Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
Rescue


__ADS_3

Sekarang ini kami ber 7 sedang menuju Desa Monto yang berjarak sekitar 23 Km dari jalan utama, anggota kami saat ini ada aku,Rin,Erick,Felix,Yuna,Ka Melissa dan tentu saja ka Iris yang memimpin kami, sepertinya rata – rata team ini adalah tingkat Zero dan tingkat 1. Makanya dalam kasus ini Ka Iris lah yang memimpin kami.


“….em…kenapa kau melihatku seperti itu ? jatuh cinta ya ?”


“Ka Iris, Sebenarnya sebelum berangkat dari sini…aku mendengar beberapa orang yang membisikan sesuatu yang terpikirkan olehku”


“em ? apa itu ?”


“mereka tertawa dan sepertinya bilang “sudah kuduga” setelah pidato mu tadi pagi”


“……merekaya….biarkan sajalah !”


“Tapi ! Itu terkesan seperti Mengejekmu !”


“mereka itu mengetahui titik lemah dari Pekerjaan ini !”


“titik lemah ?”


“benar ! kita ini bekerja dengan team ! kau pasti mendengar apa kata Pandora bahwa bayaran kita itu diberikan dalam bentuk Kelompok”


Benar juga ! seingatku dia bilang dia tidak segan – segan memberikan 5000 Petas bagi kelompok yang berhasil melakukan penyelamatan.


“awalnya ! sistem pembayaran di Team Savior ini adalah 80 % untuk team yang menyelamatkan, dan 20 % dibagikan untuk yang tidak berpatisipasi !”


“20 % ?”


“Benar ! Misalnya untuk misi kali ini Kami mendapat 2 misi yang setiap misi bayarannya adalah 4000 Petas. Itu berarti total yang kita dapat adalah 8000 Petas jika kita berhasil ! team penyelamat pun mendapat 6.400 Petas dan team yang tidak berpatisipasi mendapat 1.600 Petas”


“Begituya….mereka tetap mendapat bagian meskipun mereka tidak terpilih”


“mereka memanfaatkan cela menguntungkan itu, untuk bertahan hidup dengan cara tidak menonjol saat aku menilai mereka”


“Itu berarti dia mempermainkan mu bukan !? kenapa kau tidak menghentikannya !?”


“……sadarlah Ao !”


“HAH !?”


“di dunia ini, ada yang namanya Ketakutan. Jadi wajar saja mereka melakukan itu untuk bertahan hidup ! tidak semua orang, Keras kepala Sepertimu !”


“Ugh….Maaf”


“aku tidak butuh mereka yang berhati pecundang seperti itu ! di dunia ini ! Aku putuskan untuk Membantai Mereka yang Telah mengambil segalanya dariku !”


Ka Iris pun, Menjadi savior karna suatu alasan, benar juga ! Kami Semua disini Berdiri dan berjuang karna adanya balas dendam ! Rasa amarah inilah yang membuat Kami Kuat !


“Desa Monto sudah dekat !”


Kami berhenti di pinggir jalan dan harus berjalan menuju desa Monto, karna desa ini berada di dalam hutan. Tidak ada Akses yang memungkinkan Mobil untuk masuk ke dalam.


“Baiklah ! kita akan membuat 2 kelompok untuk situasi ini ! tidak ada yang boleh gegabah dan bertindak sendirian ! untuk kelompok ku Yuna dan Felix ! dan sisanya akan masuk ke kelompok Ao ! Melissa ! kau juga bersama Ao !”


“Baik !”


Dalam team ini ! kelompok dibuat agar kami bergerak serentak dan Ka iris tidak memerintah satu per satu ! ini lebih efisien dalam pembentukan perintah dan juga formasi.


“baiklah ! bersiap – siap selama 10 menit”


Kami melakukan persiapan sepeti memastikan senjata dan perlengkapan kami ! aku harus Fokus dan berhati – hati agar tidak membuat kesalahan disini !


“kita bertemu lagi ya Ao !”


