
Sepertinya kami berhasil menyebrangi laut ini hingga sampai di desa Yuelia dengan selamat, Aku dan Hana pun langsung turun dari perahu kecil kami ini dan memasuki desa ini
“Hemm..sepertinya desa ini benar – benar sudah tidak ada tanda – tanda kehidupan !”
“Kau benar misa, Dan lagi, Sebenarnya tugas seperti apa yang diberikan Rion ini sih ! karna kita sudah sampai di desa ini, itu berarti kita sudah bisa membuka gulungan ini bukan ?”
“….kurasa begitu !”
Rion memang memberikan kita tugas yang tertera di gulungan ini, tapi entah kenapa dia menyuruh kami membukanya saat sudah sampai di desa Yuelia ini, apa ada maksud lain dari suruhannya ini ya...
“Aku buka ya ?!”
“…..Silakan !”
Hana pun membuka gulungan itu dan aku pun mengintip juga apa yang ada di dalam situ
“……Hohh”
“…….(Gehh ! i-inikan !)”
“Jadi begitu ya ! yasudah ayo kita bersiap – siap dan segera mendirikan tenda dulu !”
Tidak salah lagi, misi yang di berikan Rion ini...
“Misa ! jangan melamun ! ayo cepat !”
“I-Iya !”
Kami pun mengitari desa ini dan mencari sebuah tempat yang bagus untuk mendirikan tenda di sekitar desa ini
“Emmm..Hoh ! bagaimana kalau disana Misa ? dekat pohon besar itu ?”
“Itu cukup bagus !”
“Baiklah ! Ayo dirikan tenda disana !”
“……………”
Hana pun bergegas untuk mendirikan tenda dengan bantuan dariku juga, namun aku tidak menyadari kalau ternyata dia bersikap layaknya orang – orang yang ku kenal selama ini di desa Zenexter, padahal dia ini orang gila yang membunuh suaminya sendiri di depan mataku, tapi apa – apaan sikapnya ini !
“Fyuhh ! selesai !”
“Kalau begitu, aku cari Air dulu !”
“Ide bagus Misa ! kalau begitu aku yang cari kayu bakar ! mungkin aku bisa mendapatkanya di salah satu rumah yang di desa ini !”
Aku pun bergegas mendatangi sungai yang aku tau letaknya tidak jauh dari Desa ini, lalu mengecek apakah sungai ini tidak terkena racun atau semacamnya, Setelah ku yakin aman, aku pun memasukan beberapa liter air ke dalam Botol yang ku bawa ini sambil memikirkan langkah ku selanjutnya !
“(memang benar, aku tidak begitu mengetahui siapa Hana itu ! tapi dengan perlakuan nya yang membunuh suaminya sendiri di depan mataku itu, dan juga misi dari Rion ini yang sikapnya itu biasa – biasa saja ! Kurasa dia memang musuh yang harus segera dibereskan !)”
Aku pun menyentuh katana ku yang ada di sebelah ku ini, dan mengumpul kan keyakinan untuk tujuan ku ini
“….....(Baiklah !)”
Aku pun kembali ke tempat tenda berada dan meninggal kan botol air ini di dekat tenda, lalu berjalan ke tempat Hana berada
“(baiklah…Diaman dia berada, Emm ?)”
Aku pun menyadari kalau ada suara sedikit gaduh di rumah yang ada di depanku ini, dan begitu ku masuk…ternyata benar, Targetku ada di sini
“Aku sudah mengumpulkan Air nya Hana !”
“Ahhh, Ok ! kalau begitu, Tolong bantu aku bawakan beberapa kayu ini ! tenyata aku dapat cukup banyak”
“Ok…..”
Selagi dia berbalik badan dan kembali melihat kayu – kayu yang ada di depan nya itu, aku pun melangkah mendekat ke arah nya sambil mengeluarkan katana ku dari sarungnya
“Kurasa kayu – kayu ini juga cukup kering untuk dibakar !”
“Begituya !”
Langkahku semakin dekat....
“di tambah lagi, ada beberapa bebatuan juga untuk membuat pondasi nya juga !”
“Begituya !”
Langkahku semakin dan semakin dekat...
“hah…seandainya Rion ada di sini ! ini pasti akan lebih menyenangkan !”
“sayang sekali ya !”
Aku pun sudah ada di belakang nya dan katana ku sudah siap untuk menebasnya…
“……………….”
……………………………...SRATSSS !!!
“……………...”
“Waaa ! Misa ?!”
“....Hati – hati ! ada laba – laba beracun disini !”
__ADS_1
Katana ku pun menancap di dinding kayu rumah ini dengan bersamaan sebuah laba – laba beracun yang menancap di katanaku
“Wahh ! kau benar, kurasa aku tidak menyadari laba – laba itu !”
“.........ku bantu bawakan beberapa kayu itu !”
