Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
Waiting to be saved #2


__ADS_3

Setelah sepakat dengan Leo, Aku mengumpulkan kembali team pelindung untuk melakukan pengecekan pada mall ini, tinggal 1 hari lagi team penyelamat akan datan kemari, aku harus memastikan bahwa semuanya aman.


“ada apa Ao ? mengumpulan kita lagi ? bukanya bahan makanan masih cukup ya ?”


“kali ini masalahnya bukan soal makanan tesa ! Leo memberi tau ku kalau terjadi sesuatu di lantai bawah mall ini. Itu terjadi sekitar jam 2 pagi tadi”


“aku tidak mendengar nya tuh ! yang kudengar hanyalah ada sorang pria nakal yang menyelinap masuk ke kamar gadi – gadis !”


“Tolong Lupakan kejadian itu, dan jangan panggil aku pria nakal !”


“kalian tidak mengetahuinya karena kalian tidur di ruangan bioskop yang tertutup. Berbeda denganku dan Rika yang tidur di ruangan yang berjendela terbuka”


“benar juga !”


Tunggu…kalau tidak salah…jika keributan itu benar…jangan – jangan…


“ada apa Ao ? sepertinya kau mendapat kesimpulan !?”


“jangan – jangan, Itu ulah ka ted !”


“benar juga….ka ted bilang dia mau menghancurkan semua gergaji yang berada di store lantai 1 bukan ?”


Tapi jika dia lakukan di jam itu…..apa dia masih menjadi manusia dan belum terinfeksi, kami juga belum mengetahui berapa lama infeksi itu menyebar dan membuat kami menjadi zombie.


“tapi bukanya dia terinfeksi saat kau kembali ke sini bukan ? bukanya itu sudah terlalu lama ?”


“itu benar, kita tidak tau berapa lama orang yang terinfeksi berubah menjadi zombie”


“emmm, Aku tau !”


Tiba – tiba bu maya datang mendatangi kami.


“bu maya !”


“aku memang kurang ajar melakukan ini, Tapi aku harus melakukannya dan memanfaatkan informasi yang bisa di dapat”


“ibu bilang ibu tau ?”


“ya…..sekitar 3 jam, Jika kau tergigit oleh zombie – zombie itu,infeksinya akan menyebar dan kau akan menjadi zombie dalam waktu segitu”


“bagai mana ibu mengetahui nya ?”


“……..aku……terus – terusan menunggu di depan pintu kamar ayano, Sampai arisa berubah jadi zombie”


“!!!”


“aku tau yang kulakukan ini sangatlah kurang hajar, memanfaatkan muridku sendiri untuk dijadikan informasi seperti ini, Makanya tolong kalian lebih berhati – hati lagi !”


“baiklah bu maya, Terima kasih informasinnya. Kami pasti akan lebih berhati – hati”


“....baiklah….sekarang apa yang akan kalian rencanakan !?”


Jika informasi yang bu jili berikan itu benar, berarti sudah jelas kegaduhan itu bukan disebabkan oleh ka ted, Ka ted terinfeksi sewaktu kita mengambil makanan,itu sekitar jam 10 pagi dan kegaduhan terjadi jam 2 pagi. Berarti ada sesuatu di mall ini.


“kita akan memeriksa bagian bawah mall ini ! jika ada bahaya yang datang kita akan kembali ke atas sini”


“hey….bagaimana jika kita bertemu zombie gergaji itu lagi ?”


“hans tenanglah, jika memang ada zombie gergaji itu lagi di mall ini…seharusnya zobie itu sudah menjerang markas kita. Karna zombie itu bisa melihat dan merasakan hawa ke hidupan”


“ugh…jadi kalian benar – benar bisa membunuh zombie sepert itu ! aku terkesan !”


“kau memang memiliki senior yang hebat Leo, kuharap aku bisa seberani ka ted”


“jangan begitu tesa, ka ted berhasil membunuhnya karna berkat bantuan mu juga bukan !? Ao memberitahuku tadi”


“ya….kuharap aku bisa lebih kuat !”


“bailah kita akan mulai operasinya, orang – orang yang akan pergi adalah Aku,tesa,hans, dan Leo”


“ehh ? aku tidak ikut ?”


“aku juga ya ?”


“jay dan Karin tolong jaga markas ini…kalian akan menjadi penanggung jawab sementara, Jay…tolong pimpin mereka ya?”


“baiklah !”


“Karin juga tolong bantu jay !”


“……..ok”


“baiklah ayo berangkat !”


Kami mulai membuka satel besi dan pergi menuju lantai bawah, zombie sudah ada di depan mata. Tanpa basa basi, Leo langsung menghantam zombie itu dengan batang besi hingga terpental jauh.


