
Karna sepertinya kita sudah cukup dekat dengan pulau yang ada di depan kami ini, Rion pun menyuruhku untuk menjemput Noel yang ada di kamarnya, mungkin ini kesempatan bagus untuk menjelaskan semuanya pada Noel tetang rencana ku ini, dengan begitu, setidaknya Noel akan tenang dan tidak kecewa padaku
“…..(baiklah)”
Aku pun membuka kunci ruangan noel yang diberikan oleh Rion tadi, sepertinya mereka mengurung nya di ruangan ini, kasihan sekali Noel ! aku harus cepat – cepat memberitaunya dengan semua rencana ku ini
“Noel ! ini aku Misa ! Aku masuk ya !”
Tidak ada jawaban dari nya, aku pun langsung saja masuk ke dalam ruangan nya ini
“Noel ?”
Saat aku menyalakan lampunya karna cukup gelap di ruangan ini, dia pun ternyata sedang bersandar di ujung ruangan dengan selimut yang menutupi tubuh dan kepalanya itu
“……….Noel”
“…..Mau apa kau kesini penghianat ?!”
Ughh ! dia memanggilku penghianat ! itu cukup sakit untuk didengar ! tapi alasan ku ke sini untuk menjelaskan semua rencanaku ini !
“Tenanglah Noel, aku kesini untuk menjelaskan mu sesautu !”
“………………”
Karna aku akan membicarakan sesuatu yang penting, aku pun langsung kembali menutup pintunya dan menguncinya
“Noel…jadi begini..”
“Cukup ka Misa ! Noel tidak mau dengar apapun dari ka misa lagi ! Noel tidak sangka ka Misa malah memanfaatkan cela kejadian kemarin untuk membantu mereka melarikan diri ! padahal ka misa bisa saja dengan mudah menyelamatkanku karna ada Suzaku dan ka Pandora waktu itu !”
“Dengar dulu noel ! makanya aku mau membicara-"
“CUKUP ! CUKUP ! Noel tidak mau dengar ! penbicaraan ini pasti mengenai rencana kalian untuk membuatku bicara kan ? Noel pikir Noel tidak tau kalau pembicaraan ini juga terdengar oleh kelompok mu ?”
Ehh ? kelompok ku ? apa maksudnya ?
“Apa maksudmu Noel ?”
“Ka Misa pikir Noel tidak tau apa gunanya ada Lorong Suara disana apa ?! kalian bermaksud mengintaiku dengan membuatku bicara kan ?!”
“(Lorong Suara ?)”
Saat itu, aku tidak menyadari kalau di ruangan ini, ada sebuah Lorong Suara yang terpasang di ujung ruangan ini, pantas saja ! Sepertinya Rion selalu dekat dengan ruang kendali karna aku melihat dia dekat sekali dengan sebuah saluran Pipa ! Sepertinya dia berkomunikasi dengan Noel dengan Lorong Suara ini ya, Hampir saja aku lengah !
“……………..”
“Ada apa ? keapa diam saja ? pasti benarkan ka Misa merencanakan ini dengan mereka kan ?!”
Aku harus tenang disini, kalau aku bicara sekarang dan menjelaskan semuanya pada Noel ! itu sama saja bunuh diri ! kalau begitu….
“Begitu lah, karna kita sudah dekat dengan tujuan kita, aku harus membawamu keluar dari Ruangan mu ini, Dan jangan pikir untuk memberontak ! kau paham kan Noel ?!”
“………Cih !”
Aku pun menariknya dan membawanya ke tempat Rion berada, ternyata aku tidak boleh bicara sembarangan di kapal ini ! kalau pembicaraan ku sampai ketauan Rion ! itu akan benar – benar gawat !
“Cepat jalan nya Noel !”
“I-Iya ! (kenapa ka misa sampai berkeringat panik begitu ?!)”
Kami pun sampai kembali ke tempat ruang kendali, dan sepertinya aku melihat kalau Pulau nya sudah semakin dekat
“NOEL ! LIHATLAH ! ITULAH TEMPAT TINGGAL KITA SEKARANG !”
“kau pikir Noel akan sudi tinggal dengan kalian ?! lebih baik Noel mati disini daripada hidup dengan kalian !”
Rion pun dengan sedikit emosinya menggenggam mulit noel dengan sangat cepat
“Ughh !”
“DENGAR KAU, DEMI GOD BUATAN ! KAU ITU DIBUTUHKAN UNTUK TUJUAN PENTING KAMI ! JADI KUHARAP KAU TIDAK MENGACAUKAN SEMUA NYA ! DAN LAGI, APA KAU PIKIR AKU TIDAK TAU KALAU KAU INI BISA MENYEMBUHKAN DIRIMU SENDIRI ?! KALAU KAU MAU MENYAKITI DIRIMU SENDIRI SILAKAN SAJA LAKUKAN !”
“Cihh !”
Itu benar, Noel memang bisa menyembuhkan diri nya sendiri, Tapi aku tidak sangka Noel malah berfikir untuk bicara seperti itu, walau pun aku tau itu mustahil baginya untuk menyakiti dirinya sendiri, tapi dia sampai bertekat sejauh itu !
