Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
Tendo Agami


__ADS_3

Setelah kami bertiga mendapat senjata kami, kami kembali berlatih di Area pelatihan itu, ka Iris juga sepertinya ada yang ingin diumumkan kepada kami semua !


“maaf mengganggu latihan kalian semua ! aku memiliki data baru tentang 2 musuh kita !”


2 ? kukira data barunya hanyalah tentang Mother Zoa ! tapi sepertinya musuh kami bertambah !


“yang pertama ! Mother Zoa type Moster lvl 4 ! kami menepatkanya di lvl 4 karna dia memiliki pertahanan yang kuat ! gerakannya tetap berhati – hati saat menyerang tapi dia 2 x lipat lebih besar dari Zoa biasa ! dan serangannya juga Fatal ! tetap tidak memiliki Hervanan tapi yang jadi masalah adalah serangan cakarannya yang mematikan. Kelemahannya tetap sama yaitu kepalanya, jika ada yang ingin mengetahui lebih lanjut, baca saja di note Enemy di Hp kalian !”


Tentu saja Mother Zoa ini akan ditempatkan di lvl 4. Secara teknis dia adalah Monster yang sulit untuk dibunuh, dan serangannya yang mematikan ! syukurlah aku waktu itu hanya dipukul oleh monster itu dan masih hidup sampai sekarang


“berikutnya ! kami menamai zombie ini Mega Breath lvl 3. Zombie ini badannya besar dan mengeluarkan asap racun yang sama dengan Minic ! jika kalian menghisap asapnya kalian terkena dampak seperti terkena racun minic yaitu demam dan tidak bisa bergerak selama beberapa jam. Dia juga memiliki Hervana dan itu membuatnya semakin berbahaya”


Benar juga ! dia bisa melumpuhkan kita dan bahkan memiliki Hervana ditubuhnya ! sepertinya berbahaya


“ada 2 teman kita yang terkena racunnya dan telah sadar ! berarti racunnya tidak membuat kita terkena Bakteri Hervana ! tapi jika kalian tergigit atau terluka olehnya ! kalian akan diambangi kematian ! sekian dari informasi ini ! Kembalilah Berlatih !”


“BAIK !”


“baiklah ! kembali berlatih !”


“Ao ! tunggu sebentar !”


“emm ?”


Ka Iris menghampiriku dan mendekatkan wajahnya ke telingaku


“kau dipanggil Pandora ! ikut aku !”


“ehhh ?!”


Ada apa ini ! apa aku melakukan sesuatu hingga dipanggil tuan putri ! tapi lebih baik diam dan ikuti saja.


“a…ada apa ya ?”


“aku juga tidak tau ! pokonya ikut saja ?”


“baik”


Aku mengikuti ka Iris dan sampailah kami di ruang kerja Tuan Putri Pandora !


“dengan Ao ! apapun yang dia katakana padamu ! ketahuilah ini untuk kepentingan mu dan dunia ini ! jadi jangan segan – segan untuk luapkan semua yang kau tau ?”


“ehh ? apa ka Iris tidak ikut masuk ?”


“aku akan menunggu diluar saja !”


“baiklah !”


“ohhh dan satu lagi !”


Dia membisikan sesuatu di telingaku dan sepertinya dia memberiku beberapa saran.


“ka…..kau yakin dengan itu ka Iris ?”


“yaaa…kuyakin dia akan memberikan respon yang lucu !”


“baiklah !”


Ka Iris membuka pintu dan terlihat wanita yang sangat cantik sedang duduk dan menikmati secangkir teh. Akupun sekilas terpana melihatnya dan didorong masuk oleh ka Iris


“waaaa !”


“emm ? ahhh ! akhirnya kau datang juga Ao !”


Pintu tertutup dan aku membungkukkan tubuhku dan memberi hormat


“maaf saya mengganggu anda tuan putri Pandora !”


“…………kamu….disuruh iris melakukan itu ya ?”


“emm ? kukira memberi hormat pada tuan putri dilakukan semua orang !”


“be….berhenti lah….itu membuatku malu !”


“a…ahhhh”


Tak disangka dia tidak suka di beri hormat, dan memberikan respon malu – malu. Berarti memang apa kata ka Iris benar !


“jadi ? ada yang bisa aku bantu tuan putri ?”


“panggil Pandora saja ! aku lebih senang dipanggil namaku saja !”


“kalau begitu Ka Pandora ! ada apa memanggilku kemari !”


Dia berjalan ke meja kerja miliknya dan mengambil beberapa kertas !


“Laporan disini dikatakan ! kau terserang Mother zoa dan kondisimu tetap baik – baik saja padahal kau terpental dan menghantam tembok”


“iyaa…aku juga kaget kalau aku baik – baik saja dan tidak mengalami luka fatal”


“…….Ao !”


“iya ?”


“Buka Bajumu !”


“………….emmm, Tapi tidak ada Kasur disini !”


“Kasur ? Untuk apa ?”


