
Sesuai permintaan Byakko, aku pun mengikutinya dan sepertinya kita sedikit menjauh dari tenda.
“Ada apa ? apa ini hal penting dan teman – teman tidak boleh tau ?”
“Sebenarnya bukan seperti itu, aku mau bicara denganmu dan aku tidak ingin Iris mendengar tentang hal ini !”
“Begitu, ya. jadi ?”
Byakko pun menunjukan surat yang dia dapat dari ka Misa
“Seperti apa yang di tulis misa disini, Kau akan masuk ke tahap ujian dari pelatihan mu Ao”
“Tahap Ujian ?”
“Ao, Setelah ku baca surat ini, seperitnya beberapa waktu yang lalu, kau pernah berhasil menghentikan Blood Rush milik Misa. Apa itu benar ?”
Blood Rush ? Ohh, waktu kejadian Zenexter diserang oleh King Zoa.
“Kurasa memang kejadian itu pernah terjadi, sewaktu Negara Zenexter kami di serang oleh King Zoa, ka Misa memang masuk ke tahap Blood Rush nya dan sewaktu itu, memang Blood Rush nya ka Misa terhenti saat aku menemuinya kembali sesaat aku telah sadar dari pingsan”
“………….Lalu ?”
“Lalu ?”
“itu saja ?! kau tidak memberitahu ku kelanjutannya ?!”
“kelanjutannya ? Yaa, Tentu saja ka Misa kembali normal dan kami berhasil mengalahkan King Zoa nya !”
“Hemm…”
Ada apa ini, seperti byakko tidak begitu menerima kejadian itu
“Apa ada yang salah ?”
“Begitu rupanya, pantas saja Misa memintaku untuk melanjutkan ujian pelatihan mu”
“Apa itu berkaitan ?”
“Aku akan bilang hal ini padamu satu kali saja Ao, Blood Rush itu adalah aliran darah kuno yang hanya keturunan Misa saja yang memilikinya !”
“………Kurasa aku pernah dengar hal itu, Ka Misa juga pernah membicarakannya pada ku”
“Di tambah lagi, pemilik aliran darah Blood Rush bisa di umpamakan sebagai “Manusia Darah mendidih”
“d-darah mendidih ?”
“Benar, itu artinya, Sebenarnya tidak ada yang bisa menghentikannya kecuali dia sadar telah menyesal atau mengingat kembali kenangannya di otaknya !”
“Kenapa bisa begitu ? seingatku ka Pandora dan ka Iris juga pernah berhasil menghentikan Blood Rush milik ka Misa ?!”
“Ahh, cerita itu ya, aku dengar sendiri cerita itu dari Iris, tapi kau tau kan Ao, walaupun Blood Rush misa bisa dihentikan oleh mereka, tapi mereka berdua menjadi korban nya juga bukan ?"
“……..”
Itu memang benar, kurasa Ka Pandora atau ka Iris pernah memberitahuku mengenai itu
“Karna itu, Misa ingin agar kau bisa menghentikannya saat Misa mau menggunakan nya lagi !”
“menggunakannya Lagi ?! Maksudmu ka Misa akan menggunakan nya dalam pertempuran ?”
“……Saat ini, Misa sendirilah yang memutuskan untuk mengakhiri ambisi dari Rion ! dan karna Rion cukup berbahaya untuk kami para demi god, kurasa aku menyetujui hal itu !”
“…………….Begitu, ya”
Kurasa aku juga tidak bisa ambil keputusan lain untuk hal itu, Karna Byakko sendiri tidak bisa mengalahkan Rion yang memiliki kemampuan “Fate” dan menyegel berkah para Demi god, kurasa memang hal yang benar membiarkan ka misa yang menyelesaikan urusannya dengan Rion
“Baiklah !”
“…..Jadi keputusan mu sudah bulat ya, Ao ?"
“Tentu saja, Jika ini jalan yang di ambil ka Misa, aku pun akan membantunya sebagai murid nya ini !”
“Hemm..(Hohh, Dia lumayan juga) Baiklah ! untuk latihan besok ! aku akan menguji mu Ao !”
