Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S2) Demi God Problem


__ADS_3

“Dia sudah mati !”


“Ehh ?!”


Setelah aku meminta ka Pandora mencaritau mengenai pak Charles dan dia menggunakan Dvine Akses miliknya, Dia pun menyimpulkan hal seperti itu


“ma…Mati ?!”


“yaa…Dvine akses ku tidak menemukan adanya tanda – tanda kehidupan


dengan semua data yang kau berikan, jadi kesimpulannya ada dua ! dia sudah mati


atau data yang kau berikan salah”


“begituya”


Aku memang tidak mengetahui begitu banyak tentang pak Charles, hanya beberapa data saja tentangnya…tapi kuyakin data – data yang telah ku berikan padanya sudah benar, apa jangan – jangan memang pak Charles tidak terselamatkan di dunia ini…


“pada adasarnya dia tidak ada di benteng ini, dan terlebih lagi dia sudah cukup lama di luar sana, Kurasa dia memang tidak terselamatkan”


“mungkin kau benar tesa ! padahal dia satu – satunya petunjuk mengenai ingatan ku !”


“ingatan mu ?”


“ahh….Tuan putri belum tau ya, Ao kehilangan ingatannya dan dia hanya mengingat masa lalunya sampai saat dia SMA saja ! karna itu kami berusaha mencari tau tentang itu !”


“apa itu benar Ao ?”


“i..iya..pak Charles adalah saudara satu – satunya yang memberikanku uang dan kehidupan ! namun karna dia sangat sibuk ! aku dibesarkan oleh bibi Maria sampai aku masuk SMP dan bisa hidup mandiri !”


“kalau tidak salah kau bilang ke Noel kalau kau hidup mandiri saat SMA ?”


“yaa ! saat SMP aku masih butuh uang dari pak Charles ! namun begitu aku SMA, Aku sudah benar – benar tidak menerima uang darinya lagi karna aku sudah bisa kerja sambilan !”


“itu berarti ! kau sudah hilang kontak dengannya saat SMA ?!”


“ku..kurasa begitu ! sewaktu aku SMA, dia sudah tidak pernah mengirim pesan !”


“hem…menurut data yang kau berikan, dia tinggal di daerah Kota Busan !”


“yaa…seingatku dia bilang begitu sewaktu dia mengirim pesan !”


“hemm…kenapa dia peduli padamu tapi tidak membawamu bersamanya dan malah tinggal di Busan ?”


Benar juga…itu juga tindakan yang sedikit aneh…jika dia memang sangat sibuk tapi masih mau merawatku, kenapa dia tidak membawaku saja ke tempat tinggalnya…dan terlebih lagi, SMA  Syouran dan kota Busan benar – benar berjarak sangat jauh


“berapa jarak dari benteng ini ke kota busan ?”


“wahh...itu benar – beanr jauh ! mungkin memakan waktu 6 hari untuk sampai disana !”


“begituya…..”


6 hari ? itu terlalu lama, kami akan mengabiskan waktu dan persiapan yang banyak dengan kemungkinan yang tidak diketahui


“apa kalian benar – benar ingin kesana ?! bisa saja setelah kalian pergi sejauh itu, kalian tidak dapat menemukan apapun, karna Dvine akses ku saja tidak dapat menemukannya”


“…………”


“Ao….”


“Bagaimana ini Ao ?”


“pikirkanlah matang – matang Ao ! kau tidak mungkin membawa kami ber 3 ini ke sana dengan kemungkinan menemukannya 0 persen kan ?”


“…..aku tau Rin….kurasa….ini butuh waktu lagi ! jika aku mengingat sesuatu lagi, akan ku bicarakan dengan kalian !”


“itu lebih baik !”


“emm, Noel juga berfikir demikan !”


“ya…aku tidak mau di mobil tank selama 6 hari…aku bisa mati !”


“(sebenarnya kau memang tidak ada niat ikut kan Rin !)”


