
Sesuai permintaan dari noel, aku menemuinya di atap gedung ini,saat aku sampai di atap gedung, dia sedang menatap langit dan bintang – bintang sendirian.
“…..Noel”
“ohh ! Ao ! akhirnya kau datang, Noel cukup lama ada disini tau !”
Sepertinya dia masih bersikap biasa dan masih menjadi noel yang ku kenal. Itu sangatlah bagus
“begituya ? sudah berapa lama memangnya kau disini ?”
“emm…sekitar 1 jam mungkin”
“kau tidak kedinginan ? Gunakanlah baju ku ini !”
Aku melepas jaket ku dan memberikannya kepada Noel
“Ahh ! terimakasih Ao ! ini hangat !”
“….jadi….bagaimana kondisimu ?”
“……….cukup mengagetkan….”
“mengagetkan ?”
“….iya…Noel pingsan beberapa hari bukan ? di saat itu, Noel bertemu lagi dengan mama dan juga wanita itu”
“maksudmu Tendo Agami ?”
“……emm….kurasa itu dia..….Noel pernah cerita bukan…bahwa luka di punggung noel ini adalah bekas operasi yang bahkan Noel sendiri tidak mengetahuinya…di saat itu…ternyata mama merahasiakannya agar Noel tidak membenci mama…..”
“membenci mama mu ? sebenarnya apa yang kau bicarakan Noel ?”
Sepertinya, ada yang dia ketahui mengenai tubuhnya itu, sehingga membuat badan noel merinding dan sedikit ketakutan
“…..pada dasarnya….Noel memang tidak dapat sembuh dari penyakit ini…noel tidak dapat berjalan lagi…noel tidak dapat sekolah lagi….mama yang mendengar itu dari dokter sangat shock dan tidak mempunyai harapan lagi….lalu…”
“lalu…..?”
“mama….membuat perjanjian dengan Norn”
“Norn !?”
“iya….Norn adalah dewi yang terbentuk dari perkumpulan tiga dewi yang menguasai takdir. Dewi-dewi itu adalah Urd, Verdandy, dan Skuld. Urd adalah pemegang takdir masa lalu, Verdandy adalah pemegang takdir masa kini/sekarang, dan Skuld adalah pemegang takdir masa depan ! mama dengan pasrahnya meminta pertolongan para dewi itu untuk menyembuhkanku dengan membuat batu takdir…..yaitu Noble Promise ! batu itulah yang ditanamkan di dalam tubuh Noel ini !”
“……………….”
Aku tidak dapat berkata – kata dari apa yang dia katakana ? Norn ? dan batu takdir itu….apa yang terjadi padamu Noel….sampai kau bertentangan dengan para dewi itu !
“tapi….Noel tidak menyesali ini ! mama melakukan itu untuk membuat Noel sembuh ! tapi…tapi…”
“Noel…..”
Noel mulai meneteskan air matanya sambil memegang tubuhnya yang bergetar tak henti itu
“ A….APA ! APA NOEL BUKAN LAGI MANUSIA !? MEMIKIRKAN NYA SAJA MEMBUAT NOEL KETAKUTAN !”
“…………”
Jadi setelah mengetahui semua ini….dia menyimpulkan dirinya sendiri bukan manusia ? Yang Benar saja ! aku tidak terima ini !
“Hentikan !”
“ehh….Ao ?”
“jangan menyimpulkan kau bukan lagi manusia semudah itu ! kau itu tertawa….menangis….dan bahkan memiliki emosi seperti layaknya manusia ! makannya….jangan sekali – kali lagi kau menyimpulkan seperti itu !”
“……Ao…..”
“walaupun kau bukan lagi manusia ! tidak ada fakta yang berubah bahwa kau adalah Keluarga kami yang berharga ! Tesa, Rin, Dan teman – teman pasti juga akan berfikir begitu !”
“………….bagaimana….bagaimana jika suatu hari Noel….Noel akan menjadi tidak terkendali dan malah menyakiti kalian ?”
Sepertinya yang dia takuti adalah pada bagian ini….Ketidaksamaan ! perbedaan di antara dia dan orang lain membuatnya dia ketakutan jika dia melukai mereka….
“…..kalau itu terjadi……Aku yang akan menghentikanmu dan meneriakimu ! kalau kau juga adalah bagian dari kami”
“A….Ao !”
