
Satu hari pun berlalu, saperti biasa latihan rutin kami lakukan di hari yang cerah ini, sepertinya ka iris masih saja melatih kami dengan cukup keras, namun aku lihat sesuatu yang berbeda hari ini. di bagian sana ada suzaku dan Genbu yang sepertinya sedang latihan bersama juga, karna penasaran akupun mendatangi mereka
“Suzaku ! Genbu ! Pagi !”
“Ohhh, Pagi Ao !”
“……Pagi…..”
“tuben sekali aku melihat kalian latihan berdua disini ? biasanya kalian selalu saja berduaan di kamar Genbu ? apa genbu sudah bisa membaca Stone nya ?”
“Sayang nya belum, dia masih butuh waktu untuk bisa melakukan itu, tapi katanya dia bosan latihan itu terus dan mengajakku untuk latihan yang berkeringat”
“Tidak disangka kau mau latihan seperti ini juga Suzaku ?”
“Yaa sekali – kali tidak masalah kan ? bagus juga kalau stamina ku juga meningkat”
Para demi god pun juga ikut bertindak, seperti nya mereka juga tidak mau kalah dengan kami yang latihan terus menerus disini
“….Ao….Mau….Aku melatih mu ?”
“Ehh ? Ahh, tentu ! genbu kan memiliki Stamina dan kekuatan yang hebat ! kurasa latihan dengan mu pasti akan sangat berguna untuku !”
“…Y..Ya….kalau gitu…Emm ?”
“ada apa ?”
Tiba – tiba tangan seseorang meraih leherku dan menarikku, dan ternyata itu ka misa, pantas saja aku tidak merasakan hawa keberadaannya
“Waaa ! Ka misa ?”
“Sayang sekali ya Genbu ! dia ini murit ku ! aku yang akan melatihnya Ok ?!”
“…….Emm…..”
“hey hey ! kita ini ada ber 4 disini ! akan bagus kalau kita latihan bersama bukan ?”
“Emm….Ya, kurasa kata Suzaku ada benarnya juga ! selagi itu, sebenarnya aku kepingin sekali untuk melawan mu Genbu, Bagaimana ?”
“……Emm…..Datang lah !”
“Yeah ! sudah kuduga kau akan bilang begitu !”
Ka misa melawan Genbu ? kurasa akan sulit untuk ka misa melawan dami god seperti Genbu, tapi aku juga tidak meremehkan kekuatan ka misa saat ini
“Ayo Genbu !”
“…....Mulai !”
PIPPPPPPP
“!!!”
Tiba – tiba ada pesan dari Hp kami semua (terkecuali Genbu yang tidak mempunyainya karna dia selalu saja menghancurkanya) dan pesan itu ternyata dari ka Pandora
“i..ini ?”
“Ao !”
Tiba – tiba Rin, Noel dan tesa juga mendatangi kami
“Kau juga dapat Rin ?”
“Ya !”
“bagaimana dengan noel dan tesa ?”
“Aku tidak !”
“Noel juga sama !”
“(itu berarti, ini sesuatu yang cukup gawat dan dia tidak ingin Noel dan tesa yang masih awam terlibat) Ayo temui ka Pandora !”
Kami ber 5 pun menuju ke ruang kerja ka Pandora, sesampai disana, ternyata sudah ada ka iris disana dan terlihat ka Pandora sepertinya sedang berfikir keras
“Ada Apa ?”
“akhir nya kalian datang juga, cepat kemari !”
Kami pun berkumpun disini untuk mendengar apa yang akan ka Pandora sampaikan
“jadi ? ada apa ka Pandora ?”
“…..kita…..kehilangan kontak dari team krau !”
“ Apa ?!”
Kalau tidak salah dalam team ka karu, ada Erick, ka narmaira, Yuna dan juga 2 orang lagi dari team savior yang tidak begitu ku kenal
“Lalu ?! Bagaimana ?!”
“aku langsung mengaktifkan Dvine Akses ku dan menemukan mereka terpencar menjadi 3 kelompok !”
“siapa saja orang – orang nya ?”
Dia menunjukan titik letak mereka di layar meja kerjanya itu
“yang berdua ini Krau dan Narmaira, lalu disini Erick bersama dengan Yuna, lalu yang sendirian ini Ulf !”
“Ehhh ? satu orang lagi ?”
“……..kau tau kan artinya kalau dia tidak terlacak dengan Dvine aksesku ?!”
Itu artinya ! sudah ada Korban !
“kita tidak ada waktu untuk menyelamatkan mereka dengan tank mobil ! Suzaku, bawalah 2 orang bersamamu dan lakukan perpindahan ke tempat ini dan selamatkan mereka !”
“Bawa aku Suzaku !”
“Aku juga !”
Ka misa dan Rin langsung mengajukan diri tanpa pikir panjang, telihat sepertinya emosinya juga terbawa
“Rin ?”
“Mereka sedang menyelidiki keberadaan Monho bukan ? Karna itu izinkan kali ini aku yang pergi kesana ! Boleh kan ka Pandora ?!”
