
Pagi ini, aku pun mendatangi ka pandora karna aku ingin menanyakan alasan dia membatalkan penyerangan yang sudah di rencanakan itu, dan saat aku masuk ke ruangannya, ada Seiryu juga di ruangan nya ini
“Ahh, Seiryu juga di sini rupanya !”
“Ao, apa kau ada keperluan dengan pandora juga ?”
“Begitulah, dan aku yakin kita memiliki alasan yang sama !”
“Begituya, kau pasti mau menanyakan kenapa penyerangan nya di batalkan bukan ?”
"sama dengan yang kau katakan !"
“Lalu, apa jawanmu Pandora ? kebetulan sekali karna pertanyaan ku sama dengan Ao saat ini”
“.……..”
Ka pandora pun menarik nafas panjang
“Sepertinya, misi kali ini tidak berjalan dengan baik, menurut team expedisi, saat Genbu dan team nya mendatangi area tempat Rion berada, mereka hanya menemukan sebuah pedang tertancap di sana”
“Sebuah pedang ?”
“Yaa, ditambah lagi pedang itu tertempel semacam kertas fate milik Rion, dan aku pun mengambil kesimpulan kalau saat ini Rion bisa menggunakan kemampuannya sebagai Decoi !”
Begituya, itu artinya melacaknya sekarang akan sangat sulit, di tambah lagi kemampuan Genbu yang bisa melacak keberadaan hawa kehidupan bisa di kecoh begitu saja oleh fate miliknya
“Lalu di mana genbu sekarang ?”
“dia ada di kamarnya sedang beristirahat karna terlalu banyak menggunakan kemampuannya, saat ini tesa sedang merawatnya”
pantas saja tesa tadi pagi sudah tidak ada di tenda, dia di beri tugas mengurus genbu rupanya
“Pokoknya, misi ini akan di lanjutkan kalau kita sudah menemukan letak Rion yang sebenarnya, di saat itu tetaplah bersiaga dan siap dalam situasi apapun !”
“Baik !”
“dimengerti”
Aku dan Seiryu pun keluar ruangan ka pandora karna urusan kami selesai di sini
“tidak di sangka Genbu pun bisa kelelahan rupanya ?”
“kami para demi god memang memilii batasan, kalau terlalu sering menggunakan berkah kami, akan adan konsekuensi nya !”
“Benar juga, kalau begitu aku akan menengok genbu saja, kau mau ikut seiryu ?”
“soal itu aku akan serahkan padamu dan tesa saja, aku akan menemui suzaku untuk memintanya menemaniku memantau beberapa tempat !”
“baiklah !”
“.…….......Ao”
“Ya ?”
“..........Aku akan bilang ini sekali saja padamu, Tapi…Saat ini kita tidak memiliki banyak waktu lagi !”
Wajah serius Seiryu menandakan kalau memang bahaya akan segera datang pada kami semua,
“.………..apa, kita semua memiliki kesempatan ?”
“sepertinya masih, tapi itu tergantung dengan keputusan savira yang menyimpan banyak rahasia itu ! kalau rencananya ini sampai gagal, tidak akan ada kesempatan ke 2 untuk kalian semua !”
“.…..Kita semua, Seiryu !”
“Hem, kau benar, Untuk kita semua !”
Seiryu tidak main - main, sepertinya memang kita sudah tidak memiliki banyak waktu lagi, Kuharap ka pandora dan Dokter savria secepatnya mengambil keputusan.
Setelah berpisah dengan seiryu, aku pun menghampiri ruangan Genbu,
Tok ! Tok !
“Genbu ! kau di dalam ?”
“(suara itu, Ao ? masuk saja, pintunya tidak di kunci !)”
Aku pun masuk dan melihat kalau dia sedang duduk di tempat tidurnya.
“kudengar kau sedang dalam sedikit masalah, bagaimana kondisi tubuh mu ?”
“aku cuma sedikit kelelahan saja, ini tidak pernah terjadi sebelumnya, Tapi…kurasa aku terlalu banyak memakai kemampuan ku !”
“lalu…di mana tesa ?”
“dia sedang menyiapkan makanan untuk ku, dan lagi, Ao…apa kau sudah menemui Seiryu ?”
“Ehh, Iya, kita ketemu baru tadi”
“Kalau begitu, dia sudah memberitahu mu bukan ?”
“.….tentang waktu kita yang tidaklah banyak itu bukan ?”