Yang harus kulakukan adalah terus bersamannya, dan melindungi Noel dari segala jenis hal yang membuatnya sedih ! sebab dia adalah teman, sekaligus keluarga yang kami sayangi
“ja….Janji ?”
Dia menunjukan ku jari kelingkingnya dan ini mengingatkan ku kepada janji – janji yang aku pegang selama ini….biasanya…orang – orang yang menitipkan janji itu pasti tidak akan selamat ! namun aku tanpa ragu lagi mengayunkan tanganku dan membuat janji dengan Noel !
“janji ! aku akan terus berada di sisimu !”
“ehehe…jika Ao yang bilang begitu maka Noel akan mempercayainya !”
Senyuman itu lah yang ingin ku lihat…senyuman Noel yang sangat hangat dan nyaman
“jika kau sudah baikan !? bagaimana kalau kita kembali ke kamar ?”
“emmm….”
Noel berjalan ke pinggiran tiang penjaga atap dan duduk di lantai sambil menawarkanku untuk duduk di sebelahnya
“bagaimana kalau kita mengobrol sampai pagi !? banyak yang ingin ku ceritakan padamu”
“hem….tak masalah ! akan ku layani setiap cerita yang kau berikan”
Noel pun mulai membicarakan banyak hal tentang dirinya dan kebaikan mamanya yang selama ini merawatnya, Pada dasarnya…mungkin mamanya tidak ingin terus membuat noel bersedih…sampai berbuat sejauh itu pada noel…tapi….jika membuat perjanjian dengan dewa atau dewi itu…pasti tidak akan semudah itu…pasti akan ada yang terjadi dengan Noel…atau sesuatu yang dikorbankan mamanya
“Ao ! Apa kau dengar !?”
“ehh ? maaf aku sedang memikirkan sesuatu…”
“apa itu ?”
“apa yang memberi tau semua itu Tendo Agami ?”
“emm...kurasa begitu tapi aku tidak terlalu yakin.…tapi ku yakin dia menyampaikannya melewati mimpi ku !”
“lalu apa yang kau ketahui tentang emm…apa namanya itu…Noble…Noble Promise itu ?”
“katanya ini adalah batu takdir, yang terus hidup dan membuat organ – organku terus berfungsi…mungkin bisa dibilang penyembuhan yang abadi….selama batu itu ada di tubuhku…aku merasa tubuhku akan terus tersembuhkan”
Begituya…dan Efek dari penyembuhan itu akan membesar saat dia tidak sadarkan diri…dan efek nya sampai ke orang di sekitarnya
“ada lagi ?"
“emm…kurasa itu saja ! ohh ! dan saat aku sadar dari pingsanku ! entah kenapa aku menggenggam ini !”
Dia menunjukan ku sebuah batu berwarna Hijau
“batu ? Tunggu !? kurasa aku pernah lihat itu !?”
“benarkah ? dimana ?”
__ADS_1
“emm…boleh aku pinjam sebentar ?”
“tentu !”
Neol memberikan aku batu itu…dan saat aku membalik batu itu…aku melihat tanda Pendengar dan aku langsung teringat dengan Batu seperti ini saat kematian dokter jun
“Ini ! batu dengan mark Pendengar !”
“pendengar ?”
“ehh ? kau tidak bisa melihat mark ini ?”
“memangnya ada sesuatu di batu itu ? kurasa itu hanya batu hijau biasa !”
Begitu ya ! karna noel bukan seorang pendengar, dia tidak bisa melihat mark ini….tapi dia mendapat mimpi mengenai Tendo agami, seharusnya dia menjadi seorang pendengar juga….ini semakin membingungkan saja….aku harus melapor ini pada ka Pandora
“aku harus melaporkan ini ke ka Pandora !”
“be…begituya…”
“iya ! aku pergi sebentar ya !”
“….emm…silakan”
Pagi pun menghampiri dunia ini, matahari terbit dari sebelah timur dan menyinari pagi kami. aku yang melangkah mulai menjauh dari Noel…mengingatkanku ada yang harus ku sampaikan padannya
“Noel !”
“iya ?”
“kemari !”
“emmm…?”
Noel berdiri dari posisi duduknya dan melangkah mendekat ke arahku
“kau mengalami masa yang berat bukan ? fakta terlahirnya dunia ini membuatmu kehilangan sesuatu yang berharga bukan ?”
“benar….dunia ini mengambil hal yang berharga dariku….yaitu kasih sayang mama !”
