
“Ao…Ada yang mau kubicarakan sebentar !”
“Emm ?”
Ka Alice menatapku dengan tatapan serius, aku yang melihat tatapan nya itu langsung menyimpulkan kalau dia akan membicarakan sesuatu yang penting
“….Ada apa ? bicarakan apa ?!”
“Begini Ao….Kau….”
“AO ! KA ALICE ! Kenapa lama sekali ?! Ayo Cepat !”
“……………..”
“Sepertinya ka Narmaira menunggu kita !”
Ka Alice langsung berusaha berfikir sejenak
“Baiklah ! bicaranya nanti saja ! ayo cepat selesaikan masalah mu dulu !”
“o…Ok !”
“ayo !”
Kami pun menghampiri ka narmaira dan melanjutkan perjalanan kami ke mall terdekat, saat kami sampai disana, ka narmaira langsung menyarankan ku untuk membeli baju untuk teman – teman ku, Karna itu kami langsung saja menuju toko baju langganan ka Narmaira
“Disini ! ini toko baju langgananku ! Ayo masuk !”
Tapi, aku sedikit ragu dengan pilihan membelikan baju, karna mereka sudah sangat sering membeli baju dan itu kurasa tidak menjadi sesuatu yang mengejutkan
“ini ! bagaimana dengan ini Ao ?! aku yakin Rin akan suka !”
Ka Narmaira menunjukanku baju yang tentu saja rin pasti akan suka, sepertinya ka Narmaira sudah tau banyak kesukaan Rin, tapi….
“Emm…kurasa ini memang bagus ! tapi kan kita tidak mencari hanya untuk Rin saja, untuk tesa dan noel juga !”
“Hemm…kau benar juga ! aku tau noel suka dengan baju yang manis dan rok yang bisa merambai ! tapi aku kurang yakin dengan pilihanku untuk Tesa karna aku tidak tau kesukaannya !”
“pada dasarnya ! tesa lebih suka baju yang membuatnya mudah bergerak !”
“hoh ! begituya ! akan ku catat !”
“(dia masih saja mencatat kelemahan dan kesukaan orang – orang ya ?!) Emm…dimana ka Alice ?”
Aku melihat ka alice sedang terdiam dan bersandar di pinggiran tembok dan melihat ke arahku, sepertinya dia malah fokus dengan apa yang ingin dia sampaikan padaku, aku pun menghampirinya
“Ka Alice, Sebenarnya apa yang mau kau bicarakan padaku, tatapan mu itu membuatku semakin penasaran”
“…….kalau ada waktunya nanti akan ku sampaikan, Jadi ? bagaimana dengan hadiahnya ? sudah dapat ?”
“Emmm, aku kurang yakin !”
Tiba – tiba ka Narmaira merangkul lengan ka Alice
“kalau begitu ! bagaimana kalau kita mencoba beberapa baju ini ka Alice ! Agar Ao dapat gambarannya ?”
“Ehh ?! kau saja ! kenapa aku ikut – ikutan ?!”
“Sudahlah – Sudahlah ! ayo !”
“Tu..Tunggu !”
Ka Narmaira menarik ka Alice masuk ke ruang ganti yang sama, sepertinya aku yakin hanya dalam beberapa detik saja sesuatu akan terjadi….dan ternyata benar saja tiba – tiba ka Narmaira keluar dari ruang ganti itu dengan benjolan di kepalanya
“…..Dia sadar rupanya ! Hehehe !”
“(ka Alice tidak seceroboh itu ka Narmaira…)”
Ka narmaira pun masuk ke ruang ganti sebelah, aku yang menunggu di sini merasa sedikit gugup karna aku mungkin ingin melihat juga seperti apa mereka dengan baju yang mereka bawa itu..
“(kenapa aku se gugup ini ya…aku kan sudah biasa menemani teman – teman se kamarku membeli pakaian ! apa ini karna mereka ber 2 yang sudah dewasa ya ?!)”
Tiba – tiba tirai dari kamar ganti ka Alice terbuka dan dia keluar dengan baju hitam yang dipilihkan ka Narmaira itu
“Hohhh !”
“Bagaimana Ao ?! apa terlihat bagus ?”
“....a..anu…..Emm…Apa aku boleh berkomentar jujur ?”
“Emmm ? tentu saja ! bicaralah !”
“Itu terlihat sangat cocok untuk mu ka Alice ! kau terlihat menawan !”
“………….”
“Emm ? ada apa ?”
Dia tiba – tiba menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan berusaha menutupi wajahnya yang memerah itu
“SUDAH KUDUGA INI IDE BURUK !”
“MAKANYA AKU TADI MENANYAKAN DULU KAN ?!”
Lalu tirai ruang ganti ka narmaira pun juga terbuka dan ternyata dia memakai baju yang sama dengan ka Alice !
“Bagaimana Ao ? apa terlihat bagus ?”
“……..ya….kurasa…..”
“Emm ? Sepertinya kau kurang puas ya ?”
“ahh ! bukan itu maksud ku ! itu sangat bagus dan cocok untuk ka narmaira ko ! hanya saja aku kurang yakin kalau baju akan bagus untuk kejutan mereka karna mereka sudah sering membeli baju !”
