
Setelah kami kembali ke benteng, kami langsung saja menuju ruang kerja ka Pandora untuk melaporkan semua kejadian tadi, namun….
“Ka Pandora, kami masuk !”
Saat kami masuk ke ruang kerjanya, dia tidak ada di sana
“emm ? kemana ka Pandora ?”
“Emm ?”
Tiba – tiba ka Iris membuka Hp miliknya karna dia mendapat sebuah pesan
“…..Ao ! kita disuruh ke Ruang Operasi 37 !”
“Ruang Operasi ?! jangan – jangan !”
Kami langsug bergegas menuju rumah sakit tepatnya ruang operasi 37, jika ka Pandora meminta kita untuk datang kesana, itu artinya Suzaku sudah kembali dengan membawa 2 orang bersamanya. Dan begitu kami sampai disana, sudah ada ka Pandora, Suzaku, Rin, dan tesa yang menunggu di depan Ruang Operasi
“Rin ?!”
“Ao !”
Aku menghampiri mereka dan terlihat wajah rin dan tesa yang sangatlah cemas
“Rin ! apa yang terjadi ? siapa yang di operasi ?”
“….Erick…”
“Erick ?!”
“i..iya…dia terluka cukup parah !”
“kalian berdua tenanglah di depan ruang operasi, saat ini doakan saja agar Operasinya berjalan dengan lancar !”
“……Baiklah !”
Benar apa kata ka Pandora, saat ini yang bisa kami lakukan adalah mendoakannya agar operasinya berhasil
Setelah beberapa saat, lampu merah di atas ruang operasi pun padam, menandakan operasinya sudah selesai, dan dari pintu operasi itu, keluar seorang dokter dan juga Noel
“Dokter ! Dokter, bagaimana keadaan Erick !?”
“Lukanya cukup parah, tebasan di punggungnya itu sangat besar dan dalam, ditambah lagi ada beberapa luka tebasan juga di kaki kanan dan juga bahu kiri. Tapi untungnya pasien masih terselamatkan, mungkin ini berkat Berkah dari Noel !”
“No..Noel hanya melakukan sebisa Noel saja ! untuk teman kita !”
“Terimakasih Noel !”
“Emmm….”
“Jadi ? apa ada racun atau semacamnya yang menginfeksi dia ?”
“tidak ada, tidak ada bakteri hervana ataupun racun dari monster minic !”
“(itu artinya…Monho hanya menggunakan senjata saja dan tidak dengan racun seperti para reaper itu, tapi serangannya hebat juga…dia menembus baju tempur yang sudah ku rancang sampai bisa membuat Erick terluka seperti itu)”
“ada apa ka Pandora ?”
“Hem…kalian semua ayo ke ruangan ku untuk membahasnya, dan untuk tesa dan noel ! maaf kan aku karna kalian tidak bisa ikut strategi ini karna ini cukup berbahaya, jadi aku minta kalian untuk tetap di sisi Erick sampai dia siuman, Tolong ya !”
“Baik ka Pandora !”
“Noel akan berusaha juga !”
“Terimakasih, Ayo !”
Sesuai perintah ka Pandora, kami berkumpul di ruangannya untuk membahas mengenai Strategi berikutnya untuk menghentikan 2 musuh kita ini
__ADS_1
“baiklah, Rin, Suzaku, ceritakan apa yang kau ketahui tentang monho itu !”
“Rin, kau saja yang cerita semuanya, kau lebih tau dari pada aku kan ?”
“…...Dia….Dia jadi benar – benar berubah, Dia bahkan lebih buruk dari melawan 5 mother Zoa sekaligus. Namanya Monho Barbarosa, dia memiliki gerakannya cukup lincah dan dia juga memakai armor yang cukup tebal, Tidak setebal yang dipakai king Zoa tapi untuk type armornya mungkin sama, Senjatanya adalah pedang yang cukup besar, pedangnya bisa melindungi dirinya sendiri karna besar dari pedangnya”
“Begitu Ya, pantas saja kalian kewalahan melawannya !”
