Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S2) Demi God Seiryu


__ADS_3

Lalu…..2 hari pun berlalu setelah pemakaman Sheri dilakukan, saat ini aku dipanggil ke ruang kerja ka Pandora karna ada sesuatu yang dia ingin bicarakan


“Ohhh Ao, Datang juga akhirnya !”


“Selamat pagi ka Pandora ! ada apa memanggil ku pagi begini ?”


“ya begini, kita sudah mendapat kabar dari Genbu kalau dia sudah bisa membaca Stone miliknya, karna itu hari ini aku meminta suzaku dan Genbu berkumpul juga disini untuk mendengar Stone milik Genbu itu !”


“Begitu ya…..Itu kabar Baik !”


“aku mengerti kau baru saja mengalami masa kelam atas kepergian Sheri, maaf ya memaksa mu di saat seperti ini !”


“Tidak apa – apa ka Pandora, kau tidak salah sama sekali !”


Benar, aku tidak akan membuat kematian Sheri jadi sia – sia, karna itu petunjuk selanjutnya tentang dunia ini pasti akan sangat membantu, Ohh....Benar juga


“Ka Pandora ! lalu bagaimana dengan hasil pencarian soal Volgimorto itu ?”


“Ahh, masalah itu Ao, aku tidak menemukan petunjuk apapun, apa kau yakin itu yang kau dengar dari Sheri !”


“Ya…walau dia sulit bicara, tapi aku yakin kalau dia menyebut kata Volgimorto itu, dan ada kata harapan juga, itu artinya mungkin ada orang atau semacam nya bernama Volgimorto itu ,dan akan sangat membantu kita”


“…………….”


Emmm ? kenapa ka Pandora diam saja ? tapi sepertinya dia memikirkan sesuatu


“ka Pandora ?”


“Ehh ?! Ahh, Iya…kalau begitu aku akan mencarinya lebih lanjut”


“………….Begitu ya”


Tiba – tiba pintu ruangan kerja ka Pandora pun terbuka dan aku yakin itu adalah Genbu dan Suzaku yang datang


“Ahh, Genbu ! akhirnya kau berhasil membaca Stone nya yaAAA !! KENAPA WAJAHMU ?!”


Wajah genbu benar – benar terlihat seperti seorang yang abis begadang selama 3 Hari, dia benar – benar terlihat lemas dan tidak berenergi


“…..A…hhh……Ao…ya….”


“Kau baik – baik saja ? apa yang terjadi pada nya Suzaku ?”


“Ya, aku mengurungnya di kamarnya sampai dia bisa membaca Stone nya, dalam 4 hari pun dia akhinya Berhasil !”


“Bukanya itu sedikit berlebihan Suzaku ?!”


“…Ti…..tidak apa – apa….Ao…ini…….juga…..kemauanku…”


Ka Pandora pun datang menhampiri kami yang sedang berdiskusi


“Ya, Ya, kalau begitu tidak usah terburu – buru, ayo minum teh saja dulu dan beristirahat sejenak Genbu”


“A…Ahhh..Terimakasih…Pandora…”


Kami pun duduk di kursi tamu ini dan pak Sieg menyuguhkan kami dengan teh yang hangat dan nikmat, Genbu pun yang menikmati teh dan kue - kuehan ini sepertinya sudah lumayan membaik


“..Ahhh…ini…Boleh juga….”


“Teh buatan Sieg adalah yang terbaik bukan ? aku selalu memintanya membuatkan ini !”


“….ini…teh yang nikmat…..pak Sieg !”


“Syukurlah kalian menikmati nya ! Saya pun juga Senang mendengarnya !"


Setelah kami beristirahat termasuk sarapan disini, genbu pun mengeluarkan Stone nya dan menarunya di meja tamu ini


“…baiklah….aku siap…”


“Kau bisa mulai kapan saja Genbu ! tapi jangan paksakan dirumu !”


“…tenang saja…Pandora…kali ini….pasti berhasil…”


Genbu pun menutup Stone nya dengan kedua tangan nya, dan mendekatkannya ke dadanya agar lebih mudah mendapatkan penerangan…ini cara yang sama digunakan saat Noel dan Suzaku membaca stone mereka masing – masing, setelah dia membacan Stone nya selama 20 detik, akhirnya dia pun bicara


“…….Emm……Emm….Begituya….”