“ka Melissa ! senang melihatmu ! ohhh, gadis ini Rin ! dia teman ku !”


“salam kenal Rin !”


“….emm….salam kenal….”


“dan…sepertinya aku harus memperkenalkan nya juga !”


Ka Melissa menarik laki – laki bernama Erick itu ke arah kami.


“Tunggu ! kenapa kau memaksa !”


“dia Erick ! mukanya memang seram ! tapi dia baik ko !”


“…………..”


“…….emm ?”


Dia melihat ke arah Rin cukup lama, tiba – tiba wajahnya memerah dan dia berbalik badan.


“E…Erik….sa….Salam Kenal”


“!?”


“!?”


“hehehe…..malu – malu kucing ya ?”


“KAU DIAM SAJA !”


Sepertinya team ini akan baik – baik saja ! kuharap begitu.

__ADS_1


“Baiklah ! apa semua Siap ?”


Ka iris mengumpulkan kami dan kami akan segera masuk ke hutan.


“kalau begitu ! Ayo Berangkat !”


Kami masuk ke dalam hutan yang lumayan lebat, tujuan kami adalah Desa monto yang menurut berita ada seseorang yang menetap disana ! bahaya jika berlama – lama karna bisa saja Zoa akan menyerangnya.


“…..Ao….”


“….emm ?”


Tak disangka, tiba – tiba Erick bicara padaku.


“ada apa ?”


“apa kau dekat dengan Rin ?”


“emm….yaa...kita itu teman satu ruangan, ada apa memangnya ?”


“a…apa dia…di dalam kamar juga seimut itu ?”


“ehhh !? Imut ?”


“Su…Sudahlah ! jawab Saja !”


“i…iya…begitulah…”


“begitu ya….”


Dia menatap ke arah rin yang ada didepannya lagi.


“Cinta Ya ?”


“BUKAN !”


Tiba – tiba ka iris mengangkat tangannya ! kami pun serentak berhenti dan melihat kodisi.


“mereka disini !”


terlihat di depan ada beberapa zombie dan ada 1 Zombie Hexter disana.


“Ka iris ! ada 1 Hexter disana ! tapi dia terlalu jauh dan terhalang beberapa zombie !”


“Heh ! Matamu bagus juga Ao !”


“Ka Iris !?”


“he…hebat !”


“dia menembak zombie jauh bahkan menggunakan revolver yang tidak memiliki kekeran ! sudah kuduga dari kapten kami !”


Dia memang benar – benar hebat ! kuharap aku bisa cepat sekuat dia.


“Habisi Sisanya !”


Kami maju serentak dan menghabisi sisanya hingga membuka jalan untuk masuk ke desa Desa Monto.


“….ada 8 zombie….tidak ada type lain”


“habisi mereka !”


“BAIK !”


Kami menetralisir desa ini higga tidak ada Zombie lagi di desa ini.


“sepertinya sudah semua !”


“emmm….seharusnya dia ada di desa ini ! kita berpencar secara kelompok dan cari tarket kita !”


Kami berpencar mencari target kami, Desa ini lumayan besar ! ada kemungkinan dia bersembunyi di rumah – rumah. Kamipun mencari ke setiap rumah.


“emmm….desa ini lumayan bagus juga ! ada tembok yang mengelilingi desa ini !”


“beberapa saat sebelum gempa itu terjadi, desa ini masih beroprasi ! namun sekarang sudah ditinggali dan ada beberapa wargannya yang sudah tiggal di Zenexter”


“mereka sempat membetulkan rumah – rumah ini ya ? terlihat dari bangunanya yang dibangun ulang !”


“benar ! awalnya mereka hanya menyadari itu hanya gempa biasa ! tapi beberapa hari kemudian mereka semua sudah diserang oleh para Zombie dan Zoa ! yang selamat hanyalah beberapa orang yang berhasil lari dari sini”


“…….kejam sekali”


Tidak ada waktu untuk memikirkan kejamnya dunia ini, aku juga harus berjuang untuk menjadi kuat dan melindung orang – orang yang tidak bersalah ini.


