Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S3) Todoroki Anbu


__ADS_3

Setelah beberapa hal dibicarakan, kini pencarian dokter savria pun menjadi prioritas utama, dalam 1 minggu ini, kami terus mencari keberadaannya di berbagai tempat, informasi mengenainya memang kami dapatkan, tapi informasi itu tidak memberikan penjelasan apapun selain data mengenai hasil penelitian tentang obat – obatan kesehatan saja, Pandora pernah bilang kalau dokter savria memang berkerja sebagai pembuat antitoksin untuk beberapa penyakit, Tapi inti dari permasalahan ini bukanlah mengenai obat – obatan, melainkan kami harus segera menemukan keberadaannya itu.


Lalu, di hari ke 8 ini, tiba – tiba yuna masuk ke tenda ku dengan tergesah – gesah


“Ao ! kita berhasil mendapatkan berita tentang keberada-!!”


“Ahh ! yuna, sebentar ya, Aku sedang ganti baju !”


“i-iya, Tidak apa –apa (pagi – pagi sudah disuguhi beginian !)”


Aku pun selesai bersiap – siap dan berjalan mendekat ke yuna


“Jadi ? ada apa ?”


“Kita berhasil menemukan petunjuk tentang dokter savria, Emm ? dimana teman – teman mu ?”


“Mereka mendapat tugas lain, kau tau kan kalau yang masuk ke dalam team pencarian Dokter Savria hanyalah aku !”


“Ahh, benar juga ! kalau begitu Ayo ! yang lainnya sudah menunggu !”


“Baiklah !”


kami berdua pun menuju ruangan rapat Ka Pandora, saat sampai di sana, sudah ada ka Pandora, ka misa, ka Iris, ka Alice, Byakko, Leo, dan Suzaku


“Maaf kami terlambat"


“Ahh, Yuna ! Ao ! kalian akhirnya datang”


Aku pun langsung mendekat ke arah ka Pandora dan menanyakannya


“Jadi…apa benar kita sudah mendapat petunjuk ?”


“Yaa, Suzaku ! jelaskan !”


“Baik”


Suzaku pun berdiri di depan kami semua untuk menjelaskannya


“mungkin ini bukan target utama kita, tapi saat aku sedang berpatroli bersama Misa, kami menemukan mobil pasukan Pure inferno yang sedang melaju ke arah pantai”


“Pure inferno ?!”


Itu adalah pasukan khusus milik dokter savria, kalau tidak salah ka misa tau tentang hal ini


“itu adalah pasukan khusus miliki dokter savria, aku tau karna aku pernah berhadapan dengan mereka sewaktu aku masih di kawanan Rion, seperti yang kalian lihat ! pure inferno memang pasukan miliki dokter savria, namun pasukan ini sudah sangat terlatih, mereka memang siap untuk mati ! dan tidak mungkin membeberkan apapun tentang rahasia perusahaan, Tapi waktu itu, Hana berhasil membuat salah satu prajurit pure inferno sampai ketakutan, itu artinya tidak semua prajurit pure inferno memiliki tekat sekuat itu !”


“Lalu, dimana kau menemukan mereka ka misa ?”


Ka misa pun mengeluarkan peta dan ada bundaran merah di sekitar perbukitan maharna !


“Sekitar sini ! dekat dengan perbukitan maharna ! ini kawasan yang memang aku jarang datangi, karna kawasannya tidak begitu menguntungkan bagiku karna di kawasan ini selalu saja hujan dan tanahnya tidak rata !”


“Hemm, jadi apa yang kau lakukan saat melihat mereka berpatroli di sana ?”


“dengan sigap, suzaku langsung menempelkan semacam bold petir di mobil tank itu !”


“Ahh, yang sering kau gunakan untuk mengintai itu ya suzaku ?”


“Yaa, namun saat itu yang ku gunakan hanya Bold Detection ! yang artinya hanya pemicu untuk lokasi saja, karna saat itu mobilnya juga melaju dengan cukup kencang !”


Suzaku memang bisa di andalkan !


“jadi, sekarang sudah tidak ada yang perlu di bicarakan lagi bukan ? kita tinggal ikuti saja kemana Bold milik suzaku itu kan ?”


“Itu lah masalahnya Yuna !”


“Ehh ?”


“aku tau aku sudah melempat bold itu di mobil tank nya, tapi saat aku dan misa mengikutinya, Bold ku itu tiba – tiba hancur tepat di pinggiran pantai Sinabu !”


“Ehh ? ko bisa ?”


“…….ada kemungkinan, Mobilnya di ledakan di sana !”


“!!!”


Seperitnya kita terlalu meremehkan dokter savria, tidak di sangka dia sampai seketat itu.


