Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S3) Demi God Byakko #3


__ADS_3

Beberapa jam pun berlalu setelah aku dan Yuna menyelidiki hutan yang berada di sebelah Desa Zenexter ini, ternyata kami menyadari kalau hutan ini benar – benar besar dan butuh waktu lama untuk menyelidiki ke seluruh wilayah hutan ini


“hah…hah…hah…Ao ! setidaknya, Ayo istirahat dulu !”


“apa kau sudah selelah itu Yuna ? kita baru setengah jalan loh ?”


“kita masih punya banyak waktu kan ?! aku…Lelah !”


Yuna pun langsung tiduran di atas rumput karna kelelahan, Ya, aku memang tau kalau Yuna tidak memiliki begitu banyak stamina, sebaiknya turuti saja kemauannya


“kau ini ya, Setidaknya jangan tiduran disitu ! lebih baik kau duduk dan bersender pada sesuatu dari pada kau tiduran seperti itu !”


“Biarin ! Weeeeee !”


“(ini anak ya !) hah….baiklah 20 menit !”


“hehehe, OK !”


Aku pun duduk di sebelahnya dan ber-istirahat sejenak juga, walaupun aku masih memiliki banyak stamina, tapi lebih baik memanfaatkan semua yang sedang terjadi


“Ao !”


“Emm ?”


“Coba kau lihat ke atas !”


“Atas ?!”


Yuna melihat ke sela – sela ranting pohon yang menciptakan bayang – bayang sinar matahari, dan sepertinya ini masih siang hari dan cuacanya masih cukup cerah


“Ada apa memangnya ? yang ku lihat hanyalah ranting pohon dan sinar matahari yang masuk dari celah – celah rantingnya !”


“Aku…..Suka dengan pemandangan seperti ini, begitu damai dan juga tenang !”


“Aku dengan dari ka Krau kalau kau juga suka bermalas – malasan di kamar mu ya ?”


“Cihh ! kakak ku sudah banyak bicara tantang ku ya ?! akan ku hukum dia nanti !”


Sepertinya yang satu itu harus nya aku tidak beri tau padanya…


“kurasa itu bukan sesuatu yang buruk Yuna !”


“Apa maksudmu ?”


“aku tau semua orang yang mengambil pekerjaan savior, memiliki kenangan buruk di dunia ini ! karna itu aku juga tau kau pasti memiliki satu hal yang seperti itu bukan ? jadi pasti kau kelelahan saat sampai di kamarmu kan ?”


“…………………”


“walaupun begitu, pekerjaan ini tidak lah semudah yang dibayangkan, dan butuh pengorbanan yang sangat besar ! sebab dunia ini bisa saja merebut nyawa mu dan juga mengambil sesauatu yang berharga bagimu kapan saja !”


“..……...Aku tau itu !”


Yuna pun melompat dan langsung berdiri dari posisi tidurnya ! dan terlihat sangat bersemangat


“Ayo ! kita lanjutkan ini Ao !”


“Hemm, aku menunggu kau bicara seperti itu !”


Kami pun melanjutkan pencarian di hutan ini ! kami terus – terusan mengitari hutan sampai ke ujung hutan ini, sayangnya kami tidak menemukan adanya tanda – tanda keberadaan Demi God Byakko


“Sayang sekali, sepertinya memang Stone nya ada di hutan ini, tapi sepertinya dia tidak ada di sini !”


“hah…hah…K-kau benar…ayo kita kembali !”


“Ok ! (sepertinya dia juga sudah sampai batasnya !)”


“Kalau begitu, ayo lewat jalan yang satu in-”


SLEPPPSSS !!


Saat yuna melangkah melewati jalan yang satu itu, tiba – tiba tanahnya pun longsor !


“HYAAA !!”


“YUNA !”


Aku pun segera menangkapnya dan berhasil meraih tangan nya ! tapi dia terpeleset dan bajunya pun penuh dengan lumpur !


“Yuna ! kau tidak apa – apa ?!”


“I-iya ! kau bisa tarik aku sekarang !”


“Ok !”


Aku pun menariknya ke atas dan syukurlah dia berhasil ku selamatkan


“Hah…hah...Aku selamat !”


“tidak di sangka tanah disitu cukup basah ! kalau kau terbawa longsor itu, pasti kau akan terbawa cukup jauh Yuna !”


“Ya, untung saja kau menangkap ku tadi ! terimakasih ya Ao ! mau pelukan sebagai rasa terimakasih ku ?!”