“Ahh, Ok !”
Kalau aku membunuhnya disini, maka aku akan kerepotan juga untuk menjelaskannya pada Rion ! kalau aku juga bilang dia menghilang pada Rion, ada kemungkinan Rion memiliki sesuatu yang tidak ku mengerti, seperti mark aneh yang ada di tangan kanan Byakko, Rion pasti tidaklah sebodoh itu membiarkan anggotanya berkeliaran seperti ini
Setelah kami berhasil mendapat beberapa kayu bakar, kami pun kembali ke tenda dan beristirahat sejenak sambil menyiapkan makan siang kami !
“Ini Hana ! kuyakin ikan bakar ini sudah bisa dimakan !”
“Hoh…kau bisa masak rupanya Misa ?!”
“kalau Cuma bakar – bakar sih aku bisa (walaupun aku tidak yakin itu akan pas di mulutmu !)”
“Emm....Tapi misa ! ini sedikit gosong !”
“Tolong maklum kan ya !”
Aku pun duduk di sebelahnya dan menyantap juga ikan bakar yang sedikit gosong ini,
“Emm…..Hana"
“Emmm ?”
“boleh kah aku tanya sesuatu hal yang mungkin tidak sopan padamu ?”
“…………...”
dia pun berwajah cukup kebingungan
“Ahh, kalau kau merasa terganggu, yasudah tidak apa – ap-“
“Pasti kau mau tanya soal “Kenapa kau membunuh Suamimu sendiri” kan ?”
“………..…..”
Entah kenapa ! tiba – tiba aku menggenggam katana yang ku letakan di sebelahku ini secara spontan
“Begitulah…”
“Hem….Tidak ada alasan lain dari itu !”
Dia pun tiba – tiba berdiri dan masuk ke dalam teriknya matahari yang sangat menyengat itu
“Aku ini, Hanya Menyukai semua yang ku percayai ! dulu aku adalah orang yang sepeti itu ! aku tidak peduli apa pemikiran orang lain dan apa pemikiran dunia ini ! Tapi, saat aku bertemu dengan Rion ! dialah yang membuka jalan baru untukku ! jalan menuju Hidup yang baru ! jalan dimana kita akan selalu bersama ! karna itu…”
Aku pun terkaget kan karna dia menatapku dengan wajah yang melotot dan juga mulut yang tersenyum lebar
“………………”
Dia….Dia sudah benar – benar hancur, aku mengambil tindakan salah karna membiarkanya hidup !
“Dan lagi ! Rion telah memberikan Mark ini padaku ! karna itu, aku tidak khawatir dengan sekitar ataupun apapun yang terjadi padaku !”
Saat dia membuka sedikit bajunya, ternyata dia menunjukan padaku mark yang sama persis yang juga ada di tubuh Byakko ! jadi hana juga memilikinya ya ! sudah ku duga itu mark dari Rion !
“h-heh…mark itu ya, Tunggu ! kalau tidak salah aku ingat kalau Byakko juga memiliki mark seperti itu ! (semoga dia terpancing !)”
“Hemm..Begitulah ! ini adalah mark yang berartikan kalau Rion sudah mempercayai kami ! kau juga akan dapat kan nya kalau misi ini telah kau selesaikan Misa !”
“B-Begituya, Syukurlaha kalau begitu !”
Cih, dia keras kepala juga, kukira dia akan memberitau apa Efeck dari mark itu, Kalau begini jadinya aku tidak bisa membunuhnya tanpa tau apa sebab yang ku terima nanti ! bisa saja Rion akan tau kalau aku membunuhnya ! dan berakibat fatal terhadap Noel !
“Baiklah ! sudah hampir jamnya misi kita ! Ayo segera bersiap Misa ! inilah saatnya kita bersenang – senang !”
“…..i-iya !”
Aku pun tidaklah gila ! dan masih paham apa arti tulisan di gulungan yang diberikan Rion itu, tapi apakah aku harus menuruti permintaan yang tertulis di gulungan itu ?! Tidak ! Pasti ada jalan lain !
“Ayo…Misa !”
“…………..”
Hari pun sudah semakin sore, kami berdua pun keluar dari desa ini untuk menuju target kami sesuai apa yang tertulis di gulungan ini, sebenar nya aku tidak yakin kalau ini benar atau tidak ! tapi semoga saja aku berharap aku tidak harus melakukan sesuatu !
“(Perintah Rion ini, dia menyuruh kami untuk mengintai jalan Holger yang menuju desa Yuelia ini karna akan ada sekelompok orang yang akan lewat jalan ini ! dan dia menyuruh kami untuk membunuh orang – orang itu ! sebenarnya apa yang akan terjadi disini !)”
“Belum ada tanda – tanda dari mereka ya ?!”
“S-Sepertinya begitu !”
