Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(FS) The Other Side of Savria Angelo #3


__ADS_3

Setelah mendengar suara aneh tadi, aku pun menyusuri lorong yang di lewati suzaku beberapa waktu lalu,


“Suzaku ?!”


Tidak ada respon dari nya setelah ku panggil berulang kali, mungkin terjadi sesuatu terhadapnya.


“(baiklah, kurasa aku harus memeriksanya !)”


Setelah berjalan menyelusuri Lorong, aku pun sampai di ujung lorong dengan ada 2 cabang jalan yaitu ke kiri dan kanan.


“.……………”


Namun yang membuatku ragu adalah, di lorong depan ini, lampu jalanya sudah tidak menyala, yang artinya sisi lorong sana gelap tanpa adanya penerangan.


“(di lorong ini lampunya masih menyala, tapi kenapa lorong di sana lampunya mati ? pasti benar ada sesuatu yang terjadi)”


Aku pun menarik katanaku dan menyalakan senter, dan mulai mendekat menuju lorong gelap ini


“Emm ?”


Aku mencium bau sesuatu, ini bukanya bau gas ? apa ada kebocoran gas di sini ?


“Baiklah”


Setelah sampai di ujung lorong ini, aku pun bersandar ke sisi tembok kiri lorong, dan melihat ke sisi lorong gelap kanan,


“(……sepertinya aman)”


Lalu melihat juga ke lorong yang kiri, karna tempat ini hanya penerangan dari senter ku saja, ini tidak cukup untuk melihat apa yang ada di ujung lorong gelap ini


“(Baiklah, sekarang aku harus ke kiri, atau ke kanan ?)”


…..KREKK…


“!!!”


Suara itu lagi, arahnya pun dari kiri, kurasa aku harus memeriksa ke kiri daluhu


“.………….”


Aku pun masuk ke lorong kiri yang gelap ini, berjalan pelan sambil menyenteri lorong ini dengan cermat,


“(dari mana asal suara itu !)”


…..Krk…krkk….


Suaranya semakin dekat, apa benar itu dari suzaku


“Suzaku ?! kau kah itu ?!”


Setelah berjalan sambil memanggil - manggil suzaku, ternyata aku pun sampai di ujung lorong ini, Namun….


“Ehh ? jalan buntu ?! itu berarti !”


Krk….BRUAKKK !!


Dari belakangku, terdengar suara sesautu yang jatuh dari langit, Gawat ! benar juga, aku tidak memeriksa langit - langit saat menyusuri lorong ini


“CIHH !!”


Aku pun langsung berbalik, dan menyenteri lorong ini, dan bayang - bayang seseorang pun terlihat


“.…Suzaku ?!”


“.…..GRaaaaaa”


“gawat, ternyata bukan suzaku ya ?!”


Dari cahaya seter ku ini, menyoroti sesuatu yang aku sangat benci dan takuti, yaitu Zombie regeneration.


“GRAAAAA !”


“(Gawat ! aku terpojong ! dan buruk sekali melawan zombie regeneration di tempat sempit begini !) Kalau begitu !”


Saat aku mau menyalakan katana api ku, aku teringat sesuatu hal yang membuatku tidak mungkin menyalakan katana api ku


“...........Sial !”


“AO !!”


“Ehh !? Suara itu, Suzaku ?!”


“Kesini ! Cepat !”


Suara suzaku, ada di lorong depan sana, seharusnya aku tadi ke kanan dan bukan ke kiri saja.


“GRAAAA !!”


“WAAAA !!”


Zombie regeneration itu pun melompat ke arahku, karna aku tidak bisa menggunakan katana api ku, terpaksa aku harus menghindari serangan nya, dan hampir saja zombie ini berhasil menggigit telingaku saat aku berusaha menghindarinya


“Cihh ! tadi hampir saja !”


“Ao ! Kesini !”


Aku pun berlari ke suara suzaku berasal, zombi itu pun kembali berdiri dan berusaha mengejarku.


“Suzaku !”


“tetap berlari dan ikuti aku !”


“Ok !”


Kami pun berhasil berkumpul kembali, tapi situasinya masih cukup berbahaya di sini


“Jadi….kau menyadarinya ya Ao ?”


“Begitulah, gas ini benar - benar merepotkan ! apa ada kebocoran gas atau semacamnya ?”