“bukan hanya itu saja, sepertinya dia juga memiliki kemampuan khusus !”
“Kemampuan ?”
“yaa, yang mengejutkan dari dia adalah dia bisa mengeluarkan semacam Gelombang untuk merusak semua Hp kita, LCD kekeran Sniperku juga dirusak olehnya, karna itu aku tidak bisa menggunakan Sniperku. Lihat ini !”
Rin mengeluarkan LCD kekeran snipernya dan juga Hp miliknya yang ternyata benar – benar dirusak
“Benar juga ! jadi dia dapat merusak Elektronik ya !”
“Rin !”
“Emm ? ada apa ka iris ?”
“apa saat dia menggunakan kekuatannya, dia sekujur tubuhnya ada bercak – bercak aneh ?”
“Emm…Ahh, setelah ka iris bilang begitu sepertinya memang ada, dia memakai armor yang tebal sehingga tidak terlihat, tapi memang ada bercak – bercak yang timbul di wajahnya sewaktu dia melepas penutup helm armor nya”
“jadi dia memakai helm juga ya ? itu semakin rumit !”
“kau menyadari sesuatu Iris ?”
“kau tau kan Pandora…saat aku, Genbu, dan Ao melawan Amera Harpha tadi, sepertinya dia memiliki sedikit kemampuan yang membuatku kaget, saat aku melawan dia, dari pinggulnya mengeluarkan bercak – bercak yang menyebar ke seluruh tubuhnya, pada saat itu gerakannya jadi benar – benar cepat !”
“(bercak dari pinggul ? apa mark milik para reaper ini memiliki kemampuan khusus ?)”
“jadi…apa rencanamu Pandora ?”
“……Suzaku ? kau sudah tidak bisa menggunakan berkah berpindah tempat itu lagi ya ?”
“Dampak ?”
“melakukan perpindahan itu berarti melawan adanya kekal ruang dan waktu, aku yang memiliki berkah petir ini memang bisa melakukannya, tapi tetap saja itu melanggar aturan. Makanya aku hanya bisa melakukannya 2 kali saja dalam 1 hari !”
“kalau begitu mau bagaimana lagi…kalian yang ada disini semua ! aku membutuhkan kekuatan kalian, dilihat dari kondisi kita ini, kita memiliki 2 korban jiwa disini, dan 1 teman kita yang sekarat ! saat ini kita kita bisa membiarkan monho itu begitu saja l, lakukanlah persiapan dalam 20 menit ! lalu berkumpul lah di sector 1, aku akan membahas strategi kalian disana"
“Baik !”
Aku dan rin pun kembali ke kamar kami untuk melakukan persiapan pertempuran, jika kami memang harus melawan monho itu, aku tidak akan segan – segan lagi untuk mengeluarkan apa yang aku bisa
“aku sudah siap Ao !”
“Emm ?”
Rin terlihat terburu – buru sampai bajunya yang digunakan saja belum rapi ! aku pun merapihkan bajunya yang cukup berantakan itu
“kau terlalu terburu – buru rin ! apa kau yakin kau baik – baik saja ?”
“apa yang kau bicarakan Ao ?! apa aku terlihat baik – baik saja sekarang ?!”
Matanya memasang pandangan kaku, seperti saat dia menghadapi monho dulu
“tidak ada kesempatan ke 2 untuknya ! waktu itu sebenarnya aku melempar nya ke luar benteng agar dia mati disana, sehingga aku tidak perlu mengotorkan tanganku oleh noda orang busuk itu, tapi sekarang dia membunuh satu anggota savior kita, dan bahkan membuat Erick dalam kondisi kritis ! karna itu aku harus membunuhnya kali ini !”
Tangan rin mengepal sampai memerah, aku yakin dia sebenarnya mau menyelesaikan urusanya dengan monho. Ini juga pasti untuk kebaikan adiknya yang berada di alam sana
“Baiklah ! aku akan membantumu !”
