
“Bersiaplah ka ted ! Kali ini ! akan ku luapkan semua yang ku bisa ! untuk menghentikan mu !”
Aku pun mengeluarkan kunci yang ku dapat dari para guruku dan berjalan sedikit mendekat ke arah ka ted
“Hoh…Sepertinya kau kali ini akan menunjukan Sesuatu yang Menarik Ao !”
“Ka ted yang sekarang terlalu kuat ! dan bahkan kami kesulitan untuk mengalahkan mu ! Tapi, Tidak ada yang bilang kalau ka ted akan menghentikan jalan yang akan kami raih !”
“Hoh....Apa maksudmu itu ?!”
“Simpel saja, ka ted melakukan semua ini untuk tujuan mu bukan ?”
“……………….”
“saat kami semua berhasil selamat dan akhirnya bisa tinggal di kota zenexter ini, Guru ku selalu memberikan kata – kata kalau “untuk menjadi kuat ! kau harus lihat apa yang menjadi sudut pandang lawan mu” itu lah kata - kata guru ku !”
“……Jadi ?”
Aku pun membuka bajuku, dan memperlihatkan kalau beberapa bagian tubuhku, di pasang baja pemberat tubuh
“Ao….Kau !”
“ka ted pasti Tau, karna musuh utama ku adalah dewa Tendo Agami…Maka…SEGALA CARA PUN AKAN KU LAKUKAN !”
Aku pun menggunakan kunci ini untuk melepas semua baja yang menempel di tubuhku, Lalu menarik pedang baru yang diberikan oleh guru – guru ku ini
“KALI INI ! AKU PASTI AKAN MENGHENTIKAN MU !”
“……………Kemari lah Ao, Tunjukan lah tekad mu itu !”
“AKU MULAI !”
Dengan tubuhku yang sekarang sangat ringan ini, aku pun bisa bergerak dengan sangat cepat sambil memakai pedang pemberian guru – guru ku yang ku beri nama “Blaze Pilar” ini.
“HYAAA !!”
TRANGGG !!!
Serangan ku pun di tepis lagi, tapi aku tau kalau serangan ku ini akan selalu tertepis, aku pun segera berpindah dan menyerang ke sisi lain
TRANG ! TRANG ! TRANG !
“……(dia jadi lumayan merepotkan !) Kalau begitu !”
“HYAA !!”
GRAP !!
Kali ini dia pun berhasil menangkap tebasan pedangku,
“HEHE ! Ini pedang yang merepotkan ya ?! akan ku hancurkan !”
“Sayang sekali, ku harap ka ted tidak meremehkan Blaze pilar ku ini !”
“HUH ?!”
Aku pun melarik pelatuk yang ada di gagang pedang ini, dan langsung saja semburan Api Biru pun keluar dan membuat ka ted kaget
“APA ?!”
“HYAAA !!”
Aku pun memanfaat kan kesempatan itu untuk menebasnya, dan tentu saja….
TRANGGG !!!
“…………”
Ternyata cara ini gagal juga, walaupun dia terbentur ke belakang karna serangan ku, Tapi dia tidak terluka sedikit pun dari serangan itu
“Wah ! Wah ! tadi nyaris saja !”
“…………….”
Ini pun juga tidak berhasil, lalu bagaimana cara melawan nya ? Yaa..Lagian ini juga sudah sangat mustahil kalau dia bisa menahan serangan Last Hope dari ka Pandora !
“(Bagaimana ini…apa tidak ada cara untuk melawan ny-)”
DORR !! TRANGG !!
Tiba – tiba, ada serangan tembakan dari belakang ka ted, ternyata itu adalah rin yang menembak dari titik buta, aku pun tidak tau kalau dia ada di situ. Tapi tembakan itu tetap di tepis dengan mudah oleh ka ted
“Ahaha ! sayang sekali rin ! aku juga mengetahui keberadaan mu !”
“Cih ! dia sadar rupanya ?”
“serangan belakang itu licik tau !”
“Lebih licik lagi kau yang kebal dari serangan apapun !”
Jadi…ka ted tau kalau Rin ada di belakang nya ? padahal aku pun tidak menyadari Rin ada di situ
“……………..”
