juga salahku kau sampai terlibat dalam kasus Amera Harpha itu !”


“kalau begitu ! Begini !”


Sesuai permintaan nya, ka Pandora pun memanggil ka Alice dan Suzaku untuk datang ke ruang tamu ini, begitu mereka ber dua datang, ka Alice langsung menundukan tubuhnya dan meminta maaf !


“MAAFKAN AKU !”


“Ehh ?!”


“ini semua salahku karna mengambil keputusan seperti itu ! aku yang ingin menyelamatkanmu tapi malah berakhir jadi seperti ini ! jadi, Tolong Maafkanlah aku !”


“Emm..itu...”


Sheri pun berjalan mendekat ke ka Alice dan membantunya menegakan kembali tubuhnya agar ka Alice tidak lagi membungkuk seperti itu, lalu kemudian dia memeluk ka Alice


“Ehh !?”


“Tenang saja ! aku tidaklah marah sama sekali ! justru aku ingin berterima kasih pada kalian karna kalian mengeluarkanku dari tabung mimpi buruk itu ! sekarang ini aku jadi bisa melihat ke luar dan bertemu dengan kalian – kalian ini !”


“Ta..tapi ! tapi itu kan….”


“Alice ! kau dan suzaku ku panggil ke sini untuk mendengarkan permintaanya Sheri ini !”


“Permintaan ?! Tentu saja ! akan ku patuhi apaun permintaan mu itu ! iyakan suzaku ?”


“Ehh ?! aku juga ?”


“SU…ZA…KU !??”


“…….ok…..aku ikut !”


Suzaku….taulah kalau kau ini demi god, kenapa kau takut seperti itu !


“jadi ! apa permintaannya ?”


“aku ingan kau, Suzaku dan Ao mengantarku ke suatu tempat, apa kalian mau ?”


“Tentu saja ! akan ku siapkan mobil tank secepatnya ! Emm…untuk persiapanmu, Rin dan Tesa akan membantu mu ! Tolong ya kalian berdua ?!”


“ok ka Alice !”


“ayo kesini Sheri !”


Rin dan tesa pun membawa Sheri untuk melakukan persiapan


“lalu ? apa ada yang noel juga kerjakan ?”


“Noel, kau ikut dengan kami ya, kami juga membutuhkan berkahmu agar dia tetap terobati !”


“begituya ! baiklah, Noel juga ikut !”


“……Alice !”


Tiba – tiba ka Pandora bicara dan menyebutkan nama ka Alice sedikit dengan tekanan nada


“a..ada apa Tuan Putri ?”


“…..jangan terlalu di ambil hati, dia memang tidak memiliki pilhan lain selain selamanya di dalam tabung itu, atau keluar dengan waktu yang tidak banyak ! jadi tolong hibur dia selagi dia memiliki waktu !”


“……..emm…baik…tuan putri !”


Ka Alice pun keluar ruangan untuk menyiapkan mobil tank nya !


“yang lain nya juga bantu Alice untuk menyiapkan mobil tank, dan Ao…kau tinggal di sini sebentar !”


“……..”


Saat yang lain sudah pergi meninggalkan ruangan ini, sepertinya ka Pandora menyadari kalau aku mengeluarkan wajah penasaran di wajah ku ini


“ok Ao, silakan saja ?!”


“…apa..apa aku juga sama seperti dia ? dia di temukan di perusahaan pamanku, apa itu artinya aku juga sama sepertinya ?”


“…aku yakin kau bukanlah HumanNoid, karna sewaktu aku memeriksamu aku yakin tidak ada satupun mesin di tubuhmu, Tapi…..”


Ka Pandora mendekat ke arahku dan menempelkan tangan kirinya di pundak kananku


“Ao….kurasa kau dan gadis itu memiliki masa lalu yang sama, pasti terjadi sesuatu dengan mu yang sama halnya dengan gadis itu, karna itu...kau harus melakukan sesuatu terhadap gadis itu…aku rasa dia menyembunyikan sesuatu yang dia tidak bilang ke kita”


“……..baiklah….”


to be continue.....

__ADS_1


__ADS_2