
“GRAUUU !!”
“Aimon ?!”
Aimon pun menghampiriku dan terlihat kalau dia sangat terburu - buru
“GRAUU !!”
“Ada apa Aimon ?! kau tidak bertarung dangan yang lain ?”
“GRAUU ! GRAUU !!”
“Yahh…walaupun kau menggonggong seperti itu, aku tidak tau apa yang kau bicarakan”
“GR….GRAUUU !!”
“Emmm ?”
Aku melihat kalau Aimon menggonggong ke arah Rumah yang dipakai oleh Dokter savria
“(Aimon menggonggong ke arah ruangan dokter savria ? Tapi aku harus segera menghampiri teman - teman yang sedang di sector 6 !)”
“GERRRRRRRR !”
“Aimon !”
Aimon pun sampai bersikeras menggigit bajuku dan menarik - nariknya untuk segera mengikutinya, Pasti terjadi sesuatu dengan Savria
“Baiklah Aimon ! kita ke sana !”
“GRAUU !”
Aku dan Aimon pun menuju ruangan dokter savria, sebenarnya ruangan dokter savria di bilang aman karna di jaga Shizuka dan beberapa Tentara Pure inferno, tapi karna Aimon bersikeras seperti ini.
“GRAUU !”
“Ahh !!”
Aku pun melihat beberapa tentara pure inferno yang tergeletak tidak berdaya, saat aku aku memeriksanya, mereka pun sudah tidak tertolong
“Ughh, mereka sudah tidak bernyawa, dan luka yang masih cukup baru ini…ini di akibatkan oleh Zoa !”
“GRAUU !”
“Emm ?!”
Saat aku menyadarinya, ada satu Metal Zoa yang sudah mengawasi kami di atap ruangan dokter savria ini
“.…..Pasti memang terjadi sesuatu pada Savria, Aimon, bisakah kau mengurus Zoa itu ?!”
“GRAUU !!”
Aimon pun langsung melompat ke arah metal zoa itu dan berhasil menahannya
“Baiklah !”
Aku pun langsung saja melaju ke pintu masuk ruangan dokter savria ini dan mendobrak nya
“SAVRIA !”
Dan ternyata, di dalam sini benar - benar terjadi sesuatu yang berbahaya
“AO ?!”
“..……….”
“Hoh…Gangguan lagi rupanya !”
Dokter savria yang sedang di lindungi oleh Shizuka dari todongan pistol Hana, tapi…kenapa Hana bisa sampai masuk ke sini ?!
“Hana ! turunkan senjatamu atau kau akan ku tembak !”
“Oii ! Oii ! Lihat dulu posisimu Ao ! saat ini pistol ku ini sedang mengarah kedua orang ini ! ku yakin kau lah yang harus turunkan pistol mu itu !”
“Ughh !”
Aku bisa saja menembaknya, tapi…itu sangat beresiko pada korban yang akan jatuh nanti, selagi itu saat ini dokter savria masih memegang informasi penting
“Ao ! tenang saja, serahkan masalah ini padaku !”
“Savria ?”
“Shizuka ! minggirlah dan berdiri di sebelahku saja !”
“.….T-tapi dokter, apa anda yakin ?”
“Shizuka !”
“.…..B-baiklah !”
Shizuka pun menyingkir dari depan Dokter savria dan berdiri di sebelahnya.
“Hoh…keberanian yang cukup tinggi savria !”
“Jadi, apa maumu Hana ! kau tidak datang ke sini untuk menodongkan pistol itu saja bukan ?”
“DIAM KAU PENGHIANAT ! KAU TELAH MENGKHIANATI KAMI PARA REAPER DAN MALAH BERPIHAK PADA MANUSIA !”
“Hoh…jadi kau marah karna itu rupanya ?”
“KAU DAN MISA MEMANG SAMA SAJA ! MENGKHIANATI MASTER RION YANG TELAH MEMPERCAYAI KALIAN !”