“baiklah ! aku akan mencatat laporanmu ini Ao ! karna mungkin saja kita mendapat sesuatu kabar tentang masalahmu ini !”


“Terimakasih ka Pandora ! kau memang bisa diandalkan !”


“sama – sama ! setelah ini apa yang kalian ber 4 mau lakukan ?”


“Entahlah…mungkin kembali ke kamar kami saja !”


“jika kalian ber 4 senggang, bisakah aku minta bantuan kalian ?”


“tentu ! apa itu ?”


Setelah kami mendengarkan permintaannya, ternyata dia menyuruh kami datang ke kamar Suzaku untuk mengecek keadaannya, kalau tidak salah suzaku melakukan penyatuan stone nya sejak kemarin. Pasti dia sudah cukup lelah dengan itu


“dia tinggal di ruangan dekat dengan ruangan pribadi ka Pandora ! pasti dia dapat perlakuan khusus !”


“sepertinya ka Pandora berharap banyak terhadapnya ! makanya dia diberikan perlakuan khusus juga !”


“seharusnya Noel juga mendapat yang seperti ini kan ?!”


“emm…kurasa noel sudah cukup senang tinggal bersama kalian !”


“Kau baik sekali Noel ! izinkan aku memelukmu !”


“Aku juga mau memeluk noel !”


CLEKK !


Saat mereka ber 3 lagi berpelukan, aku memfotonya dengan handphone milikku


“Ao ?!”


“kalau kau mau memfoto kami harusnya bilang dulu !”


“ini bagus untuk kenang – kenangan kan ?”


“Kau benar juga !”


“(Foto ini pasti terjual mahal jika aku menjualnya ke ka narmaira ! Lucky !)”


Kami pun sampai di ruangan suzaku dan kami mengetuk pintunya


“Suzaku ! kau didalam ?”


“(siapa itu ?)”

__ADS_1


“ini aku Ao, dan juga ada Tesa, Noel, dan juga Rin !”


“(ohh...penyelamatku dan dewi ku ya !)”


Dia pun membukakan pintunya dan wajahnya benar – benar pucat dan dia banyak mengeluarkan keringat


“Suzaku ! wajahmu sampai pucat seperti itu ?!”


“yaa…aku belum tidur dari kemarin !masuklah !”


Kami pun masuk ke kamarnya yang cukup besar ini, kamar sebesar ini kurasa cukup untuk 7 orang


“Kau belum tidur dari kemarin ?”


“yaa….entah kenapa…penyatuan core ini benar – benar memakan waktu dan energy yang banyak !”


“sudah selesai kah ?”


“aku sudah berhasil menyatukan 2 batu menjadi 1, tinggal 1 kali lagi penyatuan dan Stone ku berhasil terbuat !”


Noel tiba – tiba menyentuh tangan Suzaku dan langsung melakukan Recovery terhadapnya


“lebih baik istirahat saja dulu Suzaku ! kau sudah terlalu banyak kegilangan energimu !”


“Terimakasih Dewiku ! tapi ini tinggal sedikit lagi ! hanya tingal butuh 1 hari lagi !”


“Tapi Tubuhmu pasti tidak akan menahannya ! setidaknya untuk hari ini istirahatlah saja dulu !”


Sepertinya Noel benar – benar menghawatirkan Suzaku, sebenarnya saat aku melihat wajahnya yang pucat itu aku juga sempat sangat khawari ! kurasa dia memang butuh istirahat !


“itu benar suzaku ! istirahatlah untuk hari ini saja ! ayo main game bersama agar kau merasa lebih baik !”


“kalau dewiku dan Penyelamatku bilang seperti itu maka aku tidak bisa menolaknya !”


Kami pun sepeti memanjakan suzaku, aku mengajaknya main bersama sambil


Noel meng recovery tubuhnya agar kembali pulih !


