Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S3) Savria Angelo #2


__ADS_3

Perjanjian ku dengan ka alice pun sudah bulat, dengan ini aku berjanji membantu ka alice untuk menemukan kakak nya itu, namun…karna sekarang ini misi kita adalah menunggu laki – laki yang kami berhasil bawa dan menunggu sampai dia sadar. Saat ini kami para savior memiliki waktu luang yang cukup banyak


“…………………..”


Dan di pagi ini, saat ini aku sedang memperhatikan pertarungan latihan antara ka misa dan Byakko


TRANG ! TRANG ! TRANG !


Tebasan mereka begitu cepat dan kuat, aku bahkan kesulitan memperhatikan mereka, tapi mereka benar – benar bertarung dengan penuh senyuman di wajah mereka, sepertinya mereka menikmatinya


“(aku hanya bisa melihat mereka ! jadi nikmati saja pertarungan mereka !)”


TRANGGG !!!


Dengan aduan tebasan yang cukup kuat, mereka pun akhirnya terpental ke belakang secara bersamaan


“Fyuhh…Kau lama – lama boleh juga Misa ! aku tidak sangka kau bisa sebanding dengan ku yang demi god ini !”


“Benar kah ?! Yaa, aku juga tau seberapa kuatnya diri ku ini !”


“Sombong sekali ya kau ini !”


“Hehehe”


Ya, memang tidak di ragukan lagi, aku memang tidak meragukan sedikitpun kekuatan ka misa dari dulu. Bisa di bilang, memang dia berada di level yang berbeda.


“kerja bagus kalian berdua ! ini minum kalian !”


“Ahh, Terimakasih Ao !”


“Thanks Ao !”


“itu pertarungan yang cukup hebat, walaupun aku kesulitan melihat kalian karna gerakan kalian yang cepat, tapi sepertinya aku sedikit belajar dari pertarungan tadi !”


“Begitukah ?! bagus lah kalau begitu Ao !”


“Senang kalau latihan kami bisa membantu mu Ao !”


Mereka berkeringat cukup banyak, itu memang wajar karna mereka sepertinya bertarung cukup serius untuk bisa menang dari lawan mereka. Tunggu, apa mereka memang serius ingin menang dari lawan mereka ? apa mereka memang marahan ?


“….Kalian sedang tidak bertengkar kan ?”


“Eh ? bertengkar ?”


“Eh ? bertengkar ?”


Sepertinya tidak….


“Baiklah ! setelah ini mau gimana Misa ?”


“Emm, apa kita sudahi saja ? kita sudah penuh keringat nih !”


“Ehhh ?! kalau kita keringatan kan bukan nya lebih baik lanjut saja sampai benar – benar basah semua ?”


“Aku tidak mau itu terjadi !”


“Hemm…kalau begitu Ao ! mau lanjut latihan dengan ku ?”


“Ehh ? tapi apa kau yakin Byakko ? badanmu sudah penuh keringat begitu ! lebih baik kalian mandi saja di pemandian bukan ?”


“Hohh, itu ide bagus ! kalau begitu Ayo misa !”


“Baiklah – baiklah ! maaf ya Ao ! tapi bisakah kau bereskan ini semua ?”


“Serahkan padaku !”


Mereka berdua pun pergi menuju pemandian, aku pun membereskan peralatan mereka yang berserakan.


“(Emm ?! sepertinya mereka benar – benar berlatih di luar nalar ! sampai – sampai katana latihan nya rusak seperti ini !) kurasa aku harus melapor ke ka Pandora agar diberikan katana latihan baru !”


“Ao !”


“Emm ?”


Saat aku sedang beres – beres disini, Yuna pun berlari ke arahku dengan cukup cepat


“ada apa Yuna, sampai lari – lari begitu ?”


“SINI !”

__ADS_1


Dia pun menarik lenganku dan membawaku ke sisi gedung latihan,


“Ao ! aku dengar dari ka alice kalau kau akan membantunya untuk mencari Dokter Savria bukan ?”


“Begitulah, apa ada masalah dengan itu ?”


“…..…aku juga akan ikut !”


“Ikut ? maksudmu kau mau ikut untuk mencari dokter savria ?”


“Iya !”


“Apa kau yakin ? bukanya kau sudah mempunyai misi mu untuk mencari Hana dengan ka Iris ?”