Apa jangan – jangan…
“Baiklah ! sepertinya sudah saat nya menghabisi kalian ! aku kurang suka berada di Tahap 3 ini terlalu lama karna cukup menguras tenaga ku !”
“Cih ! gawat ini ka Pandora, bagaimana ini ?! peluru tembakan ku pun mental kena tubuhnya !”
“Tenang lah tesa, saat ini, percayalah apa dengan keputusan Ao untuk melawan ted !”
“Tapi tuan putri, kau lihat sendiri kan kalau peluru saja mental kena kulit ka ted, bahkan katana ku tidak dapat menembus, walau pun aku memakai pengelihatan tembus pandangku dan melihat kelemahan lawan, aku tidak menemukan nya satupun !”
“…..Apa itu benar leo ?”
“Ya ! tubuhnya benar – benar penuh dengan aura berwarna kuning ! yang artinya energi nya itu mengalir di seluruh tubuhnya ! Yaa..Ao sekarang ini juga berada di posisi yang sama sih, seluruh badan Ao di penuhi oleh aura warna kuning juga !”
“…….(kalau begitu)Ao, Kemarilah !”
“…….Baik !”
Karna ka Pandora memanggilku, aku pun melompat mundur dan kembali ke tempat teman – teman ku
“ada apa ?”
“sebelum itu, Tesa dan Leo Tolong ulur waktu dan lawan ted, tenang saja…dvine Akses ku juga akan membantu kalian !”
“Baik !”
“Baik !”
“Dan Ao ! dengarkan ini !”
“…………”
Aku pun mendengarkan rencana dari ka Pandora, sepertinya ini memang patut untuk di coba, tapi jika ini gagal, maka kita akan kehabisan cara untuk melawan nya dan mungkin kita semua akan di habisi oleh ka ted…
DOR ! DOR ! TRANG ! TRANG !
“sepertinya kalian main – main di sini ya, Leo..tesa…apa pemimpin kalian itu yang menyuruh kalian mengulur waktu ?!”
“Begitulah !”
“kami percaya dengan ka Pandora dan juga Ao !”
“……..hem ! Pandora ya….kalau begitu aku tidak boleh lama – lama di sini !”
GRAPP !!
“(CELAKA ! DIA MENANGKAP KU !)”
“JANGAN MENGGANGGU !”
“WAAA !!”
“ADUHH !”
Leo yang tertangkap pun di lempar ke arah tesa dan mereka pun saling terbentur
“Ugh...k-kau tidak apa – apa tesa ?!”
“Duh ! Duh ! Tubuh mu keras sekali Leo !”
__ADS_1
“Maaf ! ayo, kita masih harus melawan ka ted dan mengulur wakt-!”
“AHH ! LEO ! DI BELANG MU !”
“KALIAN BERDUA AKAN KU BAWA DULUAN ! MATILAH !”
“Cih !”
“LEO !!”
TRANGGGG !!!
Dengan tebasan ku secara diam – diam, ka ted pun kembali terpental ke belakang
“Kalian tidak apa – apa !”
“Ao !”
“Ao !”
Aku pun kembali melihat ke arah ka ted dan kembali mengambil pedang Blaze Pilar ku
“Hoh…jadi akhirnya kau sudah selesai mengobrol nya dengan Pandora ?”
“……Begitulah !”
“Kalau begitu ! mari kita akhiri ini Ao ! seperti apa kata Hana ! kau memang orang yang harus ku bunuh terlebih dahulu !”
“ahhh…..Mari kita akhiri !”
Aku pun mendorong pelatuk yang ada di pedang ini secara berlawanan, kata ka Pandora, jika aku melakukan ini, maka Pedang ini akan melakukan charging, dan nanti saat di keluarkan akan menghembuskan api biru yang lebih besar
“(suara apa itu…Pedang itu ? apa pedang itu sedang charging ?!)”
“Bersiaplah ka ted ! ini lah serangan penentu segalanya !”
“HEH ! KEMARILAH !”
Setelah beberapa saat melakukan charging, kini serangan ku pun sudah siap untuk melaju !
“INI DIA !”
“(Kemarilah ! Ao !)”
BLARRRR !!!