“emmm…aku dan Rin akan menyiapkan makan siang ! apa ada bahan – bahan


untuk memasak disini suzaku ?”


“sayangnya aku tidak perna memasak ! jadi tidak ada bahan – bahan memasak disini !”


“kalau begitu aku dan Rin akan keluar sebentar untuk membeli beberapa bahan – bahan !”


“kau tidak bisa sendiri ?”


“ayolah ikut sajaeRin !”


“ iya..iya..”


Tesa pun menarik Rin yang sepertinya sedang males untuk pergi bebelanja,


mereka pun berdua ke supermarket terdekat untuk belanja beberapa bahan masakan


“emm....untuk makan siang yang enak, apa curry lagi saja ya ?”


“Yaaa ! aku setujuh ! buat juga sepedas seperti yang tadi malam !”


“(dia kembali semangat kalau sudah seperti ini !) baiklah ! Curry ya ?!”


Mereka berdua pun berbelanja bersama lalu mengantri di tempat pembayaran karna supermarket ini cukup ramai


“kurasa…ini saja yang bisa kita lakukan….”


“mau bagai mana lagi Rin…mereka ber 3 sudah sangat dibutuhkan di dunia yang seperti ini…karena itu kita juga harus sebisa mungkin melakukan yang terbaik”


“apa kau tau mengenai khasus Ao ?”


“ada apa dengan Ao ?”


“tentang dia terkena serangan king zoa !”


“Emm…………”


“dia terkena seranga telak ! Penyembuhan noel seharusnya tidak bisa secepat itu dan memulihkan tubuhnya kembali tanpa terluka”


“tapi….walaupun dia memang mengalam hal yang membingungkan kita.…dia tetaplah Ao yang kita kenal bukan ?”


“kurasa kau benar….tapi memang ini sedikit membingungkan…dan kita belum memilik bukti apapun !”


“yaa...kita hanya harus menunggu ! dan bisa berguna untuk nya dan juga Noel”


“Totalnya jadi 127 Petas !”


“Aku yang bayar ! Ahh !”


“Aku yang bayar ! Ahh !”


“(mereka berdua kompak sekali !)”


Setelah mereka membayar ! mereka berjalan kembali ke kamar Suzaku, namun sepertinya mereka melihat seseorang yang mereka kenal


“emm…Rin ! bukanya itu ka narmaira ?”


“jalan saja tanpa melihatnya !”


“Jangan Begitu ! Lihatlah ! bukanya dia sedikit kebingungan ?”


“sepertinya begitu…emm…apa yang dia bawa itu ?”


Setelah berunding sedikit, akhirnya mereka berdua pun memutuskan mendatangi ka narmaira  yang sedang sendirian duduk di bangku taman sambil menatap sebuah kardus !


“ka narmaira !”


“apa yang kau lakukan disini ka narmaira ?! sambil membawa kardus seperti itu ?”


“……………”


Dia menatap rin dan tesa cukup lama…apa mereka berdua dalam bahaya ?


“Be...BENAR JUGA ! ADA KALIAN YA !”


“Ehh ?!”


“Ehh ?!”


Mereka ber 3 pun kembali ke kamar Suzaku dan kami semua berunding sedikit dengan apa yang ka Narmaira bawa di kardusnya itu

__ADS_1


“HAH ! KAU MEMBAWA KUCING ?!”


“iya ! aku menemukannya saat sedang melakukan misi mengawas di luar benteng ! jarang sekali ada kucing yang masih hidup !”


“kau bicara begitu apa kau mau bilang kalau kucing mau punah ?”


“tidak Rin ! secara teknis kucing adalah binatang yang bisa mengetahui adanya bencana ataupun bahaya…contohnya saat banjir ataupun ngempa, para kucing


ini menghilang dan tidak diketahui keberadaanya !”


“benar juga ! aku juga sempat mendengar kabar seperti itu ! lalu kenapa kau membawanya ?”