“sudah kuduga ! itulah yang kuharapkan dari club karate !”


“hehehe….ayo terus jalan”


Kami menerobos beberapa zombie dan kami sampai di store mall lantai 1.


“……ini…..”


“wahh…..”


Ternaya lantai 1 store sudah banyak mayat zomie berserakan…ternyata benar terjadi pembantaian disini.

__ADS_1


“sungguh…apa yang terjadi disini”


Leo mendekati salah satu zombie dan membuka bekas lukannya.


“luka – luka dari zombie ini, mereka terkena bekas tebasan gergaji.…”


“emm….Leo…..tolong jangan sadis seperti itu…"


“ahhhh, maaf tesa”


“apa memang ini ulah ka ted !”


“Ao ! Lihat ini !”


Hans meneriakiku dari arah store peralatan. Saat kami menghampirinya ternyata benar saja ada beberapa gergaji mesin yang sudah hancur berhamburan.


“ini…..ternyata benar ini memang ulah ke ted”


“dia menghacurkan seluruh gergaji mesinnya…padahal mungkin kita bisa menggunakannya bukan ?”


“tidak hans, lebih baik dihancurkan saja sepert ini, sangat sulit menggunakan gergaji mesin apa lagi untuk merobek – robek kulit manusia”


“kau serius ya bilang seperti itu tapa merinding !”


“apa lagi jika gergajinya sudah menyentuh tulang…akan ada suara seperti gr-“


“GYAA ! STOP ! STOP ! SUDAH STOP !”


“ahhhh, Maaf tesa !”


“hey….kalian dengar sesuatu ?”


“hem ?”


Saat kami terdiam, terdengar suara seperti sesuatu yang menggedor – gedor pintu, Arahnya tidak jauh dari sini.


“kesini….di sekitar sini”


Saat kami mencari sumber suara di kerumunan mayat zombie ini, Ternyata suara itu berasal dari loker untuk ganti baju yang terkunci. Dan yang membuat ku kaget dan terkejut adalah, ada Note yang ditulis di depan pintu itu.


“…….tulisan ini…”


“….ini….ini milik…..”


Tulisan itu bertuliskan, “aku ada disini ! tolong jangan dibuka ! “ tertulis disana, yang mengejutkan adalah ada nama ka ted di sebelahnya beserta tanggal kejadian kemarin.


“ini…..didalam sini…ka ted”


“dia mengurung diri sendiri agar tidak membebani kita semua, ka ted…..mau jadi sekeren apa sih dirimu, sebagai juniormu karate mu,aku sudah sangat mengagumi mu tau!”


“emm…ini….heyy….lihat !”


Sepertinya hans menyadari sesuatu dan mencabut note itu.


“ini….bukan hanya tertera tanggal saja disini ! namun jam nya juga !”


Tertulis tanggal dan jam saat ka ted menulis note ini, disitu tertera dia menulisnya pada jam 11.32


“dia menulis ini jam 11 32, yang artinya 1 jam 28 menit sebelum dia terinfeksi”


“note ini juga membuat kesimpulan bahwa, dia melakukannya pada jam segini, itu berarti kejadian jam 2 pagi kemarin bukan disebabkan oleh ka ted. Melainkan sebab lain”


“……….begituya..”


Tesa berfikir sejenak dan sepertinya dia mendapat sebuah kesimpulan.


“kau menyadari sesuatu tesa ?”


“saat ka ted melakukan kerusuhan ini, itu berlangsungan dengan kejadian setelah arisa dan ayano terinfeksi bukan ?"


“benar…lalu ?”


“setelah itu, kita berkumpul di aula untuk makan, itu berarti suaranya tidak sampai ke bioskop !”


“benar juga !”


“itu berarti, Saat jam 2 pagi kemarin, yang didengar oleh Leo bukan berasal dari dalam mall, tapi dari luar mall !”


“tempat yang berhubungan dengan mall namun berada di luar mall, itu berarti….”


“Atap atau…..Tempat parkir !”


“………”


Kami bergegas berpindah ke tempat parkir yang dekat dengan store peralatan ini. Begitu sampai disana, ternaya ada bekas pembantaian zombie juga disini.


“kita masih berada di dalam parkiran tertutup, tapi kenapa banyak zombie yang terbunuh juga disini”


“Leo…tolong”


“sekarang kau malah minta tolong ya….baiklah - baiklah”


Tesa menyuruh leo melakukan pemeriksaan luka zombie itu.benar saja ternyata zombie – zombie itu memiliki luka yang sama.


“sepertinya memang ini juga ulah ka ted, dia menghabisi zombie di sekitar sini”


“hey, lihat ?”