“Tapi, apa kita bisa latihan dengan hal serupa dengan ka misa yang dalam kondisi Blood Rush ?”
“Ahahaha ! kau ini ya, memang yang ada di depanmu ini siapa huh ?!”
“……Huh ?”
Dan Lalu…Ke esokan harinya, setelah tadi malam ka Iris dan Ka alice telah kembali ke banteng, di pagi ini aku terbangun dan menyadari kalau Leo sudah tiada di dalam tenda
“Huh, Leo sudah pergi berlatih ya ? coba ku tanyakan Byakko !”
Aku pun keluar tenda dan melihat kalau Byakko sedang memasak ikan bakar !
“Ahhh, Pagi Ao ! Ini, sarapan dulu dan kita langsung berlatih !”
“Byakko, apa Leo sudah memulai latihannya ?”
“Ya, Leo sudah terlebih dahulu berlatih, saat pagi buta tadi aku menyuruhnya untuk bertapa di air terjun !”
“(Sudah ku duga)”
“Ayo ! habiskan sarapan mu, dan kita mulai juga ujian pelatihan mu kali ini Ao !”
“Baik ! (bagaimana dia akan menguji ku agar aku terbiasa menghadapi Blood Rush milik ka misa ya ?)”
Setelah kami berdua sarapan, kami pun kembali ke tempat sebelumya kami berlatih
“Emmm ?”
Aku pun menyadari kalau di semak – semak ini, ada bekas noda darah yang sepertinya sudah mengering
“(noda darah ?! dan juga ini sepertinya telah di bersihkan !)”
“apa yang kau lakukan Ao ! cepat kesini !”
“………..B-baik !”
Aku pun mendekat ke byakko dan dia melemparkan sebuah katana padaku
“katana ?”
“Itu Sakabato !”
Aku pun membuka katana nya dan melihat kalau memang ini adalah katana sakabato yang memiliki mata tajam yang terbalik
“Gunakan pedang itu untuk latihan kali ini, karna ku yakin kau akan lebih banyak menepis seranganku, kurasa sakabato akan bagus untuk latihan kali ini !”
“…...Hem, Begitu, ya ! Tapi, bagaimana kau akan melatih ku ?”
“sebenarnya ini memang tidak mengejutkan, tapi aku memiliki teknik yang mirip dengan Blood Rush !”
__ADS_1
“Ehhh ?! Benarkah ?!”
“Ya, walaupun hanya mirip saja, teknik ku ini berbeda dengan Blood Rush Misa yang bisa di aktifkan secara tanpa sadar !”
B-Byakko yang memiliki teknik semacam blood Rush ?! tidak ku bayangkan betapa mengerikannya dia
“apa kau siap ?!”
“…………….”
Aku pun menarik nafas yang panjang, dan membuka katana sakabato ku dan melakukan posisi kuda – kuda ku
“aku siap !”
“Hehehe, Baiklah !”
Byakko pun menarik katananya keluar dari sarungnya, dan secara cepat, dia pun membeset tangannya hingga berdarah, lalu mengoleskan darah itu pada katananya
“(b-benar juga, Byakko memiliki katana kutukan ! pasti ada teknik semacam ini !)”
Aura di sekitarnya pun berubah, dan aku merasakan hawa membunuh yang sangat kuat
“Tenang saja Ao ! aku masih bisa mengendalikan Tubuh ku ! tapi aku tidak akan segan – Segan !”
Byakko pun langsung melakukan Dash ke arah ku dengan sangat cepat
“Cepatnya !”
TRANGGG !!!
Aku pun menepis serangan itu dan langsung saja aku terpental ke belakang cukup jauh
“Aghhh !”
“Lihat lawan mu Ao !”
“Cihh !”
TRANGGG !!!
Aku pun kembali terpental jauh dan menubruk pohon hingga pohon ini sampai Tumbang
“Ughh ! (K-kekuatan yang bukan main ! Bahkan tanganku..)”
