Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S2) A Gift From the Nightmare #2


__ADS_3

"Baiklah….Ku buka ya !”


Aku pun membuka file di flashdisk ini dan melihat banyak data di dalamnya, kami pun membacanya satu per satu, namun…sepertinya setelah membacanya selama 20 menit, aku terlalu yakin kalau aku akan mendapat informasi tentang pak Charles semudah ini. dan ternyata isi dari file ini Cuma menerangkan kehidupanku saat pak Charles merawatku


“…..Hah….”


“…..Hah….”


Aku dan ka Alice pun menghela nafas karna kita gagal mendapatkan apapun disini


“Sepertinya kita terlalu berharap banyak dengan flashdisk ini ka Alice !”


“Aku setujuh ! ini malah Cuma terlihat seperti buku harian pamanmu yang tersimpan di flashdisk ini !”


“…………”


Sepertinya suzaku yang masih melihat – lihat isi dari file ini menyadari sesuatu


“Ada apa Suzaku ? sepertinya kau menyadari sesuatu ?”


“…..hem…..memang ada yang cukup mencurigakan disini Ao !”


“Dimana ? bagaian mana ?!”


“Disini ! lihat ! disini tertulis “Ao sudah tumbuh sehat dan sepertinya sudah bisa melakukan segalanya dengan baik, kurasa di tidak perlu lagi dibawa dan dirawat di ruang ROW gedung ini”. Memangnya ruang ROW itu apa ?”


Benar juga….apa maksud dari “ruang ROW gedung ini” yang dimaksudkan disini ya, dan apa itu arti dari ROW


“Alice ! kau sudah memeriksa gedung ini kan sebelumnya ? apa ada ruangan dengan nama ROW ?”


“Kurasa Tidak ! aku yakin tidak ada ruangan dengan nama seperti itu !”


“Hemm….bagaimana dengan tangga darurat menuju kebawah ?”


“itu hanya ke parkiran !”


Kalau begitu, Pasti ini ada ruangan yang disembunyikan di gedung ini, Tapi…jika memang ini ruangan yang disembunyikan, kenapa pamanku sampai – sampai menuliskannya di file ini, dan lagi flashdisk ini hanya membutuhkan password ulang tahunku saja dan sepertinya tidak terlalu terjaga ! ini sedikit aneh…seperti halnya ini direncanakan


“emmm...ka Alice ?!”


“Ya ?”


“apa ka Alice tau tanggal ulang tahunku ?”


“Ehh ?! tidak tuh, kapan memangnya ?”


“……hehe….Rahasia !”


“Lalu kenapa kau bertanya huh ?!”


Dari responnya, dia tidak berbohong dan tidak mengeluarkan gerakan mencurigakan…ini artinya bukan ka Alice yang merencanakan ini…lalu selanjutnya bagaimana ini


“Sepertinya tidak ada pilihan lain ya !”


“Suzaku ?!”


“Suzaku ?!”


Suzaku berjalan mendekat ke sebuah sekring listrik, dia pun membukanya dan mencongkel sebuah kabel dari sekring listrik itu


“Apa yang mau kau lakukan Suzaku ?”


“Pertannyaan yang bagus Alice, gedung ini tentu saja dulunya tersambung dengan aliran listrik, karna itu, jika aku alirkan berkah petirku ke kabel ini, aku juga akan mengetaui lajur dari setiap ruangan di gedung ini !”


“Hoh ! dan begitu kau akan tau dimana ruangan ROW itu ya ?!”


“Kemungkinan nya memang tidak terlalu besar ! tapi patut dicoba ! kalian berdua coba mundur dulu”


Setelah aku dan dan ka Alice menjaga jarak darinya, Suzaku pun mengeluarkan berkahnya dan menyambar petirnya ke seluruh aliran listrik di gedung ini, beberapa perabotan seperti lampu dan Ac pun tiba - tiba menyala sejenak, namun tiba – tiba kembali padam setelah suzaku menghentikan sambaran petirnya


“…………”


“apa kau dapat suzaku ?”


“…..…ada1 ruangan yang cukup mencurigakan di bawah tanah !”


“bawah tanah ?”


“Ya, Tapi…anehnya adalah ruangan bawah tanah itu masih aktif sampai sekarang ! cepat kita kesana !”