“bilang saja kalau kau mau mengotori bajuku juga dengan bajumu yang penuh lumpur itu !”

__ADS_1


“Ehehe, kau cermat juga ya Ao !”


“Lalu bagaimana ? ini juga sudah sore ! mau langsung kembali ke desa saja dengan pakaian mu yang seperti itu ?”


“………Emm, Soal itu”


Karna hari sudah sore, Yuna pun memberitahuku untuk membuat api unggun disini, dan dia memutuskan untuk membasuh tubuhnya yang penuh dengan lumpur itu dengan Air yang kami bawa


“Ini ! kau bisa menggunakan baju ku dulu Yuna ! ini memang kebesaran tapi lebih baik dari pada baju penuh lumpur itu !”


“……o-ok ! makasih !”


“kau ganti baju saja di belakang pohon itu, aku akan menjaga apinya supaya tidak padam !”


“Baik, dan tolong jangan mengintip ya Ao !”


“………………………”


“KATAKAN LAH SESUATU ! KAU MALAH MEMBUATKU BINGUNG !”


“Ahaha, tentu saja ! cepat sana !”


“Ok !”


Yuna pun berlari di belakang pohon dan aku pun menjaga apinya supaya tidak padam ! Tapi, kuharap kita tidak berlama – lama di hutan ini, memang zoa dan zombie nya sudah sudah banyak yang kami habisi, tapi pasti itu tidak lah semua nya !


“(sehabis Yuna ganti baju, kita harus cepat – cepat kembali ke desa ! siapa tau teman – teman lain yang sudah kembali mendapat kabar dari Byakko !)"


Sreckkk….


“Ahh, Yuna ! kau sudah sele-?!”


Plukk….


Saat aku ingin berbalik karna mendengar suara langkah yang mendekat, tiba- tiba yuna pun memeluk ku dari belakang secara tiba – tiba


“……..Yuna ?”


“memang benar…aku sendiri memiliki alasan seperti itu, desa tempat tinggalku hancur dan aku putuskan untuk berjuang di jalan yang sama bersama dengan kakak ku ! tapi…sekarang ini…ada alasan lain kenapa aku bertahan di savior sampai sejauh ini !”


“………..dan alasan itu ?”


“Karna sekarang ini, aku sedang jatuh cinta !”


“Jatuh cinta ?!”


“Ya, Pria itu….dia begitu berani ! melawan semua musuh yang ada di depan nya tanpa takut akan kematian, dia berusaha melindungi semua hal yang berharga baginya dan terus menjadi semakin kuat ! apa menurutmu Pria seperti itu tidak akan mengambil hatiku ?”


“Pria itu ? apa mungkin…”


“y-ya ! d-dia…yang sedang ku peluk saat ini ! (WAAAA ! MALU SEKALI !)”


“………………………”


Apa yang harus ku lakukan…dengan semua ini….pikiranku sedikit kacau ! tapi aku harus memberikannya jawaban !


“Y-Yuna…Aku…Aku sekarang ini haru-PPP!!”


Tiba – tiba tangan yuna pun menutup mulutku dan dia menekannya dengan cukup kencang


“LUPAKAN ! LUPAKAN ! APA YANG KU UCAPKAN TADI LUPAKAN SAJA !”


“hyuaa ! hulutku !”


“EHH ?! AHH ! MAAF AO !”


Dia pun langsung melompat mundur dan wajahnya sangat memerah !


“LUPAKAN OK? ! APA YANG KU KATAKAN TADI HANYA BERCANDA ! KAU TIDAK USAH LADENI PEMBICARAAN TAD-!!”


“Apa itu benar ?!”


“…..Ehhh ?!”


“aku Tanya, apa yang kau katakan tadi memang benar hanya bercanda ?”


“….Emm…itu….a-aku..”


“Yuna ?!”


Yuna pun mengeluarkan jari telunjuknya dan mengadu - adukan sesama telunjuknya


“….m-maaf…a-aku bohong !”


“jadi kau beneran suka padaku ?!”


“Ughhhh ! JANGAN BUAT AKU MENGATAKAN NYA LAGI !”


Wajahnya tambah memerah, Tapi…apa yang harus ku jawab untuk pernyataan cinta dia tadi ?! apa…apa aku harus…


“………..Yuna….Aku….”


“DIAM AO !”

__ADS_1


“Ehhh ?!”


