
"Maaf mengganggu mu di hari persiapan mu ini Erick, Tapi maukah kau menemaniku untuk belanja persiapan hari ini ?!”
“…..E…Eh ?! Ri..Rin ?!”
Salam, Namaku Rin Ergrey, saat ini aku sedang ada di depan kamar Erick dan berencana untuk mengajaknya ber-belanja persiapan untuk Operasi Tendo Agami 2 hari lagi, Sebenarnya, kalau untuk belanja persiapan saja aku bisa lakukan itu sendirian, tapi belakangan ini aku jadi teringat kembali khasus Erick yang terluka saat melindungiku dari Serangan Monho waktu itu, saat itu mungkin aku sudah minta maaf dan kurasa semua kembali normal, tapi ternyata aku masih memikirkan masalah itu sehingga membuatku tidak tenang. Karna itu, Tujuan utamaku hari ini adalah meminta maaf yang sebenar - benarnya sehingga perasaan tidak tenang ini hilang
“A…Anu…Rin…Emmm”
“Ahh, kau sedang sibuk ya ? kalau begitu maaf mengganggu waktumu, aku bisa sendirian saj-“
“TENTU SAJA TIDAK SIBUK ! TOLONG TUNGGU DISINI SELAMA 5 MENIT ! AKU AKAN KEMBALI !”
BLAMMM !!
Erick pun menutup pintunya dengan sangat kencang
“Ba…baik !”
Sepertinya ini bisa berjalan dengan lancar, karna Operasi tendo agami nanti sangatlah penting, kurasa aku harus menghilangkan semua beban ku sehingga tidak mengganggu saat sedang misi nanti
Lalu….10 menit pun berlalu
“……...….(ko dia lama ya ? padahal bilangnya 5 menit saja…)”
Tiba – tiba pintu kamar Erick pun terbuka dan ternyata dia sepertinya sudah siap untuk perg-Emm ?
“Maaf menunggu lama Rin ?”
Dia keluar dengan pakaian yang sangat rapih, apa dia akan nyaman berpakaian seperti itu ?
“Kenapa kau berpakaian rapih seperti itu Erick ? kitakan Cuma mau belanja kebutuhan perlengkapan saja ?”
“E…Eh ?! a..apa ini berlebihan ya ?”
“Emm…Kurasa itu memang be-!!(Tu…Tunggu ! kalau aku bilang itu berlebihan, pasti dia akan masuk ke kamarnya lagi dan ganti baju lagi, itu pasti akan memakan waktu banyak)”
“Be ?”
“Be…BENAR – BENAR COCOK UNTUKMU ! Kau terlihat Keren !”
“……………..”
“Emm ? ada apa Erick ?”
“ma...makasih !”
“Emmm..kalau begitu ayo segera mulai belanjanya !”
“I..iya (gawat...Aku hampir saja mati kesenangan tadi ! dia memang tidak bagus untuk jantungku)”
Kami pun segera berangkat menuju pusat perbelanjaan senjata dan bertemu dengan pak Apolo untuk melakukan perawatan senjata kami
“Pagi pak Apolo !”
“Emm ? Wohhh ! Rin dan Erick bukan ?!”
“Benar ! kami mau melakukan perawatan senjata kami !”
“Silakan ! Silakan !”
Kami pun menaru senjata kami dan menitipkannya kepada pak apolo
“Apa ini mau di Upgrade sekalian ?!”
“Boleh, dan tolong aku juga pesan beberapa peluru tambahan ! kalau Erick ?”
“A…Ahh ! Ya, aku juga !”
Dia sepertinya sedikit sibuk dengan Hp miliknya, apa aku memang mengganggu kesibukan nya itu ya
“Apa kau memang lagi sibuk Erick ?”
“E….Eh ?! kenapa kau berpikir begitu ?”
“habisnya dari tadi kau memegang Hp mu terus, apa itu Client mu atau kau memang ada rencana hari ini ?”
“Ti..Tidak ada ko ! jangan dipikirkan. Ahhh, Pak Apolo ! aku juga tambahan Peluru dan Upgrade juga ya !”
“Woke !”
Setelah beberapa menit, pak apolo pun mengeluarkan senjata dan peluru tambahan kami yang terlihat semua sudah siap
“Silakan ! senjata dan peluru tambahan kalian !”
“Baik ! jadi berapa semua ini ?”
“Tidak Usah ! aku berikan Gratis untuk kalian berdua !”
“Ehh ?”
“kenapa ? kami berdua punya uang ko ?!”
“Bukan – Bukan, kalian akan menghadapi Misi penting kan 2 hari lagi, anggap saja ini lah yang bisa dilakukan kami para orang tua, karna kami semua disini, berharap pada kalian semua para Savior !”
“Pak Apolo…Terimakasih ya !”
“Terimakasih pak Apolo !”