“.…..Ya, di saat waktu kita sudah tidak banyak lagi, aku sekarang malah kelelahan dan tidak berguna !”
“Itu tidak benar, kau malah yang paling di butuhkan saat ini, kau hanya terlalu memaksakan diri ! istirahatlah saja sampai kondisimu membaik genbu !”
“Terimakasih Ao”
Dia memang terlihat sedikit pucat, pasti dia menyimpulkan kalau jebakan dari Rion itu membuat kami semua kerepotan karna kesalahan dari kemampuan nya itu. Aku harus cari cara lain untuk menemukan keberadaan para Reaper itu.
“maaf menunggu lama Genbu ! Ahh, Ao juga datang !”
“Tesa, kau buatkan apa untuk genbu ?”
“kare ! genbu sangat suka kare buatan ku ! nah ! sekarang makan dulu ya genbu !”
“Selamat makan !”
Genbu pun makan dengan lahap, aku dan tesa pun keluar ruangan genbu sebentar untuk bicara
“bagaimana kondisinya ?”
“kurasa sudah baik - baik saja, menurut Noel juga begitu, tapi lebih baik di biarkan saja dulu dia istirahat bukan ? kurasa dia hanya terlalu memaksakan diri nya !”
“Aku juga berkesimpulan begitu, kalau begitu kau jag-"
PIPPPPPPP !!!
“!!!”
“!!!”
Ini kan, alaram penyerangan !
“A-Alaram penyerangan !”
Aku pun langsung menghubungi Erick yang sekarang ada di tempat keamanan
“Erick ! apa yang terjadi ?!”
“(para zoa sedang menuju Zenexter ! jumlah zoa tidak di ketahui ! namun ada sekitar puluhan Mother zoa ! cepatlah menuju distrik utama Ao !)”
__ADS_1
“Baiklah ! aku segera ke sana !”
“Ao ! apa zoa menyerang ?”
“begitulah, Emm ?”
Aku pun melihat genbu sedang bersiap - siap dengan perlengkapan nya, langsung saja aku menggenggam lengannya dan menghentikannya.
“............lepaskan ao”
“aku sudah bilang agar kau istirahat genbu, serahkan saja ini pada kami !”
“Tapi ! aku tidak bisa tinggal diam dan istirahat saat zenexter di serang !”
“Genbu ! percayalah pada kami ! aku malah lebih khawatir kalau kau ikut ! jadi tetaplah istirahat di sini saja dan serahkan hal ini pada kami !”
“Tapi…”
“GENBU !!”
“Aaa...Emm….b-baiklah”
“Bagus lah kalau kau mengerti !”
“(wahhh, genbu jadi penurut sekali pada Ao, ada apa ini ? tapi syukurlah kalau genbu mau mengerti) biar aku yang jaga genbu, kau cepatlah pergi Ao !”
“Baik !”
Aku pun langsung keluar ruangan genbu dan menuju sector 1, di tengah perjalanan aku bertemu ka Alice namun dia ke arah yang berlawanan
“Ao !”
“Ka alice ! kakak mau ke mana ?!”
“terjadi penyerangan juga di sector 6 !”
“Apa ?!”
“kau tetap bantu sector utama saja ! biar aku urus yang di sector 6 nya !”
“di mengerti !”
Aku pun melanjutkan berlari menuju sector utama, dan saat sampai, aku langsung bertemu ka Iris yang sedang bersiap - siap di mobil tank yang sedang di siapkan
“Ka iris !”
“Ao ! cepat naik ! kita harus menahan para zoa itu dan sebisa mungkin jangan biarkan mereka mendekati Zenexter”
“Aku mengerti ! Emm ? tunggu ka Iris, itukan...”
“Ao !”
“Ka iris !”
Rin dan ka narmaira pun sepertinya bergegas dan menuju ke arah kami.
“Bagus ! kalau begitu kita ber 4 akan menjadi team pertama yang keluar menahan musuh ! sekarang cepat naik !”
“Baik !”
“Baik !”
“Baik !”
Kami pun langsung masuk ke mobil tank ini dan menuju garis depan
“Ka iris !! apa kita akan benar - benar ke medan depan ?”
“Ka iris ! ku dengar ada penyerangan juga di sector 6 !”
“aku tau ! Itu sudah di urus Misa, Alice dan juga pasukan Pure inferno ! Geil juga memimpin pasukan di sana !”
