Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S2) Side of World #2


__ADS_3

Saat kami berjalan di sekitar area ini, tenyata kami menemukan para gadis yang sepertinya terdiam karna sedang memeriksa sesuatu


“Ada apa ?”


“Ao ! Erick ! coba lihat ini !”


Saat kami menghampirinya, Ternyata ada bekas sayatan benda tajam di pohon yang dijadikan pagar tempat ini, kurasa dari corak – corak tebasanya, tidak salah lagi ini bekas tebasan dari kuku – kuku Zoa


“Zoa ya ?”


“ya, tidak salah lagi, sepertinya mereka mau merusak pagar pohon ini untuk alasan tertentu”


“…itu…tidak…berguna…bukan ?”


“yaa ! walaupun mereka bisa merusak pintu ini, tapi di dalam sini sudah ada sirkuit air yang menyiramkan Tetoxin, selama ada itu zoa pun tetap tidak bisa mendekat !”


“benar juga ! tapi itu tidak berpengaruh terhadap Mother zoa bukan ?”


“mother zoa hanya menyerang saat ada seseorang di sini, saat tidak diperbaiki, Tower pengawas ini benar – benar tidak ada orangnya”


“begituya…”


Apa yang ka Narmaira bicarakan semuanya benar, lalu kenapa zoa – zoa ini sampai menyerang pagar tempat ini ? apa Cuma untuk menakuti – nakuti saja ?


“pokoknya ! ini juga menjadi sumber masalah yang datang ! ayo cepat kita kembali ke tenda dan menyusun formasi kita”


“Baik !”


Seperti apa kata ka narmaira, kami kembali ke tenda kami dan memersiapkan strategi penjagaan


“sebelum itu lihat ini !”


Ka narmaira menaru selembar kertas yang cukup besar, yang berisikan denah tower dan juga area sekitarnya


“dari mana kau dapat ini ?”


“salah satu pekerja tadi memberikannya padaku, dia bilang dia memilik beberapa dan mungkin akan berguna jika kita memilikinya juga”


Yaa..ini memang sangat berguna jika kita memiliki denah sekitar tower ini


“menurut hasil pantauan kamera di tower penjaga ini, ada 2 area yang selalu di pantau oleh para zoa, yaitu disini ! dan…disini ! 2 area ini ada berkemungkinan akan diserang oleh para zoa !”


“jaraknya cukup jauh ya !”


“yaa, karna itu kita harus membagi menjadi 2 kelompok, tapi yang menjadi malalah adalah, kita juga mendapat area tambahan yang cukup membingungkan !”


“maksudmu yang di pagar itu kan ?”


“yup ! karena itu sedikit mencurigakan juga, itu artinya kita memilik 3 area yang harus dijaga !”


Jika kita terlalu fokus dengan 2 area itu, ada kemungkinan area yang ada bercak cakaran zoa itu akan diserang juga ! dan saat itu pasti para pekerja juga akan dalam masalah.


“seperti yang telah dibicarakan ka narmaira, kita harus membagi menjadi 3 kelompok dan mulai berjaga disana”


“Baiklah ! untuk pembagian kelompoknya, Emm….Genbu..”


“…..iya ?”


“kau kan terkuat dari kami semua, maukah kau menjaga yang area 1 ini sendirian ?”


“…..Bukan masalah….”


“Kyaa ! Aku suka orang kuat !”


“(semua wanita kau suka !)”


“(semua wanita kau suka !)”


“(semua wanita kau suka !)”


“lalu untuk area 2 yang berjaga adalah aku dan Ao, dan area 3 berarti Rin dan Erick ! bagaimana ?"


“………..”


“………..”


“………..”


“Emmm ? ada apa kalian bertiga ? kenapa menatapku begitu ?”


“Tumben kau tidak ingin bersama Rin ?”


“kalian pikir dikepalaku ini isinya Rin saja ya ?”


“Iya !”


“Iya !”


“Iya !”


“(wah ! bahkan Rin juga ikutan !) Ehem….aku ini juga memikirkan area yang unggul untuk mereka berdua, aku memilih Rin Erick di area 2 karna disana ada jurang yang cukup dalam ! karna itu jarak jauh dan menengah akan bagus di area itu !”


“Wahh !”


“Wahh !”


“Wahh !”


“Kaget kalian kompak sekali ya !”


Kami pun mulai berjaga di area masing – masing ! Genbu menjaga area 1, di area 2 ada Rin dan Erick, dan di area 3 ini aku dan ka Narmaira yang berjaga disini


“sampai jam berapa kita harus mengawas seperti ini ?”


“menurut kata pekerja, sirkuit air Tetoxinya sudah bisa bekerja sekitar jam 9 malam nanti, karna itu malamya kita bisa beristirahat ! tapi kata mereka, itu baru sirkuit air mancurnya, belum dengan selangnya !”