Akhirya kita pun sampai di pulau terpencil ini, apa ini benar – benar markas mereka ? tempat nya sepertinya cukup terawat dan masih banyak pohon – pohon hijau yang tumbuh ! ini memang tempat yang bagus untuk dijadikan markas
“Hoh ! kau memilih tempat yang bagus Rion ! aku mungkin akan suka disini !”
Eh ?
“benar ! ini memang cukup bagus ! kurasa aku juga akan suka disini !”
Ehh ?! Kenapa Byakko dan Hana seperti baru pertama kali kesini, kalau begitu ! apa ini bukan markas mereka ? mereka baru akan menggunakan tempat ini menjadi markas mereka ?
__ADS_1
“INI TEMPAT YANG CUKUP BAGUS KAN ?! SEKARANG MARI ANGKUT BARANG – BARANG KITA ! AKU AKAN ANGKUT MAKANAN, HANA AKAN ANGKUT PERALATAN KITA, BYAKKO ! KAU CARI TEMPAT YANG BAGUS UNTUK DI TEMPATI DI PULAU INI !”
“Baik !”
“Ok !”
Hana dan Byakko pun langsung bergegas untuk melakukan tugas yang telah diberikan Rion itu
“DAN UNTUK MU MISA, KAU JAGA NOEL DAN IKAT DIA DI POHON YANG ADA DISANA ! LALU KEMBALI KE SINI UNTUK MEMBATU KAMI MENGANGKUT BARANG !”
“….baik !”
Sepertinya ini bagus, Hana dan Rion ada di dalam kapal ! dan Byakko pergih entah kemana ! kurasa aku bisa membicarakan sedikit rencanaku dengan Noel saat aku berjalan membawa nya ke Pohon itu
“(Psttt ! Noel !)”
“ada apa lagi ka misa ?! sudah ku bilang Noel tidak akan mendengarkan apa pun yang ka misa bicara-!”
“(dengar saja dan bicaralah dengan pelan ! kejadian semua ini adalah rencanaku dari awal !)”
“Ehh ? Rencana mu ?”
“(aku meminta bantuan Pandora dan Ao untuk rencanaku ini, kau taukan saat kami menemukan mu waktu itu, Pandora sama sekali tidak bertindak melawan ?!)”
“(...hem...benar juga sih, sebenarnya waktu itu ka Pandora membuat gerakan yang cukup aneh, apa itu karna kalian merencanakan ini semua ?)”
“(Yaa, Jadi tenang saja, aku tetap ada di pihak mu Noel ! karna itu turuti saja apa yang aku perintahkan, dan tentu saja aku akan melindungi mu juga !)”
“(…….apa kata – kata ka misa kali ini bisa dipercaya ?)”
“(Percayalah padaku noel ! aku tidak main – main dalam misi ku kali ini !)”
Noel sepantasnya curiga padaku, tapi aku ingin dia tetap yakin kalau aku ada di pihaknya
“(baiklah, aku akan percaya ka misa karna sudah memeberitau ku tentang semuai ini !)”
“(terimakasih Noel ! tahan sedikit ya, Aku akan mengikatnya cukup kencang !)”
“Aduh ! Duh ! tolong pelan – pelan ka misa !”
Seperti rencana sebelumnya, aku pun mengikat Noel di Pohon ini dengan cukup kencang !
“Baiklah ! kurasa ini sudah cukup kencang !”
“Terimakasih atas ikatan nya yang sangat kencang ka Misa ! Hemm !”
“Itu sih mungkin saja bisa, tapi aku harus berekspresi seperti apa saat di depan ka misa ?”
“Hemm…kalau itu”
Aku pun menarik kembali tali yang mengikat Noel sehingga semakin kencang ikatannya
“DUH ! DUH ! DUH ! SAKIT TAU KA MISA !”
“Nah ! wajah seperti itu, kau harus mengeluarkan wajah kesal seperti itu !”
“Sepertinya Noel memang sudah kesal pada awalnya !”
“Shuss ! Mereka datang !”
Rion dan Hana pun datang membawa kotak yang cukup besar, aku pun langsung menghampiri mereka
“Rion ! aku sudah selesai mengikat Noel nya, apa kau butuh bantuan ?!”
“HEMM…TIDAK BANYAK BARANG YANG HARUS DI ANGKUT DISINI ! LEBIH BAIK KAU BANTU SAJA BYAKKO YANG SEDANG MENCARI TEMPAT DI PULAU INI !”
“Baiklah !”
Aku pun membawa senjataku dan masuk ke pulau ini, sepertinya sebagaian besar pulai ini adalah Hutan, kurasa akan sulit untuk menemukan Byakko disini, tapi kurasa aku bisa merasakan sedikit aura nya yang memang sedang cukup ribut di hutan ini !
“(Emmm ?!)”
Saat aku berjalan cukup jauh ke dalam hutan, tiba – tiba 2 Zoa pun berlari ke arahku !