Yang jadi pertanyaan ku, kenapa Rion tau kalau akan ada seseorang yang lewat sini ? dan lagi, apa mungkin yang lewat itu adalah orang – orang dari Zenexter ? kurasa itu tidak mungkin karna wilayah ini jaraknya sangat jauh dari desa Zenexter ! walaupun kurasa Negara zenexter yang hancur memang memiliki jarak 1 hari dari sini, tapi kurasa itu juga tidak mungkin karna tidak ada yang masih hidup di Negara Zenexter yang sudah hancur itu
“Emm ? Misa ! sesuatu datang !”
“Ehh ?”
Itu…Itu bukanya sebuah Mobil tank ?! tapi motif dan merek nya bukan dari asosiasi milik Pandora !
“Ayo bereskan mereka Misa !”
__ADS_1
“T-Tunggu ! Hana ?!”
Hana pun langsung melompat keluar dari persembunyian kami, Dan aku menyadari kalau ada sesuatu yang keluar dari atap mobil tank itu, yaitu seseorang yang memegang senapan di tangan nya dan mengarahkan nya pada Hana
“HANA !”
DORRRRR ! TRANGGG !
Aku pun menangkis tembakan senapan itu, untung saja aku tepat waktu
"kau tidak apa - apa Hana ?!"
“Terimakasih misa ! kau memang sangat hebat ! sekarang giliran ku ya !”
“Ehhh ?!”
Dia pun tiba – tiba sudah memegang sebuah remote berwarna merah, dan saat dia menekan tombol di remote itu...
BLAMMMM !!
Seketika Mobil tank itu meledak di depan kami
“A-Apa ?!”
“sepertinya kau tidak melihatnya ya ? saat aku melompat keluar dari persembunyian, aku melempar sebuah bom ke udara hingga bom itu mendarat tepat di atas tank itu ?! pasti kau tidak melihatnya kan ? kan ?”
“………..……Trik yang cukup hebat”
Benar juga, pantas saja saat dia keluar dari persembunyian nya tadi, dia melompat cukup tinggi, jadi dia melakukan timing itu sekaligus melempar bom itu ? dia punya skill yang cukup mengerikan !
“Misa ! ini belum berakhir ! mereka pasti ada yang masih hidup ?!”
“aku tau !”
Mobil tank yang terbakar itu pasti bagian dalamnya tidak terkena efek ledakan yang dalam, pasti orang – orang yang didalamnya masih ada yang hidup ! kami pun mendekat ke mobil tank itu untuk memeriksanya
“Ledakannya cukup besar ya !”
“benarkan ! itulah hebatnya bom buatan ku !”
“Emmm ?”
Dan benar saja, ada satu orang yang merangkak keluar dari mobil tank ini, namun sepertinya dia sekarat
“U-Ughh !”
“Lihat Hana ! masih ada yang selamat ! mungkin kita bisa menginterogasinya dulu”
“Itu tidak perlu !”
“Ehh ?”
Hana pun mendekat ke orang yang berusaha merangkak untuk menjauh dari mobil tank itu
“U-Ughhh ! t-tolong…Selamatkan..a-aku !”
“Maaf ya ! kau kurang beruntung ! Selamat tinggal !”
“Tunggu ! Hana !”
SRATSSS !!
Aku pun terlambat untuk menghentikannya, dia pun terlanjur menebas leher orang itu sampai darahnya muncrat ke mana – mana
“H-Hana ?”
“Iya ?!”
“...............”
Saat aku memanggil dia, dia pun melihatku dengan tatapan yang sama dengan yang siang tadi, wajah yang melotot dan mulut yang tersenyum
“Kenapa misa ? Ahh, Tenang saja, aku sudah membunuhnya ! jadi misinya telah selesai !”
“….B-begituya !”
Bagaimana ini, haruskah aku membunuh dia sekarang juga ? agar korban tidak berjatuhan lagi ? Tapi…kalau tindakanku itu membuat Noel celaka…maka…
“…………..(aku harus bersabar !)”
“Lalu ! Emmmm !! Ahhh ! ini dia ! ini yang kita cari !”
“Emm ?”
Saat dia mengotak atik mobil tanknya, dia pun tiba – tiba menemukan sebuah botol berwarna hijau
“apa itu ?”
“Entahlah, tapi entah kenapa Rion juga menginginkan ini ! sudahlah ayo kita kembali sebelum ada bala bantuan dari orang – orang ini !”
“ahh, Iya !”
Saat dia berlari duluan kembali ke tenda, aku pun mencabut lambang seragam yang digunakan orang yang dibunuh hana ini !
“(ini….lambang dari organisasi apa ya ? mungkin Pandora tau !)”
__ADS_1
Aku pun segera meninggalkan lokasi ini, dan ku yakin kejadian ini akan menjelaskan sesuatu !
to be continue.....