“Kalau begitu petunjuk terakhir ada di sana bukan ? apa sebaiknya kita menyelidiki saja ke sana ?”


“….Hemm, benar apa kata Ao, kita juga tidak tau apa yang harus di rencanakan di sini selagi informasi yang kita punya sedikit ! kalau begitu kita berangkat sekarang, Team yang akan berangkat. Misa, Byakko, Alice, Ao, Leo, Yuna, dan tentu saja Aku juga ikut !”


“Ehh ?! Ka Pandora juga ikut ?!”


“Ehh ?! kau juga ikut Pandora ?!”


“Ehh ?! Tuan putri akan ikut ?!”


“…………..Ada apa ? memangnya aneh kalau aku ikut di misi kali ini ?! aku juga memiliki beberapa masalah dengan nya, karna itu aku akan ikut serta ! penanggung jawab sementara di sini adalah Iris ! dan yang akan back up support adalah suzaku ! kami butuh bala bantuan kalau terjadi apa – apa, karna itu kau mengawasi dari sini dulu suzaku !”


“Baik !”


“aku mengerti !”


“baiklah, mari berangkat !”


Kami ber 7 pun langsung menggunakan mobil tank dan berangkat menuju Pantai sinabu yang jaraknya harus di tempuh selama 15 jam !


“ini akan menjadi perjalanan yang cukup panjang !”


“Kenapa kita tidak pakai suzaku saja dan langsung ke sana ?”


“Suzaku hanya bisa membawa 2 orang saja, Lagipula..di misi ini, aku ingin Byakko, aku dan Alice terlibat, karna itu kita tidak bisa menggunakan suzaku kali ini !”


“Hemm….Aku mengerti !”


“Terimakasih Tuan Putri !”


Sepertinya ka Alice berterimakasih pada ka Pandora karna di ikut sertakan, mau bagaimana lagi, Dokter savria kan kakak nya ka alice, Ka Alice pun…memang tidak bisa lari dari misi kali ini.


“ngomong – ngomong Ao, kau belum makan apapun kan pagi ini ?”


“Emm, kurasa kau benar yuna, tadi kau langsung datang saat aku mau buat sarapan !”


“Hehe, tidak masalah ! Lihat, aku bawakan makanan untuk mu !”


“Hohh, Terimakasih ya, memang tidak baik kalau menjalankan misi dengan perut lapar ! Selamat makan-?!”


Saat aku mau melahap roti lapis ini, aku menyadari kalau semua orang di mobil tank ini melihat ke arah ku


“……Emmm ? ada apa ? apa kalian mau juga ?”


Lalu semuanya pun tersenyum tanpa bilang apa – apa dan kembali bersikap biasa


“ada apa sih mereka ini ?”


“Entahlah, kurasa memang mereka mau ? tapi aku Cuma membawa 1 jadi kau saja yang makan Ao”


“……Emmm”


Aku pun memotong roti ini jadi dua, dan memberikan sebagian pada Yuna

__ADS_1


“ini yuna, kau juga makan !”


“Ehh ?! tidak usah, aku membuatnya untuk mu ko, jadi makan saj-“


“biasanya aku sarapan bersama - sama ! itu akan lebih lezat !”


“…..Emm, b-baiklah !”


Kami pun memakan nya bersama, dan entah kenapa semuanya jadi senyam - senyum dan bertingkah sedikit aneh, apa memang mereka benar – benar mau roti lapis ini ?


Lalu, setelah beberapa jam perjalanan, kami pun sampai di bukit maharna


“di sinilah titik aku menemukan mobil para tentara inferno itu, dan mereka berjalan menuju pantai Sinabu”


“Hem, jarak dari sini ke pantai sinabu hanya tinggal puluhan kilometer saja !”


“Yaa, apa kita sebaiknya melanjutkan perjalanan saja menuju pantai nya ?”


“….Hemm…”


Ka Pandora pun melihat sekeliling area ini, dan sepertinya dia sedang mencari petunjuk yang mungkin ada di sekitar sini


“Misa, katakan ! jam berapa kalian melihat mobil tank para pasukan itu ?”


“Sekitar jam 4 pagi, mereka melaju dari sebelah sana, lalu melewati tempat ini, dan terus melaju sampai ke arah pantai”


“Apa kalian melihat ledakannya ?”


“Tidak, saat itu kami sedikit ketinggalan karna mobil tank itu melaju dengan cepat, karna itu saat kami sampai di pantai, hanya tersisa puing – puing mobil tank nya saja yang memunculkan asap ! aku dan suzaku pun menyimpulkan kalau mobilnya diledakkan karna bekas ledakannya memang cukup besar !”


“Hemm..kalau begitu sebaiknya kita menuju pantainya !”