Setelah mendengar arahan dari suzaku, kamipun bergegas menuju ruang bawah tanah, sesampai disana ternyata ini memang hanya parkiran saja dan tidak ada apa- apa disini


“Suzaku, dimana ruangan itu ?”


“Kesini !”


suzaku pun berjalan menuju tembok kosong di ujung jalan, dia mengetuk – ngetuk tembok itu dan menempelkan tangannya ke tembok itu


“……di balik tembok ini, ada semacam seperi lorong menuju ruangan ROW itu ! apa kalian bisa menghancurkan tembok ini ?”

__ADS_1


“bagaimana dengan petir mu ?”


“Aku perlu istirahat sejenak ! karna aku tidak tau apa yang ada di ruangan itu, kurasa petir ku akan berguna nanti kalau ada bahaya !”


“baiklah,Ao ! Bantu Aku !”


“Tentu !”


Aku dan ka Alice pun mengambil palu yang ada disana, kamu pun memukuli tembok itu berkali – kali sampai akhirnya temboknya Hancur !


“Fyuhh…Ternyata lumayan juga !”


“apa ka Alice masih kuat ?!”


“jangan remehkan aku Ao ! aku ini sudah tingkat 8 loh !”


“Aku tidak meragukan nya !”


“Ok…Ayo masuk !”


Kami pun masuk ke dalam lorong ini menuju ruangan ROW itu berada, setelah beberapa saat kita berjalan di lorong yang gelap ini, terlihat ada sebuah pintu yang bertuliskan “Requiem of World”


“Re..Requiem ?”


“apa maksudnya itu ka Alice ?”


“aku juga kurang tau, tapi kurasa itu semacam doa atau mungkin itu istilah lain…tapi ayo masuk saja !”


Saat ka alice membukakan pintunya, aku pun terkagetkan dengan apa yang ku lihat, karna di depan kami ada sebuah tabung yang cukup besar dan ada seorang gadis di dalamnya


“A…Apa ?!”


“i..ini…tabung besar ini seperti saat aku dan Ao menemukan dokter jun beberapa waktu lalu"


“……………”


a……aku…tidak dapat bergerak….


“Ehh ?!”


“Ada apa suzaku ?”


“sepertinya tadi aku melihat kalau gadis yang didalam tabung itu masih bergerak !”


“Apa !”


“Dia masih Hidup !”


Ka Alice pun mengelukan pisau combatnya dan memukuli kaca ini hingga kacanya retak dan kemudia pecah, air dari tabung ituembasahi tubuh ka Alice, namun ka Alice menghiraukannya karna saat itu juga gadis itu pun jatuh ke arah depan dan ka Alice menangkapnya


“Hey ! hey ! kau tidak apa – apa ?! badan nya dingin sekali sedingn Es !”


“apa yang harus kita lakukan ?”


“Suzaku ! cepat bawa dia kembali ke Benteng dengan berkah teleport mu dan segera beri dia perawatan !”


“ba..baiklah ! bagaimana dengan mu dan Ao ?!”


“kami akan memeriksa sekitar sini dan kemudia segera pulang dengan motor Bike !”


“Baiklah !”


Suzaku pun menggendong gadis itu dan melakukan berkah teleport nya dan kembali ke benteng


“dengan ini pasti gadis itu akan terselamatkan kan Ao ? Emmm ? Ao ?!”


“…....U.....Ugh….”


“Ao ?!”


Aku pun roboh dan pingsan namun dengan sebab yang tidak ku ketahui


“……………”


Dan seperti biasa, saat aku pingsan atau koma, aku pun mendatangi dunia putih ini lagi dan pasti dia akan muncul lagi..


“Hey ! dimana kau ! keluarlah ! peniruku !”


Aku beteriak berulang kali namun dia tidak muncul – muncul juga


“Hey ! kenapa kau tidak keluar ! cepatlah keluar !”


Tapi tunggu, “kau” yang ku maksud ini….Siapa ?


“(a..ada apa ini ! aku tau dia itu ada disini…tapi kenapa aku tidak mengenalnya)”


Kurasa aku menyadari sesuatu, kalau orang yang kumaksud “kau” ini tidak bisa ku ingat di saat aku sadar, tapi saat aku koma dan berada di dunia putih ini…aku menyadari keberadaannya


“Akhirnya…Kau sadar juga…..”