“tadinya aku mau memeriksanya, tapi aku mendengar suara kau memanggilku, jadinya aku mencoba kembali saja, tapi kau malah berkencan dengan zombi itu !”


“mananya yang berkencan !”


Kami pun terhenti sejenak karna kembali ada 2 jalur ke kiri dan ke kanan,


“.…….aku merasakanya, kebocoran gas nya ada di jalur kiri, Ao ! aku akan pancing zombie itu ke kanan, dan carilah kebocoran gas nya di lorong kiri !”


“Baiklah !”


Kami pun berpisah, aku langsung menuju lorong kiri, dan suzaku berusaha memancing zombie itu untuk mengejarnya ke arah kanan


“Baunya semakin tajam ! pasti sudah dekat !”


Setelah melewati beberapa ruangan di sektar lorong, aku pun menemukan ruangan yang sepertinya inilah sumber dari kebocoran gas itu,


“Pasti ruangan ini ! aku juga mendengar suara kebocoran gas nya !”

__ADS_1


Saat aku membuka pintu ruangan ini yang sudah setengah terbuka, ternyata sumber dari kebocorannya berasal dari lubang di tembok.


“Lubang ya ? itu artinya di sebelah ruangan ini, ada semacam penyimpanan gas, sekarang aku hanya harus menutup lubang ini dengan sesuat-”


Krek….


“!!!”


Suara ini, aku tidak suka suara ini,


“jangan - jangan….”


Saat aku menoleh ke arah kanan ruangan ini, zombie regeneration yang sedang duduk di pojokan barang - barang yang bergeletakan pun melotot melihat ke arah ku


“G…Graaaa”


“kau melotot pun malah tambah seram !”


Zombi itu pun berusaha berdiri dan sepertinya aku tidak punya pilihan lain selain menghadapinya,


“Sial !”


Cara untuk mengalahkan zombie regeneration adalah menebas lehernya, atau membakarnya, tapi kabar buruknya adalah darah zombie regeneration ini sangatlah tidak baik untuk katana ku, katana ku pastinya akan rusak nantinya


“Maaf katana kesayanganku, kau harus melewati perbaikan lagi !”


Saat aku sudah mau menebasnya


“Ao ! menjauh darinya !”


“Ehh ?”


Sesuatu seperti botol labolatorium pun melayang ke arah zombie itu, aku pun mencoba melompat mundur dari zombi itu, dan seketika


CRASSSSS !!!


Saat botol itu mengenai zombi itu, dengan sangat cepatnya cairan dari botol itu membekukan zombie itu, bagian leher dari zombie itu pun juga ikutan membeku


“SEKARANG AO !”


Aku pun melompat ke arah zombi itu, membalik katana ku dan memukul leher zombie itu dengan bagian tumpul katana ku, seketika leher zombie ini pun pecah dengan mudah nya


“w…waw, ini kan !”


“Syukurlah berhasil !”


“Dokter savria !”


“aku tidak bisa diam saja saat melihat kalian berdua di kejar - kejar zombie menyeramkan itu, karna itu aku putuskan membantu kalian ! berterimakasih lah !”


“Yaa, terimakasih akan hal itu, tapi yang kau gunakan tadi, apa itu bom Es yang biasa digunakan oleh ka Iris ?”


“Emmm, mungkin benar dan juga salah, bom Es yang di gunakan iris hanyalah 1 / 4 dari Liquid Nitrogen yang aku gunakan ini !”


“1 / 4 saja ?”


“botol yang ku beri nama “The Freezzer” ini adalah Liquid Nitrogen yang sudah ku campur dengan beberapa cairan kimia lain ! sehingga pembekuan nya akan sangat cepat dan juga berbahaya kalau sampai kena tubuh !”


“a-aku sudah menduga nya sih, zombie regeneration saja bisa sampai seperti ini !”


“Ini ! pakai satu botol ini untuk menutupi lubang gas ini ! tenang saja ! aku masih punya 5 lagi !”


“Baiklah !”


Aku pun melempar botol yang dia beri nama “The Freezzer” ini ke lubang gas nya, dan hanya dalam hitungan detik saja, lubangnya benar - benar tertutup karna pembekuan


“Ayo !”


Urusan kami pun selesai di ruangan ini, kami pun segera ke tempat suzaku karna dia pun tidak bisa menggunakan petir nya kalau ruangan ini di penuhi dengan gas !


“Ayo ! kurasa aku mendengar suara suzaku sudah cukup dekat !”