“memangnya apa yang terjadi dengan selangnya ?”


“mereka berusaha membalutnya agar lebih tebal, agar lebih kuat dan tidak cepat rusak”


“Begituya..”


Tiba – tiba ada bunyi mencurigakan dari semak – semak yang cukup jauh dari pagar tempat kami berjaga ini


“Ao !”


“yaa, aku juga mendengarnya !”


Ka narmaira mulai mempersiapkan Shotgun nya dan aku juga mempersiapkan katana ku

__ADS_1


“ITU ZOA !”


Zoa yang bersembunyi di semak – semak itu langsung lari saat ka Narmaira menyadarinya


“Aku kejar zoa itu ! ka Narmaira tetap jaga di sini !”


“Ok ! hati – hati Ao !”


“Baik !”


Aku pun mengejat zoa itu, zoa itu berlari cukup cepat, namun aku berani taruhan kalau lariku tidak kalah dari zoa itu


“(Emm ?)”


Zoa yang berari itu berkumpul dengan 2 zoa yang sedang menunggu di semak – semak lain juga


“(jadi 3 ya ! Baiklah)”


Salah satu dari ke 3 zoa itu berlari ke arahku, aku pun langsung melompat dan menerjang zoa itu hingga pedangku menusuk leher zoa itu


“Tinggal 2 ! Emm ?”


Saat aku melihat 2 zoa itu, sepertinya 1 dari zoa itu sudah lari dan 1 zoa ini berusaha menahanku agar temannya bisa kabur dariku


“Cih ! begituya, sepertinya kalian para zoa makin cerdik saja !”


“GAHHH !!”


Aku melaju cukup cepat ke arahnya, saat aku menghembuskan katanku ke arah kepalanya, dia menahan dengan kedua tangannya, di saat itu, aku langsung menarik Pistol magnum ku dan menmbak perut zoa itu


“GAHHH !”


“KENA KAU !”


Tebasanku kini melesat di tubuhnya dan zoa itu pun langsung tumbang


“yang satu lari ya, apa ku kejar saja ya ?”


“Ao !”


Ka Narmaira datang menghampiriku


“Ka Narmaira ?!”


“Skurlah aku tepak waktu, Zoa nya ?”


“2 mati, dan 1 melarikan diri !”


“Baiklah itu cukup ! ayo kembali berjaga di area 3 kita ?”


“..Baik !”


Kami pun kembali ke area 3 kami dan mulai kembali berjaga


“Kenapa kau mendatangiku ka Narmaira ? bagaimana kalau saat itu ada zoa yang datang ke sini !”


“saat itu aku juga memikir kan itu, tapi yang jadi pikiran utamaku adalah, kau mengejar zoa itu terlalu jauh dan kami kehilangan posisimu !”


“Begituya…sepertinya aku memang berfikit seperti itu tadi !”


“kau ini memang cukup ceroboh Ao ! tapi itu bukan sifat yang buruk juga jika itu di dirimu !”


“aku hanya memuji beberapa laki – laki tertentu, kau harusnya sedang dengan itu !”


“Be..begituya !”


Waktu pun sudah cukup banyak berlalu, sekarang ini jam 7 malam dan sepertinya tinggal 2 jam lagi sampai sirkut air mancurnya bisa bekerja


“sepertinya tidak ada zoa lagi yang muncul !”


“Kau benar !”


“HEYYY !”


Tiba – tiba salah satu pekerja datang menghampiri kami !


“Ada apa ?”


“Sirkuit airnya sudah bisa dipancurkan !”


“Ehh ? bukanya kau bilang jam 9 ?”


“kami bekerja secepat yang kami bisa, dan hasilnya kami lebih cepat selama 2 jam !”


“begituya !”


“kami tidak bisa santai dan istirahat jika melihat kalian yang sedang berjuang melindungi Tower ini ! karna itu kami benar – benar seritus mengerjakannya !”


“Syukurlah kalau begitu !”


“dan lagi ! wanita yang disana hebat sekali ! kalian harus lihat !”


“wanita ? jangan – jangan ?”


Kami pun berpindah ke tempat genbu dan yang mengejutkan ada banyak mayat zoa disana dan badan genbu kini penuh dengan bercak darah


“....Ohh…..Kalian !”


“SERAM ! SERAM ! genbu cepat bersihkan tubuhmu !”


“Ahhh..”


“kau bisa istirahat sekarang genbu, mereka bilang sirkuit airnya sudah bisa digunakan !”


“…kalau begitu…aku mandi…dulu…disungai…”


“baiklah, ka Narmaira juga tolong te…te…(apa aku harus bilang ya ?)”


