
Mustahil ! Pria besar ini ?! adalah Rion ?!
“Rion….Kau benar Rion kan ?”
“…………………”
Ka misa pun sepertinya mempercayai kalau dia itu Rion, tapi apa benar kalau dia benar – benar orang yang ka Misa maksudkan ?! bukanya ka Misa bilang kalau Rion itu telah lama meninggal ?
“Rion…..”
“HEM…SEPERTINYA AKU MEMANG TIDAK BISA MENGHINDAR DARIMU YA…..MISA !”
“Jadi, kau benar – benar Rion ?!”
“YA, LAMA TIDAK BERJUMPA….MISA !”
Ka misa pun berekspresi sangat kaget namun bingung dengan apa yang terjadi di depannya ini
“J-Jadi…selama ini kau masih hidup ?!”
“TENTU SAJA TIDAK, KAU TAU SENDIRI KAN KALAU KAU ORANG YANG MENGUBUR JASAD KU SAAT AKU MATI BEBERAPA TAHUN LALU !”
“……..I-Itu berarti”
“BENAR ! SIAPA LAGI KALAU BUKAN TENDO AGAMI, DEWA YANG MEMEGANG KEHENDAK DARI DUNIA INI ! BERKAT DIALAH AKU BISA HIDUP KEMBALI !”
Kalau memang benar apa yang dia bicarakan, itu artinya dia seharusnya bagian dari Reaper, tapi kalau tidak salah saat Noel bicara dengan nya tadi, dia menyebutkan kalau dia juga memburu para reaper – reaper itu, kalau begitu siapa sebenarnya pria ini
“MISA ! KAU SATU – SATUNYA YANG MENGERTI AKU DARIPADA BYAKKO DAN JUGA HANA INI ! KARNA ITU, BERGABUNGLAH DENGAN KAMI AGAR KITA BISA TETAP HIDUP DI DUNIA INI !”
“…I-itu….a-aku !”
Suzaku dan Ryu pun mendekat ke arah ka misa dan berusaha meyakinkan dia
“Misa ! kau tidak mungkin menerima ajaknnya kan ? dia itu musuh kita !”
“benar ! apa yang terjadi padamu ?! aku tau kalau dia itu masa lalumu ! tapi sekarang ini situasinya berbeda, Lihatlah ! dia menyekap noel dan berusaha membunuh kita !”
“A…Aku tau…t-tapi !”
“MISA ! DATANGLAH PADAKU, AYO KITA BERJUANG KEMBALI SEPERTI DULU KALA !”
“Seperti…dulu kala…”
“BENAR ! KAU DAN AKU MELAWAN DUNIA INI ! KITA HADAPI BERSAMA – SAMA !”
“B…bersama – sama !”
Ka misa pun semakin melangkah mendekat ke arah Rion itu dan dia berusaha menggenggam juluran tangan dari Rion itu ! ini gawat ! aku harus lakukan sesuatu !
“Rion…..”
“BENAR ! KEMARILAH MISA ! KAU DAN AKU AKAN BE-?!”
PLAKKK !!
“HEMM ?!”
“A-Ao ?”
Aku tau, saat ini aku tidak bisa begitu saja terdiam dan pingsan disini dan melihat guruku bergabung dengan mereka, karna itu, aku pun harus bangkit dan meyakinkan guruku ini kalau jalan yang ada di depannya itu adalah jalan yang salah, dengan cara menamparnya cukup keras !
“kau pikir kau mau ke mana ka misa ?”
“A-Ao…kau..”
“kau mau menggenggam tangan orang itu, dan melupakan sejauh mana kami yang ada disini berjuang bersamamu ?! pikirkan lah lagi apa yang harus kau lakukan ka misa !”
“…………….”
“aku sebagai murit mu disini meyakinkan mu ! bahwa yang kau lihat di depan mu saat ini adalah mimpi burukmu! apa kau mau begitu saja tenggelam ke dalam mimpi buruk itu ?”
“D-Dengar Ao, aku…aku dan Rion itu..”
Aku pun langsung berbalik badan dan menghadap ke arah musuhku
“Pikirkan lah baik – baik ka Misa, tapi ingatlah satu hal, kalau aku ini masih ingin berjuang bersamamu untuk mengakhiri dunia yang keji ini !”