“Hehehe, Tidak masalah !”
Beliau begitu baik, tidak disangka dia memberikan harga gratis untuk ini, ternyata para orang tua memang men-support kita sampai Sejauh ini
“kalau begitu, kami titipkan senjata ini dulu ! karna kami mau membeli beberapa keperluan, besok akan kami ambil kembali !”
“Tentu !”
“Ok, Ayo Erick !”
“ba...baik !”
Kami pun segera berganti tempat menuju Mall pakaian langganan, karna aku juga membutuhkan set sepatu baru untuk misi nanti
“kau masih membutuhkan sesuatu Rin ?”
“Sepatu ! kalau aku pakai yang lama, itu sudah cukup licin, ada kalanya beli yang baru saja !”
“Sepatu ya ! kurasa aku juga ingin membelinya !”
“(syukurlah, sepertinya kita sudah kembali bicara normal ! kalau begitu aku cukup lega !) kalau begitu Ayo !”
Kami pun masuk ke toko pakaian langganan ku dan membeli sepasang sepatu tempur, kami pun saling bicara dan aku yakin aku akan memberanikan diri untuk meminta maaf yang setulus - tulusnya
“Baiklah ! terimakasih telah menemaniku Erick !”
“Sa..Sama – sama !”
“La…lalu…Emm…apa, apa ada yang mau kau lakukan juga ?!”
“Ehh ?!”
“a…aku kan sudah puas dengan apa yang ku perlukan, sekarang giliranmu, aku temani ko !”
Malu sekali bicara seperti ini, tapi aku sudah bertekad untuk membuatnya senang hari ini
“(ri…Rin berinisiatif untuk menemaniku juga ?! kau Imut gila Rin !) SE..SEBENTAR !”
“Emm ?”
Dia pun berbalik badan dan sepertinya melihat Hp nya kembali, yaaa..dia bilang aku tidak mengganggunya hari ini, jadi akan ku tunggu saja keputusannya. Lalu, setelah 2 menit dia melihat Hp nya
__ADS_1
“Ma..maaf menunggu lama !”
“jadi ? ada yang mau kau lakukan ?”
“NONTON DI BIOSKOP !”
“Ehh ?! bioskop ?”
“benar ! aku mau nonton di bioskop !”
“….Erick, Kau tau kan kalau sudah tidak ada film baru lagi setelah duni ini dimulai, apa kau mau nonton film - film lama ?”
“ti..tidak apa – apa kan ! sekali – kali aku juga mau bersantai di bioskop agar aku tenang saat melakukan Operasi Tendo Agami nanti !”
Film ya…kurasa itu tidak buruk, aku juga tidak pernah ke bioskop mall ini karna aku menyadari pasti tidak ada film baru
“Yaa, Boleh saja ! Ayo !”
“(YESSS !!) Ayo ! Ayo !”
Kami pun ke lantai atas gedung ini, dan menuju ke bioskop nya, saat kami masuk bioskop ini pun, tempat ini sepi dan tidak banyak orang disini
“ini cukup sepi ya ?!”
“tentu saja, sudah ku bilang kan kalau Bioskop sudah tidak laku lagi, karna tidak ada Film yang baru !”
“kalau begitu ayo lihat – lihat film yang mau diputar !”
Kami pun ke menuju mesin pembayaran dan melihat - lihat film apa yang sedang tayang
“Emmm…sepertinya semua sudah ku tonton”
“Benarkan ! sudah ku bilang lagi, ini hanya ada film – film lama saja, pasti tidak ada yang ser-Emm ?”
Ada satu template film yang sepertinya aku belum pernah tonton, berjudul “Last Claudia”
“last Claudia ?”
“Emm ? Ahh, aku juga tertarik dengan film itu karna belum ku tonton ! apa itu saja ?”
“kurasa…yang itu saja, karna aku juga belum menonton nya !”
“Baiklah ! aku beli tiketnya ya !”
Erick pun melakukan pembayaran di mesin pembayaran ini dan keluarlah dua tiket film Last Claudia ini, kami pun kemudian masuk ke bioskop ini dan sepertinya tidak ada yang menonton film ini karna ini benar – benar kosong
“Waa, kita hanya berdua saja…apa film nya tidak se-seru kelihatan nya ya ?”
“(Ehh ?! berdua saja dengan rin di bioskop yang gelap ini ?! apa mental ku cukup kuat untuk menahannya ?! apa aku akan hilang kendali ?!)”
“Erick ?”
“…..maaf…kau bisa memukulku sekarang !”
“Ehh ?!”
Kami pun duduk sesuai banku yang sudah dibeli, kurasa ini boleh juga, lain kali akan ku ajak tesa, Noel, dan Ao kesini
“ngomong – ngomong Erick, seperti apa film nya ini ?”