“benar ! karna kita memiliki tujuan dan kebencian yang sama ! maka !”
Aku mengangkat tangan kanan ku dan mengulurkannya kepada Noel
“bukannya ini saatnya kau membuka matamu…..dan melawan dunia ini bersama kami ?”
“ehh !?”
“jangan khawatir ! kau memiliki kekuatan yang sangat hebat untuk melawan dunia ini ! dan ditambah lagi…kau tidak bertarung sendirian !”
“(Ao, tidak disangka kau akan bicara seperti itu….tapi….benar apa yang dia katakan…jika aku memiliki kekuatan ini….maka aku harus berjuang juga kan….mama…)”
“bagaimana ?”
“…hemm…..baiklah ! mari berjuang bersama mulai dari sekarang Ao !”
“ya ! mari kita berjuang bersama….dan ayo akhiri dunia mimpi buruk ini !”
“YEYYY !”
“kenapa kau bersorak ?”
“kukira tadi adalah kata – kata penyemangat ?”
“ya mungkin memang seperti itu ! baiklah ! Ayo bertemu ka Pandora dan mendiskusikan ini”
“Baik !”
Setelah itu, kami melapor kepada ka Pandora apa yang terjadi pada Noel dan mendiskusikan mengenai Batu hijau dengan mark Pendengar yang Noel temukan.
“….Benar juga ! ini memang batu yang sama ! walaupun yang ini hijau, sedangkan yang kita temukan di mayat dokter jun berwarna putih !”
“apa ada keterkaitan khusus ?”
“entahlah ! hanya mark nya saja yang sama ! tapi warna dan bentuk batunya berbeda !”
“bagaimana Noel ? apa kau mengetahui sesuatu setelah melihat ini ?”
“entahlah….tapi aku merasa melihat sebuah lokasi setelah memegang batu hijau ini sambil menutup mata ?”
“Lokasi ?!”
“i…ya….se…sepertinya batu yang hijau ini menunjukan sebuah tempat !”
“ada apa Noel ? kenapa kau gugup seperti itu ?”
“i…ini pertama kalinya Noel bicara dengan Tuan putri dan Noel gugup sekali !”
“ahahah…begitu ya !”
“jadi….apa kau tau itu dimana ?”
“se..sebentar ! akan Noel coba !”
Noel menggenggam batu hijau itu sambil menutup matanya.
“……sudah kuduga, memang ini menunjukan sebuah lokasi !”
“dimana !?”
“ada ada peta ?”
“Tentu !”
Ka Pandora mengambil sebuah peta besar, hebat sekali dia memiliki peta sebesar ini
“emmm…mungkin disini….”
“hem….Hutan Foxter !? itu cukup jauh dari sini ! jaraknya sekitar 600 Km. dan mungkin akan sampai dalam 1 hari”
“apa kau yakin disitu tempatnya Noel ?”
“Noel cukup yakin !”
“Hutan Foxter itu bukanya satu – satunya hutan yang dekat dengan desa Lenton ?”
“hebat kau tau itu Tesa !?”
“aku pernah sekali kesana untuk berkunjung ! bagaimana keadaan disana ka Pandora ?”
“……..sudah hancur….”
“be…begituya….”
“apa ada yang selamat ?”
“….sayangnya tidak ada Rin..…tapi ada 2 orang yang berasal dari desa itu…kalian tau Krau dan Yuna bukan ? mereka berasal dari desa itu ! mereka pindah kesini sebelum bencana itu terjadi”
__ADS_1
“ohhh….ka Krau dan Yuna ya !”
“baiklah ! kalian ber 4 akan menerima misi dariku untuk mendatangi tempat itu ! dan juga…Noel...Tesa…kalian juga akan memperkenalkan diri ke anggota savior karna kalian anggota baru !”
“Baik !”
“ba..Baik !”
“ada beberapa orang yang akan ikut kalian…untuk sekarang silakan kalian ke aula pelatihan saja untuk memperkenalkan diri !”
Sesuai perintah ka Pandora…kami pun pergi ke aula pelatihan untuk memperkenalkan Tesa dan Noel kepada para anggota Vermelia Rose. Pengenalan ini dipimpin oleh ka iris karna kami membicarakan misi ini ke ka iris juga.
“PERHATIAN SEMUANYA !”
Para anggota Vermelia Rose pun langsung berhamburan berkumpul dan membuat tesa dan Noel menjadi gugup
“hari ini kita kedatangan anggota baru !”