Aku pun menyadari kalau tangan ku mengeluarkan darah, karna memaksa menahan serangan dari Byakko itu
“Aku Datang Ao !”
“(kalau aku menahan serangan itu lagi, tangan ku akan hancur ! kalau begitu !)”
Walau pun byakko bilang mungkin aku akan menahan serangannya, tapi kurasa akan lebih bagus kalau aku menghindar saja
“Hoh…langkah yang bagus !”
“(berhasil kah ?)”
“tapi !”
DUAKKK !
“AGHHH !”
Dia pun berhasil menendang perutku dan aku kembali terpental lagi, Rasa sakitnya sangatlah perih, Byakko benar – benar menendang ku dengan sekuat tenaganya
“hehe, jangan lupa kalau aku masih mempunyai Berkahku ! aku bisa mengontrol Gravitasi di sekitar wilayah ku ! jadi, apa yang akan kau lakukan Ao ?!”
“…….....…..”
Aku coba menepis serangannya tidak bisa !
Aku coba menghindar serangannya juga tidak bisa !
……….Kalau begitu, sepertinya tidak ada cara lain !
“Hoh, Sepertinya kau baru saja memikirkan sesuatu Ao ! Coba Tunjukan Padaku apa yang kau BISA !”
“(Baiklah !)”
Aku pun langsung berlari ke arahnya, dan sepertinya Byakko siap untuk menyerang ku juga
“HYAAA !!”
“Hem ?!”
SHUSSSS !!
Aku pun melempar katanku ke arahnya, tapi sepertinya dia menyadari itu dan berhasil menghindarinya
“HAHA ! ITU LANGKAH YANG MENGECEWA-“
“MAAF ! BYAKKO !”
“Ehh ?!”
Cup !
serangan ku pun tepat sasaran, dengan menempelkan bibirku ke bibir byakko ini ! dia pun pasti langsung diam dan mematung
“(fyuhh, Sepertinya ini berhasil)”
“A-aa.aa.a.aaa..APA ! APA YANG KAU LAKUKAN AO ?!”
Wajah nya langsung memerah saat dia sudah menyadari apa yang terjadi
“Maaf, aku tidak punya cara lain, jadi hanya itu yang bisa ku lakukan !”
“MA-MANA ADA MENENANGKAN ORANG DENGAN CIUMAN SEPERTI ITU ! D-DITAMBAH LAH ! INI…”
“Ini ?”
“L-LUPAKAN !!!”
Kurasa memang sewajarnya dia ngambek, kurasa aku memang kelewatan, Tapi ini adalah cara yang di ajarkan Ka Iris kalau berurusan dengan wanita yang sedang tidak terkendali
“Tapi, Aku berhasil kan ?!”
“HUH ?!”
“Aku berhasil membuatmu kembali semula, pada dasarnya latihan ini bukan untuk membuat ku menang melawan mu bukan ?”
“Y-ya…Tapi..(apa cara ini memang berguna ?)”
“aku tau, cara ini memang tidaklah 100% berhasil, tapi kurasa hal ini saja yang terpikirkan oleh ku jika aku berhadapan dengan kondisi seperti ini !”
__ADS_1
“B-begitu ya (A-Ao ini ! Boleh juga ternyata !)”
“Jadi ? apa aku lulus ?”
“Emm….KAU LULUS !”
“Yeahh !”
Ini kemenangan yang aneh, tapi kurasa ini tidaklah buruk !
“Y-ya, ku akui ! itu lumayan bagus juga untuk mu yang bisa memikirkan hal itu ! setidaknya kau berhasil menghentikan ku, makanya kau ku lulus kan Ao !”
“Syukurlah kalau begitu !”
“………….Emm...”
“................”
Emmm ?
“Ada apa byakko ?”
“Ehhh ?! T-tidak ada apa – apa ! ( kenapa aku kehabisan kata – kata begini !) K-Kalau begitu, ayo lihat latihan Leo saja !”
“Ok !”