“……..Ao”
Sekarang ini ka misa tidak dapat bertarung, hal yang harus di utamakan adalah bagai mana cara merebut kembali Noel
“HEMM…SEPERTINYA AKU KECEWA PADAMU MISA ! KAU LEBIH MENDENGAR OMONGAN BOCAH INGUSAN ITU !”
“……………..”
“Diamlah kau pria besar ! akan ku robek mulut mu itu karna sudah mengganggu guruku !”
“HEMM….INI SEMAKIN TIDAK ENAK DILIHAT !”
DUAKKK !
"Aghh !”
Rion itu pun memukul perut noel sampai noel pingsan seketika !
__ADS_1
“Noel !”
“HANA ! BYAKKO ! KITA PERGI DARI SINI ! LAKUKAN LAH RENCANA KE 4 !”
“Baik !”
Gadis bernama Hana itu pun mengeluarkan remote dan menekan tombol di remote itu, lalu seketika….
DUARR ! BLAMMM !
Ledakan pun terjadi di gedung ini, sepertinya mereka mau meruntuhkan gedung ini bersama kami semua disini
“Gawat ! mereka akan menghancurkan gedung ini !”
”Ao, Ayo kita lari dari sini !”
“T-tapi ! Noel….”
Mereka pun lari ke arah dalam tempat mereka muncul tadi dan menutup pintu ny dengan sangat rapat
“Haruskah kita kejar mereka Ryu ?!”
“Jangan ! jika kita mendobrak pintu itu, kita tidak tau apa yang ada disana ! keluar saja lewat pintu masuk !”
“Baik !”
Kami pun langsung keluar dari gedung ini, dan kembali ke titik awal di depan Gedung ini
“Hahh..hah…Lari ! menjauh dari gedungnya !”
BLAMMMMM !!
Gedung ini pun runtuh dan kami berusaha semaksimal mungkin untuk menjauh dari gedung yang runtuh ini
Pada akhirnya, kami semua memang selamat disini, tapi kami gagal membawa Noel bersama kami
“…....Noel”
Aku meninggalkan nya sendirian, apa yang harus ku lakukan sekarang untuk menyelamatkan nya..
“Tenanglah Ao,aku janji besok kita akan membuat team besar dan mencari mereka ! tapi saat ini mari kita tunggu bala bantuan dulu dan kembali ke Zenexter untuk mempersiapkan semuanya !”
“……...Baiklah”
Bertahanlah Noel, aku pasti akan kembali lagi dan menyelamatkanmu dari tangan mereka !
Setelah itu, bala bantuan pun datang dan kami pun dibawa oleh beberapa tentara desa untuk kembali ke zenexter, setelah sampai di gerbang desa, ternyata Tesa dan Rin sudah menunggu ku di sini
“Ao !”
“Ao !”
Mereka pun langsung menghampiriku dan aku tidak tau apa yang harus ku lakukan dengan semua ini
“Kau kembali ! tapi…dimana Noel ?!”
“Ao ! Dimana Noel ?! jangan bilang kalian….”
“…........maaf ! kami gagal menyelamatkannya !”
Tesa dan Rin pun terkagetkan dengan apa yang ku ucapkan ini, tentu saja mereka pasti akan berekspresi seperti itu, karna aku gagal membawa sahabat mereka saat ini
“Kenapa Ao ! apa yang terjadi ?!”
“kami mengalami banyak masalah, dan ternyata mereka memiliki banyak rencana dari perkiraan ku ! maafkan aku…tesa…Rin…aku, aku tidak bisa menyelamatkan Noel”
“Tidak mungkin….Noel…”
“Aku tidak percaya kau gagal seperti ini Ao ! Mana semangat dan tekad yang biasa kau keluarkan itu ?!”
Itu benar, saat ini aku gagal, tapi aku tidak akan membiarkan kegagalan ini berjalan cukup lama !
“Tapi kalian tidak perlu khawatir !”
“Ehh ?”
“apa maksud mu ?”
“kuyakin Noel masih hidup ! dan tidak akan kubiarkan dia berlama – lama sendirian dan ketakutan seperti kejadian hari ini ! besok kami akan melakukan pencarian lagi dan pasti kami akan menemukan mereka !”
“Kalau begitu aku ikut dengan mu Ao ! tidak akan ku biarkan Noel sendirian lagi ! pasti aku akan menyelamatkan dia juga ! bagaimana dengan mu Rin ?!”
“Aku juga sama ! aku tidak bisa tinggal diam saat noel dalam bahaya !”