“Soal itu…sebenarnya ada yang ingin ku bicarakan juga dengan ka alice dan Ka Pandora ! ini bukan masalah dengan dokter savria saja, kurasa ini masalah yang berkaitan !”


Wajahnya menandakan kalau dia mendapat sesautu yang penting, mungkin benar apa katanya, akan bagus kalau ini di dengar oleh ka Alice dan ka Pandora juga.


“Baiklah ! aku akan ke tenda ka alice untuk memberitahu nya, kau duluan saja ke ruang ka Pandora !”


“Ehh ? Ahh, soal itu, b-bagaimana kalau kita lakukan kebalikan nya saja ?”


“boleh saja, tapi memangnya kenapa ?”


“A-aku…nanti tidak tau harus apa kalau berduaan saja dengan tuan putri”


“(ahhh, benar juga !) Baiklah, kalau begitu aku akan beritahu ka Pandora !”


“Ok, kalau begitu aku jemput ka alice dulu !”


setelah kami melakukan tugas kami masing – masing, kini kami semua pun berkumpul di ruang ka Pandora untuk membahasnya


“Baiklah Yuna, langsung saja bicara !”


“Baik Tuan putri ! seperti yang kalian ketahui, aku disini ingin membahas kejadian tentang ka misa yang saat itu sedang bersama hana dan Rion ! kejadian ini aku ketahui ditailnya karna ka misa sudah ku tanyakan beberapa hal tadi malam !”


Jadi dia memang mempersiapkan semua ini ya, kurasa dia memang serius ingin mengetahui tentang hana dan Rion


“Lalu hasilnya, seperti yang ka misa bilang ke kita juga, kejadian yang paling aneh adalah saat ka misa menguping pembicaraan Rion dengan dokter Savria !”


“Tunggu yuna, itu memang kejadia penting, tapi kata ka misa kan mungkin saja dia salah dengar atau itu hanya suara rekaman ?”


“Poin ?”


“Benar, Rion memiliki sekutu yang aku sendiri memiliki dendam padanya, yaitu Hana ! Hana sendiri bukanlah orang yang bisa di anggap remeh, dia cukup hebat dalam peralatan canggih dan juga merakit Bom, Bahkan dia juga sudah merancang musuh baru kita bernama Metal Zoa itu ! tapi ada kejadian aneh saat dia menggiring kami menuju tabung laki – laki yang kita bawa itu !”


“Kejadian aneh ?”


“Benar, aku menyadari kalau Hana saat itu, dia merasa tidak begitu membaur dengan Lab tempat kita menemukan Laki – laki di dalam tabung itu, dan saat disana juga, Hana seperti tidak begitu mengetahui konsep yang ada di Lab tersebut ! dia memecahkan kaca tabung laki – laki itu tanpa memikirkan apa yang terjadi di sekitarnya setelah dia Bicara dengan Rion lewat semacam alat telekomunikasi !”


Saat itu aku sedang berhadapan dengan Rion, jadi aku tidak mengetahui kondisi mereka saat itu ! tapi memang benar kalau saat itu Rion memang menerima panggilan dari Hana !


“di situlah aku sudah mengetahui konsepnya !”


“Apa itu ?”


“Hana…dia melakukan sesuatu yang bahkan dia sendiri tidak begitu memahaminya, begitu juga kuyakin dengan Rion sendiri !”


“Hemm…maksudmu hana bergerak sesuai perintah seseorang, dan bahkan itu bukan perintah dari Rion karna hana sendiri tidak tau apa yang dia lakukan benar atau tidak ?”


“hebat sekali tuan putri ! itulah yang ingin aku bicarakan tadinya !”


Yuna juga hebat ! tidak di sangka dia memikirkan semua itu, setelah di pikir – pikir perkataan Yuna memang ada benar nya


“Jadi, Sesuai apa kata Yuna, kalau itu bukan perintah dari Rion, Maka..…”


“Satu – satu nya dan tak lain adalah, perintah dari Dokter Savria ! walau pun kita kurang bukti ! tapi hasil analisis Yuna memang bisa diterima !”


“Terimakasih tuan Putri !”


Kalau ini memang perintah dari dokter savria, berarti memang benar apa kata ka alice dan ka Pandora yang menyatakan kalau dokter savria masih hidup ! kita memang harus mencarinya secepatnya


“Kalau begitu kita sudah tau ujung dari permasalahan ini ! dimana Dokter savria dan Rion memang bekerja sama untuk suatu tujuan ! tapi, kita masih memiliki beberapa kendala disini !”


