Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S3) Half Pride for Genbu


__ADS_3

Aku, Yuna dan Suzaku pun akhirnya kembali ke Zenxter dengan selamat, memang Teleportasi milik Suzaku ini sangat bisa di andalkan.


“Baiklah, aku akan serahkan data ini pada intel nya Pandora, kalian berdua lebih baik temui Noel sesuai rencana Pandora tadi”


“Baiklah”


“Ayo Ao !”


Aku dan yuna pun menuju tenda tempat teman – temanku, dan syukurlah Noel dan Tesa masih ada di dalam tenda


“Aku pulang !”


“Selamat datang Ao, Yuna juga ! Emm ? Ahh ! Kalian Terluka !”


“Apa yang terjadi pada kalian berdua ?”


“Aku akan menceritakannya, tapi bisakah kau sambil mengobati kami Noel ?”


“Tentu ! Tidak masalah !”


Kami pun beristirahat sejenak selagi Noel menyembuhkan luka – luka ku dan juga Yuna, sambil menjelaskan semua yang terjadi


“Begitu, ya. Semua ulah Todoroki itu !”


“Ya, namun Saat ini ka Pandora meyuruh kami menemui mu untuk menyembuhkan luka – luka ku dan juga yuna, dan setelah ini kita harus segera menemui Seiryu !”


“kalau soal Seiryu, ku dengar dia belum keluar dari kamarnya ! dan kurasa aku lihat kalau Genbu juga masuk ke kamar nya !”


“sepertinya karna ka Pandora merencanakan ini, ada sesuatu hal yang ka Pandora suruh pada Ryu !”


“tapi apa yang mereka lakukan berduaan di kamar ? apa jangan – jangan ! Kisah Cinta sesama Demi God !”


“………..”


“………..”


“………..”


“Maaf…Cuma bercanda”


“Pokoknya setelah luka Yuna sudah Sembuh, kita segera menemui Seiryu di ruangannya !”


“Ehh, memang nya Luka mu sudah sembuh total Ao ?”


“begitulah ! ini berkat mu Noel !”


“S-Syukurlah yaa ! (seperti biasa penyembuhan Ao sangat cepat)”


Setelah beberapa saat sampai luka – luka yuna telah terobati, kami pun segera menuju ke kamar milik Seiryu ini


“Ini dia kamarnya ! ngomong – ngomong apa kita tidak apa – apa menemui mereka ? sepertinya kita akan mengganggu nya saja !”


“Ingatlah Yuna, ini juga perintah dari ka Pandora, apapun yang mereka lakukan, kita harus tetap menemui seiry-“


“(Hemm…Ini enak sekali Seiryu !)”


“EHH ?!!”


“EHH ?!!”


“EHH ?!!”


Dari dalam, saat aku mau mengetuk pintunya, tiba – tiba aku mendengar suara Genbu dengan sangat jelas


“(Enak kan ?! sudah ku duga kau akan menyukai nya !)”


“(Yaa ! mungkin aku bisa lebih banyak lagi !)”


“(Lebih Banyak lagi ?!!)”


“(Lebih Banyak lagi ?!!)”


“(Lebih Banyak lagi ?!!)”


Se-sebenarnya…apa yang mereka lakukan di dalam, apa kedatangan kami ke sini benar – benar mengganggu mereka ?


“………..”


“hehehe,Ada apa Ao ? tidak jadi mengetuk pintunya ?”


“……..(si yuna ini Ya !)”


“seperitnya mereka lagi sibuk ! kurasa kita akan menggangu mereka Ao !”


“……(menurutmu kau bisa mengkategorikan hal itu “sibuk” Tesa ?!)”


“Kenapa ? Siapa tau mereka sedang melakukan hal yang mengasikan ! Noel jadi penasaran !”


“……(Aku tau Noel ! tapi tolong jangan di bicarakan !)”


Dengan ke beranian, aku pun mengetuk pintu, dan sepertinya tadi yang menjawab ketukan ku adalah Genbu,dan benar saja tiba – tiba Genbu


“Ya ?! Ahh, Tesa dan kawan – kawan !”


“G-Genbu…m-maaf ya kami menggangu kalian berdua”


“Tenang saja tidak menggangguku ko, apa kalian mau bergabung juga ?”


“GA-GABUNG ?!”


“GA-GABUNG ?!”


“GA-GABUNG ?!”


“YA ! Susu ini enak sekali loh ! aku tidak pernah mencicipi nya yang seperti ini !”


“…..Ehh ?”


“…..Ehh ?”


“…..Ehh ?”