“Sepertinya dia ada di ruang sampel 5 ! kesini ao !”


Aku pun mengikuti dokter savria dan kami pun akhirnya sampai di ruangan sampel 5.


“Suzaku !”


Dia pun sepertinya tidak terlalu kesulitan, tapi tetap zombie itu masih saja menyerang ke arahnya


“Suzaku ! gas nya sudah berhasil di tutup !”


“itu benar ! kau sudah bisa menggunakan petir mu sekarang !”


“.…Hoh….benar kah ?!”


“Ehh ?”


“Ehh ?”


Tiba - tiba, aku pun melihat kalau semacam petir berkumpul di tubuh suzaku, yang itu pun bertanda gawat pada kami juga


“Emm…Savria, kurasa lebih baik kita berbalik dan tidak melihat yang satu ini !”


“kurasa instingku pun berkata begitu, aku tidak mau mataku sakit nanti !”


Kami berdua pun berbalik dan menutup mata kami, lalu seketika


BLARRRRRRR !!!!


Suara sambaran besar pun terdengar, aku tidak tau apa yang terjadi, namun saat aku membalikan kembali badanku dan membuka mata, aku hanya melihat ruangan ini sudah ada bekas gosong yang besar, bahkan aku tidak melihat mayat zombie itu ada di mana.


“.….Wahhhh ! Lihat Ao, Bahkan zombinya hilang seketika !”


“Kau berlebihan Suzaku”


“Hemm ! zombie itu pikir dia hebat bisa membuatku lari - lari tanpa bisa menyerangnya, zombie itu harus menerima hal yang sepadan karna telah membuatku kelelahan !”


“Hoho, itulah kehebatan demi god suzaku ! sayang sekali aku tidak menyaksikan nya tadi !”


Walaupun begitu, kurasa tempat ini cukup berbahaya karna ada zombie regeneration di mana - mana


“Yasudah, kurasa kita mendingan kembali ke tempat utama kita saja, sepertinya banyak zombie regeneration di sini ! lebih baik tidak berurusan dengan mereka !”


“Ao benar, Ayo kembali saja !”


Setelah itu, kami pun kembali ke ruangan tempat pembuatan Moxagen itu berada, dan kurasa kami beruntung karna sudah tinggal 12 menit lagi sampai pembuatan Moxagen ini terselesaikan


“Ini ! barang - barang yang kau ingin kan !”


“Waah ! terimakasih Suzaku ! Hem…ini komplit semua ! Nice ! mau kecupan sebagai tanda terimakasih !”


“lebih baik kau jelaskan saja apa yang akan kau lakukan dengan alat - alat operasi itu ?”


Ehh ? alat - alat operasi ?”


“Savria, sewaktu di zenexter aku mendapat kabar kalau kau berulang kali ke bagian rumah sakit untuk menanyakan peralatan di sana, dan kurasa kau menyadari kalau peralatan rumah sakit kami tidaklah komplit !”

__ADS_1


“Hem…Hem, itu benar !”


“ku yakin rumah sakit kami ada alat - lata operasi yang berkecukupan,Tapi barang - barang yang kau minta ku ambilkan ini lebih sekedar dari alat operasi bukan ?”


“.………..”


“apa itu benar ? dokter savria ?”


“.….Yaa, Suzaku benar ! sebenarnya alat - alat ini adalah alat pembedahan yang biasa aku pakai dulu ! aku cukup kaget kau tau semua alat - alat ini yang suzaku ?”


“Jangan pura - pura tidak tau, kau memintaku mengambilnya karna kau menyimpan alat - alat dengan tataan yang rapih dan bahkan sudah dinamai, mana mungkin aku bisa salah mengambil alat dengan tataan yang seperti itu !”


“Itu lah sifat baikku ! menata rapih apa yang sering ku gunakan !”


“SAVRIA !!!”


Tiba - tiba suzaku pun menarik kerah baju dokter savria dan memojokkannya ke tembok


“Suzaku ! kendalikan dirimu !”


“kau pasti tau arah pertanyaan ku bukan savria ?! apa dan siapa yang kau mau bedah ini ?!”


“.…………………….”


Dokter savria pun diam saja dengan wajah yang sedikit murung, apa itu jangan - jangan….


“jangan bilang kau tidak bisa memberi tau kami karna alasan itu lagi ?!”


“.……………….”