“Bagaimana Genbu ? apa yang kau dapat ?”


“..…Demi God pertama…Seiryu !...”


Demi God pertama ? bukanya yang pertama itu Suzaku ?”


“Pertama ? bukanya yang pertama itu kau Suzaku ?”


“Tidak Ao, demi god pertama itu bukan aku, tapi Seiryu ! kalian saja yang tidak tau kalau selama ini dia sudah terlahir di dunia ini namun dia belum menunjukan batang hidungnya !”


“Be..Begitu ya ? apa alasannya ?”


“Emm….itu,dia itu demi god yang sedikit sulit di kendalikan !”


Su..sulit dikendalikan ?! kurasa dia pasti tipe pemimpin yang menyeramkan karna dia demi god pertama


“Lalu ? dimana lokasi dia Genbu ?”


“……Dia……”


“Dia ?”


“Dia ?”


“Dia ?”


“…..dia…Ada di….”


“Ada di ?”


“Ada di ?”


“Ada di ?”


:……di…depan Sector 2 !”


“APA ?!!”


“APA ?!!”


“APA ?!!”


Kami pun langsung saja berlari menuju sector 2 secepatnya karna kami malah tidak menyambut nya sebagai Demi God yang pertama, kami pun berlari tanpa henti dan begitu sampai di Sector 2, keributan pun terjadi


“LEPASKAN !! APA YANG KAU LAKUKAN ?!”


“KAU HARUS DI PERIKSA DULU ! LAGIAN KAU INI BOCAH DARI MANA SIH ?!”


Kami melihat ada seorang bocah laki – laki yang sepertinya dengan di introgasi oleh tentara Negara…tunggu, apa jangan – jangan

__ADS_1


“Emm…Suzaku ? apa jangan – jangan Bocah itu ?”


“Ya, Dia lah Seiryu !”


“JADI MAKSUDMU SULIT DIKENDALIKAN KARNA DIA ITU BOCAH HUH ?!”


“Emm…Benar !”


Saat aku sedang ribut dengan Suzaku, ka Pandora pun menghampiri ke arah mereka


“Ada apa ini ?!”


“Tu..Tuan Putri ?! begini, Ini Bocah berasal dari luar Negara dan tidak mau melakukan pemeriksaan !”


“SUDAH KUBILANG AKU INI SEHAT DAN TIDAK TERINFEKSI ! JADI LEPASKAN AKU SEKARANG !”


“…….Lebaskan bocah itu, Dia itu Tamuku !”


“Ba..Baik !”


Tentara itu pun melepaskan Seiryu dan pergi kembali ke posnya


“hem, Beginikah kalian memperlakukan Demi God pertama yang terlahir di bumi Huh ?! kau kah yang akan bertanggung jawab ?”


“..……..….”


Ka Pandora pun menundukan badanya sedikit agar setara dengan bocah itu


“Benar ! Aku lah yang akan bertanggung jawab ! Perkenalkan, aku adalah pemimpin di Negara ini. Nama ku Pandora !”


“......Emm, Sikapmu Boleh juga !”


“lalu, apa benar anda ini adalah Demi God Pertama ?”


“Benar ! Aku Ini Dewa Seiryu loh ! Dewa pertama di dunia ini !”


Jadi dia benar – benar Seiryu ! aku tidak abis pikir apa yang ku lihat ini, kenapa Demi God nya masih anak – anak seperti ini


“Kami menyambut kedatanganmu Seiryu ! apa ada yang kau inginkan setelah perjalanan panjang mu kemari ?”


Tiba – tiba wajah Seiryu memerah dan entah kenapa dia jadi malu - malu


“Emm, Itu…Anu, apa kalian punya Susu ?”


“Susu ?”


“Susu ?”


“Susu ?”


“……Emm…ternyata benar….dia Bocah…”


“JAGA BICARAMU GENBU !”


“JAGA BICARAMU GENBU !”


“JAGA BICARAMU GENBU !”


Kami pun membawanya ke ruangan ka Pandora dan menyuguhinya susu yang dia inginkan, dia pun langsung meminumnya dengan sangat buru – buru saat ka Pandora yang sedang asik tersenyum melihat Seiryu yang sedang minum susu itu di meja tamu ini


“(sudah kuduga, tetap saja Dia memang Masih anak – anak, tapi tetap dia Demi God, mungkin Suzaku tau kekuatannya) hey…Suzaku..”