“hehe, Soal itu ! akan lebih baik tidak membaca keterangan film agar lebih menarik dan membuat penasaran bukan ?”
“Ahh, benar juga ! tapi dari template nya tadi, kurasa ini akan menjadi film yang bagus !”
……Dan sekitar beberapa jam setelah Film ini mulai…..
“ahhhhhh ! TATSUYA ! kumohon jangan disitu !”
“tenanglah mafuyu, tidak ada yang melihat kita saat ini, aku berani jamin rasanya akan sangat enak !”
“Tapi…tapi !”
“Tenang saja, akan ku tunjuakan kenikmatan yang senikmat surga padamu !”
………Film pun selesai, kami berdua pun keluar bioskop……..
“………………”
“………………”
Mungin…..lain kali, membaca keterangan film akan sangat membantu
“E…Ehem...jadi, gimana film nya Rin ?”
“HA…HAH ?! Ke..kenapa malah membahasnya ?! kau tidak bilang kalau film nya seperti itu !”
“A…Aku juga tidak tau kalau itu film untuk umur 18 ke atas !”
“Lain kali Tolong baca keterangan filmnya dulu dong !”
“Kau juga tidak membacanya kan ?!”
“Ugh…hahhhh…Benar sih !”
Tidak disangka aku akan melihat film yang seperi itu, apa lagi aku melihatnya bersama dengan seorang pria ! maaf kan kakakmu ini Laila ! kakak sudah melihat yang tidak – tidak
“tapi itu film yang bagus ! walaupun akhirnya harus ada adegan seperti itu ya ?”
“..ku…kurasa kau benar, ke..kenapa film seperti itu, di akhirnya ceritanya harus ada adegan kayak gitu sih !”
“(wohhh ! Rin yang berwajah merah dan malu – malu, ini harus ku simpan sebagai kenang – kenangan )”
CEKREK !
“Wa ! Tu..TUNGGU ! KENAPA KAU MEMFOTO KU ERICK ?!”
“i..ini....untuk kenang – kenangan saja ! bo..boleh ya ?! kumohon ?!”
“……...…Emmm….Harganya 1000 Petas !”
“KUBAYAR !”
“CUMA BERCANDA !”
Kami pun keluar dari lantai atas ini dan menuju jalan pulang
“(hahhh…hari yang melelahkan…aku mau langsung tidur begitu saat sampai kamar)”
“Rin !”
“Emm ?”
“ayo kita ke 1 tempat terakhir !”
“Ehhh ? mau kemana lagi ? aku sudah cukup lelah nih (karna berbagai macam alasan)”
“Ayo ! ikut saja !”
“…….baiklah”
Aku pun mengikuti dia dan tenyata, tujuan ini…dia mau membawaku ke restoran yang waktu itu kami datangi bersama, dan saat kami sampai di sana...
“Wahhh ! aku sampai lupa kalau kita memiliki tempat seperti ini !”
“benar ! restoran terbuka dengan pemandangan luas negara ini ! jadi teringat kembali kalau kita pernah kesini berdua juga kan Rin ?!”
“ahh !”
Benar juga, aku belum meminta maaf yang setulusnya kepada Erick, aku hampir saja lupa dengan tujuanku ini
__ADS_1
“A…Anu....Erick !”
“Emm ?”
Aku pun langsung membungkukkan badanku ke arahnya dan membuat dia kebingungan
“Ehh ?! Ri..Rin ?!”
“Erick ! Tolong Maafkan aku atas kesalahan ku selama ini ! saat kita sedang dalam misi monho waktu itu ! keteledoran ku membuatmu terluka sangat fatal ! dan aku malah menyalahkan mu atas keteledoran ku itu ! karna itu tolong maaf kan aku !”
“……………….….”
Dia ko diam saja, apa permintamaafan ku ini kurang tulus ? aku harus melakukan cara lain selain membungkuk seperti ini
“Ahh ! kalau ini kurang ! aku bisa belikan kau sesuatu yang kau suka ! misalnya senjata atau barang mahal yang mungkin mau kau bel-!!“
Tiba – tiba dia sudah ada di dekatku dan menjulurkan tangannya tepat di atas kepalaku, dan mengelus – elus kepalaku
“Kau ini ya…tidak berubah ya, Rin !”
“Ehh ?”
“aku ini ya, tipe orang yang akan lebih senang mendapat kata “Terimakasih” dibandingkan dengan mendengar permintaan maaf seperti itu, jadi kau tidak perlu minta maaf sampai menunduk seperti itu padaku !”
“ta..tapi”
“kalau begitu, sekarang ini aku ingin mendengar kata – kata itu darimu, Coba kau ulangi”
Erick..…benar juga, aku seharusnya tidak minta maaf atas keteledoran ku, tapi berterimakasih karna keberanian dia melindungiku, aku pun menatapnya, dan berikan wajah dengan senyuman setulus-tulusnya
“Terimakasih Telah Melindungi ku..…Erick !”