“Benar, kita tidak tau lokasi mereka saat ini ! satu – satunya yang bisa kita lakukan adalah menunggu Laki - laki itu sadar atau memperluas pencarian Rion dan Hana !”


“Kalau hal itu tidak akan ku izinkan Alice !”


“Tuan putri ?!”

__ADS_1


“aku tidak bisa mengirim team pencarian lagi tanpa adanya bantuan dari demi god ! ingatlah kejadian yang menimpa Krau !”


“……………”


“……………”


Ka alice dan Yuna pun terdiam, aku kurang setujuh dengan apa kata ka Pandora, tapi kurasa dia benar ! saat ini kita tidak bisa lagi pergi tanpa bantuan dari para demi god, atau kejadian nya akan seburuk kejadian ka krau dan kejadian yang baru saja aku dan teman – teman alami di kota Baltrex.


“sekarang kalian boleh bubar ! aku akan kelola informasi ini pada Para demi god ! mungkin saja akan ada yang bisa membantu kalian. tau sendiri kan, para demi god sedang sibuk juga dengan urusan mereka mencari 1 lagi Stone tendo agami !”


“Baik !”


“Baik !”


“Baik !”


Kami pun keluar ruang adan semoga saja masalah ini bisa secepatnya di tangani


“kalau begitu aku kembali ke tenda dulu ya, bagaiman dengan kalian, Yuna ? Ao ?”


“kurasa aku juga akan kembali ke tenda dan mempersiapkan perlengkapan ku, kalau Ao ?”


“aku juga akan kembali ke tenda !”


“Baiklah ! kita bubar di sini ya !”


Kami pun bubar dan aku memutuskan untuk kembali ke tenda ku saja, karna ka misa dan byakko juga sedang istirahat di pemandian dan kurasa aku tidak bisa mengganggu mereka


“Aku kembali, Emm ? Tesa ? kau sendirian ?”


“Ahhh, Ao ! selamat datang !”


Aku melihat kalau tesa sedang sendirian dan memasak di bagian dapur, aku pun menghampirinya.


“Dimana Rin ? dan Noel ?”


“Kalau noel dia kembali ke rumah sakit untuk merawat laki – laki yang kalian bawa itu, dan Rin sedang membantu perlengkapan Gudang persenjataan"


“Begitu, ya. lalu kau mau buat apa ?”


“Hanya makanan ringan seperti roti lapis dan teh, ini untuk Noel karna dia tadi belum sempat sarapan !”


“Begitu, ya….kubantu ya !”


“Boleh, kalau begitu tolong potong tomat nya ya !”


Aku pun mengambil pisau dan memotong – motong Tomat dan beberapa sayuran untuk dimasukan ke roti lapis nya


“……….Tesa…..”


“Emm ? ada apa Ao ?”


“……….mulai sekarang, kalau kita ada misi bersama – sama, jangan lah jauh – jauh lagi dariku !”


Tiba – tiba tesa berhenti memotong rotinya dan menatap ke arah ku


“Ehh ?”


“……….ini terjadi lagi tesa, kejadian yang tidak ku inginkan terjadi lagi ! aku kehilangan teman ku lagi ! aku melihat temanku mati di hadapan ku lagi ! karna itu…aku tidak mau melihat mu dalam kondisi seperti ka krau nantinya ! aku pasti tidak akan tahan melihatnya !”


“………………….”


“dulu sudah sangat buruk aku melihat kematian Hans di depan mataku, kalau ini terjadi padamu juga…”


Aku pun tiba – tiba juga terkejut dan melepas pisau yang ku pegang, karna tiba – tiba tesa pun memeluk ku


“Tenanglah…aku janji aku akan selalu ada di sisimu ! karna kita sudah berjanji untuk berjuang bersama bukan ?”


“……………………”


“Bukan untuk kita sendiri, dan bukan untuk kita berdua, tapi untuk dunia yang telah mengambil semua hal berharga milik kita ini ! amarah dan dendam lah yang membuat kita sampai sejauh ini !”


“……Hem…kau benar ! terimakasih ya !”


“Hehehe !”


Tidak akan ku biarkan hal buruk terjadi pada Tesa, aku pasti akan melindungi nya sampai akhir dunia ini ku temukan


to be continue.....

__ADS_1


__ADS_2