“Baik !”


Kami pun melanjutkan perjalanan menuju pantai yang sudah tidak jauh lagi dari sini, sesaat sampai di sana, benar saja ada bekas ledakan di atas pasir pantai ini, bekas ledakan yang hitam ini juga menandakan kalau ledakannya cukup besar


“……………..”


“Hemm, mobil tank mereka cukup besar ya ?”


“Ehh ? kau tau dari mana Ao ?”


“Ya, dari ukuran ledakan dan juga puing – puing berserakan ini, bisa di simpulkan kalau mobil tank mereka memang type yang cukup besar !”


“kalau lebih besar ! mungkin Type CSS 5 ?”


“Kurasa ini CSS 7?”


“Ehh ? apa iya ?”


“hanya menebak saja ! jadi, bagaimana selanjutnya ka Pandora ?”


“……….”


Ka Pandora pun diam saja, dan sepertinya memikirkan sesuatu


“Misa…”


“Yaa ?”


“kau mengecek ke adaan mobil tank nya saat kau sampai di sini kan ?”


“tentu saja !”


“Apa saat itu masih berapi ?”


“Yaa, apinya cukup besar !”


“Ehh ? Emm…soal itu, aku tidak begitu melihatnya karna apinya cukup besar !”


“Ada !”


Tiba – tiba byakko mendekat ke arah puing – puing mobil tank itu


“aku merasakannya, ada jiwa yang terlepas dari sini, walaupun aku tidak tau jumlah pastinya, tapi kurasa, ini ada 2 orang yang menjadi korban dalam ledakan ini“


“…Hem…Begitu,ya....kalau begitu, aktifkan Dvine akses !”


Ka Pandora pun mengaktifkan dvine akses nya


“analis sistem yang ada di puing – puing ini ! lalukan scanning pada tahap 7 !”


“[Scaning tahap 7 dilakukan]……[waktu scanning 1 menit ]”


“Ka Pandora, apa yang kau lakukan ?”


“Jika di sini ada jiwa yang mati, dvine akses ku akan bisa menganalisis nya, Tapi ini tidak berpengaruh kalau 2 orang yang mati ini adalah reaper atau semacamnya !”


“Begitu, ya"


“[Scanning selesai]….[tahap simulasi di tampilkan]”


Dvine akses itu pun menunjukan data dengan 2 orang yang tidak di ketahui identitasnya, tidak ada nama, identitas, maupun image wajah sekalipun


“Hemm..gagal ya, memang dvine aksesku bahkan tidak bisa mendeteksi para prajurit Pure inferno, aku tidak tau apa yang dilakukan dokter savria itu pada mereka !”


Memang sangat sulit menemukan keberadaannya, padahal ada petunjuk di depan kami, tapi tetap saja ini petunjuk yang memang tidak pasti


“…..…Emm, Sesuatu datang !”


“Emm ?”


Tiba – tiba ada se ekor anjing yang muncul di tempat seperti ini, mustahil ! ada makhluk hidup di area sekitar sini ?”


“anjing ?! bagaimana dia bisa hidup di luar sini !”


“GUKK !”


“Emm ? ka pandora ! sepertinya dia ingin kita mengikutinya ?”


“……..(anjing itu kan ?)”


“ka Pandora ?”


“Ehh ? ahh, benar juga ! jarang sekali melihat hewan yang masih hidup di luar sini ! ayo kita ikuti !”


“GUKK !“


Kami pun mengikuti anjing itu, dan setelah beberapa langkah kami mengikutinya, ternyata kita malah kembali ke bukit maharna


“Ehhh…ini bukit maharna bukan ? kenapa kita malah jalan ke sini dan tidak naik mobil tank saja ?!”


“Tenanglah yuna, anjing ini melewati area yang banyak pohon nya ! bagaimana bisa mobil tank kita melewatinya kan ?”


“Tunggu ! sepertinya anjingnya mencium – cium sesuatu di tanah !”


“….Emm ?”


Sepertinya aku menyadari sesuatu di bawah tanah ini, tekstur tanah ini sedikit berbeda dari biasannya, apa jangan – jangan.


“Ka Pandora ! apa jangan – jangan…di bawah sini !”

__ADS_1


“Yaa, Aku tau ! Ao, bom peledak ada di mobil tank kita, segeralah kembali ke sana dan-!”


BLAMMM !!


“Emm ?”


“Suara tadi…apa itu ledakan ?”


“Tunggu ! arahnya dari mobil tank kita !”


Kami pun berlari meninggalkan anjing ini dan menuju mobil tank kami, sesampai di sana, ternyata mobil tank kami telah meledak


“Cihh ! apa ini jebakan ?”


“….kurasa begitu…dan penyebabnya adalah !”