Kurasa karna ada ka misa, dan Geil di sana, di tambah tadi ada ka Alice juga, di sana pasti sudah aman, aku harus fokus di garis depan
“Baiklah, apa formasi kita ka iris ?”
“Aku dan Rin akan berada di di paling belakan sebagai Assis, Narmaira ada di middle untuk membuat blokade agar zoa nya tidak melewati kita, sedangkan Ao kau bantu Byakko yang mungkin sedang menahan para Zoa itu”
“Baik !”
“Di mengerti !”
“Siap !”
Saat kami sudah sampai cukup dekat dengan pada zoa, mobil tank ini pun berhenti dan menjadi blokade pertahanan, semuanya pun langsung masuk pada posisi mereka masing - masing, sedangkan aku pun menarik katanaku dan lari menuju medan depan
“(kurasa byakko tidak jauh dari sini ! aku merasakan kehadirannya !)”
SRATSS !! SRATSS !!!
Setelah menerjang ke depan sambil menebas dan menghindar, aku pun melihat Byakko yang sedang menghadapi Mother zoa ! dia tidak terlihat terdesak, tapi aku harus membantunya
“(Baiklah !)”
Aku pun menyalakan katana apiku, dan saat ada zoa yang mau menerjangku, aku pun melompat dan menginjak kepala zoa itu, membuat nya menjadi pijakan dan melompat menuju kepala mother zoa yang sedang di hadapi Byakko
“HYAAAA !!!”
Satu tebasan di leher mother zoa pun langsung ku hembuskan, memang tidak cukup untuk membuat tebasan yang memutuskan lehernya, tapi setidaknya keluar banyak darah dari tebasanku itu
“AO !”
“jangan beraksi sendirian Byakko !”
“Hem ! kau mengganggu kesenangan ku !”
SRATSSSS !!!
Tebasan ku pun dilanjutkan oleh Byakko, dan kali ini kepala mother zoa itu pun benar - benar putus ! kami pun di kepung para zoa dan saling menempelkan punggung kami
“Jadi, sudah berapa banyak yang kau bunuh byakko ?”’
“12 zoa dan 2 1/2 mother zoa !”
“2 1/2 ?”
“kau mengambil setengahnya bukan ?”
“Ohh, maaf soal itu ! Lalu apa rencanamu ?”
“Sebisa mungkin aku ingin menggunakan Berkah Gravitasi ku ! jadi ku harap jangan ada bala bantuan di sekitarku !”
“Baiklah, mungkin kau bisa maju lebih dalam lagi, biar aku jaga di jarak ini !”
“Baiklah, Ku serahkan padamu !”
Byakko pun makin menjauh ke depan dan benar - benar menuju kerumunan zoa itu, aku pun melempar beberap bom minyak di sekitar sini dan memasak Blokade Api yang biasanya aku gunakan untuk menghadapi musuh yang lebih dari jumlah ku
“Baiklah ! kuharap katanaku akan baik - baik saja setelah ini ! bersiaplah para zoa !”
Dengan katan api ku, tebasan demi tebasan pun ku hembuskan, aku pun sudah hampir merasa lelah dengan sekitar 15 zoa dan 1 mother zoa yang ku basmi ini !
__ADS_1
“Hah….hah….hah”
Aku pun melihat sekeliling dan sepertinya hanya ada tinggal beberapa zoa saja !
“(sepertinya ka Iris dan yang lainya juga berhasil menahan para zoa, Tapi ini aneh ! kemana para mother zoa yang tersisa ? harusnya karna mereka lebih besar, aku melihat beberapa di sini !)”
apa byakko sudah mengurus banyak mother Zoa nya ? tapi saat ini aku harus bisa menghabisi dulu yang ada di depanku
“.………..Fyuhh ! baiklah ! tinggal sedikit lagi !”
“.…GRAAA !!”
“Emmm ?”
“GRAAAAAA !!!”
“Ehh ?”
Dengan tatapan cukup bingung, aku pun melihat para zoa itu pun mundur dan mencoba melarikan diri.
“Mereka kabur ?”
Harus ku kejar kah ? tapi tujuan utama misi ini adalah melindungi zenexter.
Bremmm !
“Emm ?”
Mobil tank milik ka iris pun menuju ke arahku, tapi kecepatan nya cukup cepat menuju ke arahku
“apa mereka menjemput ku ? tapi kecepatannya terlalu cepa-”
“...WAsss !!”
“Ka iris ? sepertinya dia mau bilang sesua-”
“AWAS DI BELAKANGMU AO !”