“aku putuskan untuk memeliharannya ! tapi…”


“tapi ?”


(di kesampingkan itu…ini merupakan kejadian saat ka narmaira membawa kucingnya ke kamar nya)


“Lihat ! lihat ! aku menemukan kucing putih ini ! dia cantik kan ?!”


“Wahh ! ini kucing yang imut ! dimana kau menemukannya ?”


“aku menemukannya saat sedang mengawas di luar benteng ! kau juga suka kucing kan Risa ?!”


“yaa….dulu aku pernah merawatnya ! kau juga suka kan Alfina ?”


“emm...sebenarnya aku lebih suka kelinci ! tapi kucing boleh juga !”


“benarkan ! bagaimana kalau kita pelihara saja disini ?”


“kurasa…itu tidak bisa !”


“yaa...kurasa itu memang tidak bisa !”


“ehhh ! kenapa ? kalian kan suka binatang juga ?”


“Soalnya….”


Benar juga…ka Narmaira yang kesenangan tidak melihat posisi ka Alice ada di mana, ternyata dia sedang ada di UJUNG tembok dan berusaha menjauh dari kucing itu


“ka...ka Alice ?”


“KU ! KUCING ?! kalau kucing aku…ha…..HACHOOO ! HAAAACHOOO !”


“Alice itu alergi bulu kucing !”


“makanya kita tidak bisa memeliharannya disini !”


“………..emm.......Alfina, Bisa pegang sebentar kardus ini !"


“ehh…tentu !”


Ka narmaira pun mengeluarkan catatanya yang selalu dia bawa kemana saja dan mencatat sesuatu yang penting


“hem…Alice Rendo…Kelemaha adalah kucing !”


“BERHENTI MENCATAT KELEMAHAN ORANG LAIN !”


(………cerita selesai……..)


“dan begitulah, karna itu aku tidak bisa merawatnya disini !”


“(sudah kuduga dia memang berbahaya)”


“karna itu ! bisakah kalian merawatnya ?”


“sebenarnya aku tidak masalah ! tapi aku kurang bisa merawat binatang !”


“dan terlebih lagi…kalau kita melakukan misi lebih dari 1 hari…siapa yang akan merawatnya bukan ?”


“be…benar juga !”


“Meowww ?!”


“Diane…..”


Ka...ka narmaira menamai kucing itu dengan nama temannya…kurasa itu malah membuatnya tambah tidak tega untuk meninggalkannya


“Meowww !”


“tu...tunggu Diane ! kau mau kemana ?!”


Kucing itu melompat dan sepetinya dia datang ke arah Suzaku dan yang mengagetkan kucing itu duduk di pangkuan suzaku yang sedang duduk di kursi


“………”


“Meowww !”


“sepertinya kucing itu menyukaimu Suzaku !”


“kucing ini…dia memilihku ?”


“Meoww !”


“……hemm…baiklah ! biarkan aku yang merawatnya !”


“Kau ! Kau serius Suzaku ?! kukira kau adalah musuhku tapi kau berhati baik rupannya !”


“dengan kemampuanku yang dapat berpindah tempat dengan cepat ! akan mudah untuk merawatnya meskipun aku berada di tempat jauh bukan ?”


“benar juga ! kalau begitu Mohon jaga dia dengan baik ya Suzaku !”


“Tentu saja !”


“Meowww !”


“Syukurlah diane ! kau mendapat kan rumah sekarang ya !”


Sepertinya ka Narmaira sangat senang, itu bagus untuknya…dengan adanya suzaku pasti tidak akan rumut memeliharannya karna dia dapat berpindah tempat dengan cepat….tunggu…Berpindah tempat ?”


“Suzaku !”


“ada apa Ao ?”


“maukah….Kau membantuku ?!”


“Emm ?”


Akhirnya aku menemukan cara yang tepat untuk memastikan apakah pak Charles masih hidup atau tidak

__ADS_1


to be continue.....


__ADS_2