“Emm ? kau mau bilang sesuatu Ao ?"


“te….te…Temani genbu…..”


“…………….”


“…………….”


“Ayo genbu !”


“…Emmm…”

__ADS_1


“(sepertinya aku membuat kesalahan, tapi biarkan lah !)”


Aku pun pergi ke tempat area 2 yaitu tempat Rin dan Erick !


“Rin ! Erick ! sirkuit airnya sudah bisa digunakan !”


“Ao !”


“Begiuya…dimana ka Narmaira dan Genbu ?”


“mereka sedang di sungai untuk membersihkan diri, kalau kau mau, kau juga bisa kesan-!!”


“OGAH !”


“Be..begituya !”


Yaa…pilihan bagus Rin, walaupun aku cukup khawatir dengan genbu


“bagaimana di area 3 ini ? apa ada zoa yang muncul ?”


“yaa, semuanya di habisi Rin yang memakai sniper, aku Cuma menjaganya !”


“itu tidak benar Erick ! kau sangat membantu mengawas juga lewat teropong !”


“ahahah, begituya !”


“baiklah ! ayo kembali ke tenda !”


“Ok !”


Kami pun kambali ke tenda kami, dan benar sana, tower itu sekarang memancurkan tetoxin di sekitar sini agar zoa tida mendatangi tower ini


“begituya…pantas saja mereka menyarankan kita mendirikan tenda disini, disini tidak terkena siraman Tetoxin nya, namun teteap terlindungi”


“ayo siapkan makan dan setelah ka Narmaira dan genbu kembali, kita mulai pelaporan wilayah”


“Ok !”


“aku cari kayu bakar dulu !”


Kami pun menyiapkan makan dan memulai memyalakan api untuk menghangatkan tubuh, saat makan juga sudah jadi, ka Narmaira dan genbu pun akhirnya kembali


“Ohh ! makanan sudah siap ya ?”


“Kalian lama sekali ?”


“..Emm…Narmaira…penasaran….dengan….Tubuhku”


“KA NARMAIRA ?!”


“KA NARMAIRA ?!”


“A…Aku hanya penasarang dengan otot – otot milik genbu saja ! beneran ! percayalah padaku !”


“apa itu benar genbu ?”


“…emm….dia…penarasan…menyentuh…otot – otot ku…”


“…………..”


“…………..”


“MA..MAKAN ! aku lapar nih ! ayo makan sekarang !”


Kami pun kembali makan dan membahas dengan area masing – masing, saat Erick dan genbu melapor dengan kejadian di area mereka, sepetinya dari alasan masing – masing itu, area genbu menjadi tempat penyerangan terbanyak


“sepertinya area genbu cukup banyak diserang, area itu mengarah ke mana ?”


“emm..menurut peta ini, itu menuju bukit yang cukup tinggi”


“Bukit ya…kurasa memang ada kemungkinana banyak zoa yang ada disana !”


“baiklah ! untuk penjagan hari ini, Ao dan Erick akan berjaga pertama, sedangkan para wanita akan istirahat selama 5 jam !”


“Ehh !”


“Ehh !”


“TIDAK ADA….KELUHAN BUKAN ?”


“Ba…Baik !”


“Ba…Baik !”


“kalau begitu ! ayo para gadis kita masuk ke tenda kita !”


“.....Emmm…”


“(aku ingin tidur tenang )”


Aku dan Erick pun mengawas di sini, sedangkan para wanita bisa istirahat selama 5 jam


“Ughh…Erick, aku ke toilet dulu ya !”


“Ok !”


Karna kebelet, aku pun pergi ke toilet yang jaraknya cukup jauh dari tenda


“Fyuhh….Leganya !”


Karna sirkut air pancurannya sudah bekerja, artinya tidak ada zoa yang akan datang ke sini, tapi karna ada polulasi masusia disini, masih ada kemungkinan Zombie atau yang lebih buruk lagi, Mother zoa akan datang !


“Baiklah, ayo kembali…Emm ?”


Saat aku ingin kembali, aku melihat ada seseorang yang berjalan di dalam hutan dengan membawa sejenis lampu untuk penerangan


“(seseorang ? kenapa malam – malam begini ?)”


Dia berjalan pelan, namun bukan menuju ke arah tower ini, malah sebaliknya ?


“(Tungu ! dia mau kamana !? dia bukan ke arah sini ? Huh !?)”


Memang samar – samar, tapi setelah aku sekilas melihat, tenyata Orang itu di ikuti oleh Zoa yang mengendap – endap di belakangnya


“ZOA ! GAWAT ! AKU HARUS MENOLONGNYA !”


Aku pun memutuskan masuk ke hutan dan segera menolong orang itu


to be continue......

__ADS_1


__ADS_2