
Di pagi harinya pun, setelah tesa sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit, ka pandora pun bilang padaku untuk membawanya ke padanya, karna itu kami berdua pun langsung menuju ruangan ka pandora ini
“Pagi ka Pandora !”
“Pagi ka Pandora !”
“Ahh, Kalian ternyata ! Pagi ! kemari dan duduk lah !”
Seperti biasa, ka pandora pun sedang menikmati sarapan paginya di meja makan ruangan ini, kami pun di persilakan duduk dan ikut makan bersama ka pandora
“Jadi, bagaimana kondisimu sekarang Tesa ?”
“Cukup baik ka Pandora, aku sudah tidak lagi merasakan nyeri akibat bekas operasinya !”
“Sayang ya, memang bagus kau sudah sembuh, tapi itu pasti jadi bekas di tubuh mu !”
“Begitulah, ku harap bekas luka ini bisa hilang !”
“Hemm…bagaiman pendapatmu dengan itu Ao !? kau pasti marah karna Todoroki itu menyakiti Tesa bukan ?”
Kalau itu sih, tanpa perlu ditanya pun…
“Tentu Saja ! Sekarang ini tesa pun menjadi korban nya juga, kurasa kita harus secepatnya menghentikannya !”
“Hoh…lalu soal bekas luka Tesa itu ?”
“Sebenarnya aku tidak terlalu memikirkan soal bekas luka, aku juga memiliki banyak yang seperti itu ! Asalkan tesa selamat, itu sudah sangat melegakan bagiku !”
“.…(Ao)”
“(hoh….menarik juga )”
“Emm ?”
Entah kenapa, tesa wajahnya jadi merah, dan Ka pandora sepertinya malah senyum - senyum sendirian begitu…ada apa ya ?
“Baiklah, ini masih pagi, dan kita ada rapat siang nanti sekitar jam 11, kalau begitu bagaimana kalau kalian berdua ikut dengan ku”
“Ehh ?!”
“Tentu, tapi kemana ?”
“Sudahlah ikut saja ! ayo !”
“.…(masa….ka Pandora mau…Aku dan Ao…)”
“Emm ? (ada apa sih memang nya ?)”
Kami ber 3 pun berjalan menuju kamar milik ka pandora, biasanya ka pandora istirahat di sini, bahkan Pak sieg pun sedang berjaga di depan kamar ini
“Ahh, Tuan Putri !”
“Sieg ! siapkan beberapa perlengkapan untuk rapat siang ini, setelah selesai, pergilah ke Sektor 2 dan panggilah Iris untuk segera memulai rapat !”
“Baik tuan putri !”
Pak sieg pun pergi meninggalkan kami ber 3 di sini
“Baiklah, Ayo masuk !”
Kami pun masuk ke kamar nya, dan kamarnya sedikit masih dalam perbaikan, namun ini hampir 80 % sudah selesai
“kamar ku ini masih dalam 80% di perbaiki ! tapi aku pastikan tidak akan ada suara yang masuk ataupun apapun yang akan mengganggu kalian di sini !”
“(S-sudah ku duga !)”
Mengganggu kami ? memangnya apa yang harus kami lakukan di sini ? apa melanjutkan perbaikan kamarnya ?
“Tentu saja Sieg sudah bersihkan kamar ini, jadi kalian tidak perlu ragu lagi memakainya !”
“A-Anu…ka Pandora !”
“Emm ? ada apa Tesa ?”
“A-apa..apa ini tidak apa - apa ? a-aku masih sedikit ragu ! terlebih kalau Ao…”
“Aku ? Aku kenapa tesa ?”
“(hemm, Begituya ! jadi tesa belum bilang ke Ao rupanya ! baiklah)”
Tiba - tiba ka pandora pun berjalan mendekat padaku, Lalu…
“Prajurit Savior ! Ao !”
“Ahh !!”
Saat ka Pandora memanggil namaku dengan nada Sipil ! aku pun langsung berdiri tegak dan hormat padanya !
“Siap ! ka pandora !”
“sekarang ini, kau akan ku berikan misi yang harus kalian putuskan ! janjilah kalau kau dan juga tesa tidak akan mengecewakan ku !”
“Tentu ! aku pasti akan melakukan yang terbaik !”
“Bagus !”
“(T-Terbaik ?!)”
Lalu, ka pandora pun menepuk pundakku, Dan….
“Ao, Segeralah Buat keturunan, dengan tesa di sini !”
“.……………”
“(KA PANDORA !)”