“emm ?”


“………………………”


“………………………”


“ME ! MEMANGNYA UNTUK APA ! AKU CUMA INGIN MENGECEK TUBUHMU SAJA !”

__ADS_1


“maaf ! aku dengan ka Iris suka bercanda dan ka Pandora selalu terkena candaannya !”


“jangan suka meniru candaannya dong tolong ! aku juga sedikit lelah karna itu !”


Aku membuka bajuku dan aku yakin di tubuhku ini tidak ada bekas luka akibat serangan Mother zoa kemarin


“bagian bawah juga ?”


“TIDAK USAH !”


Dia melihatku beberapa saat dan menyuruhku berbalik badan agar bisa melihat punggung.


“!!!”


“emm ?”


Dia sepertinya kaget setelah melihat punggung ku, kuingat sepertinya tidak ada luka apapun di punggungku !


“baiklah cukup ! pakai kembali bajumu !”


Aku kembali memakai bajuku kembali dan bertanya apa yang dia inginkan sebenarnya


“emm ? sebenarnya apa yang ka Pandora inginkan ?”


“27 Juli 2027 !”


“ehh ?!”


“tepatnya di jam 12 siang ! yaitu, Mulainya Nightmare World di dunia ini !”


Mustahil ! dia mengetahui itu dan membicarakannya padaku ! tapi jangan – jangan !


“Ka Pandora ! Jangan – jangan ! kau juga mendengarnya ?”


“benar ! suara sang Dewa bukan ??”


Dia benar – benar mendengar Suara – suara ini ! Ka Pandora ini ! siapa dia sebenarnya


“Ao ! sepertinya kau tidak mencela kalau aku berbohong atau tidak bukan ?"


“iya…itu sudah terbukti karna kau memberi tau isi suara itu kepada orang lain dan kau bisa menyampaikannya tanpa dadamu merasa sakit !”


“benar ! jika kita membicarakan apa kata Dewa ini kepada orang lain ! suara kita tidak akan keluar ! dan dada kita akan merasa sesak ! tapi ini bisa dilakukan karna kita sama – sama mendengar suara Dewa itu !”


“de….Dewa ?”


“benar ! beberapa saat aku juga bingung apakah aku gila atau semacamnya ! tapi beberapa saat setelah kejadian itu ! dia menyebut dirinya Dewa dan bahkan menyebut namanya sendiri !”


“nama ? siapa ?”


“Dewa penguasa Air dan Kehidupan ! Tendo Agami !”


Te…Tendo Agami ! dewa ! benar – benar diluar dugaan !


“bagaimana kau tau aku juga seperti mu dapat mendengar suara – suara itu ?”


“pada awalnya aku juga bingung apa arti Mark ini ! namun saat aku melihat kau juga memilki mark yang sama ! kesimpulannya benar bahwa kau juga seorang “Pendengar” sepertiku !”


“aku juga memilikinya ?! dan Pendengar itu apa ?”


“itu kesimpulan yang aku buat agar kita tidak menyebut dewa atau suara – suara aneh ! jika banyak orang yang tau ! akan semakin kita tersiksa dengan menyembunyikan khasus ini !”


“Ugh…….”


“aku tau kau pasti kaget mendengar semua ini ! tapi tahan rasa mual dan merinding mu itu ! yang kita hadapi di dunia ini bukan hanya monster dan zombie ! tapi pemulai dunia ini pula ! yaitu Tendo Agami !”


“bu…bukan….pose mu yang membuka baju tadi ! sangat Sexy !”


“SERIUSLAH SEDIKIT AO !”


Begitu banyak yang ku ketahui hari ini ! ternya ! suara – suara yang ku dengar ini memang lah suara sang dewa ! benar juga ! Tendo Agami inilah yang memulai Nightmare World pada tanggal 28 Juli waktu itu. Tidak salah lagi ! dialah yang menyebabkan semua ini !


“mungkin saja dia mendengar apa yang kita bicarakan ini disini ! karna selama ini terkadang dia muncul dengan mengomentari apa yang kita hadapi”


“aku tidak ragu dengan itu ! memang beberapa kali suara itu datang dan pergi seperti angin”


“kalau begitu ! sebagai sesama Pendengar kita harus memberi tau apa yang terjadi dan apa yang akan terjadi ! dan untuk yang terjadi dengan tubuhmu Ao ! sepertinya ada sesuatu juga di tubuhmu yang kami tidak ketahui ! kuharap kau lebih hati – hati !”


“ba…baik !”


“ok ! terimakasih ya sudah mau bicara ! aku turut senang karena aku tidak sendirian disini !”


“sama – sama ! kalau begitu aku pamit ! terimakasih atas waktunya ka Pandora !”


Aku membuka pintu dan ka Iris masih menungguku di depan pintu masuk


“ka Iris !”


“ohhh sudah selesai ya ?”


“apa ka iris mendengar semuanya ?”