“Hehehe, Tidak masalah ! Rin !”
Teman ku ini, Sampai segitunya mau merelakan tubuhnya terluka demi melindungiku, kenapa ya...Erick berbuat sampai sejauh itu ?
“Sebenarnya aku sedikit penasaran ! kenapa kau rela melindungiku sampai terluka separah itu ?”
“Ehh ?! So..Soal itu !”
“kenapa ? katakan saja ? aku akan mendengarnya dengan jelas !”
“So..Soal itu ! Emmm….Tunggu sebentar !”
Dia pun berbaik dan mengeluarkan kembali Hp miliknya itu, apa ini….aku kan sedang bicara padanya ! ini membuat ku sedikit kesal. Aku pun berjalan mendekat padanya dan mendorong Hp nya kebawah agar dia melihat ke arah ku
“ERICK !”
“Ehh !?”
“Saat ini tidak ada waktu untuk melihat Hp mu ! sekarang jawab pertannyaan ku !”
“…………..…….”
Dia pun menggenggam Hp miliknya cukup kuat, dan menatapku dengan pandangan yang sangat serius
“Rin….Dengar....”
“i..iya ?”
“..So…Soal itu….itu…karna Aku…..Su…Su..”
“Su ?”
“Su….Su-Dah bertekad bersama mu bukan ?”
………..…………..Eh ?!
“ber..tekad ?”
“Benar ! di tempat ini kita sudah membicarakannya bukan, kalau kita sama – sama kehilangan sesuatu yang berharga ! karna itu, kita harus saling membantu agar bisa menyelesaikan dunia ini Bersama – sama !”
“…..hoh....begituya, kurasa kau benar ! karan itu lah ku melindungiku ya ?”
“Kita sudah janji waktu itu bukan ?! kau dengan adikmu, aku dengan kakak ku ! karna itu kita harus melindungi satu sama lain !”
“Hehehe, kurasa kau benar Erick !”
Aku pun kembali ke meja makan dan mengambil barang belanjaan ku kembali
“Ayo ! sudah saat nya kita kembali !”
“….kau duluan saja Rin, aku masih mau mencari angin disini, dan biar aku saja yang bayar makanan itu !”
“Baiklah ! kalau begitu, sekali lagi aku berterimakasih padamu Erik ! sampai ketemu lagi ya !”
“Ahh ! persiapkan lah dirimu untuk 2 hari lagi Rin !”
“Tentu ! kau juga ya ! sampai jumpa !”
Aku pun pulang dan kembali ke kamarku…senang nya hari ini aku bisa meluapkan apa yang telah mengganggu ku selama ini…Terimakasih ya, Erick !
lalu....Saat itu…Erick yang masih berada di restoran
“……Hah…aku gagal mengungkapkan perasaan ku !”
“Erick !”
“Oiii !”
“Emm ?! Ahhh, Ao ! Tesa ! terimakasih ya karna mau membantuku hari ini, begituya, kalian mengikuti ku dan Rin ya ?! pantas saja bantuan dari kalian sangat membantu !”
“yaa..tapi itu tadi hampir saja Erick ! seharunya kau tidak membaca pesanku di depan Rin !”
“maaf Tesa ! aku tadi panik dan bingung melakukan apa !”
“….Erick….”
“ada apa Ao ?”
“apa kau yakin dengan keputusan mu itu ?”
“……....…..”
Erick pun berbalik dan melihat permandangan Negara ini
“Dia memiliki tekad dan tujuan yang sama denganku, kalau aku ungkapkan perasaanku dan membuat pikirannya jadi berantakan, itu akan membebaninya saat kita sedang melakukan misi ! karna itu, akan ku simpan saja perasaan ini sampai kita benar – benar menemukan Happy Ending kita sendiri !”
“.......Kau, yakin dengan itu ?”
“Tentu Ao ! ini sudah keputusan bulat ku !”
“….Begituya !”
“Kalau begitu ayo kita segera kembali, Emm ?! tunggu, hey Tesa ? kenapa wajahmu senang begitu ?”
“Ehhh ?! se..senang ?! apa maksudmu (duhhh.....kelihatan ya ?)”
“wajahmu senang saat kau mengintai kami bersama Ao, jangan – jangan kau ?!”
“(ke..ketauan ya ?)”
“suka juga sama Rin ya ?”
“ENDASMU !”
“yasudah, Ayo kita kembali, Tesa ! Erick !”
“tu..tunggu aku Ao !”
__ADS_1
“(Yaa…biarkan lah seperti ini dulu, biarkan Rin mencari jalannya terlebih dahulu, karna saat ini, tugasku adalah membuat tekadnya itu berhasil, karna kita memiliki tekad yang sama !)”
to be continue........