“……..Baiklah !”
“Aku akan menyusul kalian dengan motor Bike !”
“Tunggu Ao ! kau juga memiliki tugas lain !”
__ADS_1
“Ehh ?”
“Suzaku ! berangkatlah sekarang !”
“Baik ! kemari Misa ! Rin !”
Ka misa dan Rin memegang tangan ka Suzaku dan melakukan perpindahan ke tempat itu, suzaku hanya bisa membawa 2 orang dengan perpindahannya, dan hanya bisa dipakai 2 kali dalam sehari, yaitu untuk pergi dan juga kembali !
“untuk kalian ! tugas ini lah yang membuat ku sedikit berfikit keras !”
“I..Ini !”
Dia menunjukan video tower Barat yang kembali diserang oleh segerombolan zoa dan hancur berantakan
“Tower barat ?! hancur ?!”
“yaa…dan sepertinya beberapa zoa sudah datang ke arah Negara ini !”
“apa itu buruk ?”
“…...sebenarnya bukan itu masalahnya !”
“Lalu ?”
“….dalam pasukan zoa – zoa itu, ada seorang reaper yang memimpin para kawanan Zoa itu !”
“cihh ! Amera Harpha kah ?! tenyata mereka memang bertindak dengan cepat !”
“aku punnya firasat buruk tentang itu ! cepat hentikan dia !”
“Baik !”
Aku, Genbu, dan Ka Iris pun segera menuju arah tower dengan mobil tank, apapun yang mau Amera lakukan itu, pasti itu adalah sesautu yang buruk
“kau sudah pernah bertemunya bukan ? bagaimana info yang kau dapat ?”
“dia seorang wanita dengan tingginya sekitar 160 Cm dan cukup hebat dalam berakting, dia dilindungi oleh satu Zao merah, tapi bukan Mother zoa !”
“Bukan mother zoa ?”
“Ya ! warnanya memang seperti mother zoa, tapi zoa merah ini memilik tubuh seperti zoa biasa, namun sangat lincah dan tenaganya cukup kuat !”
“....begitu ya ! kurasa dia juga menjadi masalah untuk kita !”
“….Hem….Berhenti !”
Saat kita sudah cukup jauh dari benteng, laju Mobil tank kami pun terhenti karna Genbu melihat ada orang yang tergeletak di jalan dan menghalangi jalan
“Itu ?! baju tentara nagara kita bukan ?!”
…..ada yang aneh…..pola ini….sepertinya aku menyadari sesuatu
“Tunggu ka iris !”
“Emm ?”
“aku yang akan mengecek orang itu, awasi aku dari dekat mobil tank ini, Genbu juga ya !”
“…..Emm…”
“baiklah !”
Kami pun keluar dari mobil tank kami, ka Iris dan Suzaku menunggu ku di dekat mobil tank sadangkan aku mendekat untuk mengecek orang itu
“………”
Orang ini.......sudah tidak bernyawa….
“Sudah terlambat ya, Dan !”
CRASSSSSS !!!
Tiba – tiba ada zoa yang melompat dari semak – semak dan mencoba menerkamku, namun aku langsung saja mengeluarkan katanaku dan menebas zoa itu sampai hampir terbelah dua
“Ao !”
Ka Iris dan genbu pun langsung mendatangiku
“Jebakanmu terlihat jelas… Amera Harpha !”
Seseorang keluar dari balik pohon, dan sudah kutebak ini memang jebakan yang sudah dia siapkan
“Wah Wah ! kau memang hebat Ao ! aku semakin tertarik padamu deh !”
“sepertinya begitu ! aku juga semakin tertarik padamu, Reaper yang membuat jebakan dan selalu saja menipu”
“jadi kau Amera Harpha ya ? dan di sebelahmu ini apakah anjing mu ?”
“benar ! namanya Aimon ! dia kuat loh…..mau lihat sekuat apa dia ?”
“GRAAAA !!!”
Zoa merah itu langsung saja berlari ke arah kami, Genbu pun langsung berusaha memukul zoa itu, namun zoa itu menghindar dan serangan genbu menghantam tanah dan melubangi tanah itu
“Heh…jadi itukah sang demi god genbu ? sepertinya berbahaya ya kalau kena pukul dia”
“….Mau….Coba ?”
“bagaimana Aimon ? kau bisa dengannya ?”
“GRAAAAA !!!”
“…Aku….akan….menghadapi……zoanya….kalian…urus wanita itu !”
“Ok !”
“Baiklah !”
Genbu pun menghadapi zoa itu, kami pun tertolong denganya karna di antara musuh kita, zoa merah itulah yang paling merepotkan
“wah wah ! jadi 2 lawan satu nih ! kupanggil pasukan ku deh !”
“cih !”
Amera itu menjentikan jarinya dan kawanan zoa datang ke arah kami
“bagaimana ini ?”
“Ao ! bisakah kau urus zoa – zoa itu…biarkan aku yang menghadapinnya !”