“(2 Zoa ya ?! tapi kenapa sepertinya mereka sedang lari dari sesuatu ?!)”
Dengan 1 tebasan saja, aku pun menebas 2 zoa itu sekaligus yang sepertinya zoa – zoa ini tidak memperhatikan ku ada di depan mereka !
“Ahhhh !”
Tiba – tiba Byakko pun muncul, seperinya dia sedang mengejar – ngejar Zoa – zoa ini !
“Misa ! kau mengambil buruan ku ! kau harus cari sendiri dong !”
“Yaa, mereka yang lari ke arahku dengan tiba – tiba ! aku dengan spontan menebas mereka !”
__ADS_1
“Lalu kenapa kau ada di disini ?”
“Rion memberitau ku kalau aku harus membantumu !”
“Wohh ! kalau begitu boleh saja ! Ayo !”
Kami pun menyelusuri hutan ini bersama, sepertinya pulau ini masih begitu banyak zoa yang berkeliaran disini, ini menandakan kalau pulau ini memang belum di datangi bahan para Savior sekalipun
“Misa ! ada 3 Zoa tuh !”
“Hemm, kau mau ambil yang kiri ada 2 atau kanan yang Cuma satu ?”
“TENTU SAJA AKU AKAN HABISI SEMUANYA !”
Byakko pun melaju dengan sangat cepat ! hanya dalam satu tebasan saja dia langsung membelah 2 zoa yang ada di kiri bersamaan dengan beberapa pohon yang ikut terbelah ! lalu saat zoa yang di kanan menyadarinya, dia langsung melompat dan menusuk zoa itu hingga tertancap di pohon
“(kecepatan yang luar biasa, dan lagi dia kuat juga ! memang pada dasarnya dia tidak bisa diremehkan !)”
“MISAA ! KAU HARUS BISA LEBIH CEPAT LAGI KALAU KAU MAU MENGALAHKAN KU !”
“APA KATAMU !!”
Entah kenapa aku jadi kesal dengan kata – katanya itu, kami pun melanjutkan penjelajahan kami lebih dalam, dan membunuh begitu banyak zoa di hutan ini
“Berapa yang kau dapat Misa ?!”
“17 ! kau ?”
“Heheeh. Sayang sekali aku dapat 19 !”
“Heh…sudahlah, ini juga bukan perlombaan atau semacamnya !”
Aku pun menyadari sesuatu saat aku melihat katana ku yang penuh darah ini, sejak kapan aku jadi bisa membaur dengan byakko di kondisi seperti ini ! apa pada dasarnya, Byakko dan aku memiliki sifat yang sama ?
“Emm ? Misa ! cepat ke sini ?!”
“ada apa Byakko ?”
Byakko pun menjadari kalau dia melihat sebuah Pondok Villa yang ada di atas tebing
“bukanya itu terlihat seperti sebuah tempat yang bisa di tempati ?”
“kau benar, kuaras itu sebuah Villa ! apa mau kita cek ke sana ?”
“Ayo !”
Kami pun mendaki cukup tinggi ke dan akhirnya sampai di Villa ini, dan sepertinya ini bisa menjadi Tempat berlindung yang cukup bagus !
“(ini lumayan bagus ! pasti ini bekas ditinggali karna cukup terawat ! kalau beritu…)”
“Misa !”
Dan benar saja, ada beberapa zombie yang ada di villa ini ! sepertinya mereka pemilik Villa ini yang sudah berubah menjadi zombie
“mau ku Habisi ?”
“Yaa, kau saja Byakko ! aku akan lihat situasi di sekitar sini !”
“Ok !”
Aku pun melihat – lihat area sekitar sini sedangkan byakko sedang mengurus zombie – Zombie yang ada di dalam Villa
“(sepertinya pulau ini cukup jauh dari daratan ! aku tidak melihat sedikitpun ada daratan di luar pulau ini ! apa kita benar – benar bisa kembali, dan teman – teman bisa menyelamatkan ku dan Noel di tempat ini ?!)”
“Aku selesai Misa !”
“Ahhh, terimasih Byak-KO ?!”
Dia pun keluar dari villa itu dengan badan yang penuh darah
“K-kau ! lebih baik mandi dan bersihkan badan mu !”
“Emm ?! ahhh, benar juga ! aku juga tidak mau menjadi bau darah seperti ini ! aku basuh dulu di sana ya !”
“Ahhh, Ok !”
Entah kenapa, saat melihat Byakko yang penuh darah itu, aku jadi teringat diriku yang dulu saat aku pertama kali bertemu dengan Ao
“(Ao….sekarang ini apa yang sedang kau pikirkan..)”
“Misaaaa ! Bantu Aku !”
“Iya – Iya ! aku datang !”
Apa pun kondisinya, aku yakin mereka sedang merencanakan sesuatu, dan di saat itu terjadi ! aku sudah harus siap untuk membawa Noel dan juga Byakko ! dan mengakhiri urusanku dengan Rion !
__ADS_1
to be continue......