__ADS_1


“Huh !”


Suara itu pun dari arah belakangku, dan saat aku berbalik ! dia pun muncul dan membuatku kaget karna badannya yang biasannya mirip denganku, kini tubunya memiliki setengah corak hitam pada tubuhnya


“Kau ! kenapa Kau ?!”


“sudah hampir saatnya bangkit Ao ! kini kau akan menjadi Volgimorto seutuhnya !”


“Apa maksudmu ?!”


Dia pun semakin memudar dan semakin menghilang seperti debu yang terkena hembusan


“Tunggu Hey ! Kubilang……..TUNGGU !!”


“Waaaaa !!”


Tanpa sepengetahuanku…aku pun bangun dan berteriak


“Ehh ?!”


“Jangan mengagetkanku seperti itu dong Ao ! untung saja aku sudah ganti baju saat kau tersadar dan berteriak seperti itu !”


“ka…ka Alice ?”


“kau baik – baik saja ? kau tadi tiba – tiba jatuh pingsan !”


“...Ugh…”


Aku berusaha mengingat apa yang terjadi saat aku pingsan, tapi aku tidak mendapatkan hasil apapun dan tidak mengingatnya


“kurasa…aku hanya sedikit kaget saja, aku sudah baik – baik saja ko ka Al-!?”


Aku pun tersadari dengan apa yang terjadi dengan tubuhku, badan dan tanganku masih saja tidak bisa berhenti bergetar saat aku melihat ke arah tabung yang sudah pecah itu


“Ehh ?!”


“Ao ! badanmu bergetar !”


“kurasa…ini karna tabung besar yang ada di depaku !”


Ka Alice melihat ku dengan tatapan sedikit khawatir namun juga sepertinya dia penasaran dengan sesuatu


“…..Ao….kau tau sesuatu tentang ini ?”


“Ti..tidak ! aku berani sumpah aku petama kali ada disini !”


“Begituya….kurasa tidak baik kalau kau berada disini lama – lama, sepertinya walaupun kau tidak mengetahui apapun terhadap ini…namun tubuhmu berkata lain”


“….Kurasa ka Alice Benar ! ayo cepat kita tinggalkan tempat ini !”


“Kau kembali saja ke motor bike ! aku akan perksa disini sebentar lalu menyusulmu !”


“Baik !”


Aku pun berjalan keluar dari ruangan ROW ini, dan masih saja penasarang apa yang sebenarnya terjadi di ruangan ini


“(Requiem of World ! Apapun yang ada di ruangan ini...apa yang sebenarnya terjadi sampai tubuhku saja merinding dengan semua ini)"


Aku pun kembali berjalan menuju motor bike kami, setelah memasang kembali generator listrik nya di motor bike ini, 10 menit kemudian ka alice pun terlihat sedang berjalan ke arah ku


“ka Alice !”


“Ao, bagaimana keadaan mu ?”


“sudah cukup baikan, tubuhku sudah berhenti bergetar setelah aku keluar dari ruangan itu”


“…………..”


“ka Alice ?”


“Ehhh ?! Ahhh, Tidak ada apa – apa ! aku hanya melamun saja !”


“Apa kau mendapatkan sesuatu di dalam sana tadi ?”


“…….Soal itu….ada beberap file yang sudah ku ambil, untuk kasus ini akan ku serahkan ke Tuan Putri untuk di tindak lanjuti ! apa tidak apa – apa ?”


“kurasa tidak apa – apa, tapi kenapa kau bicarakan itu dulu padaku ?”


“ini mungkin ada kaitanya dengan pamanmu juga ! makanya aku meminta saran dulu darimu !”


“Silakan saja, kurasa ini informasi yang memang harus ka Pandora tau”


“……baiklah ! ayo kembali, apa kau baik – baik saja mengemudikannya sekarang ?”


“Tentu !”


Kami pun bergegas kembali ke benteng untuk segera mengetahui, apa yang tejadi pada gadis itu hingga dia ada di ruangan ROW itu…


to be continue.....

__ADS_1


__ADS_2