“Jadi…apa mau mu sebenarnya ?”
“.…….aku akan memberikan mu kesempatan saat ini, kembali lah bergabung dengan kami ! kau aset yang lebih penting ketimbang Misa ! kau sangat di butuhkan karna memiliki informasi rahasia tentang tendo agami !”
“.………….”
Dokter savria, memiliki informasi rahasia terkait Tendo agami ?!
“Jadi…apa keputusanmu, Savria ?”
“begituya, kalian tetap ingin mendapat informasi ini saat Pemutihan dunia akan di mulai sekitar beberapa hari lagi ya ?”
“Begitulah, karna itu kau harus tetap berada di pihak kam-”
“Aku menolaknya !”
“.…………..”
Dokter savria….
“Saat ini umat manusialah yang pantas mendapat informasi ini, kalian para reaper memang memiliki tujuan untuk mendapat kan ampunan dari Tendo agami !”
“.…………kau…”
“Tapi sayangnya, kalian tidak memiliki tujuan untuk melawan tendo agami, Padahal kalian memiliki kekuatan yang melebihi umat manusia, tapi tidak mau melawan tendo agami itu sendiri !”
“Hem ! kalian pikir kalian manusia yang lemah ini, dan beberapa demi god bisa menandingi Tendo agami yang telah melakukan semua hal di dunia ini ?”
“itu tidak masalah, walaupun kemungkinan nya kecil, tapi mereka tetap berkeinginan melawan dan bukan menjadi budak Tendo agami !”
“.…………….”
Jadi, itu alasan kenapa Dokter savria berjuang dengan manusia ? tapi entah kenapa…aku merasa dia mengatakan sesuatu yang sedikit aku tidak mengerti
“.……….Begituya…kalau begitu, Matilah !”
“DOKTER SAVRIA !”
DORRR !!!
Tembakan dari Hana pun melaju dan dengan cepat Shizuka melindungi dokter savria dengan tubuhnya
“AGHH !!”
“SHIZUKA !”
“SIALAN KAU !!!”
DORR ! DORR ! DORR !
Aku pun menembaki Hana tapi dia terlanjur melompat mundur dan berhasil melarikan diri
“Sial !”
“AO ! Kau kejar dia ! jangan khawatir dengan Shizuka, dia akan ku rawat !”
__ADS_1
“Baik !”
Aku pun mengejar Hana yang berlari keluar dan menerjang jendela ruangan ini, dan saat sudah di luar ruangan, aku pun merasa kehilangan jejaknya
“Sial ! dia hilang begitu saja ?! padahal jarak waktunya cukup cepat !”
“GRAUUU !!”
“Aimon ?!”
Aimon pun menyadari kalau dari kejauhan Hana sudah kabur cukup cepat dengan menaiki salah satu Metal Zoa !
“Sial ! dia kabur dengan cara itu rupanya !”
“GRAUU !!”
“Aimon ?!”
Aimon pun melangkah ke depanku dan sepertinya dia ingin bilang agar aku menaikinya dan mengejarnya
“Baiklah ! Ayo kerjar dia !”
“GRAUU !”
Aku pun menaiki Aimon, dan berpegangan cukup kuat, dan kami pun mengejar nya dengan kecepatan tinggi
“Itu dia !”
Kejar - kejaran kami pun membawakan hasil, terlihat Hana dengan Metal Zoa nya terlihat cukup dekat
“Dia berusaha keluar dari Zenexter ! kejar dia Aimon !”
“GRAUU !”
Kami pun mengejarnya sampai ke luar zenexter, dan masuk ke Hutan yang dekat dengan Zenexter ini
“(mungkin dengan jarak ini aku bisa menembaknya !)”
DORR ! DORR !
Tembakan ku mengenai zoa nya, tapi karna itu metal zoa, itu tidak berpengaruh pada zoa itu
“CIH !!”
DORR ! DORR ! DORR !
Aku pun terus - terus menembaknya dengan brutal, dan salah satu tembakanku pun mengenainya
DORR !! JLEPP !