“ohh..begituya ! lalu kau mau beli apa ?”
“…..Apa ya…...Emm ?”
__ADS_1
Saat aku melihat ke arah aksesoris, aku melihat ada sebuah cincin sepasang yang terlihat tidak mencolok namun memiliki motif yang bagus, aku pun menghampiri cincin itu dan tiba – tiba seorang pegawai dari toko ini datang menghampiriku
“Ahh ! pilihan tuan bagus juga !”
“Apa cincin ini Bagus ?”
“itu cincin yang lumayan langka ! kami pun hanya bisa membuat 4 saat ini karna bahan nya terbatas ! dan motif dari cincin ini dibuat oleh pengrajin perhiasan terkenal Tuan Flogrolia !”
Ka alice dan ka Narmaira pun datang menghampiriku karna mereka sepertinya tertarik juga
“ahh, itu memang terlihat bagus Ao ! Sederhana namun menawan !”
“aku juga setujuh dengan narmaira, kenapa kau tidak jadikan cincin itu sebagai hadiah saja ?!”
“Emm…jika ka Alice dan ka Narmaira bilang begitu ! kurasa ini akan jadi hadiah yang bagus ! baiklah akan aku beli !”
Aku pun bicara ke pegawai nya kalau aku mau membeli cincin ini
“Terimakasih ! satu cincin nya seharga 200 Petas ! berapa banyak yang tuan mau beli ?”
“aku beli semuanya !”
“Ehhh ?! Te..Terimakasih Tuan ! akan segera ku bawa ke kasir !”
Pegawai itupun membawa cincin itu ke kasir untuk dihitung
“kau beli semua nya ? apa yang 1 lagi untuk mu juga Ao ?”
“ya, kurasa akan bagus kalau kita ber 4 memakai itu bersama – sama !”
“Begituya, kurasa pasti mereka akan senang !”
“hehe ! kau ternyata peduli sekali dengan teman – teman mu ya Ao ?!”
“Emm…ka Alice, ka Narmaira…sampai kapan kalian akan memakai baju itu ?”
“BENAR JUGA !”
“BENAR JUGA !”
Mereka pun segera kembali ke kamar ganti dan mengganti baju mereka. Setelah itu, kami pun menuju kasir toko ini dan aku menaru baju yang mereka coba tadi di kasir ini
“Ehh ?!”
“kau mau beli baju itu juga Ao ?”
“Sebagai rasa terimakasih ku ! ini semua karna bantuan ka Alice dan ka Narmaira juga ! jadi ini juga hadiah untuk kalian !”
“Ahh, kau ini ya…”
“maaf Ao ! tapi hatiku sudah milik seseorang !”
“DIA TAU !”
“AKU TAU !”
“Ahh ! aku mau ke toilet dulu, ka Alice juga mau ikut ?”
“……..Emm…..Boleh saja !”
“kalau begitu aku tunggu disini saja ya !”
Ka Alice dan ka Narmaira pun pergi ke toilet bersama, Namun saat tadi ka narmaira menanyakan ke ka Alice, ka Alice sempat melihat ke arahku dulu…kurasa dia merencanakan sesuatu
Setelah beberapa saat, ka Alice pun keluar dari toilet itu namun tidak bersama ka narmaira, dia berjalan cukup cepat dan langsung saja menghampiriku
“Emm ? dimana ka Narmaira ?”
Dia langsung menyentuh bahuku dan berdiri di sampingku
“Ao ! Malam ini datanglah ke taman sector 5 jam 8 malam, ini tentang sesuatu yang mau kubicarakan itu !”
“…….mengenai itu ya, tapi ka Alice sampai memikirkannya sejauh ini, Apa itu sangat lah penting ?”
“ini sangat penting untuk mu ! karna itu kau harus mendengarkan ku dan datang saja jam 8 malam nanti ! Mengerti ?”
“……….Baiklah !”
Ka Narmaira pun keluar dari toilet dan menghampiri kami
“Maaf ya aku lama !”
“kalau begitu ! ayo segera kembali !”
Kami pun keluar dari mall ini, dan kami pun berpisah dan kembali ke kamar masing – masing, saat aku sampai di kamarku dan membuka pintu, teman – teman ku sepertinya sedang menyiapkan makan siang
“Aku pulang !”
“Selamat datang !”
“Selamat datang Ao !”
“Hemm...!”
Noel pun menghampiriku sambil memegang gelas yang sepertinya sedang dia cuci
“kau dari mana saja Ao ? makan siang sudah hampir siap nih !”
“Kalian semua ! kemari sebentar !”
Aku pun mengumpulkan mereka semua di meja makan, dan menaru kotak cincin itu di tengah meja
“apa ini Ao ?”
Karna tesa sudah penasaran, aku pun membukanya dan mereka kaget karna di dalamnya ada 4 buah cincin
“cincin ?!”
__ADS_1
“wahh ! ini cincin yang indah ! Noel Suka !”
“kenapa kau membeli ini Ao ?”