__ADS_1


Tesa mengarahkan kami ke satel besi parkiran yang tertutup, dia terkejut karna di luar satel besi parkiran itu ada beberapa zombie yang mati juga dan satel besi itu tergores – gores oleh benda tajam.


“satel besi ini….masih berfungsi, lihat ! ada tuasnya di sini. Ini bisa dibuka dari dalam”


Satel besinya masih berfungsi dengan baik, ada seseorang yang mengaktifkan satel besi ini sehingga tertutup dan membuat zombie dari luar parkiran tidak bisa masuk.


“pasti ka ted juga yang melakukannya, dia menghabisi zombie di luar dan menutup satelnya kembali.”


“tapi….kenapa satel besi nya banyak goresan benda tajam….dan zombinya mati menumpuk di depan satelnya”


Benar juga…kenapa ka ted harus repot –repot membuka satel besinya dan menghabisinya di luar. Jika memang dia ingin menghabisi semua zombie, akan sia – sia jika dia menghabisi zombie yang tidak bisa masuk ke mall ini bukan.


“satel besi ini ternyata benar – benar kuat ya”


“benar…walaupun berlubang – lubang agar angin bisa masuk ! tapi satel besi ini tidak akan putus walaupun di gergaji mesin sekalipun”


“baiklah….kita mengambil kesimpulan bahwa jika bukan ka ted,itu berarti ada seseorang yang ingin masuk ke sini dengan cara ingin memotong satel besi ini, suara yang leo dengar berasal dari sini !”


“jangan – jangan ! zombie gergaji !”


“kemungkinan besar itu dia ! tapi jika saat ini masih tidak ada tanda – tanda keberadaannya ! itu berarti dai masih di luar mall ini”


“baiklah ! sepertinya aman ! ayo kita kembali secepatnya !”


“tesa ! Leo ! hans ! ayo bawa beberapa makanan yang ada di store perlengkapan ini dan segera kembali”


“Baik !”


Kami mengambil beberapa makanan dan minuman yang tersedia di store peralatan ini. Kamipun kembali ke markas dengan selamat dan membagikan makanan dan minuman.


“kita mendapat makan dan minuman lebih disini ! silakan ambil “


Beberapa siswa makan dan minum dengan lahap sampai bu jili dan bu maya datang menghampiri kami.


“sepertinya kalian selamat dan membawa berkah besar !”


“ya…begitulah bu jili ! terimakasih atas doa nya !”


“jadi….apa yang ada di bawah sana Ao !?”


“kami kurang yakin, namun sepertinya ada zombie gergaji lain di luar mall ini. Dia mau masuk ke mall ini tapi tidak bisa memotong satel besi mall ini !”


“berarti kita aman bukan !”


“kuharap begitu bu maya ! mungkin malam ini team pelindung akan berjaga bergantian ! karna besok team penyelamat datang !”


“begituya, ohh ya ! tadi mika bilang ada yang ingin dia bicara sehabis kau kembali !"


“mika !? ada apa ya ?”


“memang susah ya jadi populer !”


“tolong jangan bercanda !”


Aku pun menghampiri mika yang sedang duduk sambil makan dan minum.


“mika ! ada apa ? kau memanggil ku katanya !”


“ahhh…..iya, sebenarnya ada yang mau kulaporkan”


“Laporkan !? apa itu ?”


“waktu beberapa saat setelah kalian pergi ke bawah untuk mengecek lantai 1. Saaat aku di toilet, aku melihat-“


“Kecoa !?”


“BUKAN ! aku melihat ada binatang aneh dari luar jendela !"


“binatang aneh ?”


“iya…dia seperti kukang namun lebih cepat, berwarna putih pucat, dan dia bisa memanjat tebing juga”


“…..….memang kukang bukan !”


“tapi….”


“em….tapi…..?”


“dia lebih besar dari mu !”


“ehhh !! Apa !!”


“maaf aku kurang yakin karana aku tidak memakai kacamata ! tapi aku merasa memang binatang itu lumayan besar !”


“aku itu 180 cm ! apa dia lebih besar lagi !”


“i…iya….mungkin sektar 220 – 250 cm”


Apa ini….apa benar yang dilihat mika benar – benar seperti ini ! atau dia hanya salah liat”


“baiklah…terimakasih ya informasinya ! akan kusampaikan pada yang lain !”


“I..iya”


Kuharap mika hanyalah salah lihat ! karna besok team penyelamat akan datang menjemput kita ! aku harus yakin dan mengamankan semua teman – teman ku. Pinjami aku kekuatanmu ! ka ted !


to be continued......

__ADS_1


__ADS_2