“Hemm ?”


Setelah ke salah pahaman, kami pun masuk ke ruangannya dan melihat kalau ternyata Genbu sedang istirahat sambil meminum susu yang biasanya seiryu minum


“Tesa ! ini enak sekali loh ! mau coba ?”


“E-Eh ? Ahh, Boleh saja ! Terimakasih Genbu (bukanya ini cuma susu ?)”


“Jadi, apa yang kalian berdua lakukan di sini Ryu ?”


“aku sedang melatih Genbu untuk membaca Stone nya lebih dalam !”


“Stone ? Ahh, kalau tidak salah Genbu memang kurang bisa memahami Stone miliknya bukan ?”


“Yaa, dia memang sedikit berbeda dengan kami ber 3, karna dia kehilangan beberapa ingatan nya, itu pun menghambat proses penyesuaian tubuh pada Stone miliknya !”


“Penyesuaian Tubuh ?”


“Pada dasarnya, kami – kami para demi god ini, merasa sangat nyaman di dekat Stone karna Stone ini juga bagian dari Tubuh kami, Namun karna gejala Genbu yang hilang ingatan, reaksi otak yang membuat tubuhnya merespon Stone nya pun berkurang, sehingga kendala seperti ini pun bisa terjadi !”


“Ngomong – ngomong apa yang terjadi pada Stone milik Byakko ?!”


“Ahh, kalau itumah dia dengan mudah memahaminya, karna pada dasarnya Stone nya adalah bagian dari pedang kutukan miliknya, sehingga pedang kutukan dia itu menjadi semakin kuat !”


Y-ya, aku tidak bisa menentang itu, bahkan aku semakin bisa menyimpulkan kalau Byakko lebih kuat dari ka misa


“Lalu…bagaimana hasilnya ?”

__ADS_1


“Dia masih harus lebih konsentrasi lagi ! karna ini kali ini aku sedikit memaksanya !”


“M-maaf kan aku yang kurang bisa di andalkan ini Seiryu”


“Ahh, aku tidak bilang seperti itu genbu, lagian kau ini sudah ber-!”


“TIDAK GENBU !”


Tiba – tiba tesa pun langsung menggenggam kedua tangan Genbu


“Kau sudah berusaha sebisamu ! aku yakin kau akan secepatnya paham arti dari stone mu Genbu !”


“Tesa….Emm, Baiklah !”


“………(SIALAN KAU TESA ! aku kan baru mau bilang begitu pada Genbu !)”


“…Ryu, kau tak perlu terlihat marah seperti itu !”


Namun apa yang bisa kita bantu di sini, apa ada hubungannya dengan ka Pandora menyuruh kami menemui mereka


“Lalu, apa kau tau alasan Kenapa ka Pandora menyuruh kami menemui kalian ?”


“Sebenarnya, jika Genbu sudah bisa memanfaatkan berkah dari stone nya, itu akan sangat berguna untuk kita yang sedang mencari Dokter Savria !”


“Benarkah ?”


“Yaa, mungkin kalian tidak mengetahui nya, Tapi Stone milik genbu lah yang memiliki efek terkuat di antara kami, Karna stone nya memiliki elemen kehidupan dan juga bumi ! Genbu pun bisa memanfaatkanya untuk mendeteksi seluruh kehidupan di bumi dan juga mengendalikannya !”


“L-Luar biasa ! itu berkah yang hebat sekali Genbu !”


“K-kau terlalu memuji Ao, tapi pada dasarnya, aku belum bisa memahami Stone ku ini ! aku butuh waktu !”


“benar juga, mungkin ada yang bisa kita bantu juga Genbu ?”


“Emm ? apa ya ?”


Sepertinya dia juga tidak tau apa yang bisa membuat dia bisa lebih memahami Stone nya, mungkin yang lain ada saran


“Apa kalian ada saran ?”


“Emm, kalau sesuai pengalaman, kurasa meditasi di air terjun cukup bagus bukan ?”


“benar juga Yuna ! itu saran yang bagus !”


“Air terjun ?”


“benar ! Sebelumnya, aku, yuna dan beberapa anggota savior pernah berlatih dan meditasi di siraman air terjun ! kurasa itu akan membuatmu lebih fokus !”


“Ahh, kalau soal itu kurasa tidak akan terlalu membantu”


“Ehh ? Kenapa ?”


“aku pernah melakukan meditasi itu selama 3 hari tanpa berhenti, dan yang ku dapat hanyalah perut ku yang kelaparan saja !"


“(ITU EKSTRIM SEKALU GENBU !)”


