Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S3) a Problem With Savria Angelo #End


__ADS_3

Aku dan Noel pun memasuki ruangan ini, dan ternyata ini adalah ruangan penelitian karna ada beberapa barang seperti tabung dan jas para peneliti


“Sepertinya ini ruangan penelitian !”


“Ao, di depan sana !”


“Emm ?”


Kami pun melihat ruangan dengan tulisan Dokter Savria, yang berarti kemungkinan besar dokter Savria ada di sana


“….....Ini dia, kau siap Noel ?”


“Ya ! Ayo temui dia !”


Kami pun membuka pintu itu dan berhasil masuk ke dalam, di ruangan ini terdapat tabung besar seperti halnya saat aku menemukan Sheri, namun bedanya tabung ini tertutup dan dalamnya tidak terlihat.


“(lagi – lagi ada tabung seperti ini ! apa jangan – jangan akan ada kejadian seperti ini lagi ?!)”


“Ao !”


“Ahh !”


Ternyata, dari balik tabung itu muncul seorang wanita yang memakai pakainan tempur prajurit Pure inferno, sepertinya ini merupakan yang nomer 3


“jadi kau kah yang ke 3 ? selain Geil dan Arin ?!”


“Ya, salam kenal ! namaku Shizuka ! aku merupakan asisten pribadi dokter savria !”


Itu berarti, dokter savria memang berada di sini !


“kalian para penyusup, aku akui kalian cukup hebat bisa sampai ke tempat ini, sepertinya Geil dan Arin terlalu meremehkan kalian !”


“Geil mu itu masih menahan pasukan kami ! tapi Arin telah berhasil kami kalahkan ! sekarang ini dia sedang tidur nyenyak di depan ruangan ini !”


“……(mereka tidak membunuh Arin ?) b-begituya ! kalau begitu !”


Dia pun mengeluarkan pisau dari saku nya, Benar juga, dia salah satu dari ke 3 prajurit tertinggi pure inferno ! pasti dia juga kuat !


“Sepertinya tidak ada cara lalin selain menghabisi kalian ! Bersiaplah Kalia-Hyaa !!”


BRUAKKK !!


“…………”


“…………”


Saat dia sedang berlari ke arah kami, dia pun tiba – tiba tergelincir dan terjatuh, bahkan pisaunya pun bergelinding ke depan kami


“Aduh duh ! Hidungku berdarah !”


“……Ao, apa kau tega mau melawannya ?”


“……Entahlah Noel, tapi dia tetap musuh bukan ?”


Aku pun mengambil pisau miliknya dan dia pun menyadari gerakan ku.


“Hem ! begituya, kalian telah menyiapkan perangkap rupanya ?”


“(mananya yang perangkap !)”


“(mananya yang perangkap !)”


“jadi akan seburuk inikah pertarungan pertamaku !”


“(ini pertarungan Pertamamu ?!)”


“(ini pertarungan Pertamamu ?!)”


“[Sudah cukup ! Shizuka !]”


“Ehh ?!”


Suara siapa itu ?! dari mana datangnya ?! apa jangan – jangan itu suara Dokter savria ?!


“Tapi dokter savria ! mereka adalah penyusup yang mau membahayakan mu !”


“[sudahlah, lebih baik segeralah keluarkan aku dari sini, dan lagi, kau itu tidak bisa bertarung bukan ?]”


“Ugh….b-baiklah !”


wanita bernama Shizuka itu pun melakukan sesuatu pada komputer di belakangnya, dan tiba – tiba, dari sisi belakang tabung di depan kami ini, sepertinya terbuka sebuah pintu karna keluar asap dan genangan air dari tabung itu


“Dokter savria ! bajumu !”


“Terimakasih Shizuka !”


Orang itu pun berjalan turun dari tabung itu, dan itu berarti, wanita ini ! adalah dokter savria !


“Noel !”


“aku tau !”


“Yaa, Sudah lama sekali tidak melihat kalian, Ao ! noel !”


“jadi kau kah dokter savria ?!”


“Ehh ? kau bahkan tidak mengenali wajahku ? Ya, emm…itu wajar sih !”


Kenapa sikapnya santai sekali ? padahal kami di sini, menodongkan senjata kami ke arahnya !