Dari sudut buta tempat kami berdiri ini, di sisi mobil yang lain itu, ada seseorang yang berdiri di sana, kami pun menarik pistol kami ke arahnya


“Siapa di sana ?! jangan bergerak !”


“………..”


Kami pun mendekat dan aku menyadari nya kalau itu adalah sosok yang ku kenal


“HUH ?! K-KAU KAN ?!”


“………Hoho, bukanya itu Byakko ?”


“Lama tidak bertemu, Todoroki !”


Bocah todoroki ini ?! yang membakar mobil tank kami ?!


“Jadi kita bertemu lagi, todoroki !”


“Byakko…jadi benar kau sekarang memihak manusia ya ?”


“Begitulah, ternyata di sisi mereka cukup asik loh !”


“Hemm…hanya buang – buang waktu saja ! ku kira kau akan mengabdi dan membantu Rion ! kau tau bukan kalau Rion adalah orang yang paling dekat dengan Tendo agami !”


“aku tau ! aku tau ! kau berkali – kali membicarakan itu !”


Sepertinya byakko cukup terbiasa bicara dengan todoroki ini, Tapi ! Bocah ini ! dia menghanati ka ted dan lari tanpa membantu ka ted


“KAU ! kenapa waktu itu kau tidak membantu ka ted dan malah meninggalkannya ?”


“….Kau…kau Ao bukan ?”


“kau pasti tau aku bukan ?! kau yang bicara dengan ka ted saat kami sedang menghadapinya ! tapi kenapa kau malah meninggalkan ka ted !”


“Hah ? kau dengar sendiri kan dari ted, kalau dia tidak mau pergi dari situ ! karna itu aku membiarkan nya mati di sana ! dia mati dengan sia – sia ! sama seperti hana yang tidak berguna !”


“HAH ?! APA KAU BILANG-!! Emm ?!”


Tiba – tiba, saat aku mau menarik katana ku, Byakko pun menahan lenganku ini


“Byakko ?”


“…..Lari !”


“Ehh ?”


“SUDAHLAH LARI SAJA !”


“Ahhh, T-Tunggu !”


Entah kenapa Byakko pun menarik ku dan kami semua lari darinya ! tapi yang membuat ku heran adalah byakko yang lari dari pertarungan


“Byakko ! ada apa ?! tidak biasanya kau lari dari pertarungan ?”


“Benar ! itu kaya bukan kau saja ?!”


“….Ao…Misa…Aku mengerti yang kalian maksudkan ! Aku juga tidak mau lari dari pertarungan ini ! Tapi kalian tau, Todoroki lah satu – satunya Reaper yang tidak mau aku lawan !”


“APA ?! jangan bilang kau kalah dengan nya ?!”


“Bisa di bilang begitu ! kalau melawan Rion sih aku mau – mau saja ! Tapi…Aku keberatan dengan lawan yang bahkan tidak bisa terluka !”


Ehh ? t-tidak bisa terluka ? sebenarnya Monster macam apa todoroki itu ?!


To be continue…..


---Extra---


“Bagus ! iya ! hajar !”


“….Hey suzaku, kenapa kau malah asik main game di sana !”


“memangnya kenapa ? lagian kau juga tidak ada kerjaan selain duduk di kursi Pandora itu bukan ?”


“Emm, memang sih, tapi bukanya kita mendapat tugas masing – masing ?”


“..….Dengar iris !”


“Iya ?”


“Saat ini ! aku juga melakukan hal yang penting !”


“…………..(Yasudah lahh…)”


“Emm ?”


“ada apa suzaku ?”


“Bold hold yang ku pasang di Ao tiba – tiba menunjukan kalau mobil tank mereka terbakar !”


“EHH ?! YANG BENAR ?!”


“Yaa, dan sepertinya mereka bicara dengan seseorang, Emm ? Bukanya ini Todoroki yang di bicarakan Byakko itu ?”


“Cihh ! sepertinya musuh sudah muncul ! ayo Suzaku ! kita ke sana membantu mereka !”


“…....Apa kau yakin ?”


“Ehh ? apa maksudmu ?”


“Ehem…Misa ! Byakko ! Ao ! dan bahkan ada Pandora di sana !”


“……..Emm, kau benar, satu reaper mana mungkin menghentikan ke 4 orang itu !"


“Tenang saja Iris, mereka pasti akan baik – baik saj-Emm ?”


“Ada apa ? apa mereka sudah menghabisi Reaper itu ?”


“bukan…mereka malah lari dari reaper itu”


“………………..”


“……………….”


“(APA YANG SEBENARNYA TERJADI ?!)”

__ADS_1


“(APA YANG SEBENARNYA TERJADI ?!)”


__ADS_2