“(ITU EKSTRIM SEKALU GENBU !)”


Mungkin ada saran lain


“Noel ada saran ?”


“Emm…Noel tidak tau apa yang membuat Genbu jadi fokus, tapi kalau soal menyarankan, kurasa Genbu bisa mencoba untuk berada di perpustakaan dan membaca beberapa buku ! Gimana ?!”


“…..……apa kita punya perpustakaan ?”


“……..…Tidak ! semua sudah hancur Lebur !”


Ok, Next !


“Tesa ?”


“…...Emm, Ohh ! Genbu, kau sudah mendapat ingatan kembai tentang dirimu dan juga ibu mu kan ?”


“Hemm, mungkin kita bisa melakukan sedikit hal seperti halnya Byakko dan ibu nya melakukan kegiatan bersama ! kurasa membuat ingatan Genbu perlahan kembali juga bagus bukan”


“Hemm, saran tesa ada benar nya juga, sebenarnya aku juga kebingungan dengan apa yang harus ku lakukan pada Genbu, karna itu aku berikan saja dia susu !”


“(Kurasa itu tidak ada hubunganya !)”


“(Kurasa itu tidak ada hubunganya !)”


“Ahh, ngomong – ngomong soal Ibu ku, kalau tidak salah…”


Genbu pun pergi ke ruangannya setelah bilang kalau dia mengingat sesautu, setelah beberapa saat, dia pun kembali dengan selembar kertas di tangannya


“Ini…aku menemukan ini di lemari rumah ku !”


“Rumah mu ? Ohh, ini kan sebuah Resep Masakan !”


“Masakan ?”


“Yaa, Ini Resep untuk membuat Lasagna !”


“Lasagna ?”


“Kayaknya pernah dengar”


“Aku juga tidak pernah memasaknya, tapi karna ada resepnya ! kurasa kita bisa saja membuatnya !”


“Itu…kurasa itu…makanan yang selalu ibu ku buat !”


“Hemm, Baiklah ! mari kita buat ini dan makan bersama ! mungkin saja ini bisa membuat Genbu ingat sesuatu lagi !”


“K-Kau bisa membuatnya Tesa ?”


“Hehe ! serahkan saja padaku ! Suzaku !”


“Hah ? kalau Suzaku kan tidak ada di sin-“


“Memanggil ku ?!”


“WAAA !!”


Dia ini ! Muncul seenak nya saja !


“Siapkan bahan – bahan ini segera !”


“Hah ? kenapa Aku ?”


“Kau tidak mau mencicipi masakan yang di buat Noel ?”


“DENGAN SENANG HATI AKAN KU SIAPKAN !”


Suzaku pun langsung menghilang dan pergi membawa selembar kertas itu


“kita tidak bisa memasak di sini ! ayo pindah saja ke tenda ku dan Ao !”


“Ok !”


Karna semua sudah di rencanakan, kami pun semua pindah dan kembali ke tenda ku


“Genbu dan Seiryu bisa menunggu di sini ! sedangkan Noel, Ao, dan Yuna bantu aku memasak Ok !”


“Ok !”


“tentu !”


“Ayo kita buat yang enak !”

__ADS_1


“Kita siapkan peralatan dulu sambil menunggu Suzaku kembal- !”


“AKU SUDAH DAPAT SEMUA !”


“WAAA !! CEPATNYA !”


“Ini ! bahan – bahan nya ! jangan lupa bagian ku juga ya ?”


“Tentu saja Suzaku, sekarang tunggu saja selagi kami masak !”


“Ok !”


Kami pun memulai membuatnya, dan sepertinya resep ini sangat mudah untuk di pahami, terlihat tesa begitu lancarnya mengolah bahan – bahan dan memberikan kami instruksi untuk membantunya


“(Sepertinya dia memang koki yang hebat !)”


“a-ao, bantu aku potong ini dong !”


“apa kau yakin tidak memaksakan diri Yuna ? kalau kau belum sembuh total lebih baik istirahat saja !”


“Tidak mau ! aku juga mau bantu !”


“Yasudah sini !”


Lalu, Proses memasak untuk 7 orang ini pun berlangsung selama 30 menit, dan tentu saja setelah itu, makanan pun telah siap !


“TARAAA ! MAKANAN SIAP !”


“Wahh ! terlihat Enak ! Ayo makan !”


Aku pun mencicipi lasagna ini dan terkejut karna rasanya akan seenak ini !


“wahh ! ini Enak juga ! bagaimana Genbu, kau suka ?”


“………….”