Aku tau ini memang berlebihan, tapi karna Byakko termasuk wanita dewasa, kurasa hal semacam ini wajar untuk nya
Setelah kami selesai di sini, kami pun menyusul Leo yang sepertinya juga sudah selesai bertapa di air terjun, dan ternyata dia sekarang sedang berdiri di atas rumput sambil memejamkan matanya tanpa melakukan hal apapun
“Byakko, kenapa kita sembunyi di semak – semak begini ?!”
“d-diam saja dan coba lihat ini (kau terlalu dekat Ao !)”
Byakko pun memegang sebuah Batu yang cukup besar, dan tiba – tiba dia melempar batu itu ke arah leo,
“Ehh ?!”
Namun seketika Leo langsung menangkap batu yang telah di lempar Byakko itu, dan hebatnya dia masih dalam ke adaan mata yang tertutup
“Kalian di sana ya ! Byakko ! Ao !”
“Hebat sekali Leo ! kau ternyata berhasil juga ya !”
“Begitulah Ao, pelatihan ku cukup baik di sini !”
“hem..hem…Bagus leo ! kau melakukan peningkatan yang cukup pesat !”
“ini semua berkat mu ka Byakko..ahh,bukan !”
Leo pun langsung menunduk di depan Byakko
“Master Byakko !”
“Kerjamu cukup bagus Leo ! sekarang ini kau sudah menjadi Reaper yang kuat !”
“Terimakasih !”
Kurasa semuanya telah kembali beres ! pelatihan ku telah selesai begitu juga dengan Leo
“Lalu, apa yang terjadi tadi Leo ?! sampai kau bisa menangkap batu yang Byakko lempar ?!”
“ahh, kalau itu, aku sudah merasakan kehadiran kalian di semak – semak itu, dan kurasa memang ada sebuah Objek yang terbang ke arahku saat aku menutup mata !”
“………..”
“ada apa Ao ?”
“Jadi, kau masih tetap tidak bisa mengendalikan tembus pandang mu Leo ?”
“Sayangnya hal itu memang tidak bisa di hilangkan Ao ! Byakko bilang ini memang sudah bawaan dari energy yang ada di mataku, Tapi kurasa sekarang tidak apa – apa, karna aku masih bisa merasakan kehadiran seseorang di sekitarku walaupun kau menutup mataku !”
“B-begitu ya ! ternyata masalahnya tidak 100% tuntas ya ?!”
“Ao, tapi setidaknya Leo bisa menahan kapasitas energinya saat dia menutup mata ! itu sudah cukup bagus bukan ?!”
“kurasa kau benar Byakko ! Selamat Untuk mu ya Leo !”
“kau juga Ao ! pasti pelatihan mu juga telah selesai kan ?!”
“ahaha, kau tau juga ya !”
Tiba – tiba Byakko pun meletakan tangan nya di kepala kami berdua
“Kalian berdua memang hebat ! itu lah yang ku banggakan dari murid - murid ku !”
“Terimakasih Byakko !”
“Terimakasih master Byakko !”
“Baiklah ! karna pelatihan kita telah selesai, Ayo kita kembali saja !“
“Baik !”
“Baik !”
Kami pun menuju ke mobil tank kami, dan segera kembali ke desa Zenexter !
To be Continue.......
--------------Extra-------------
………….Emm ?
“Jadi, apa pendapamu tetang Ao, master Byakko ?”
“Entahlah, kita tidak boleh membicarakan hal ini ! nanti di dengar Ao ! Lihatlah jalan dan kemudikan saja dengan benar Leo !”
“Dia kan sedang tidur ! dan lagi, Mobil tank ini ada pilot otomatis nya ! kurasa kita akan baik – baik saja !”
“…….……Tentang Ao”
“……....…..”
“Aku sudah terlanjur melakukannya ! dan terlebih kau melihatnya juga bukan ?”
“…..…..Ya”
“Kita tidak bisa mundur dengan apa yang sudah kita lakukan, ini sudah menjadi keputusan kita semua, jadi kau tetaplah diam dan jadilah teman yang baik untuknya Leo ! sampai waktunya Tiba !”
“………Baik, Master Byakko !”
…………Byakko........Leo.........
__ADS_1