Bersamaan dengan hembusan api biru yang keluar dari pedang ini, aku pun memanfaat kannya untuk melaju ke arah ka ted dengan sangat cepat dan bertenang
“HYAA !!!”
“(CEPAT NYA ! TAPI !)”
TRANG !! BLARRRRR !!!
Saat serangan ku pun mengenai tamengnya, ledakan pun terjadi dan mengakibatkan guncangan yang cukup kuat…Tapi…dengan serangan ini pun, ka ted tetap masih berdiri kokoh tanpa berpindah tempat sedikit pun
“Hemm ! serangan yang cukup besar Ao ! tapi kau harusnya sadar kalau serangan seperti ini tidak akan mempan pada- !”
“……………..”
“(Ehh ?! H-Hilang ?! Hanya pedang nya saja ?!) jangan – Jangan ! di belak-“
“HYAAAA !!!!”
SRATSSSSSSS !
“U..UAGHHH !!”
“Teknik rasahasi dari guru ku ka misa…Jurus ke 3 dari aliran Mitsurugi, Bakkusutabunaru !”
“…………Ughh…ahagh !”
Teknik tusukan dari belakang dengan menyerang punggung musuh dan menembus kan pedang ke Jantung musuh ! Tidak di sangka aku menggunakan teknik yang awalnya hanya ku gunakan pada Zoa saja
“….H-hebat sekali….Ao !”
Aku pun menarik katana ku keluar dan tentu saja darah pun keluar dari punggung dan dada ka ted, dia pun Tumbang
“…..Semua ini, Ka Pandora yang mengetahuinya !”
“P....pandora ?”
“Ahh, awalnya ini hanya tebakan ka Pandora saja, tapi ternyata benar kalau ka ted memiliki kelemahan di bagian belakang !”
“Ughh !”
“ka Pandora sadar setelah ka ted melakukan gerakan yang sia – sia saat rin menembak mu dari belakang"
“(Ughh, Sudah ku duga saat itu ya)”
“di situ, terlihat jelas kalau rin sudah menembak ke aramu, namun ka ted berbalik dan menepis serangan dari Rin, padahal aku sama sekali tidak sadar rin ada di situ, tapi ka ted dengan tenangnya bisa menyadarinya. Itu artinya, Ka ted sangat fokus dengan sekitar terutama bagian belakang ka ted, di tambah lagi…ka ted malah berputar dan menepis serangan Rin padahal kami semua telah mengambil kesimpulan kalau peluru tidak mempan pada kulit ka ted !”
“Hemm…sudah ku duga…di situ kelemahan ku ya..”
“karna itu, ka Pandora pun akhirnya menyimpulkan. Kalau berkah milik ka ted adalah, membuat serangan yang terlihat menjadi tidak mempan padamu ! itulah yang ka Pandora simpulkan !”
“jadi…kau…mengincar serangan…belakang ya….Hebat sekali…”
BRUAKKKK !!
“Ka ted !”
“Senior !”
Ka ted pun rubuh, lalu tiba – tiba Tesa dan Leo berlari mendekat ke arah ka ted
“He…Hentikan…kalian berdua ini ya…masih saja mempedulikan musuh kalian !”
“Ka ted…”
“Senior !”
“Ughh…ahaha…ini kah…akhirku….aku…sekali lagi….akan mati !”
Aku dan teman – teman ku pun mendekat ke arahnya, dengan ke adaanya yang seperti itu, ka ted masih bisa bicara dan bertahan cukup lama.
“Ka ted !”
“Ao….dan juga…Hem,sudah cukup lama ya, kaka ku Pandora !”
“………….”
Tunggu ! kakak ? maksudnya ka Pandora ?!
“Ehhh !? Kakak ?”
“Ka ted adalah adik mu ka Pandora ?!”
“….Begitulah, ted memang adikku dari keluarga Glodia ! tapi, dia telah memutuskan untuk kabur dari keluarga kami bebeapa tahun lalu ! dan alasan nya itu, hanya karna seorang guru yang telah mengubah hidupnya !”
“Maksudnya…bu jili !”
“Ahh,b- benar ! Bu jili lah yang membuatku..menemukan apa yang ku inginkan..dialah yang, mengajarkan ku kebe-basan !”