“HEYY !!! DISINI !!”


Erick berteriak dan sepertinya dia menemukan target kita.


“ka Melissa !”


“Ayo !”


Kami berdua berlari ke arah teriakan dan kami menemukan Erick !

__ADS_1


“Erick !”


“Ao ! Ka Melissa ! Disini !”


Dia menemukan 3 Orang yang terkapar pingsan ! yang membuatku kaget adalah mereka masih anak – anak. Ka Melissa pun langsung memeriksa kondisi mereka !


“……….”


“bagaimana ?”


“……..mereka masih bernafas namun nafasnya tidak beraturan ! Erick ! kau panggil Ketua ! Ao ! kau tetap disini untuk berjaga !”


“Baik !”


“Baik !”


Erick pergi untuk melapor dan beberapa saat setelah Erick pergi, Rin pun datang.


“Rin ?! dari mana saja kau ?”


“Toilet ! bagaimana kondisi mereka ?”


“entahlah….tapi kata ka Melissa, nafas mereka tidak beraturan”


Tiba – tiba terdengar bunyi tembakan dari arah pintu masuk Desa !


“Apa yang terjadi !?”


“kita harus kembali ke team kita !”


“Tapi ?”


“Ao ! Rin benar, kita harus kembali secepatnya, ayo kita gendong mereka !”


Kami menggendong ketiga bocah ini dan bergegas menuju team lain di pintu masuk desa ! saat sampai disana, sekumpulan Zombie datang dari pintu masuk ! jumlanya diluar batas penglihatan kami.


“A…Apa !”


“Bagaimana bisa sebanyak itu !”


“Kalian berdua Bantu Mereka ! turunkan anak – anak itu !”


Kami membiarkan ka Melissa merewat mereka dan bergegas membantu menjaga pintu masuk desa ini.


“Ao ! Rin ! Bagaimana Terget kita ?”


“Sudah dirawat ka Melissa !”


“ok…ayo jaga tempat ini !”


Beberapa kali tembakan kami keluarkan hingga persediaan Ammo kami hampir habis !


“Ketua ! mereka masih banyak ! persediaan ammo kita hampir habis !”


“…….cihh…..emm !?”


Ketua menyadari ada sebuah penutup gerbang desa ini yang bersandar di tembok.


“Felix ! kau cek penutup gerbang itu ! apakah masih kuat atau tidak !"


“Baik !”


Felix berlari menuju penutup gerbang itu dan memeriksa apakah benda itu masih bisa digunakan atau tidak.


“Ketua ! ini dibuat dengan sangat baik ! dia memakai kayu jenis- !”


“BUKAN ITU YANG INGIN KUDENAR ! KATAKAN SAJA ITU KUAT APA TIDAK !”


“Kuat !”


“baiklah ! habisi mereka yang berada di dekat pintu masuk ! dan tutup dengan benda itu !”


Kami mengabisi beberap zombie didepan, lalu menutup nya menggunakan penutup gerbang itu dan mengikatnya sekencang mungkin.


“baiklah ! apa itu bekerja ?”


“sepertinya butuh penahan juga !”


“baiklah ! ambil barang – barang yang menurut kalian berat ! dan tahan gerbang ini !”


“baik”


Kami mengumpulkan barang – barang yang ada di desa ini dan menumpuknya sebagai penahan gerbang ini.


“baiklah, Kurasa ini cukup ! mereka juga sudah sedikit Berkurang !”


“tapi ketua ! kita malah terlihat terkurung disini !”


“Tenanglah Yuna ! kita harus memastikan Target kita aman, jika kita berlari sambil membawanya ! itu juga mengurangi formasi ! kita akan istirahat disini dulu ! tapi kita akan pergi besok secepatnya agar Zoa tidak menyerang kita”


Ka Iris memutuskan kita harus bermalam disini ! terlebih lagi ! dengan Sibuknya Ka Melissa yang sedang mengobati ke 3 orang itu ! kita memang harus tetap bertahan disini sementara.


to be continued....

__ADS_1


__ADS_2