“.……………”
Aku pun masih mencerna apa yang ka pandora bicarakan tadi, dan tesa pun tiba - tiba menutup wajahnya dengan wajah yang memerah itu
“Ehh…E-Ehh ? m-maaf, tadi itu ap-”
__ADS_1
“Buatlah keturunan di sini bersama Tesa, Sersan Ao !”
“.………..HAH ?!”
keturunan ?! maksudnya….Aku dan tesa ?!
“aku akan berikan kalian waktu, dan silakan saja menggunakan ruangan ini !”
“T-Tunggu Ka pandora ! apa - apaan ini ! kenapa di saat begini aku dan tesa malah harus….”
“Ini keputusan ku Ao, dan ada alasan di balik semua ini ! akan ku ceritakan semuanya kalau kalian sudah mengambil keputusan kalian ! Baiklah, nikmati waktu kalian, aku keluar dulu ya !”
“t-tunggu ! ka pandora ?”
BLAMM !!
Bunyi pintu di tutup dan sekarang ini aku dan tesa hanya berduaan saja di kamar ini,
“(b-bagaimana ini ?!)”
“.……..(Ao pasti juga kebingungan dengan semua ini, Tapi…) A-Ao…”
“I-Iya ! A-ada apa ?”
“.……………”
Gawat, aku malah kelihatan gugup di depan tesa begini, ini mendadak sekali dan aku bingung harus bicara apa
“a..anu tesa, begini…mengenai ini...”
“Ao”
“Ehh ?”
Dia pun ternyata sudah duduk di atas kasur itu, dan dia pun menepuk - nepuk kasur itu seolah menyuruhku duduk di sana
“bagaimana kalau duduk dulu ?”
“(*Glek*)A..ahh, benar juga”
Aku pun duduk di sebelahnya, dan suasananya jadi cakung begini
“Pasti kau kaget ya…mendadak kejadiannya jadi seperti ini”
“B-begitulah, jadi kau sudah tau tentang ini ya ?”
“(*blushh*) B-begitulah”
Aku pun melihat kalau tesa wajahnya makin memerah, jadi selama ini dia tau semua ini ? apa jangan - janga waktu di rumah sakit itu ? dia sudah tau semuanya ?
“Emm ?”
Aku pun menyadari kalau kasur ini ternyata benar - benar empuk
“(kasurnya empuk juga, pasti akan enak kalau tidur di sini ! Tidur ?)”
TUNGGU !! kenapa jadi malah mikir ke sana ! kembalilah Sadar Otaku ! jangan di makan oleh kasur penggoda ini !
“Tesa ?”
Tiba - tiba tesa pun berdiri dan melihat ke luar jendela
“Tesa ? ada apa ?”
Aku pun mengikutinya dan melihat ke luar jendela juga
“.…………”
“.…………”
Kami berdua pun, melihat hal mengerikan yang terjadi di zenexter ini, dimana negara ini sudah cukup hancur dan banyak sekali orang - orang yang menangis dan resih melihat kehancuran rumah mereka
“Ternyata…banyak orang yang mencintai negara ini ya Ao ?”
“Kau benar, dulu zenexter adalah negara yang kuat, sistem di sini bagus dan juga Ka pandora sangat mementingkan keperluan penduduk nya ! aku pun juga berfikir ini negara yang nyaman dan hangat. Tapi…”
“Yaa, Dunia ini denga mudah nya melenyapkan semuanya, Tangisan, Rasa sakit, Amarah, terdengar sampai hari ini !”
“.…………”
Semuanya…adalah salah Dunia ini….dan juga Tendo agami itu
“Ao !”
“Emm ?”
Aku pun melihat mata tesa baik - baik, dia sepertinya meyakinkan aku dengan apa yang dia pikirkan
“Aku…Akan tetap memegang janji kita ber 4 !”
“.…Tesa…”
“kita harus bersama - sama berjuang ! soal ini atau apalah ini ! itu bisa dipikirkan nanti ! selama dunia ini belum aman ! tidak akan ada dunia selanjutnya yang menjadi tujuan kita Ao !”
“.….Jadi itu kah keputusan mu ?”
“Yaa !”
“.……………(tidak ada keraguan di pandangannya itu….) Baiklah, kalau itu keputusan mu, maka aku juga kan mempercayaimu tesa !”
“Ao !”
Kepercayaan kita bersama, kalau akan ada hari esok dan akhir bahagian di dunia ini ! dan kita pasti akan mendapatkannya, Lalu…kalau semua itu telah terjadi.