“ini kejutan yang ku buat untuk kalian ! aku membeli 4 cincin agar kita memakainya bersama ! bagaimana ?”
“ITU BAGUS !”
“ITU BAGUS !”
“ya..bagus juga !”
Mereka pun memakai cincin itu di jari manis mereka dan syukurlah mereka suka dengan cincin itu
“mungkin cincin ini tidak seberapa nilainya…tapi bukti dari cincin ini menunjukan kalau kita tetap akan menghadapi dunia ini bersama – sama ! karna itu, kita harus menyelesaikan apapun yang telah kita mulai ! yaitu mencari tau tentang cara mengakhiri dunia ini !”
“Hehehe !”
“ini mengkilat !”
“…Hem…bagus juga !”
“(kalian ini ya….)”
Sepertinya mereka tidak mendengarku, tapi aku harap dengan ini mood mereka akan membaik. Lalu, waktu pun berlalu dan malam pun kian datang
“emm ? kau mau keluar Ao ?”
“ya, aku mau membeli beberapa minuman kaleng ! apa kau mau juga tesa ?”
“boleh, aku mau rasa apel !”
“Noel juga mau ! rasa melon ya !”
“aku apa saja…asal kau yang Traktir Ao !”
“iya – iya ! aku keluar dulu ya !”
Aku pun langsung saja menghampiri ka Alice yang sepertinya menungguku di taman sector 5, saat aku sampai disana, ka Alice pun sudah duduk di bangku taman dan menungguku
“ka Alice !”
“ohhh..kau tidak terlambat, bagus juga !”
“jadi..ada apa ?”
Dia mengambil sesuatu dari sakunya dan memberikanku sebuah Flashdisk
“Flashdisk ? untuk apa ?”
“lihat lah baik – baik”
“Eh ?”
Saat aku membalik flashdisk itu, ada tulisan “For Ao” di flashdisk itu
“ini….untuk ku ?”
“aku menemukan itu di tempat kerja pak Charles dan menemukan beberap file lain juga, tapi yang satu ini bertuliskan namamu dan aku tidak memberikannya pada ka iris !”
“…..apa isinya ?”
“aku belum membukannya, tapi aku yakin ada sesuatu yang penting mengenai dirimu di flashdisk itu !”
“………….”
“perusahaan Gaiya milik pak Charles yang telah ku selidiki selama ini, ternyata memiliki kerja sama dengan perusahaan medis milik Dokter Savria, dikarnakan Dokter Savria masih dalam status tidak diketahui masih hidup atau tidak, kurasa pak Charles memiliki status yang sama”
“maksudmu ada kemungkinan pak Charles masih hidup juga ?! sampai mana ka Alice tau semua ini ?”
“Dokter Savria yang melakukan uji obat – obatan adan sampel pada manusia, ternyata selama ini mendapat asupan kelinci percobaan dari pak Charles, karna itu perasaan ku juga tidak enak dengan semua ini Ao !”
Jika benar apa yang ka Alice ceritakan, maksud ka Alice tadi adalah ada kemungkin aku yang dirawat sepenuhnya oleh pak Charles menjadi kelinci percobaan nya Dokter Savria selama ini
“satu – satunya yang belum kubaca adalah file dari flashdisk itu, karna itu aku ingin kau saja yang melihatnya ! tidak masalah kalau kau mau memberitaukan padaku atau tidak”
“....Baiklah !”
Saat aku mau memasang flashdisk ini ke Hp milikku, ka Alice langsung saja menghentikannya
“Tunggu !”
“Ada apa ?”
“kau tidak bisa menggunakan Device milik Negara ini untuk menbaca file penting mu itu, salah – salah itu akan ketahuan oleh tuan putri karna dia memegang semua kendali system di Negara ini”
“Begituya....lalu bagaimana ?”
“kita harus menggunakan device luar ! kau besok sudah masuk kerja bukan ?”
“ya ! liburku sudah selesai 3 hari ini !”
“sebenarnya besok aku akan mendapat misi untuk memeriksa gedung Medis milik Dokter Savria, dan jaraknya tidak jauh dari gedung milik pak Charles itu…karna itu aku akan minta ka Iris agar kau ikut membantu ku, lalu kita akan menggunakan device yang ada di gedung pak Charles itu !”
“bukannya seluruh elektronik yang terhubung dengan jaringan sudah rusak akibat gempa ?”
“…..mengenai itu, sebenarnya alasan aku aku menyarankan mencobanya di gedung milik pak Charles itu, karna ada 1 komputer yang masih menyala disana…aku tidak tau kenapa komputer bisa menyala, tapi itu bisa digunakan selama kita membawa regulator listrik !”
Jika sudah sejauh ini, kurasa aku akan ikut dengan ka Alice karna sepertinya dia juga melakukan ini untuk kepentinganku
“Ok, Aku akan ikut !”
“Baguslah, kalau begitu kita besok akan berangkat jam 6 pagi di sector 2, kita akan menggunakan motor bike saja karna kita Cuma ber 2. Itu juga akan lebih cepat karna kita jadi bisa melewati hutan Hounro untuk memotong jalan !”
“Baiklah !”
to be continue.....
__ADS_1