“WANITAAA !!!”
“YUHUUUUU!!”
“YEAHHH !!!”
Para laki – laki langsung kegirangan dan tidak terkendali ( apa sebegitunya mereka senang ?)
“DIAM !! biarkan mereka memperkenalkan diri ! ayo, perkenalkan diri kalian !”
“baik !”
Walaupun tidak segugup Noel, sepertinya Tesa lebih percaya diri. ya…itulah sisi hebat dari Tesa
“Namaku Teresa ! mulai sekarang aku akan bergabung di team Vermelia Rose ! kalian bisa memanggil ku Tesa dan…..aku adalah teman sekamar Ao !”
“hah !”
“Ao !?”
“yang benar saja !?”
Para pria menatapku dengan tatapan pembunuh…sepertinya aku dalam bahaya…
“a…aku Noel ! mulai sekarang Noel akan bergabung dengan kalian ! mohon bantuannya !”
“(hohhh !)”
“(imut juga !)”
“(pemalu ya ?)”
“dan….Noel teman sekamar Ao juga !”
“MATI SAJA KAU AO !”
“SEMUA PEREMPUAN UNTUKMU !”
“YANG BENAR SAJA !”
Sepertinya aku akan benar – benar mati….seseorang tolong aku....
“begitulah ! mereka ini adalah pemula yang baru bergabung….jadi tolong jaga sikap kalian !’l"
“Baik !”
Tiba – tiba Erick dan Narmaira datang ke arah ku
“sepertinya semakin ramai saja ya Ao !?”
“Erick ! dan ka Narmaira !”
“Cahooo…..”
Ka narmaira langsung merangkul ku dengan tangan kananya.
“Ao…apa – apaan ini ! makin banyak wanita saja yang kau bawa….apa aku harus membuat team saja ya dengan mu ?"
“be…begitulah (kau hanya mengincar para wanita saja kan !)”
“apa mereka yang memutuskan untuk bergabung ?”
“begitulah Erick ! mereka itu…teman – temanku yang juga mengalami hal seperti kita…mungkin sudah saatnya mereka bangkit”
Setelah mereka memperkenalkan diri…ka Iris langsung mengumpulkan orang – orang yang mendapat misi langsung dari ka Pandora…yaitu aku, Tesa, Noel, Rin, Erick, Yuna, ka Narmaira dan seniornya ka Iris dan ka Krau, dan ini adalah misi pertama ku dengan ka Krau.
“Ka Krau ! ini merupakan misi pertama kita bisa bersama !”
“benar juga ! aku belum pernah satu misi dengan mu ya Ao ! dan kau juga mengalami Perkembangan yang hebat sudah bisa di tingkat 2 secepat ini !”
“aku harus cepat menjadi kuat ! agar bisa sekuat ka Iris !”
“begituya ! aku akan lihat kemampuan mu !”
“dan….kenapa Yuna juga ikut di misi ini ?”
“emm….i..itu….”
Yuna sedikit kebingungan setelah aku menanyakan hal itu
“ohhh…aku belum memberi tau mu ya ? Yuna ini adalah Adikku !?”
“ehh !? benar kah ? aku tidak tau ?”
“emmm....sudah ku bilang jangan beri tau Ao bukan ?”
“memang nya kenapa ? kau memang adikku kan ?”
“Tau ah…..”
Yuna meninggalkan kami berdua dan berkumpul ke kerumunan para wanita
“apa kalian tidak cukup akur ?”
“ya begitulah….memang susah menjadi seorang kaka, tapi….aku juga mempunyai tugas untuk melindungi nya bukan ?”
“yaa….kurasa itu benar ! karna yuna adalah bagian dari keluarga mu !”
“benar, walaupun sikapnya begitu…dia tetap keluarga ku yang berharga !”
Kita pun melakukan beberapa persiapan karna perjalanan kita cukup jauh. Dengan jarak sekitar 600 Km…itu akan memakan waktu sekitar 1 hari dan mungkin kita akan menginap di luar benteng.
“baiklah ! misi kali ini mendatangi hutan Foxter yang jaraknya sekitar 600 Km dari sini…walaupun ini lumayan jauh ! tapi jangan hilangkan lah Semangat kalian ! ayo berangkat !”
“Baik !”
Dan begitulah….kami pun berangkat ke hutan Foxter dan mendapat sedikit petunjuk mengenai dunia ini…
to be continue....
__ADS_1