“tenang saja ! pintu dan tembok ini di buat khusus kedap suara dan sangat kuat ! jadi suara kalian tidak terdengar sampai luar !”


“begituya…..”


“jadi…..bagaimana ?”


Aku mengeluarkan jempol ku dan tersenyum !


“Responya Sangat Imut !”


“Benarkan !”


“KALAIAN INI YA !”


Aku kembali ke aula pelatihan dan aku kaget ada tesa disini yang sedang mengobrol dengan Rin dan Erick !

__ADS_1


“Tesa ! tumbenan kau ada disini ! bukanya kau ada jadwal kerja ?”


“iya ! sebenarnya aku ingin meminta bantuan tenaga kalian karna pasokan bahan makanan baru saja datang ! dan pengurus persediaan mendadak sakit !”


“begitu ya ! apa kita bertiga cukup ?”


“emmm, kurasa cukup ! mohon bantuan kalian ya !”


“tengang saja ! temanya Rin adalah temanku juga ! aku akan bantu !”


“….emmm….tenang saja !”


“serahkan pada kami !”


“terimakasih ! kalau begitu ayo !”


Kami berjalan menuju dapur dan tesa memperkenalkan kami ke kepala koki disini


“teman – teman ! ini kepala chef disini ! dia pak Dio. Pak dio ! mereka orang – orang yang akan membantuku membereskan gudang !”


“emmm…..terimakasih ya kalian mau membantu ! sebenarnya banyak petugas kami yang sakit. Jadi petugas gudang kurang orang !”


“tenang saja pak dio ! biar kami yang urus masalah gudangnya !”


“hohohho ! anak muda memang bisa diharapkan ! ini kuncinya tesa ! kau juga bantu mereka !”


“baik !”


Kami berjalan menuju gudang dan ternyata gudang ini besar sekali !


“gu….gudang makanan yang besar sekali !”


“ahahah begitulah ! aku juga kaget pertama kali melihat gudang ini ! ayo masuk !”


Kami masuk dan gudang ini begitu dingin dan memang disini ada banyak kardus yang belum tertata rapih


“ini ya ? kardus – kardus makananya ?”


“iya, karna belum ada yang mengurusnya semenjak para pengurus gudang sakit ! jadinya masih berantakan seperti ini !”


“para ? memangnya berapa orang yang sakit ?”


“4 orang !”


“mereka sakit bersamaan ?”


“iya ! kami menemukan mereka terkapar di gudang, saat diperiksa, mereka ternyata demam !”


“demam saja ? apa mereka juga sulit untuk bergerak ?”


“ehh ? dari mana kau tau ?”


“…..teman – teman !”


“emmm…tidak salah lagi !”


“pasti racun dari type monster minic !’


“monster ! Minic ? mereka keracunan ?”


“itu belum pasti ! kemungkinannya kecil sekali kalau minic itu bisa masuk ke benteng ini ! ayo kita bereskan kardus – kardus ini sekaligus memeriksa keadaan gudang ini !”


“ok !”


“emm !”


“a…aku juga bantu !”


Kami membereskan persediaan gudang ini dan sekaligus memeriksa adanya tanda – tanda dari monster minic ! menurut data, Minic memang tidak berbahaya ! namun racunnya juga menimbulkan demam dan membuatmu sulit untuk bergerak ! dia juga bisa saja melukai korbannya. Jadi status disini juga berbahaya.


“kurasa memang kemungkinan kecil minic berada disini ! aku belum pernah dengar ada monster atau zombie yang berhasil masuk kesini !”


“aku juga sama ! bagaimana dengan mu rin ?”


“emmm…kurasa tidak !”


“pasti memang mereka hanya demam saja ! walaupun memang aneh mereka demam secara bersamaan !”


“disini juga tidak ada tanda – tanda adanya gas atau makanan yang beracun !”


Apa mereka keracunan dari makanan luar ! kalau begitu kita harus membuat pemeriksaan makanan juga di Negara ini


“ayo selesaikan ini dulu ! dan Rin ! buatlah laporan mengenai insiden ini ke ka Iris !”


“emmm…baiklah…”


Gudang Pun berhasil dibereskan dan tidak ada tanda – tanda dari minic !


“terimakasih ya karna telah membantu ! jadi mengganggu latihan kalian !”


“tidak masalah tesa ! itu juga menjadi latihan yang bagus ! kalau begitu kami kembali ke aula pelatihan ya !”


Rin berjalan dan menghampiri tesa dan menegang tangannya.


“rin ?”


“….mulai sekarang, sedikitlah berhati – hati ! aku merasa ada yang tidak beres disini ! jika ada – apa tolong berik aku kabar"


“rin….emmm….tentu ! aku akan hati – hati dan mengabari kalian kalau terjadi sesuatu !”


“baiklah ! kami pergi dulu ya Tesa !”


“Terimakasih ya !”


Sepertinya memang ada yang tidak beres disini ! semoga saja tidak terjadi sesuatu yang buruk !


to be continue.......

__ADS_1


__ADS_2