“Aku punya permintaan kepada kalian berdua, ini adalah permintaan pertamaku setelah keluar dari tabung itu setelah sekian tahun !”


“(Sekian tahun ?) Permintaan ? “


“Ya, Aku ingin…”


Permintaan apa yang ingin dia bicarakan itu, apa dia pikir kami akan menuruti kemauannya.


“MEMELUK KALIAN BERDUA !”


“Ehh ?”


“Emm ?”


“Gimana ?! Gimana ?! Boleh kan ?”


Ehh ? Peluk ?


“……Apa tujuan mu ?”


“Cuma peluk ko ! tidak ada maksud lain !”


“…….Bagaimana Noel ?”


“Boleh saja sih !”


“YEY !”


Dia pun tiba – tiba berjalan mendekat ke kami, namun anehnya, harusnya aku yang mengeluarkan sikap waspada ini, manah menurunkan todongan pistol ku dan menerima begitu saja pelukan darinya itu


“………….”


“………….”


“Aku senang sekali kalian berhasil menemukan ku, aku sangat bersyukur kalian baik – baik saja !”


“!!!”


“!!!”


Aku pun kaget karna dia memeluk kami sambil menangis, apa yang terjadi sebenarnya !


“D-Dokter Savria !”

__ADS_1


“Ahhh, Benar juga ! maaf jadi kelamaan memeluk kalian ya ?! Ohh, apa Shizuka juga mau ikutan di peluk ?”


“B-Bukan itu ! Kenapa Dokter savria malah memeluk musuh kita ? dan bahkan menangis seperti itu ?”


“Emmm….Ya, Situasinya sulit di jelaskan ! Jadi, apa tujuan kalian datang ke mari, Ao, Noel ?”


“……....”


Sepertinya nole tidak bisa bicara apa – apa, kalau begitu…


“Kedatangan kami ke sini untuk menangkap mu Dokter Savria, kalau kau tidak mau terluka, lebih baik turuti saja dan menyerah lah dengan damai ! kalau tidak, terpaksa kami harus melakukan kekera-“


“BAIKLAH KALIAN MENDAPATKAN KU !”


“Ehh ?”


“Dokter savria !!”


“Shizuka ! Sudahlah, turuti saja ! lagian kau juga tidak bisa bertarung bukan ?”


“…Ugh…i-itu tidak benar ! aku masih bisa bertarung !”


“Hemm, itu memang benar sih, Tapi…kurasa mereka berdua bukan lah tandingan mu ! jadi menyerah sajalah Shizuka ! dan turuti saja apa keputusan ku !”


“…..…....k-kalau dokter Savria bilang begitu... baiklah”


Entah apa yang di pikirkan Dokter savria ini, tapi setidaknya kami berhasil menangkapnya, sekarang lebih baik segera kembali.


“Wah ! wah ! sepertinya aku ketinggalan acara utama !”


“!!!”


Tiba – tiba entah dari mana, Todoroki ini muncul dengan sendirinya !


“Todoroki !”


“Jadi, Savria ! kau malah mengkhianati kami dan malah membantu manusia ?”


Ehh ? jadi dokter savria membantu para reaper ?


“apa yang kau bicarakan todoroki ? tidak lihat kalau mereka berhasil menangkap ku ? sekarang ini aku adalah milik mereka !”


“……begitu ya, kalau begitu, aku harus merebut kau kembali dengan paksa !”


Dia pun mengeluarkan pisau nya, Ini gawat ! Todoroki masih dalam penelitian dan tidak di ketahui cara mengalahkannya


“ARIN !!”


“BOSS MEMANGGILKU !!”


DUARRRR


Tiba – tiba prajurit bernama Arin yang harusnya masih pingsan itu datang dan menghantam ke arah Todoroki


“Hoho ! Boss ! kau akhirnya keluar dari tabung mu ya ?!”


“Arin ! dia adalah todoroki yang sering ku bicarakan itu !”


“hoho ! jadi dia kah lawan yang sudah di takdirkan untuk ku itu ?! Hehe ! inilah yang aku tunggu – tunggu !”


“kau mengerti situasinya kan…Arin !”