“Emm ?”


Suzaku pun menghampiriku yang berada cukup jauh dari meja tamu itu


“walaupun dia ini bocah, tapi apa berkah miliknya ?”


“….Emm, kurasa kau nanti juga akan mengetahuinya, dan lagi, Kenapa Pandora itu cengar - cengir di depan Seiryu sih ?”


“mungkin ka Pandora suka anak – anak, dia terkadang menghampiri panti asuhan bukan ?”


“hoh…Benar juga !”


Seiryu pun selesai meminum Segelas susu dalam ukuran besar itu dan membanting gelasnya ke meja seperti seorang yang habis minum Bir


“bagaimana susu nya Seiryu ?”


“Emm..Ini lumayan…Cuma masih kurang, apa masih ada lagi ?”


“Emm ? kurasa masih ada di ruang penyimpanan, mau kaka ini ambilkan ?”


“(ka…kaka ?!)”


“(ka…kaka ?!)”


Entah kenapa aku merespon hal yang sama seperti Suzaku, apa kita bersependapat…


“itu terlalu lama ! cepat keluarkan saja Punyamu ?”


“Ehh ?! Pu..Punya ku ?”


“ya…cepat keluarkan !”


“……..……”


“(Ohhh…Apa maksudnya ?)”


“(Ohhh…Apa maksudnya ?)”


Sepertinya ada sedikit kesalah pahaman yang ingin ku dengar disini


“A…apa sebenarnya maksudmu Seiryu ?”


“hem…tidak mau ya ? kalau begitu kau saja Genbu ! Cepat keluarkan punyamu ?”


“…..Emm ?”


“(Cih, Genbu masih Polos Rupanya!)”


“(Cih, Genbu masih Polos Rupanya !)”


“jangan mengelabuiku, kalian para wanita kan bisa mengeluarkan susu untuk minum para bayi ! sekarang berikan saja padaku !”


“…….itu…kurasa…masih belum ada…”


“Ehh ?”


“be..benar ! jadi tunggu saja disini dan akan ku ambilkan susunya di gudang ya ? ya ?”


“Hem...baiklah !”


Ka Pandora pun berdiri dan mau berjalan ke luar ruangan, tapi saat dia melewati kami berdua..


“…..kalian….akan dihukum….”

__ADS_1


Dia pun keluar ruangan dan menutup pintunya dengan gebrakan


“Emm….Ao, apa kita bersalah ?”


“kurasa tidak, Cuma kita akan tetap kena batunya !”


Beberapa saat setelah ka Pandora membawakan susu lain untuk Seiryu, tiba – tiba Tesa, Noel, dan Rin datang ke Ruang Pandora ini


“tuan Putri ? kami datang ! apa ada hal yang ingin di sampa-!! Huh ?! KYAAAA !!”


Tesa pun langsung berlari dan memeluk Seiryu tanpa pikir panjang


“SIAPA ! SIAPA ! SIAPA BOCAN IMUT INI ! LUCUNYA !”


“LE..LEPASKAN MANUSIA ! YANG ADA DI HADAPAN MU INI DEMI GOD TAU !”


Aku tau kalau tesa suka sama anak – anak karna dia memang sering datang ke panti asuhan bersama ka Pandora, tapi yang dia sekarang peluk itu seorang demi god, apa dia tidak takut ?


“BEGITUYA ?! NAMAKU TERESA ! KAU BISA PANGGIL AKU KAK-TESA ! AYO COBA ?!”


“O...OGAH !”


Tiba – tiba ka krau datang bersama dengan beberapa anggota Vermelia Rose dan juga tentara negara


“Permisi, maaf menggangu percakapan kalian ! tapi ka Iris sudah menunggu anda Tuan Putri !”


“ahh, Sudah waktunya ya ?!”


“ka Pandora mau kemana ?”


“ada rapat sedikit Ao, aku memanggil teman – temanmu untuk minta tolong ajak Seiryu untuk berkeliling Negara ku ini, aku selesai jam 12 siang ko, sampai waktu itu tolong bawa dia berkeliling ya ?”


“Emm...baiklah !”


Sesuai rencananya, kami membawa Seiryu yang masih bocah itu berkeliling Negara ini, tesa pun menyarankan untuk membawanya ke taman yang ada di sector 2 karna dialah yang paling bersemangat dari semua orang yang ada disini


“Seiryu ! Ada ice cream disana ? apa kau mau ?”