“Aku tau kau kebingungan dengan jawaban mu ! dan aku tau kau tidak begitu mempedulikan dengan percintaan mu !”


“Ehh ?! kau tau dari mana semua itu ?!”


“RAHASIA LAH ! JANGAN REMEHKAN PERKUMPULAN PARA WANITA TAU !”


Jadi ada perkumpulan macam itu ya ! dan bukanya kau bilang tadi itu rahasia ?!


“Karna itu Ao ! aku akan memberikan mu waktu !”


“W-Waktu ?”


“Benar ! sampai kita berhasil menemukan Byakko ! pikirkanlah matang – matang dan berikan aku jawaban Terbaik mu !”


“…………………”


“Aku tau ! Tujuan mu saat ini adalah bagaiman cara mengakhiri dunia ini ! karna itu, aku tidak mau karna salahku, kau kehilangan tujuan mu itu ! karna itu, pikirkan lah baik – baik kedepannya Ao ! aku kan selalu menunggu jawabanmu ! (GWAAA !! INI SEMAKIN MEMALUKAN !)”


“……Yuna…”


“EHH ?! AHH ?! SUDAHLAH AYO KITA KEMBALI SEKARANG ! AKU DULUAN YA ! DAHH AO !”


“Tunggu Yuna ! Arahnya bukan ke sana ! HEYY ! YUNA !!”


Aku pun mengejar yuna dan kami pun kembali ke desa dengan suasana yang cukup aneh disini


“…..………….”


“..……………”


Yaa...memang saat ini kami bingung dengan apa yang kami bicarakan, semua ini terjadi begitu saja !


“K-kalau begitu, aku akan melaporkan ini ! kau bisa kembali ke tenda mu saja Yuna !”


“B-Baiklah ! aku kembali ke tenda duluan ya Ao !”


Yuna pun berjalan dengan sangat cepat kembali ke tenda nya, dia terlihat seperti buru – buru pergi dariku


“…......Yuna !”


“Ehh ?! a-ada apa Ao ?”


“……Aku….pasti akan memberikan jawaban itu….karna itu, Tunggu lah Yuna !”


dia pun diam sejenak, namun setelah dia diam sejenak itu, akhirnya dia tersenyum kembali


“Ao….Hemm.....Ok ! aku tunggu jawaban mu ya !”


Dia pun merubah dari berjalan cepat hingga berlari cepat ! aku tidak tau itu bagus atau malah semakin buruk, tapi dengan senyuman tadi, kurasa pasti ini baik – baik saja !


“Baiklah ! aku harus melaporkan ini dan memikirkan semuanya !”


Aku pun melapor ke Suzaku yang sudah ada di tenda berkumpul kami ini !


“Ohh, Ao ! jadi bagaimana ?!”


“Sayang sekali, kami tidak menemukan petunjuk sedikitpun ! sepertinya di hutan ini memang Cuma ada Stone nya saja ! bagaimana denganmu sendiri ?”


“sama saja ! tidak ada petunjuk sedikitpun ! genbu juga sudah ku suruh kembali ke tenda, ngomong –ngomong dimana Yuna ?”


“d-dia juga sudah ku suruh kembali ke tenda, kalau melapor saja aku bisa sendiri !”


“…………ada apa Ao ? kau mengeluarkan sedikit Aura yang tidak biasa !”


“Ehh ?! benarkah ?!”


Memang hebat demi god yang satu ini, bisa menyadari nya begitu saja !


“hemm...tapi kurasa cuma perasaan ku saja…kau sedikit mengeluarkan aura kebingungan Ao !”


“B-begituya, mungkin aku sedikit lelah, aku akan kembali ke tenda ku saja !”


“baiklah, kita juga masih harus menunggu kabar kelompok Ryu yang masih belum kembali !”


“Aku duluan ya !”


Aku pun berjalan kembali ke tendaku dan saat ini, entah kenapa aku benar – benar lelah


“(sepertinya…setelah kembali ke tenda, aku langsung makan dan istirahat saja !)”


Lalu…saat aku sudah sampai di tenda ku


“Aku pulang ! Tesa, apa kita memiliki maka-!!”


“Gehhh !”


“Ahh, Ao ! selamat datang !”


Dan ternyata, Yuna dan Tesa pun sedang ada di dalam tenda ini, dan aku yakin kalau aku tidak bisa beristirahat begitu saja saat ini !


to be continue.......

__ADS_1


__ADS_2