“dan juga…Tesa !”
“Emm ?”
Aku pun menjulurkan tanganku padanya
“di saat kita sudah sampai di mana dunia ini aman, maukah kau hidup bersama ku ?”
__ADS_1
“Ao…..”
Mungkin ini lah saat nya memberitaunya, kalau dia lah sosok yang aku tidak ingin kehilangan diri nya sama sekali !
“hehehe, Tentu !”
“Benar kah ?!”
“Yaa, karna itu…”
Dia pun meraih tanganku dan kita pun saling bergendengan
“kita harus saling melindungi, agar tidak ada di antara kita yang sendirian !”
“Tentu ! aku pasti akan melindungi mu, Tesa !”
“Hehe, Aku juga sama !”
Dengan ini, yang harus tinggal kami lakukan adalah, mencari akhir bahagia kami
“Kalau begitu, ayo bicarakan ini dengan ka pandora !”
“Benar juga !”
Kami pun secepatnya keluar ruangan ini sampai - sampai mendobrak pintu ini terlalu kencang
BLARRR !!
“Baiklah !”
“mari kita cari ka pandora !”
“aku sudah dengan semuanya”
“WAAAA !!”
“WAAAA !!”
Ternyata, ka pandora pun mengawasi kami di luar kamar ini
“Ka pandora ! kenapa masih di sini ?!”
“Tentu saja mengawasi kalian ! Tepatnya, sambil melihat CCTV kamar ku ini !”
“KAMARMU ADA CCTV NYA ?!”
“KAMARMU ADA CCTV NYA ?!”
“Yaa, makanya aku sudah tau semuanya !”
“.…………”
“.…………”
apa jadinya kalau kami sampai terfikir untuk berbuat yang dia mau itu ! dan dia bisa melihat semuanya !
“Jadi…itu kah keputusan kalian berdua ?”
“.………Begitulah”
“.………Begitulah”
“.…..Hem,Begituya, kalau begitu maka ya biarlah, Ayo, kita ada rapat yang harus di bicarakan !”
“Baik !”
“Baik !”
Kami pasti, bisa mendapatkan apa yang kami percayai, walaupu hal itu adalah mimpi buruk bagi dunia ini, tapi itulah akhir dunia yang kami inginkan !
To be continue…..
---Extra---
~Acara Spesial : wawancara langsung dengan para pemain savior : The Nightmare world bersama Autor~
“YAHOO !!! Autor di sini ! karna savior : the nightmare world sudah hampir sampai di akhir pertempuran, saatnya mewawancarai para pemain yang berperan penting dalam Novel ini ! untuk pertama - tama ! tentu saja dengan tokoh utamanya !! TUAN Ao Stevel !”
“...........Tuan ?!”
“Emm…Prajurit atau Sersan Ao Stevel !”
“Hemm, itu lebih baik !”
“Baiklah, untuk pertama - tama, apa tidak apa - apa kami mewawancarai mu di saat seperti ini ?”
“Tidak masalah, tapi aku tidak memiliki banyak waktu ! aku harus kembali berlatih bersama para guru ku !”
“b-baiklah (sepertinya dia sibuk sekali !) Emm…nama Ao Stevel ! lahir 31 Agustus ! berbintang Virgo !”
“Benar !”
“emm ? tunggu, ternyata kita lahir di hari yang sama ya !”
“Benar kah ? ngomong - ngomong aku juga belum tau namamu ?”
“aku ? aku ini Autormu Ao !”
“HAH ?! Ao ?! Itu kan namaku !!”
“yaa, aku juga namanya Ao !”
“TIDAK MUNGKIN ! NAMA ! TANGGAL LAHIR ! KENAPA SEMUANYA SAMA ?! SIAPA KAU SEBENARNYA ?!”
“Emmm..(aku mau bilang kalau aku yang menulis karakter dia tapi salah juga…) Yaa, itu tidak terlalu penting, bagaimana kalau kita lanjutkan saja wawancaranya ?”
“TIDAK ! INI PASTI ADA YANG TIDAK BERES ! KALAU KAU ADALAH DOPPELGANGER KU ! ITU ARTINYA AKU AKAN DALAM BAHAYA……..KA IRIS ! KA MISA ! BYAKKO ! AKU BUTUH LATIHAN LAGI !!”
“.……….”
Dan akhirnya…wawancara pun gagal karna Tua-Prajurit Ao Stevel meninggalkan Studio untuk kembali berlatih !
__ADS_1