“kena ?!”
“Ughh….Sialan !”
Aku berhasil mengenai lengan kanannya, tembakan berikutnya pasti akan mengenai-
JLEPPP !!!
“GRAUUU !!”
“AHH !!”
Aku pun tiba - tiba terjatuh dari Atas Aimon karna mendadak aimon tergulir
“Ughhh..Aimon, Ada apa ?”
“Grauu !”
“Ahh !”
Ternyata Aimon pun tertancap Pisau di kakinya, dan pisau ini kurasa milik…
“Cukup hebat kau bisa mengejar Hana sejauh ini Ao !”
“TODOROKI !!!”
“Hem ! tapi mengejarnya hanya akan membawamu ke tempat kematian !”
Ini gawat ! aku tidak bisa melawan Todoroki di sini, di tambah lagi aku tidak memiliki katanaku, Aimon pun juga tidak bisa lari
“AHH !!”
Dia pun melempar beberapa pisau ke arah Aimon, dengan cepat kau pun berusaha menahan pisau - pisau itu dengan tubuhku
JLEPP ! JLEPP !
“UGHHH !”
Beberapa pisau berhasil ku hentikan, tapi 2 pisau pun tertancap di lengan dan paha ku
“GRAUU !!”
“T-tidak apa - apa Aimon, t-tapi, kalau kau masih bisa bergerak, C-cepatlah lari dari sini !”
“GRAUU !! GRAUU !”
Kalau begini caranya, Tidak ada pilihan lain selain melawannya
DORRR !!
Memang aku harus melawannya, tapi bahkan peluru pistol ku pun menembus tubuhnya
“Hah ! lebih baik menyerah saja Ao ! ini lah kematian mu !”
“.................(sampai sini sajakah)”
“Sampai jumpa !”
Dia pun melempar lagi beberapa pisaunya ke arahku, dan tiba - tiba
WUSHHHHHH !!
“CIH !”
Hembusan angin pun mementalkan pisau - pisau itu, hembusan angin ini jangan - jangan
“Kau baik - baik saja Rival ku ?!”
“Geil !”
“Syukulah aku sepertinya tidak terlambat, pasukan ku akan segera datang ke mari !”
“Bagaimana kau bisa menyusul ku ?”
“Aku di beri tau Dokte savria kalau kau sedang mengejar Hana ! tapi, Sepertinya aku sangat beruntung karna aku bertemu dengan yang satu ini !”
“.…………..”
“Minggir Ao ! saat ini, aku sedang naik darah dan ingin menghabisi Reaper *@!*!&@# ini !”
“.…..Geil”
Benar juga, Arin telah di bunuh oleh Todoroki, tentu saja Geil pasti ingin menghabisinya !
“Yoo, Reaper sialan ! kau berhutang nyawa lagi padaku saat ini !”
“Hem ! geil ! mau main ronde 2 lagi dengan ku !”
“maaf saja waktu itu aku kurang serius ! tapi kali ini kau akan ku bunuh karna telah mengambil Aria dari ku !”
“Aria ? Ahh, gadis yang ada di labolatorium waktu itu rupanya ! benar juga, dia juga bawahan Savria sama seperti mu ! Tapi sayangnya, dia mati dengan cara aku main - main kan tubuhnya !”
“KURANG AJARR !!”
Aku pun langsung menahan pundak Geil
“GEIL ! Lebih baik jangan, kau taukan kita tidak bisa mengalahkannya !”
“DIAM AO ! DIA AKAN KU BUNUH DI SINI SAAT INI JUGA !”
Tiba - tiba hana pun kembali muncul di belakan todoroki
“Todoroki, lebih baik kita mundur, kalau bantuan musuh datang kita akan kena masalah !”
“Hem…kurasa kau benar, kita tidak usah main - main dengan mereka saat ini !”
“MAU KABUR KAU HUH !!”