Dia pun mengangguk tanpa berkata - kata sedikitpun, suzaku pun melepaskannya !


“Cihh ! kuharap kau tidak akan bohong pada kami maupun Ao saat kau sudah siap menjelaskan semuanya nanti ! atau aku tidak akan melepaskan mu Savria !”


“.…..Tenang saja, aku janji akan bilang semuanya ! percayalah padaku !”


“.…………………..”


“[-----pembuatan Moxagen telah terselesaikan-----]”


Ruangan di depan kami pun terbuka dan memunculkan 8 botol moxagen, jadi akhirnya apa yang kami cari pun telah di dapatkan


“8 botol moxagen ? apa ini cukup ?”


“Yaa, satu botolnya saja sudah cukup untuk bisa hidup sekitar 900 jam !”


“900 jam ? itu berati…satu botolnya cukup untuk 1 bulan lebih ?”


“Akses ! apa ini sudah semua moxagen yang bisa di buat ?”


“[-----penghitungan bahan yang tersisa dan kapasitas bahan rahasia tidak mencukupi untuk membuat setidaknya 1 / 4 botol moxagen----]”


“baiklah, kurasa memang hanya 8 botol saja yang bisa ku dapatkan, lagi pula kurasa ini sudah cukup juga !”


“begituya, kalau begitu saat nya kita kembali ?”


“Benar juga, baiklah saat nya kita pulang, Sistem ! aktifkan operasi Peledakan Diri !”


“Ehh ?”


“Ehh ?”


“[-----Sistem peledakan diri di aktifkan, dalam kurang waktu 3 menit semua akan di ledakan-----]”


“Ehhh ?!”


“Apa kau yakin savria ?”


“Begitulah, tidak ada yang bisa ku ambil lagi sini, kurasa lebih baik di hancurkan saja ! ditambah lagi sepertinya banyak zombie di markas ku ini ! lebih baik di hancurkan saja kan Ao ?”


“...Hem, kalau itu mau mu kurasa tidak apa - apa !”


“Oiii ! sudah cukup bicaranya, pegangan ! kita akan kembali ke zenexter !”


Dengan teleportasi suzaku, kami pun meninggalkan markas ini, dan kembali ke zenexter dengan selamat !


To be continue…..


------Extra-----


“Fyuhh ! kita kembali dengan selamat !”


“sepertinya begitu !”


“Kalau begitu, aku ada urusan dan ingin bertemu dengan Noel dulu ! Sampai jumpa ya !”


“Ahh, Terimakasih suzaku !”


“Lainkali kita jalan - jalan lagi ya Suzaku !”


Suzaku pun meninggalkan kami berdua di sini


“jadi…bagaimana barang - barang ini ?”


“bawa saja ke ruangan ku, nanti di sana geil akan merapihkan-”


“AO !!”


“DOKTER SAVRIA !!”


Tiba - tiba, ka iris dan geil pun berlari ke arah kami dengan sangat paniknya


“DOkter savria ! kau tidak apa - apa ? apa si Ke#%@^$ ini macam - macam padamu ?”


“E-ehh ? aku baik- baik saja ko, dan lagi apa - apa an omongan kasar mu itu Geil ?!”


“Ao !! syukurlah kau sudah kembali ! kau baik - baik saja kan ? si Dokter gadungan ini tidak macam - macam dengan mu kan ?”


“a-aku baik - baik saja ka Iris, memangnya ada apa ?”


Tiba - tiba ka Iris dan Geil pun berbalik dan saling berhadap - hadapan


“IRIS !! kau harusnya jaga baik murid mu itu ! bagaimana kalau dia macam - macam dengan dokter savria ku ?!”


“Kau yang harusnya jaga boss mu itu Geil ! kalau murid ku sampai ke napa - napa, aku lah yang akan menghajar boss mu itu !”


“KAU HARUS BISA MELANGKAHI MAYATKU DULU SEBELUM BISA MENGHAJAR DOKTER SAVRIA !!”


“HOH ! BOLEH JUGA ! SINI ! MAU KU HAJAR KAU HABIS - HABISAN HUH ?!”


Mereka pun saling gelut habis - habisan sedangkan kami berdua tidak tau apa yang terjadi di sini


“.….Emmm, Ao ?”


“Iya dokter savria ?”


“Tidak di sangka mereka semakin akrab saja ya ?”

__ADS_1


“....…Menurutmu itu Akrab ?”


__ADS_2