Terlihat kalau genbu pun masih diam saja dan menatap lasagna itu, sepertinya dia sedikit ragu untuk memakannya


“Ada apa Genbu ? Enak ko ?”


“……….Tesa, Aku tidak tau harus membalasnya dengan apa, Tapi Ini…”


Tesa pun menepuk pundak Genbu dengan senyuman di wajahnya


“Tidak perlu sungkan, dengan kata - kata seperti “Terimakasih” atau “Ini Enak Tesa ” aku sudah sangat senang dengan itu !”


“…….Hem, kalau begitu”


Genbu pun mulai menyendok Lasagna itu ke mulutnya, wajahnya pun langsung berseri – seri saat mencicipinya


“….Ini Enak sekali, Tesa !”


“Hehehe ! aku jago masak kan ?! Tapi ini masakan kita bersama, karna itu rasanya pasti akan lezat !”


“Kau benar !”


Sepertinya dengan senyuman genbu seperti itu, aku tau kalau dia sangat menikmati ini, Tapi yang kita cari adalah…


“Bagaimana Genbu ? apa kau mengingat sesuatu ?”


“…..sepertinya sedikit, Aku tau kalau ini adalah masakan ibu yang sering dia masakan kalau ada semacam perayaan !”


“Perayaan ?”


“Benar, seperti ulang tahun, atau mendapat kabar yang menggembirakan !”


“Heh, kurasa memang sangat enak makan lasagna saat ada kabar baik yang datang”


“…Hem !”


Genbu pun tiba – tiba berdiri setelah menghabiskan lasagna miliknya


“Terimakasih Tesa, dengan ini kurasa aku harus berjuang lebih baik lagi ! bukan hanya untuk ku, tapi ini juga untuk kita semua !”


“Tentu ! kalau kau lapar, seringlah datang ke mari ! aku akan buatkan banyak makanan untuk mu !”


“Kalau begitu, aku permisi dulu ! karna ada yang harus ku lakukan ! Ayo Seiryu !”


“hoh, dia lagi ada niat rupanya ! kalau begitu kami duluan ya !”


Genbu dan Seiryu pun pergi duluan untuk menyelesaikan tugasnya


“Jadi, sekarang bagaimana ?”


“kusarankan Ao dan Yuna istirahat saja dulu dan akhiri hari ini, dan bersiaplah untuk hari esok !”


“memangnya besok ada apa ?”


“……ini hanya firasatku saja, Tapi…Kurasa besok akan menjadi hari yang sibuk !”


Seperitnya, firasat Suzaku itu ada benar nya juga, selagi kami bisa istirahat, lebih baik mempersiapkan untuk Hari esok nya !


To be continue…


----Extra----


“Ahh, Itu mereka !”


Pasukan bantuan pun datang untuk menjemput Pandora dan kru yang tertinggal


“Tuan Putri Pandora ! Maaf atas keterlambatan kami ?!”


“ada apa ? apa kalian di serang zoa atau zombie ?”


“Iya, tiba – tiba beberapa Zoa menyerang kita saat perjalanan kesini !”


“Hemm, Yasudahlah, Ayo semua naik ke mobil tank, kita harus secepatnya kembai ke zenexter”


“Anu…Tuan Putri”


“ada apa ?”


“ini mengenai Laporan kalau Ao dan Yuna sudah kembali !”


“ya, aku yang menyuruhnya !”


“Tapi kenapa Tidak Tuan Putri saja yang kembali lebih dulu ? karna Letnan Iris dan Letnan Misa juga ikutan pergi, jadinya tidak ada penanggung jawab yang bisa mengatur Zenexter !”


“……....…Hey Iris ?”


“Apa ? aku kan panik karna kalian butuh bantuan, jadinya aku suruh Suzaku dan langsung ke tempat kalian !”


“Lalu bagaimana dengan penanggung jawab nya ?”


“Tenang saja, Aku meninggalkan pesan di meja kerjamu, kalau siapapun yang membacanya dia akan jadi pemimpin sementara !”


“Hoh…kalau begitu masalahnya sudah selesai bukan ? mungkin pelayanku Sieg yang membacanya ?”


“a-anu…s-sebenarnya…”


“ada apa lagi ?”


“saat ini Narmaira sedang duduk di kursi Tuan putri ! jadi kurasa, dia yang pertama kali membaca pesan itu !”


“…………”


“………..”


“Tuan putri ? Letnan Iris ?”

__ADS_1


“KITA HARUS KEMBALI SEKARANG JUGA !”


“KITA HARUS KEMBALI SEKARANG JUGA !”


__ADS_2