“kubilang aku sendiri yang akan membunuhnya bukan ?!”
__ADS_1
Aku menjulurkan tangan ku dan mengeluarkan jari klingking ku
“Ao ?”
“kau sudah janji padaku kan waktu itu bukan ? bahwa kita ini adalah kawan, Tidak akan ku biarkan kau bertarung sendirian ! karna itu, berjanjilah padaku kalau kita akan menghadapinya bersama Rin !”
“…..tapi….”
“…….Rin, lihatlah mataku !”
“Ehh ?!”
Rin menatapku mataku dan dia juga terkagetkan, bahwa aku juga menunjukan expresi mata yang sama saat ini
“bukan hanya kau yang kesal dengan semua ini rin ! dia melukai temanku juga ! karna itu tujuan kita bertarung saat ini pun sama !”
“……….Hem…baiklah Ao ! hapuslah tatapan mu itu…kau seram sekali !”
“benarkah ?”
“Ahahah, Terimakasih ya….Ao !”
“aku selalu senang melihat senyumanmu itu ! baiklah, ayo tunjukan pada monho itu siapa bossnya !”
“ya ! ayo berangkat !”
Kami pun menuju sector 1 dan ternyata semuanya sudah berkumpul disini
“sepertinya semuanya sudah berkumpul ya, kalau begitu langsung saja aku akan memberikan arahan untuk kalian”
“Baik !”
“saat ini monho mungkin saja masih ada di hutan Balderix, dan team kita yang berjalan kembali dari sana sudah ada di perjalanan, karna itu kalian nanti akan bertemu team misa itu di tengah – tengah perjalanan, saat itu bawalah ini bersama kalian !”
Ka Pandora menyerahkan 2 roket anti-tank kepada kami, mungkin ini sisa roket saat kita melawan king Zoa waktu itu
“gunakanlah roket anti-tank ini untuk mengalahkan Monho, aku tau ini tidak manusiawi karna menembakan roket anti-tank ke seorang manusia, tapi monho sendiri tidak bisa dikategorikan lagi sebagai manusia ! aku tidak memikirkan kriteria manusiawi untuknya saat ini”
“ka Pandora, bagaimana dengan team yang sedang menuju kemari ?”
“biarkanlah krau, yuna, dan Ulf kembali ke benteng, mereka yang luka ringan biarlah mereka kembali untuk segera diobati, untuk Misa dan Narmaira…aku bersikeras mereka akan ikut bersama kalian ! kalian taukan mereka itu keras kepala”
“Begitu Ya”
“Aku juga mengirim kalian ber 2, para demi god kami, aku sudah dengar dari suzaku katanya dia belum sempat berhadapan dengan monho waktu itu ! namun kali ini aku mengandalkan kalian berdua untuk menghentikannya”
“ya, Tentu saja ! aku juga semakin kesal dengan orang buas itu”
“…aku…akan hajar….orang itu….”
“Bagus ! sepertinya kalian memang dapat diandalkan, apa ada pertannyaa ?”
Semuanya diam saja dan sangat fokus pada operasi misi kali ini
“baiklah.....Ao, Rin, Iris, Suzaku, Genbu….aku mengandalkan kalian semua dalam misi kali ini, tunjukan pada para reaper itu kalau kita ini tidaklah main – main ! dan kumohon kembalilah dengan selamat !”
“Baik !”
Kami pun berangkat seketika dan menjalankan operasi misi yang cukup menegangkan ini
“(…semoga kalian semua selamat ya…)”
“Tuan Putri !”
“ada apa Sieg ?”
“kelompok Alice sudah sampai dan dia mendapat kabar yang cukup bagus, dan lagi....katanya para Analis sudah berhasil membuka informasi mengenai pak Charles !”
__ADS_1
“Akhirnya mereka selesai juga...semoga informasi itu memberitahukan kita, siapa sebenarnya Ao itu”
to be continue.......