“Ka ted !”
Tesa pun memegang tangan ka ted yang hampir rubuh, dan sepertinya waktu ka ted tidak lah lama lagi !
“Ahhhh….a-Ao !”
“………………”
“Tolong…Tunjukan lah padaku…Dunia yang kau bicarakan itu…D-dan ! akhiri, Dunia yang busuk ini !”
…………ka ted
“…….aku…Tidak akan memang janji mu itu, ka Ted"
“Ao……”
“Karna…Itu sudah menjadi Tugasku untuk mewujudkannya ! kali ini ! bukan hanya permintaan ka ted saja ! tapi permintaan semua orang tentang dunia ini ! Pasti aku akan mendapatkan jawabannya !”
“ahh...Ao….Terimakasih…”
__ADS_1
“Ka ted ? Ka ted ?!”
“SENIOR !!”
Tangan ka ted pun tumbang, lagi – lagi, di depan ku ini, orang yang ku kenal mati di depan mataku ! namun air mata ini tidaklah keluar maupun rasa sedih seperti halnya yang dilakukan Tesa dan Leo ! apa Itu karna…Aku lah yang melakukan semua ini !
“……………..”
Tendo Agami ! mau sampai kapan ! kau melakukan hal ini padaku !
Setelah kejadian itu ! peperangan pun berakhir ! ratusan mayat zoa, zombie dan reaper pun berserakan di negara zenexter ini ! kabarnya dari team Seiryu pun berujung baik ! kami berhasil menahan Hana dan sekarang dia menjadi tahana kami ! tapi, Seiryu melaporkan kalau ada kaki tangan hana yang berhasil melarikan diri. Kurasa itu pasti Todoroki yang sempat bicara dengan ka ted tadi ! ka pandora pun meminta kami untuk membicarakannya di tenda darurat yang kami sudah siapkan
“Seperti yang kalian lihat ! walaupun kita berhasil mengambil negara ku ini kembali ! tapi musuh kita masih berkeliaran di mana – mana ! dengan tembok yang sudah cukup hancur ini ! kurasa negara ku ini tidak lagi bisa melindungi kalian semua ! karna itu, pengetatan ke amanan akan dilakukan sampai Tembok kembali di perbaiki !”
“Baik !"
“Aku mengucapkan banyak terimakasih karna kalian mau berpatisipasi mengambil negaraku ini lagi ! aku akui ! aku tidak akan bisa melakukannya sendiri kalau bukan berkat bantuan kalian semua !”
“Ahahah !”
“Tidak masalah tuan putri !”
“Ini memang negara tercinta kami !”
Itu benar, di sinilah kami tinggal dan berkembang ! karna itu, kami dengan segenap hati akan mengambil apa yang dulunya menjadi miliki kami ! kuyakin seluruh warga, tentara negara, dan savior di sini bersependapat dengan keputusan itu
“kalau begitu aku akan membuat jadwal perbaikan ! mungkin ini memang keterlaluan karna aku langsung menyuruh – nyuruh kalian setelah peperangan ! tapi aku ingin yang masih bisa sanggup membantu untuk segera memulai perbaikan negara kita ini !”
“Baik !”
Rapat pun selesai, karna aku dan teman – teman ku belum mendapat jadwal perbaikan, Noel pun menyarankan pada ku dan tesa untuk membuat pemakaman untuk ka ted.
“Terimakasih ya Noel ! ternyata kau juga peduli pada ka ted Ya ?”
“dia adalah teman kalian juga kan !? kurasa tidak apa – apa kalau kita membuat makam untuk nya kan ?!”
“Kau benar !”
“…………….”
“ada apa rin ?”
“tidak ada apa – apa ! sini ku bantu juga !”
“ahh ! Terimakasih Rin !”
Makam pun telah berdiri, dan kami pun berdoa di depan makan ini
“Ao, Tesa, sekarang aku paham dengan apa yang kalian rasakan !”
“Rin ?”
“yang kami rasakan ?”
“Ikatan ! orang bernama ted ini memiliki ikatan dengan kalian bukan ? karna itu…kalian juga peduli dengan orang ini, walaupun dia sekarang menjadi musuh kita !”