__ADS_1
“anggap saja aku sedang buru - buru saat ini, aku akan kembali membunuh kalian semua kalau waktu bebas ku datang ! jadi…Nikmati saja waktu kalan sampai aku sang reaper ini mengambil nyawa kalian !”
“TUNGGU !! KAU !!”
BLARRRRR !!!
Tiba - tiba todoroki itu meledak dan mengeluarkan cipratan air yang membuat kami hilang pandangan, dan seketika todoroki dan Hana pun berhasil hilang dari pandanga kami
“Cihh ! dia berhasil kabur !”
“Sudahlah, kita bisa jadi masuk perangkapnya kalau terus mengejarnya, lebih baik kau temui Master mu dan juga Shizkua yang terluka !”
“Bagaimana dengan mu Ao ?”
“Aku juga akan kembali ! Aimon pun juga terluk-Ughh !”
Saat aku mau tumbang, Geil pun langsung menolongku dengan membopong ku
“Bodoh ! kau itu juga terluka ! tenang saja, Shizuka pasti baik - baik saja karna dokter savria akan merawatnya ! lebih baik kita tunggu di sini saja sampai bala bantuan datang !”
“.…….Geil…”
“Emm ?”
“Terimakasih ya !”
“.……….T-Tidak masalah !”
Sekitar beberapa saat setelah nya, bala bantuan pun datang dan kami berhasil diselamatkan, lukaku pun ternyata tidak terlalu Parah, dan cukup dengan pengobatan ringan saja, namun Ka narmaira dan tentu saja Shizuka yang sehabis melakukan operasi pengangkatan peluru masih terbaring di tempat tidur saat Noel sedang merawat mereka berdua.
“Tenang saja Ao, mereka berdua pasti baik - baik saja, Ahh ! kau juga ku harap tetap di dekat ku agar kau merasa baikan”
“Terimakasih ya Noel !”
“Hehehe ! tidak masalah, Ahh ! sebentar ya, aku mau melihat ke adaan Aimon !”
“Tentu !”
Saat Noel sedang melihat ke adaan Aimon, aku pun melihat ke adaan ka narmaira dan Shizuka
“Hey, gimana kondisi kalian !”
“Ahaha ! punggungku masih cukup gatal Ao ! aku selalu minta Noel untuk mengoleskan krim luka tadi”
“Begituya, kalau kau Shizuka ?”
“aku baik - baik saja Ao, ini cuma luka karna kena peluru, kami para kaki tangan dokter savria memiliki tubuh yang kuat ko, luka segini mah tidak akan sak-”
“EITTT !”
“GYAAAA !! DUHH NARMAIRA ! GIMANA KALAU LUKA KU TERBUKA LAGI ?!”
“Ahahah ! jangan berlaga kuat begitu Shizuka ! bilang saja kalau itu masih terasa sakit”
“Hemm !”
“Syukurlah kalau kalian baik - baik saja !”
Tiba - tiba Rin dan Tesa pun masuk ke tenda ini
“Ahhh, Tesa ! Rin !”
“Ao, Ku dengar ka narmaira dan Shizuka terluka ?”
“begitulah Rin, bagaimana dengan ke adaan di sector 6 ?”
“sudah di pegang kendali oleh ka Alice ! jadi semua sudah baik - baik saja !”
“begitu ya”
“Kalian semua pasti lapar bukan ?! Aku bawakan makanan nih !”
“NICE TESA !”
“kalau begitu mari makan !”
Kami pun makan bersama di sini dan sejenak istirahat, rin pun menyuapi ka narmaira dan Tesa membantu juga Shizuka dalam beberapa kebutuhannya
“Ahh, benar juga, Ao…tapi dokter savria minta untuk memanggilmu saat aku bertemu dengannya di jalan tadi !”
“Dokter savria ? dimana ?”
“Dia bilang dia di atas tembok sector 2 ! kurasa dia ada sesuatu yang ingin di bicarakan dengan mu !”
“hem, baiklah ! terimakasih Tesa !”