“…..Emm, Boleh !”


“Noel juga mau !”


“Ok, Ok, Rin dan Genbu juga mau ?”


“aku disini saja !”


“…aku…tidak…usah…”


“Ok !”


Tesa dan Noel pun membawa Seiryu ke tempat punjual ice cream


“…...Ao.....apa benar dia demi god nya ?”


“aku tau kau keheranan Rin, tapi dia yang bilang sendiri kalau dia itu Demi God, dan dilihat dari sikapnya yang bocah namun sedikit serius itu…kurasa memang benar dia demi god !”


“apa berkah miliknya ? kau tau Ao ?”


“Kalau itu…kurasa Suzaku tau…”


“…dia itu…dapat menghentikan waktu !”


“Me..Menghentikan waktu ?! berkah yang luar biasa!”


“aku juga berfikir begitu, tapi ada kekurangan dari kekuatanya itu, karna itu aku tidak mau bilang kalau aku banyak tau mengenai dia !”


Bukan nya menghentikan waktu itu adalah berkah yang sangat hebat ?! pasti ini akan semakin mudah untuk mengalahkan Tendo Agami !


“Tapi ! itu tetap saja berkah yang sangat kuat bukan ? kuyakin tendo agami tidak akan berkutik melawan Seiryu !”


“…...Kau, kau mau melawan nya Ao ?!”


“Ehh ?!”


Tiba – tiba Seiryu dan teman – teman ku yang membawa ice Cream sudah berdiri di belakangku dan mengagetkanku saat Seiryu bicara seperti itu


“kau mau melawan Tendo Agami……Ao ?”


“Tentu saja ! memangnya kenapa ?! ”


“…..Lupakan saja rencana mu itu !”


“..........apa maksudmu ?!”


“kau yang manusia itu tidak mungkin menang melawan Tendo Agami, terimalah takdir kalau dunia mu akan punah dan manusia akan mati di dunia ini !”


“APA ?! KENAPA KAU BICARA SEPERTI ITU BOCAH ?!”


“…...kau sepertinya tidak mengerti satu hal Ao ?”


“HAH ?!”


“walaupun kau memiliki 3 Demi god disini, tentu saja hanya kalian lah para manusia yang bisa menghadapi dia !”


“…..Eh ?!”


Apa makudnya itu ? apa itu berarti kalian tidak mau melawan Tendo Agami ?


“jadi….kalian ?”


“kami ini adalah demi God yang dihidupkan kembali oleh Tendo Agami, apa kau berfikir serangan berkah kami bisa melukai Dewa yang memberikan kami berkah dan kehidupan ?”


“……..Ugh….apa itu benar Suzaku ?! Genbu ?!”


“....................”


“…..Maaf….Ao….”


Bahkan Suzaku pun tidak bicara, jadi benar mereka pun tidak berkutik melawan Tendo Agami, kalau begitu, apa yang harus kami lakukan…apa menerima saja kepunahan manusia ini begitu saja ?!


“……Ugh”


“…..Jadi ? apa maumu sekarang, Ao ?”


Aku melihat ke arah teman – teman ku karna aku yakin, kalau kita semua bersama, tidak ada yang namanya 0 persen, pasti kami memiliki jalan walaupun itu kecil


“….Aku, akan tetap melawan nya ! karna di dunia ini, telah pergi orang – orang yang berharga bagiku, dan juga orang – orang berharga yang masih berjuang bersamaku ! karna itu, aku tidak bisa menyerah begitu saja dengan dunia ini ! aku akan melawan nya ! bagaimana dengan mu, Demi God Seiryu ! apa jawabanmu ?!”


Bocah Demi God yang terlihat berumur 12 tahun itu pun tersenyum di hadapan kami semua ini


“Hehehe ! Menarik ! kalau begitu akan ku bantu kau Ao ! Selamat ya….Sekarang ini berkah demi god Seiryu ada di tangan kalian !”


“Ahh, Mohon bantuan nya ! Seiryu !”


Pasti ada jalan ! walaupun jalan itu kecil, itu tetap akan membawa kami menuju hari kemenangan kami, dan mengakhiri dunia mimpi buruk ini

__ADS_1


to be continue......


__ADS_2