“…...begitulah”
“ka ted tetaplah ka ted yang ku kenal ! begitulah aku menyimpulkannya !”
“…………Begitu ya”
Setelah selesai, kami pun beres – beres dan segera berjalan kembali ke tenda kami
“tesa, apa kau lapar ?”
“Ohhh ! tentu Noel ! mau ku buatkan beberapa makanan ?”
“……..Ao !”
“Emm ?”
Saat aku mau menyusul tesa dan noel yang sudah berjalan duluan, ternyata Rin masih berdiri di depan makam ka ted
“...….Rin ?”
“jadi, bagaimana rasanya ?”
“……........hem....maksudmu ?”
Hembusan angin pun membawa daun – daun berterbangan dan melewati tatapan rin yang penuh dengan keraguan
“Rasa….Melepaskan ikatan itu dan mengakhiri semuanya !”
“….maksudmu dari kata – kata mu itu, semua karna aku lah yang membunuh ka ted bukan ?”
“Memang nya apa lagi, aku hanya ingin tau apa yang kau rasakan saat ini ?”
“….Rasa sakit….kebencian…kesedihan…semua itu yang harusnya ku rasakan !”
“Harusnya ?”
“benar, semua itu hal – hal yang selama ini ku rasakan ! Tapi Rin….”
“……………..”
“…..sudah lah, Lupakan saja !”
“Ehh ?”
“Semua ini ku lakukan untuk menuju jalan yang kita semua mau ambil bukan ? dan yang terpenting ! kalian ber 3 tetap bersama ku sampai sejauh ini !”
“Hem ! keluar lagi kata – kata itu ! kurasa kau harus hati – hati dengan kata – kata itu apalagi kalau di depan Tesa dan Noel ! kalau tidak, suatu saat kau harus menikahi 3 orang sekaligus !”
“Hoh…apa 3 orang itu termasuk kau ?”
“Mulai keluar lagi kesombongan mu ya ?!”
“Ahahaha ! bercanda – bercanda !”
“Ya tapi…”
Rin pun melewati ku dan berjalan ke arah tesa dan Noel, namun tiba – tiba dia terhenti dan menoleh ke belakang
“Kalau dunia yang kau impikan itu adalah dunia yang damai dan aman ! kurasa kau harus bertanggung jawab dengan apa yang telah kau mulai Ao !”
“Ehh ?!”
“Ayo ! nanti keburu di tinggal tesa dan noel !”
“T-tunggu ! Rin !”
Dan begitulah, kurasa semua hal di dunia ini ! memiliki jawabannya masing – masing ! karna itu pasti ada maksul lain, Tendo agami membuat dunia seperti ini ! aku harus segera mengetahuinya !
To be continue…..
-----Extra----
“Tuan Rion !”
“Emm…Todoroki kah ! apa yang terjadi dengan Hana dan ted ?”
“Mereka gagal ! hana tertangkap dan ted mati di bunuh oleh pemuda bernama Ao itu !”
“Hemm ! sudah ku bilang jangan meremehkan mereka ! tapi ternyata hana juga ngotot mempertahankan banteng nya !”
“Apa Tuan Rion mau menolong Hana ?”
“Lupakan ! saat ini, pihak manusia memiliki kekuatan yang cukup kuat ! bukan hanya ada seiryu yang bisa memainkan waktu ! tapi sekarang ini Byakko juga sudah jadi musuh kita !”
“Emmm…yaa, memang sulit melawan mereka ! apa kita memiliki kesempatan menang ?”
“Tenanglah Todoroki ! kau ini gadis yang tidak sabaran ya !”
“aku hanya memihak dengan apa yang menurutku berhasil ! karna itu, Tuan Rion satu – satunya orang yang paling dekat dengan Tendo agami bukan ?”
“…….Begitulah ! karna itu ! kau klmau memulai rencana yang ku susun ini ?”
“……..Emm…apa ini…akan berhasil ?”
“tentang saja ! kau ini juga termasuk Reaper yang unik ! karna itu ! kau pasti bisa melakukan ini !”
“……Baiklah ! jika ini membawa kemenangan ! maka akan ku lakukan !”
__ADS_1