“!!!”
BRAKKKSSSS !! SRATSSS !!
Tiba - tiba, tadi dalam tahan tepatnya di belakangku, keluar zoa dan zoa ini berhasil mencakar lengan kananku walaupun serangannya tidak dalam
“UGHHH !!! SIAL !!”
TRANGGG !!
Tebasanku tidak mempan padahal aku menebas tubuh zoa ini, tentu saja…karna yang muncul ini bukanlah zoa biasa
“Cihh ! Begituya ! rupanya Metal Zoa !”
“GRAAAAA !!”
Metal zoa hanya ada kalau Hana ada di sini ! itu artinya penyerangan ini hana lah yang memimpin nya !
“Sial ”
Pasti akan ada hal buruk ! perasaan ku tidak enak terhadap ini !
“Ao !”
“Ka iris !”
Ka iris pun melompat ke arahku, dan mobil tank nya pun berhenti di dekat ku
“Maaf, kedatangan kami ke arahmu bukan cuma mau memberitahu mu ada bahaya !”
“Ehh ?”
Terlihat, sepertinya mereka juga di kejar oleh satu Metal zoa juga, jadinya kami saat ini terperangkap oleh 2 Metal zoa !
“ku kira kita bisa memikirkan cara mengalahkan metal zoa yang mengejarku, tapi tidak di sangka kau juga membawa masalah yang sama !”
“Terimakasih atas peringatannya ka iris ! tapi kalau ka iris tidak memberitaku tadi, mungkin zoa ini telah berhasil membelah kepalaku !”
“Jadi, kau punya rencana ?”
“Ka iris ! aku merasakan sesuatu yang tidak beres ! sepertinya ini cuma jebakan”
“Kau benar, sebenarnya aku juga memikirkan hal yang sama ! kalau ada metal zoa di sini ! itu artinya Hana merencanakan sesuatu bukan ?”
“Iya ! karna itu, ka iris dan yang lainya cepatlah kembali ke zenexter ! biar aku dan Byakko yang urus kedua zoa ini !”
“.……kau yakin ! kau sedang terluka bukan ?”
“ini bukan masalah ! dan Ka iris selalu percaya padaku bukan ?”
“Ahh ! hem, baiklah ! jangan mati ya !”
Ka iris pun melompat kembali masuk ke mobil tank, dan saat mobil tank nya melaju dan salah satu metal zoa itu mau mengikuti mobil tank nya, aku pun melempat bom ke arah zoa itu dan mengalihkan perhatiannya !
“Mau ke mana kau ! saat ini cobalah untuk membunuh ku dulu zoa keras kepala !”
“GRAAAA !!”
Bagus ! sekrang aku tidak tau byakko kapan menuju arahku, dan saat ini aku terpojok dengan 2 metal zoa
“Gawat ! aku sepertinya bicara terlalu banyak !”
“Itu benar ! kau lebih baik jangan terlalu sombong dulu Ao !”
“WAAA !!”
Aku pun kaget karna ka Narmaira tiba - tiba berdiri di belakangku
“Ka Narmaira !! kenapa malah di sini ?!”
“Iyahaha, Rin bersikeras untuk membantu mu ! jadinya aku pun membungkamnya dan ku putuskan membantumu ! berterimakasih lah Ao !”
“a..aaa, begitu ya (namun aku tertolong dengan oleh nya!)”
“tapi aku harus memberitaumu, Shotgun ku pun tidak berpengaruh pada mereka ! aku cuma bisa mementalkan mereka saja !”
“Saat ini ! kita harus menahan zoa keras kepala ini sampai byakko datang membantu kita !”
“Kita lemah sekali ya, harus selalu bergantung pada para demi god ! tapi sepertinya kita tidak punya pilihan lain !”
“kau benar ! saat ini yang bisa kita lakukan adalah ! Melawan dengan semua yang kita bisa !”
“hem ! aku suka semangat mu Ao !”
Seharusnya, saat ini yang ku khawatirkan adalah kondisi ku dan ka narmaira saat ini ! tapi yang membuatku lebih khawatirkan adalah, keadaan teman - teman ku di zenexter saat ini !
“JANGAN MATI YA ! AO !”
“KAU JUGA KA NARMAIRA !”
Semoga semuanya baik - baik saja, satu - satu nya yang bisa ku lakukan sekarang adalah, menghembuskan katana ku ini !
to be continue......
__ADS_1