“Tentu saja Boss, Semoga…kau dan yang lainya berhasil mencapai dunia baru !”


Ehhh ?! t-tunggu, apa maksud dari kata – kata nya itu ?


“ayo segera pergi dari sini, arin akan menahannya sebisa mungkin !”


“Ao !”


“….....Baiklah, ayo pergi !”


“Hem ! kalian pikir bisa lari dari ku !”


“CIHHH !”


Kami pun berhasil melarikan diri karna bantuan dari arin itu, entah situasinya jadi seperti ini, tapi setidaknya dokter savria menuruti tujuan kami


“….hik….hik…”


“Tunggu ?! kenapa kau menangis ?”


“…....Tahan tangisan mu Shizuka ! harusnya kau tau kalau Arin ku tugaskan untuk melawan Todoroki ! kau harus relakan kepergiannya !”


“…Hikk…b-baik dokter savria !”


“kenapa kau malah biarkan prajurit mu melawan Todoroki sendirian ?!”


“Ao….biarkan lah Arin melakukan tugasnya ! kau diam saja dan cepatlah bawa kami ke markas kalian !”


Situasi ini benar – benar membingungkan, tapi kurasa semuanya bisa di bicarakan saat kita sudah sampai di zenexter


“kita keluar !”


Kami pun berhasil keluar dari lorong bawah tanah ini, dan ternyata Genbu dan Leo sudah ada di luar sini


“Genbu ! Leo !”


“Ao ! Noel ! Syukurlah kalian berhasil sampai sini, Emm ?”


“Mereka berdua itu ?”


“ahh, ini adalah targer kita Dokter savria ! dan ini asisten nya Shizuka !”


“Yahoo !!”


“Shizuka Otori ! Asisten pribadi Dokter savria !”


“…...…huh ? (kenapa sikap mereka santai sekali padahal tahanan) Ao, apa – apaan situasi ini ?”


“Jangan Tanya Leo, aku bahkan belum paham seutuhnya !”


“pokoknya kita harus kembali dulu ! sepertinya para zombie, Zoa dan bahkan reaper telah mengepung kota ini !”


“(ini pasti karna Todoroki ! ) Ayo ! kita harus kembali ke teman – Teman !”


Kami pun berlari menuju jembatan, dan terlihat kalau kali ini, team savior kami dan para prajurit pure inferno sedang kewalahan menghadapi para Zombi, Zoa, dan Reaper !


“Kita bantu mereka !”


“Ok !”


Pertarungan habis – habisan pun terjadi di jembatan ini, pasukan savior pun dengan sendirinya bekerja sama dengan pure inferno melawan para zombie, zoa dan reaper ini, Lalu…setelah sekitar 20 menit ! pembantaian pun telah berakhir di sini


“Hah…ha…ha…”


Entah berapa banyak musuh yang ku bunuh, tapi katana ku sudah mulai tumpul


“(sepertinya sudah berakhir)”


“Ao ! Noel !”


Rin pun berlari ke arah ku dan noel, dan langsung memeluk kami


“Syukurlah kalian selamat ! aku sangat khawatir !”


“Kami baik – baik saja rin !”


“hehe, Rin selalu saja khawatir !”


“Sepertinya kalian berhasil mendapat target utamanya ya ?”


“…..Begitulah”

__ADS_1


Kami pun semua berkumpun di sebrang jembatan, pasukan tentara kami dan tentara Pure inferno mengalami beberapa korban jiwa


“………….”


“Dokte savria !”


“Ahh, Geil !”


“anda akhirnya keluar dari tabung !”


“begitulah, maaf ya membuatmu kerepotan memimpin pasukan ! tapi sekarang ini serahkan saja padaku !”


“Baik, tapi dokter savria…dimana Arin ?”


“….....saat ini, arin sedang melawan takdirnya !”


“Ehhh ?! kalau begitu aku akan bantu dia !”


“Hentikan Geil !”


“tapi !”


“Sadarlah, aku juga tidak mau kehilangan mu, saat ini biarkan Arin melawan takdir nya !”


“….Ugh…b-baiklah”


Dokter savria pun berjalan ke arah kami para savior


“Seperti yang kalian lihat ! pasukan ku juga banyak yang gugur, dan ternyata pasukan kalian juga ada beberapa yang gugur juga rupanya !”