Karna sepertinya dokter savria memanggilku, aku pun menuju tembok sector 2 dan menemuinya
“.……………..”
“Kau datang rupanya !”
“bukanya kau lebih baik berada di dekat shizuka saja dan mengkhawatirkannya ?”
“Tenang saja, Shizuka itu tidak lemah, Emm…tapi…dia memang sedikit lemah sih…tapi dia tidak selemah itu”
“(jangan ragu seperti itu dong !) Lalu, apa yang mau kau bicarakan ?”
“.……..sepertinya kau mengerti kalau kita tidak memiliki banyak waktu lagi bukan ?”
“Tentang pemutihan itu kan ?”
“Tepat, saat pemutihan sudah di mulai, itu artinya tinggal hitungan mudur dunai ini akan menjadi dunia ingatan atau bisa di bilang planet`s memori, di saat pemutihan terjadi, mungkin tendo agami akan melepaskan jumlah Zoa yang tidak terbatas dan membuat pertempuran terakhir antara umat manusia dengan para Zoa, Zombie dan juga Reaper !”
“.……………..”
“di karna itu, untuk mengurangi dampak dari Pemutihan, setidaknya kita harus mengurangi musuh - musuh kuat sebelum pemutihan terjadi”
“Maksudmu Hana, Todoroki, dan juga Rion bukan ?”
“Rion saat ini sudah di ambangi dengan berkah dari tendo agami yang cukup kuat, karna dia selalu menjalankan apa yang tendo agami katakan kepadanya, Itu artinya mungkin Rion sudah di titik dia sekuat para demi god !”
“sebentar !”
“Ya ?”
“Apa tidak apa - apa memberikan informasi ini pada ku, kau bilang kan kau akan memberitahu ku dan Noel saat waktunya sudah tepat !”
Apa itu maksudnya ini waktu yang tepat itu ? kalau begitu kenapa dia tidak menyuruh Noel juga untuk datang ke sini ?
“.…Kau salah Ao !”
“Ehh ?”
“yang ku bicarakan ini cuma informasi biasa, para demi god juga tau tentang ini, dan lagi pula, mana mungkin aku bicara di tempat terbuka seperti ini kalau ini menyangkut informasi rahasia yang terus ku simpan bukan ?”
“Ahh ! Benar juga”
Benar juga sih, lagian kalau di bicarakan di tempat seperti ini ada kemungkinan seseorang mendengar nya
“lagi pula….”
“Emm ?”
Dokter savria pun membalikan badan dan bicara sambil membelakangi ku
“jika memang saat ini aku memberitahu kan mu mengenai semuanya yang telah ku simpan selama ini sekarang, kau dan Noel pun pasti akan membenciku dan tidak ingin bicara lagi dengan ku !”
Ehh ? apa maksudnya itu ?
“..………Apa maksudmu…dari Membenci mu itu ?”
“.………..kau dan noel akan tau saat waktunya tiba ! yang jelas, saat ini ! waktunya kita umat manusia bangkit dan melawan para reaper !”
“Mengenai itu, kau juga harusnya tau kalau keberadaan Rion masih sulit di ketahui bukan ?”
“benar ! tapi aku tau kalau ada saatnya Rion pasti harus mendatangi Altar kebangkitan saat Pemutihan akan terjadi”
“itu artinya ?”
“benar, setidaknya, satu hari sebelum pemutihan terjadi, Kita harus membunuh semua kaki tangan Rion, dan juga Rion itu sendiri ! ku harap kau siap dengan semua itu Ao !”
“.……….Dimengerti !”
Dengan ini…Dengan ini Semua, kami sudah ada di titik di mana dunia mimpi buruk ini akan benar - benar sampai pada akhir ceritanya, di saat itu, kami semua harus segera mencari lembar baru untuk melangkah ke tempat yang kami percayai, Yaitu tempat akhir dari cerita yang kami semua Percayai !
To be continue….
__ADS_1