“ka iris ?”
__ADS_1
“…wanita ini…..membuatku cukup kesal !”
Wajah garang ka iris pun terlihat, sudah lama sekali aku tidak melihat wajahnya yang seperti itu !
“…Baiklah ! akan ku bereskan Zoa – zoa ini !"
Kuyakin denang kekuatanku yang sekarang, para zoa ini bukanlah masalah, tapi pasti membutuhkan cukup banyak waktu !
“sayang sekali aku tidak menghadapi Ao ya ! tapi sepertinya kau cukup menarik ?!”
“Tentu saja ! aku sangat yakin tidak akan membuat mu bosan , Amera Harpha…akan ku musnahkan kau !”
“seramnya.....majulah !”
Ka iris memuali dengan menembak dengan revolver miliknya, namun tidak disangka Amera itu menghindarinya, dia ternyata cukup tangguh
“(dia bisa menghindar ya ? kalau begitu )”
“Hyaaa !”
TRANGGGGG !!!
Kedua pisau mereka saling beradu, ka iris yang menggunakan combat machet nya, dan Amera yang menggunakan 2 pisau..tapi ka iris pasti lebih unggul karna dia bisa menggunakan pisau dan revolver secara bersamaan
DORRR DORR !
“Hem…”
“(Cihh ! gadis ini ! )”
BRUAKKK !
“AGhhh !"
Tendangan ka iris menuju perut Amera berhasil mementalkan dia cukup jauh
“Ada apa ? apa kau tidak berdaya karna anjingmu tidak ada di sampingmu ?”
“(wanita ini…ternyata cukup kuat juga ! bahkan dia lebih kuat dari Ao !)hahhh..... kalau gitu sepertinya tidak ada pilihan lagi”
“Ehh ?”
Mark yang ada di pinggul Amira itu menjalar ke seluruh tubuhnya, sebenarnya apa yang terjadi padanya
“Apa – apaan itu ?”
“Heh !”
Dia melepar salah satu pisaunya ke arah ka iris, spontan ka iris menepisnya nya dengan pisau combatnya. Namun hal yang tidak terduga adalah…amira itu berpindah dengan sangat cepat dan sudah ada di depan ka iris
“Hah ?!”
“MATI KAU !”
Amira itu menebas ka iris dengan pisau satunya lagi, beruntung ka iris menepisnya dengan tangan buatannya yang cukup kuat !
“Cihh !”
“(apa – apaan itu !)”
Ka iris pun melompat ke belakang dan hampir mendekati mobil tank
“apa – apaan itu ? darimana kau dapat kecepatan seperti itu ?”
“Heh ! apa salahnya ? kalian juga mendapat kekuatan dari dewa bukan ? hal kecil seperti ini masalah bukan ?”
“(aku harus lebih hati – hati melawannya !)”
“GRAAAUUUU !!”
“Aimon ?!”
Zoa merah itu pun kembali ke sisi amira, dan Genbu pun juga melompat ke dekat ka iris
“ada apa Aimon ?......begitu ya….kau sudah kelelahan ya ?”
“GRAAAUUUU !!”
“Genbu ?”
“Zoa merah itu cukup gesit ! serangku tidak ada yang mengenainya !”
“Begituya !”
Amira kembali menjentikan jari dan dari belakannya kembali datang kumpulan zoa yang melindunginya
“Kali ini kalian terselamatkan ! berikutnya aku dan Aimon pasti akan menghentikan kalian ! dan berhasil merebut Ao ke pihak kami !”
“(Ao ? jadi tujuanya adalah Ao ya ?)”
“Kita mundur Aimon ! Ayo !”
“GRAAAUUU !”
Amira dan zoa merah itupun berhasil kabur karna kami juga ditahan oleh zoa – zoa ini
“…..…kukejar kah ?”
“Jangan Genbu ! tidak mungkin kita bisa mengejarnya dengan kecepatan dia yang sepeti itu ! kita habisi dulu zoa yang di depan"
Aku pun langsung melompat ke depan mereka dan menebas salah satu zoa itu
“Ao ?!”
“kalian berdua tidak apa – apa ?! bagaimana dengan Amira nya ? dia lari ?”
“yaa, Tunggu ? bagaimana dengan kumpulan zoa yang sebelumnya !?”
“Sudah ku bereskan semua !”
“Baiklah ! ayo habiskan yang ini juga !”
Kami pun menghabisi zoa yang ada di depan kami…hanya butuh waktu 3 menit dan seluruh zoa pun sudah kami habisi
“……Tempat ini jadi penuh dengan darah zoa ! katanaku pun sampai hampir tumpul !”
“kerja bagus Ao ! Genbu ! kita sudah selesai disini ! ayo segera kembali !”
“Baiklah ! aku juga khawatir dengan team ka krau !”
Kami pun kembali ke benteng, yang kuharap saat ini adalah, semoga team ka krau akan baik – baik saja dan Rin tidak bertindak gegabah untuk menghentikan Monho itu…
__ADS_1
to be continue........