Ka Iris pun berjalan maju ke arahnya dengan wajah emosi.


“ini karna saat kami sedang berperang ! para reaper dan zoa ini mengepung kami ! kalau saja kau bilang dari awal pada pasukan mu ! kita tidak perlu membuang – buang amunisi kita untuk saling tambak !”


“mau bagaimana lagi, saat itu aku masih di tabung, dan lagi keamanan ku juga adalah prioritas utama !”


“Savria !”


Saat ka iris sedang marah terhadapnya, geil dan Shizuka pun langsung berdiri di depan dokter savria dan menghalanginya


“…....Cihh ! Sudahlah, yang terpenting kalian ber 3 adalah tahanan ku sekarang, kami akan membawa kalian ke zenexter !”


“Hoho, itu artinya aku akan bertemu Pandora ya ! sudah lama sekali tidak bertemu dengan nya !”


“TUNGGU !”


Aku pun langsung maju dan mendekat ke arah dokter savria, Geil dan Shizuka pun langsung menghadang ku


“Ao ?!”


“Apa maumu dengan Dokter savria ?!”


“Shizuka, Geil, aku ada sedikit urusan dengan atasan kalian !”


“Urusan katamu ?!”


“Sudahlah, Geil, Shizuka, tidak apa – apa, Jadi apa urusan nya Ao ?”


“Sini !”


Aku pun menarik tangannya dan membawanya


“hey !”


“Jangan kasar dengan Dokter savria !”


“tidak apa – apa, kalian tenang saja, tapi Ao, memang benar aku tidak terlalu suka di kasar – kasar begini, setidaknya…mainlah dengan lembut karna aku juga wanita !”


“……..(dia ini cerewet sekali !) kita sampai !”


“Ehh ?”


Kami pun berhenti dan berdiri tepat di depan ka Alice


“Ehhh ? a-alice ?”


“…………..”


“kalian pasti ada yang ingin di bicarakan kan ? silakan !”


“………….Emm”


“………Yahh...…itu….”


“(……mereka berdua ini masih saja malu – malu rupanya ! kalau begitu )”


Aku pun diam – diam berjalan ke belakang ka alice dan mendorongya


“Waaa !”


“otohh !”


Ka alice pun masuk ke pelukan dokter savira


“A-Ao ?”


“ini lah rencana ku ! sekarang kau tidak perlu menahan nya lagi ka alice !”


“…………”


Ka alice pun melihat ke arah wajah dokter savria


“K-Kakak ?!”


“…..Hem, Kau sudah besar ya Alice !”


“ugh…hikk….Kakak !”


Pelukan hangat dan tangisan ka alice pun terdengar oleh semuanya, pasti mereka harus memikirkan seperti apa hubungan mereka selanjutnya, Namun tetap, mereka ini adalah keluarga !


To be continue…..


----Extra----


“hah…..hah…..ha…”


“kau membuatku buang – buang waktu ! kau akan mati secara mengenaskan !”


“Hehehe…t-ternyata, kau lebih tangguh dari yang ku duga Todoroki !”


“kau harusnya tau kau bukanlah Tandingan ku, kenapa tidak lari saja ?”


“Lari ? itu tidak ada dalam kamus ku ! dan kau tau !? Aku ini dilahirkan dan dipercayai oleh dokter savria ! untuk melawan mu ! Hyaaa !!”


“………Matilah !”


SRTSSSSS !!


“Aghhhh !”


“…..Hem, hanya buang – buang waktu saja, namun ku akui kau memang cukup tangguh ! walaupun tangan itu di buat dari mesin yang buatan Savria ! tapi ledakan mu itu memang cukup merepotkan !”


“(hah….a-aku gagal….maaf…Dokter savria !)”


“Apa ada kata – kata terakhir ?”


“hah….aku….menantikan….Dunia baru…untuk…manusia !”


“Tidak ada dunia baru ! dunia ini akan segera berakhir seperti halnya hidup mu !”


“ahahaha, Dokter savria….Aku…”


SRATSSSSSS !!!

__ADS_1


__ADS_2