Tekad mereka…Kemarahan mereka…Semua hanya untuk mu Noel
“baiklah, kalian bisa ikut misi penyelamatan besok, mari persiapkan kondisi terbaik kita dan ayo tunjukan pada mereka siapa yang harus mereka hadapi saat menyakiti Teman kita !”
“Baik !”
“Tentu !”
Persiapan pun kami lakukan disini, dari senjata, Amunisi, Hingga seluruh pakaian tempur kami harus dalam keadaan terbaik, karna besok adalah misi yang sangat penting bagi kami bertiga
“…………..”
__ADS_1
“…………..”
“…………..”
Tanpa kami sadari, kami ber 3 pun melihat ke tempat tidur noel dan melihat kalau disana memang kosong. Tempat yang kosong itu…kami harus cepat membawa kembali orang yang seharusnya ada disana !
“Sudahlah, kalan belum makan kan, aku buatkan makan malam nih ! ayo makan dulu !”
“Yuna….”
Yuna pun ternyata sudah ada di dalam tenda kami tanpa kami sadari
“Aku tau pasti kalian terpukul dalam kondisi ini ! tapi kalian harus cukup makan untuk misi besok kan ! ayo makan !”
“Yuna benar, Ayo kita makan dulu...Tesa, Rin !”
“….Emm,baiklah !”
“aku tidak lapar sih ! tapi baiklah !”
Saat kami ingin makan bersama, tiba – tiba ka Iris pun datang ke tanda kami ini
“apa ada Ao ?!”
“ka Iris ?! ada apa ?”
“Kemari Lah sebentar ! ikut aku !”
“Emm ?”
Aku pun mengikuti ka Iris dan ternyata dia membawa ku ke Pohon besar yang sewaktu itu Rika juga pernah ke pohon ini
“Ka Iris ? sebenarnya kenapa kau membawa ku ke tempat ini ?”
“aku ingin kau bicara dengan dia !”
Ternyata saat ku perhatikan lebih dekat ! di sisi sebelah pohon ini ternyata ada ka Misa yang sedang murung
“…Begituya…”
“sebenarnya dia mau saja bicara padaku, tapi kurasa saat ini kau juga harus bicara padanya !”
“baiklah ! terimakasih ka Iris, kalau ka Iris tidak keberatan, Maukah ka Iris meninggalkan kami berdua disini ?!”
“…….Ao, Kau tidak bermaksud menyerang Misa saat dia sedang lemah seperti itu kan ? aku tau kau ini pria, tapi lebih baik kau lihat targetmu dulu sebelum kau bertindak Ao ?!”
Kenapa ka Iris malah berfikir seperti itu…..
“t-tentu saja tidak, dan lagi aku ini tidak mungkin menang melawan ka Misa kan ?!”
“…...Hemm”
Ka iris pun berbalik badan dan sepertinya dia tadi tersenyum..
“Kau tidak tau ya Ao…”
“Emm ?”
“Misa itu menjadi lemah, kalau membahas tentang masalah mu Ao ?!”
“Ehh ?!”
“Ya, berjuanglah untuk menghibur misa ! bay - bay ! Murit nakal !”
Ka Iris pun meninggalkan kami disini berdua, tapi ini kesempatan yang bagus untuk membicarakan masalah ka Misa saat ini, tapi kalau itu juga dia mau membicarakan nya
“(baiklah)”
Aku pun mendekat ke arah ka misa yang masih depresi, sepertinya dia tau kalau aku datang ke sini karna aku melihat dia mengintip tadi ke arah kami saat aku bicara dengan ka Iris
“ka misa”
“………….”
Dia masih diam saja, pasti saat ini pikirannya sangat berantakan..
“Aku tau….ka misa juga mengalami hal yang mengagetkan, tapi saat ini aku juga mengalami itu karna aku kehilangan Noel ! karna itu…pasti ka misa mau membicarakan sesuatu padaku kan ?”
“…………………….”
“(hah..tidak berhasil ya!) Emm ?”
Tiba – tiba dia pun menepuk – nepuk tanah yang ada di samping nya itu namun tetap dalam kondisi yang depresi itu
“(Emm..maksudnya, aku di suruh duduk di sebelah nya ya ?)”
“Ao….”
“Emm ?”
“Kemari….”
“hahh…..baik – baik !”
to be continue.....
__ADS_1